Senin, 02 September 2013 10:22 WIB

Pelajar Terjaring Razia Lalu Lintas

 Pelajar Terjaring Razia Lalu Lintas
Pelajar yang Terjaring Razia Lalu Lintas

KUALA TUNGKAL (SR28) - Sabtu (31/08) sekitar pukul 09.30 WIB, Polres Tanjung Jabung Barat melalui Satlantas (Satuan Lalu Lintas) gelar razia kendaraan di gerbang masuk Kota Kualatungka yang berlokasi di Jalan Sri Sudewi Kecamatan Tungkal Ilir.  

Alhasil, ada sejumlah kendaraan yang terjaring dalam razia ini, diantaranya kendaraan milik sejumlah pelajar Tanjab Barat. Umumnya para pelajar tersebut tidak menggunakan helm dan tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraannya.

Razia yang berlangsung dua jam ini dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Tanjab Barat AKP Hendra Dorizen SH SIk. Menurut Dorizen, apapun jenis kendaraan yang melintas di lokasi tersebut, selain dihentikan, juga diperiksa atas barang yang terlarang yang dibawanya, berupa narkoba atau sajam (senjata tajam),” ujarnya.

Lanjutnya,” Hampir rata-rata yang terjaring dalam razia kali ini berstatus pelajar. Mereka tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan atau tidak memakai helm," ungkap Hendra pada SR28 Sabtu (31/08)di lokasi razia.

Dari sejumlah kendaraan pelajar yang terjaring tersebut, sambung dia, tak satupun pelanggar yang masih di bawah umur ini dapat menunjukan surat kendaraannya ataupun surat izin mengemudi kepada petugas kepolisian.

“ Rata-rata mereka yang terjaring merupakan pengendara ranmor (kendaraan bermotor) tanpa kelengkapan surat surat kendaraan dan perlengkapan berkendara, seperti helm. Kendaraan milik para pelajar itu untuk sementara kita amankan di Kantor Lantas. Menjelang mereka bisa menunjukan surat kendaraannya, mereka kami berikan surat tilang (bukti pelangggaran)," tambahnya.

Disisi lain, ditegaskan olehnya bahwa penertiban terhadap kendaraan pelanggar yang nakal ini akan menjadi kegiatan rutin anggota Satlantas, bahkan dikatakannya akan digelar siang ataupun di malam hari. “ Razia ini akan rutin kita gelar, siang ataupun malam. Kita akui ada sebagian warga setelah melihat kita menggelar razia, langsung berpaling arah alias kabur,"  tuturnya.

Salah satu pelanggar lalu lintas itu ketika dikonfirmasi SR28 mengakui dia ingin ke Sabak untuk melihat Racing yang diadakan oleh Bupati Tanjabtim. Dijelaskan dia, keberangkatan dia usai dia pulang sekolah dan disetujui oleh orang tuanya. “ Saya mau ke Sabak, melihat kawan yang ikut racing. Kawan kawan saya sudah berangkat duluan. Saya memang tidak memiliki SIM dan STNK karena hilang," ungkap salah satu pelajar yang enggan disebutkan namanya.

Dia juga mengakui razia ini sebagai pelajaran untuknya dan berjanji tidak lagi akan mengulangi menggunakan kendaraan tanpa kelengkapan.” Kami menyesal atas kejadian ini dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,” tandasnya.

Sab/Sat

Pelajar | Terjaring | Razia | Lalu |

Copyright @2015