Selasa, 30 Agustus 2016 19:44 WIB

Sekda Merangin Buka Acara Forum Multi Stokeholders

 Sekda Merangin Buka Acara Forum Multi Stokeholders
Sekda Buka Acara FMS

MERANGIN(SR28) - Sekda Merangin H Sibawaihi, selasa (30/8) membuka acara Forum Multi Stokeholders (FMS), di Aula Badan Kesbangpol Merangin. Acara yang diikuti sejumlah organisasi kewanitaan di Merangin itu, berlangsung penuh kekeluargaan.

Para peserta dari beberapa kacamatan terlihat sangat antusias mengikuti acara tersebut.

“Saya sangat memberikan apresiasi digelarnya cara semacam ini. Kegiatan ini sangat positif, terutama untuk para perempuan Merangin,’’ujar Sekda.

Sekda minta kepada para peserta untuk serius mengikuti acara dan menyimak apa yang sampaikan para pemateri. Melalui materi yang disampaikan, akan banyak ilmu yang bisa diambil, sehingga perempuan bisa berperan dalam penanggulangan kemiskinan.

Diakui Sekda, saat ini masih banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga. Tidak sedikit anak-anak diperkosa anak-anak dan anak-anak diperkosa kakek-kakek. Dalam kondisi seperti inilah, peran organisasi kewanitaan sangat dibutuhkan.

“Orang tua harus terus memperhatikan aktivitas anak-anaknya. Jangan sampai orang tua lengah, sehingga anak-anaknya jadi korban kekerasan dan terjerumus pada pergaulan bebas yang pada akhirnya merusak masa depan anak tersebut,” pinta Sekda.

Diingatkan Sekda, sekarang ini Kabupaten Merangin menampatkan diri pada peringkat pertama paling banyak peredaran Narkoba di Provinsi Jambi. Hal ini tentu sangat mengancam para gemerasi muda Merangin.

“Beri anak-anak kita aktivitas yang positif, perbanyak olahraga dan terus awasi dalam pergaulannya. Banyak korban Narkoba itu tidak hanya generasi muda, tapi juga para orang tua sudah banyak yang meninggal akibat Narkoba,” jelas Sekda.

Selain Narkoba, tindakan kekerasan terhadap anak juga masih sering terjadi. Sekda menceritakan pernah melihat ada anak usia enam tahun diikat orang tuanya ditengah terik panasnya siang hari.

Begitu melihat anak tersebut, Sekda langsung melepas anak itu dan menanyakan siapa yang melakukan semua itu. Ternyata yang menghukum dengan menjemur anaknya itu bapaknya sendiri. Sekda lalu mencari bapak anak tersebut.

“Ketika bertemu orang tuanya langsung saya tampar. Saya sangat emosi ada orang tua yang menyiksa anaknya begitu kejam. Jangan sampai terjadi, membuat anak sanggup tapi memeliharanya tidak mampu,” tegas Sekda.

 

Fji/Ags

Sekda | Merangin | Buka | Acara |

Copyright @2015