Rabu, 21 September 2016 12:33 WIB

Jika Di Muaro Jambi PAN Tak Mengusung Kader, Kredibilitas Zola Dipertaruhkan 

 Jika Di Muaro Jambi PAN Tak Mengusung Kader, Kredibilitas Zola Dipertaruhkan 

JAMBI(SR28) - Perhelatan politik lima tahunan yakni Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Muaro Jambi tampaknya menjadi yang paling 'seru' untuk di simak. Bagaimana tidak, hingga kini beberapa partai politik yang memiliki banyak kursi guna mengusung calon masih alot untuk mengeluarkan rekomendasi. 

Sebut saja, Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), hingga Partai Amanat Nasional (PAN) yang memiliki 5 kursi guna pengusungan calon masih belum dipastikan akan mengusung siapa calonnya. 

Padahal, batas pendaftaran bakal calon guna diusung menjadi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah semakin mepet. Baru hanya PDI-P yang tadi malam, Selasa (20/09), sah mengeluarkan keputusan yang disampaikan serempak secara nasional untuk mengusung siapa pada kabupaten yang letaknya mengelilingi Kota Jambi itu.

Sementara untuk Demokrat dan PAN hingga kini, Rabu (21/09), masih misterius. Kedua partai dengan jumlah kursi yang mencolok itu masih belum bisa dipastikan akan mengusung siapa, padahal beberapa waktu lalu kedua partai besar ini dikabarkan telah bersepakat akan mengusung Masnah Busro dan Bambang Bayu Suseno (BBS) untuk dihantarkan menjadi Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati. 

Kini, malah keras berhembus informasi kalau dukungan untuk Masnah Busro yang notabene merupakan kader baru Demokrat itu tengah digoyang dengan nama Agustian Mahir yang merupakan adik kandung dari Burhanudin Mahir sang Ketua DPC Demokrat Kabupaten Muaro Jambi.

Lain lagi untuk PAN, partai yang dinakhodai oleh Zumi Zola Zulkifli sebagai Ketua DPW itu, ketangguhannya sedang diuji. Bagaimana tidak, memiliki kader potensial yang duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi dan Ketua DPC kabupaten tersebut yakni Bambang Bayu Suseno, serta memiliki 5 kursi di DPRD Kabupaten Muaro Jambi, jika tak mampu mengusung kadernya. Jelas ini merupakan tamparan keras untuk Zola dan preseden buruk bagi PAN. 

Masyarakat akan menyorot tajam Gubernur Jambi itu, kredibilitasnya sebagai ketua partai berlambang matahari terbit di Jambi ini menjadi pertaruhan. Kemampuan Zola menggalang koalisi daerah hingga melakukan lobi-lobi politik dipusat, serta melakukan lobi kepemimpinan tertinggi nasional partainya untuk mengusung kader potensial sendiri menjadi pertanyaan. 

Hanya segitukah kemampuan Zola?

Lontaran pertanyaan itu tampaknya tidak akan terelakkan lagi dari masyarakat awam hingga berbagai elit politik Jambi, kemahiran Zola dalam lobi-lobi politik juga akan dipandang tak setangguh sang ayahanda yakni Zulkifli Nurdin.

Sebab, jika di Muaro Jambi Zola tak mampu menghantar Bambang Bayu Suseno satu-satunya sang kader potensial untuk berlaga dipanggung politik lima tahun itu, bisa dipastikan dalam perhelatan pilkada serentak seluruh Indonesia jilid II untuk Provinsi Jambi, yakni pada Pilkada Kabupaten Tebo, Pilkada Kabupaten Sarolangun, dan yang terakhir Pilkada Kabupaten Muaro Jambi, PAN hanya sebagai pelengkap dan penonton pilkada.

Jika | Di | Muaro | Jambi |

Copyright @2015