Jumat, 28 Oktober 2016 10:51 WIB

Survei: Indonesia Negara Paling Dermawan Ketujuh Di Dunia

 Survei: Indonesia Negara Paling Dermawan Ketujuh di Dunia
Indonesia negara dermawan ketujuh di dunia

Indonesia menempati urutan ketujuh daftar negara paling dermawan di dunia, menurut peringkat yang disusun Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2016.

Dalam susunan peringkat ini tingkat kedermawanan Indonesia mencapai level 56 persen.

Daftar tersebut disusun dengan memperhatikan sejumlah faktor seperti sumbangan berupa uang, bantuan untuk orang asing, dan kegiatan yang bersifat sukarela.

Myanmar menempati urutan teratas sebagai negara paling dermawan di dunia. Myanmar menjadi yang teratas dalam daftar dalam tiga tahun terakhir, dengan tingkat kedermawanan mencapai 70 persen.

Tingginya tingkat kedermawanan di Myanmar ini tercermin dalam praktik "Sangha Dana" yaitu donasi atau sumbangan untuk mereka yang memilih hidup di wihara.

Tak kurang dari 91 persen warga di Myanmar mengeluarkan sumbangan sukarela ini.

Amerika Serikat menempati urutan kedua dengan tingkat kedermawanan 61 persen, disusul Australia dengan 60 persen, Selandia Baru 59 persen, Sri Lanka 57 persen, dan Kanada 56 persen.

Di bawah Indonesia, terdapat Inggris dengan level kedermawanan 54 persen, yang menjadikan Inggris negara paling dermawan di Eropa.

Di bawahnya terdapat Irlandia dengan 54 persen dan di posisi sepuluh, Uni Emirat Arab dengan 53 persen.

CAF World Giving Index juga menobatkan Irak sebagai negara paling dermawan terhadap orang asing.

Selama sebulan lalu, delapan dari 10 warga di Irak memberikan bantuan kepada orang yang tidak mereka kenal. Warga Libya juga dikatakan sangat dermawan terhadap orang-orang asing.

Wartawan BBC untuk kawasan Afrika Utara, Rana Jawad, mengatakan tidak terlalu terkejut dengan temuan ini.

"Konflik dalam beberapa tahun belakangan, yang membuat negara seolah tak hadir, mungkin mendorong warga untuk membantu satu sama lain," kata Jawad.

China, sementara itu, dikatakan sebagai negara yang paling tidak dermawan.

Kompas


Copyright @2015