Teknologi
Rabu, 15 Pebruari 2017 14:39 WIB

Gerai Canon Terbaru Dibuka Di Panglima Polim Jakarta

 Gerai Canon Terbaru Dibuka di Panglima Polim Jakarta
Canon

SR28JAMBINEWS - PT Datascrip, distributor Canon di Indonesia, resmi membuka gerai peraga Canon Image Square di Jakarta. Pengguna yang ingin mengetahui seluk beluk kamera buatan Canon bisa datang dan menjajalnya langsung di sana.

“Ini gerai ke-5 kami, kalau sebelumnya kan sudah ada di Bandung, Medan, Makassar, dan Manado. Dengan datang ke sini bisa mencoba banyak tipe kamera baru Canon,” terang Marketing Executive Datascrip Divisi Canon, Angelie Ivone.

Sama seperti Canon Imaging Square lain, gerai terbaru yang berada di toko Focus Nusantara Panglima Polim itu menampilkan kamera dari berbagai kelas, seperangkat miniatur untuk uji memotret, hingga aksesori dan alat pencetak foto.

Beberapa di antaranya adalah kamera single lens reflex (SLR) EOS 1200D, 700D, kamera kompak G7X II dan G9X, serta PowerShot D30 yang merupakan tahan air hingga kedalaman maksimal 25 meter.

Namun perlu dicatat, rata-rata kamera yang dipamerkan di gerai Canon Image Square ini merupakan kelas pemula. Sedangkan untuk kelas lebih tinggi, misalnya kamera EOS 80 D atau 7D, rencananya akan dibuatkan gerai lain.

“Seri yang dipamerkan dan bisa dicoba di Canon Image Square ini sebagian besar memang entry level. Kalau seri yang lebih tinggi rencananya akan dibuatkan gerai flagship baru, di Jakarta juga,” imbuh Angelie.

"Offline" lebih laris

Pembukaan gerai fisik seperti Canon Image Square, menurut Angelie, turut berperan dalam mendongkrak penjualan kamera. Apalagi mengingat perilaku pembeli kamera yang kebanyakan berbeda dengan pembeli produk elektronik lainnya.

Para pengguna kamera biasanya cenderung lebih ketat menyeleksi produk yang ingin dibelinya. Bahkan, sebagaimana disebutkan Angelie, mereka lebih memilih datang ke toko fisik, melihat bentuk kamera yang dicarinya, lalu mencoba dan membandingkannya.

Dia mengakui bahwa seiring makin maraknya tren belanja online, banyak juga konsumen yang membeli kamera melalui berbagai situs belanja tanpa datang langsung ke toko fisik. Namun proporsi pembeli tersebut jumlahnya masih lebih sedikit ketimbang orang yang datang langsung dan mencoba.

“Memang orang yang mau beli kamera secara online itu sekarang ada. Tapi porsinya masih kecil, kira-kira 10 persen saja lah yang mau dengan cara itu. Rata-rata mereka adalah pengguna kamera kelas pemula,” terang Angelie.

Kamera kelas pemula yang dimaksudnya antara lain berupa seri EOS 1200D yang sekarang dibanderol di kisaran Rp 4,9 juta atau EOS 1300D yang dibanderol di kisaran 5,3 juta.

Sementara itu, untuk seri yang lebih tinggi dan dibanderol jauh lebih mahal, sebagian besar pengguna akan memilih untuk datang langsung dan mencoba kamera tersebut. Misalnya pada seri EOS 80D yang dibanderol sekitar Rp 15,8 juta atau EOS 6D yang dibanderol sekitar Rp 25 juta.

“Kalau seri yang dua digit atau satu digit, pengguna biasanya memilih datang langsung dan mencoba barangnya. Kalaupun ada yang online dari marketplace, biasanya memilih cash on delivery,” ujar Angelie.

“Karena harga seri ini kan jauh lebih mahal, sedangkan kebanyakan orang belum percaya sepenuhnya pada belanja online. Selain itu, pengguna seri ini umumnya profesional yang ingin mencobanya langsung,” pungkasnya.

Kompas

Smadav
Copyright @2015