Senin, 20 Pebruari 2017 10:30 WIB

Rio Haryanto Berpeluang ”Comeback” Ke F1

 Rio Haryanto Berpeluang ”Comeback” ke F1
Rio Haryanto

SR28JAMBINEWS - Balap jet darat F1 musim 2016 segera berakhir. Sudah banyak pebalap yang merapat ke tim-tim dengan kursi lowong. Beberapa bertahan dengan tim lama, namun ada juga yang memilih gantung setir untuk musim 2017.

Tim-tim besar sudah menentukan pebalap mereka, termasuk Mercedes yang masih mempertahankan Nico Rosberg dan Lewis Hamilton. Ferrari juga tetap mengikat Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen untuk kembali berusaha menjegal dominasi duet Mercedes.

Nama-nama besar macam Felipe Massa dan Jenson Button memilih untuk tak lagi duduk di kursi jet darat. Mereka akan gantung setir. Posisi Massa di Williams-Mercedes diganti Lance Stroll, pebalap 18 tahun asal Kanada yang tahun ini mengantongi gelar sebaga juara Formula 3 Eropa.

Sedangkan posisi Button di McLaren-Honda diisi Stoffel Vandoorne, pebalap Belgia yang menunjukkan bakat luar biasa. Stoffel akan menemani mantan juara dunia F1 Fernando Alonso di tim berjuluk Silver Arrow itu.

Selebihnya, banyak bongkar-pasang dan saling tukar pebalap. Pengganti Rio Haryanto di tim Manor-Mercedes di 2016, Esteban Ocon, positif menggantikan Nico Hulkenberg di kursi Force India-Mercedes. Sementara Nico pindah ke Renault, menggantikan Romain Grosjean yang menyeberang ke Haas-Ferrari.

Lalu, bagaimana dengan Rio? Masihkah pebalap asal Solo Jawa Tengah itu tertarik berlaga kembali? Kesempatan itu masih terbuka lebar. Kabarnya, tim Manor-Mercedes kembali butuh uang dan pay driver untuk memulai musim depan dengan baik.

Pascal Wehrlein dikabarkan tengah mengurus kepindahan ke Sauber. Sementara Esteban Ocon sudah pasti pindah ke Force India. Dua kursi lowong ini bisa diperebutkan antara Rio, test driver Jordan King, Guttierez atau Felipe Nasr.

Manor sendiri membutuhkan dana sekitar 15 juta euro untuk modal di tahun depan. Artinya, apakah Rio harus kembali membayar Manor?

"Kami lebih suka (pebalap) yang memiliki uang dari pada tidak, tetapi tidak memiliki itu pun bukan berarti akhir. Ini tidak akan membunuh kita," ujar Dave Ryan.

Kompas

Rio | Haryanto | Berpeluang | ”Comeback” |

Copyright @2015