Kamis, 23 Pebruari 2017 00:20 WIB

Bupati Safrial Bersama Wabup Amir Sakib Buka Rakor PBB-P2

 Bupati Safrial Bersama Wabup Amir Sakib Buka Rakor PBB-P2
Rapat Koordinasi Intensifikasi PBB-P2

KUALATUNGKAL(SR28) - Pengelolaaan PBB-P2 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan Implementasi dari desentralisasi fiscal guna meningkatkan kemandirian keuangan Daerah melalui penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini dikatakan Bupati saat membuka rakor PBB-P2 di aula gedung Balai Pertemuan Tanjab Barat, Rabu (22/02/17). Turut hadir Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib, Camat, Kepala Desa, Lurah dan Kepala SKPD Tanjab Barat.

Dalam sambutan Bupati Safrial mengatakan, pada tahun 2016 yang lalu realisasi Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencapai Rp 85,9 milyar, atau 103,3 % dari target yang telah ditetapkan capaian ini mengalami peningkatan sebesar 26,1% dibandingkan dengan tahun 2015 lalu.

Salah satu tingkat kemandirian keuangan Daerah kabupaten Tanjab Barat mencapai angka 6,9% dan ini lebih tinggi dari angka kemandirian keuangan daerah secara nasional yang saat ini baru mencapai 6,1%.

"Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, kita melakukan berbagai upaya diantaranya melalui optimalisasi penerimaan pajak daerah seperti pajak bumi dan bangunan sector pedesaan dan perkotaan (PBB-P2)," imbuh Safrial.

Selain itu untuk meningkatkan akses informasi terhadap PBB-P2 saat ini telah tersedia layanan informasi yang berbasis website.

"Kita dapat mengetahui status PBB-P2 setiap saat dengan menggunakan hanphone, dan para camat, kades, dan lurah juga dapat memonitor perkembangan realisasi PBB-P2 di wilayahnya dengan menggunakan handphone. Untuk itu tidak ada alasan lagi bagi camat, kades, lurah untuk tidak mengetahui perkembangan PBB-P2 di wilayahnya masing-masing," tambah Bupati.

Bupati berharap melalui rakor ini agar dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam pengelolaaan PBB-P2 di kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan meminta kepada para camat dan kades serta lurah agar benar-benar bekerja membantu pemungutan PBB-P2 baik itu dalam pendataan wajib pajak baru, penyampaian SPPT kepada wajib pajak maupun  membantu penyetoran penyetoran PBB-P2," harapnya.

Sementara itu dalam laporan Ketua Pelaksana Rakor PBB-P2 yang disampaikan Kadispenda Yon Hery, SP, ME melaporkan bahwa pada tahun 2016 yang lalu realisasi penerimaan PBB-P2 di Tanjab Barat sebesar Rp 4,5 milyar atau 82,22% dari target yang telah ditetapkan dan PBB-P2 menempati urutan ke 3 dalam penerimaan pajak daerah setelah pajak penerangan jalan dan BPHTB.

Lanjut Yon Heri, pada tahun 2016 yang lalu ada empat kecamatan yang berhasil mencapai realisasi PBB-P2 diatas realisasi kabupaten yaitu, Kecamatan Tebing Tinggi, Batang Asam, Kecamatan Tungkal Ulu, dan Kecamatan Betara.

"Dimana ada 15 Desa yang patut kita berikan apresiasi karena telah berhasil mencapai realisasi PBB-P2 100% yaitu Desa Adi Jaya kecamatan Tebing Tinggi, Desa Suka Damai Kecamatan Tebing Tinggi, Desa sungai keruh, Desa Tanjung bojo Kecamatan Batang Asam, Desa Sri Agung, Desa Rawa Medang, Desa Pematang Pauh Kec. Tungkal Ulu, Desa Muara Danau Kec. Renah Mendaluh, Desa Kemang Manis kec. Muara Papalik, Desa Pematang Balam, Desa Lubuk Sebontan Kec. Muara Papalik, Desa Parit Bilal Kecamatan Pengabuan, Desa Pantai Gading Kec. Bram Itam, dan Desa Betara Kanan Kecamatan Kuala Betara," paparnya.

Dikesempatan yang sama Yon Hery juga menyampaikan bahwa target penerimaan pokok ketetapan PBB-P2 pada tahun 2001 adalah sebesar Rp 4,9 milyar dengan jumlah objek PBB-P2 sebanyak 108.769 objek.

"Untuk mengejar target ini, kami telah menyiapkan beberapa kemudahan pelayanan diantaranya wajib pajak dapat membayar PBB-P2 dibanyak tempat seperti kantor cabang Bank Jambi dan BRI Kuala Tungkal, Kantor Unit Cabang Pembantu BRI dan Bank Jambi yang tersebar disetiap kecamatan, agen Bri Link yang tersebar di Desa-Desa, ATM Bank Jambi, dan Bank BRI disemua tempat," timpalnya.

Sab/Ags

Bupati | Safrial | Bersama | Wabup |

Copyright @2015