Politik
Rabu, 05 April 2017 16:49 WIB

Sejumlah Pejabat Sarolangun Jadi Buah Bibir, Ada Apa Ya...

 Sejumlah Pejabat Sarolangun Jadi Buah Bibir, Ada Apa Ya...
Sejumlah pejabat berpose di MK, Jakarta

SAROLANGUN(SR28) - Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sarolangun ramai keluar daerah (Jakarta), Selasa (4/4). Aksi tersebut diduga untuk melihat persidangan putusan permohonan sengketa Pilkada Sarolangun di Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta.

Hal ini diketahui berdasarkan postingan Cawabup terpilih Hilallatil Badri melalui akun Facebook miliknya. Hilal memposting foto mereka sedang berada di depan MK Jakarta.

“Alhamdulillah, dalam Amar Putusan MK menyatakan permohonan pemohon TIDAK DAPAT DITERIMA...Terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Sarolangun..Mari kita jaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan daerah yang lebih baik lagi...Salam hormat kami CE-HILAL...Wassalamualaikum,” tulis Hilal dicaption foto.

Dalam foto tersebut, terlihat Cek Endra dan Hilal foto bersama-sama timsesnya. Namun bukan saja timses yang ikut berfoto, tapi sejumlah pejabat dan mantan pejabat Sarolangun juga ikut.

Ada beberapa pejabat yang terlihat jelas dalam foto tersebut. Dimana para pejabat dan mantan pejabat tersebut jongkok dibagian depan.

Foto pejabat bersama calon bupati terpilih di MK itu menjadi buah bibir masyarakat. Masyarakat membincangkan hal tersebut. Ada yang berangapan positif ada juga yang berangapan negatif.

“Sepertinya mereka tidak malu, ikut berfoto bersama paslon di depan MK. Malah rela jongkok demi bisa ikut foto. Padahal mereka pejabat,” kata salah satu warga Sarolangun yang melihat postingan Hilal tersebut.

Terkait kehadiran pejabat di sidang sengketa pilkada MK ketua DPRD Sarolangun, Ketua DPRD Sarolangun Syaihu diminta komentarnya tak mempersoalkannya. Namun dia menyayangkan hal itu terjadi, sebab mereka adalah para pejabat.

“Kalau sengaja ke Jakarta ingin melihat sidang saya rasa tidak. Mungkin kebetulan ada di Jakarta. Tidak salah karena bukan masa kampenye. Tapi secara etika tidak pas, mereka pejabat,” kata Syaihu.

Seharusnya sebut Syaihu, hal tidak mesti dilakukan. Apa lagi ikut berfoto bareng dengan calon bupati yang belum dilantik di MK.

“Apa lagi jongkok dilantai biar bisa ikut befoto,” kata Syaihu seraya tertawa. 

Reporter: Bule|Editor: Agus Sholihin Abar

Smadav
Copyright @2015