Rabu, 19 April 2017 22:18 WIB

Saat Bebas Hukuman Kasus Narkoba, Joni Alias Balak Kembali Ditahan Atas Dugaan Penganiayaan

Saat Bebas Hukuman Kasus Narkoba, Joni Alias Balak Kembali Ditahan Atas Dugaan Penganiayaan
Kepala LP Kuala Tungkal, Wahyu Hidayat

KUALATUNGKAL(SR28) - Joni alias Balak yang dulunya divonis Pengadilan Negeri (PN) Kuala Tungkal kasus penggunaan pil ekstasi dengan pasal alternatif 127 KUHP dikurung pidana 10 bulan, selama 10 bulan menjadi napi binaan Lapas Bram Itam, Minggu 25 Maret 2017 belum lama kemarin pada saat dibebaskan sekitar pukul 09.30 Wib, dan pada saat itu juga kembali ditahan Kasat Reskrim Mapolres sudah menunggu didepan Lembaga Permasyarakatan (LP) Bram Itam, Kecamatan Bram Itam, kab Tanjab Barat, dan kembali dititipkan di LP tersebut. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala LP Kuala Tungkal, Wahyu Hidayat, BC,IP,SE,MSI, melalui Bukhori ka. KPLP, Rabu (19/04/17) diruang kerjanya.

Dijelaskan Bukhori, begitu bebas Joni alias Balak, saat keluar dari pintu LP Bram Itam ini sekitar 20 meter mantan napi itu langsung ditangkap oleh pihak Mapolres Tanjab Barat.

“Kemudian dia ditahan kembali dengan membawa surat penahanan, dan surat penahanan itu pun dari Kejaksaan Kuala Tungkal," papar Bukhori.

Hingga kini mantan napi Joni alias Balak, kasus narkoba jenis ekstasi itu pun kembali dititip kan ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Bram Itam.

“Saat ini dia kita kurung kembali mengingat proses lebih lanjut kasus dugaan penganiayaan wafatnya Almarhum Imelda, kemarin mantan Napi Joni alias Balak itu baru menjalani sidang pertama terkait dugaan penganiayaan Imelda tersebut," timpalnya.

Hingga berita ini diturunkan, Kajari Kuala Tungkal, Pandoe Prmaoekartika, SH, MH, belum dapat ditemui untuk dikonfirmasikan lebih lanjut terkait penjelasan kasus tersebut yang berjalan dipersidangan.

Reporter: Sabri|Editor: Agus Sholihin Abar

Saat | Bebas | Hukuman | Kasus |

Copyright @2015