Metro
Sabtu, 06 Mei 2017 14:06 WIB

Konflik Sosial Jakarta Sampai Ke Jambi

 Konflik Sosial Jakarta Sampai Ke Jambi
Karangan bunga

SR28JAMBINEWS - Fenomena karangan bunga yang menghiasi halaman intitusi kepolisian ternyata tidak terjadi di Jakarta dan Palembang saja. Seperti diketahui, akhir April lalu ribuan karangan bunga menghiasi halaman Balaikota Jakarta, Mabes Polri serta Markas TNI. Ribuan karangan buga tersebut bertuliskan ucapan-ucapa berterima kasih kepada Ahok serta ungkapan dengan nada berterima kasih sekaligus harapan   kepada POLRI dan TNI yang dinilai telah berhasil menjaga keutuhan NKRI, Kebhinnekaan, Anti Radikal dan sejenisnya.

Kemarin (Jum'at 5 Mei 2017) misalnya, Sejumlah Karangan Bunga dari berbagai pengirim tampak dipajang di Depan Markas Kepolisian Daerah Jambi (Mapolda Jambi) yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Kota Jambi.

"Selamat dan Sukses mempertahankan keutuhan NKRI untuk POLRI dan TNI" 

"Congratulation kepada POLRI dan TNI yang telah sepenuh hati menjaga Kebhinneka Tunggal Ika'an di Indonesia" begitu yang tertulis dalam Karangan Bunga.

Menyikapi hal tersebut Kabid Humas Polda Jambi Kuswahyudhi Tresnadi menyebut pihaknya menghargai atas ucapan tersebut.

"Dari kemarin itu sudah ada, sekitar 10 jumlahnya. Ya kita menghargai sekaligus mengapresiasi ucapan tersebut" terang Khuswahyudi kepada SR28 saat dimintai konfirmasi via telpon (Sabtu 6 Mei 2017)

Berdasarkan pantauan tim SR28, ada beberapa nama institusi pendidikan yang cukup familiar di Kota Jambi yang membuat ucapan melalui karangan bunga seperti Yayasan Xaverius Jambi.

Hingga berita ini dinaikkan masih terpampang kokoh karangan bunga tersebut.

Sementara itu, Fenomena-fenomena Karangan Bunga yang banyak dipajang di Institusi Penegak Hukum (khususnya Kepolisian) mendapat sorotan dari berbagai elemen nasyarakat Jambi.

"Karangan Bunga itu tidak salah kok, cuma yang kita khawatirkan adalah ucapan semacam ini jangan sampai menjadi penggiringan opini yang tidak bertanggung jawab. Misal apa itu radikal, apa itu bhineka, apa itu NKRI, Pancasila dan sebagainya. Kan itu harus dana-sama kita pahami, jangan sampai nanti malah muncul berbagai tudingan yang justru memecah bela" tegas Novrianto, Sekjen AUI Jambi.

Reporter: M.Siddik|Editor: Agus Sholihin Abar

Smadav
Copyright @2015