Selasa, 16 Mei 2017 23:57 WIB

Teror Radikalisme Diwarning Pemkab Sarolangun

 Teror Radikalisme Diwarning Pemkab Sarolangun
Thabroni Rozali apresiasi sosialisasi Kesbangpol

SAROLANGUN(SR28) - Bahaya terorisme dan radikalisme terus diwarning Pemerintah, lewat sosialisasi terhadap para pelajar, pemuda, mahasiswa dan tokoh masyarakat, diberbagai daerah dalam Provinsi Jambi. Dan kemarin, selasa (16/5), Kesbangpol Provinsi Jambi, menggelar sosialisasi di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko, tepatnya di kantor Kesbangpol Sarolangun. 

Seperti disampaikan Mustohari, Kabid Penanganan Konflik Kesbangpol Jambi, sosialisasi tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini dari Pemerintah terhadap masyarakat sekitar, agar paham radikalisme tidak berkembang bebas. Selain itu, soaialisasi juga ditujukan untuk mengoptimalkan peran penting tim penanganan gangguan keamanan terjadinya konflik sosial di Kabupaten Sarolangun.

"Peran penting tim terpadu penanganan gangguan kemanan dalam negeri dilakukan untuk mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 2015 Tentang Pelaksanaan UU nomor 7 tahun 2012 Tentang Penanganan Konflik Sosial dan Pelaksanaannya di setiap wilayah yang ada di Kabupaten Sarolangun,” papar Mustohari dalam pidatonya, kemarin (16/5).

Dikatakan dia, sosialisasi tersebut, sengaja melibatkan pelajar, pemuda, mahasiswa, tokoh masyarakat, serta tokoh adat di Kabupaten Sarolangun. Agar, katanya, masyarakat bisa paham bahaya terorisme radikalisme. Juga menimbulkan sinergitas dalam masyarakat.

"Juga untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam upaya meningkatkan kewaspadaan dan keterpaduan penanggulangan bahaya radikalisme terorisme di Sarolangun. Maka itu sosialisasi ini kita galakkan," timpalnya menjelaskan.

Sementara itu, Pj Bupati Sarolangun yang diwakili Setda Thabroni Rozali, dalam sambutannya mengatakan, jika dirinya sangat mengapresiasi sosialisasi pencegahan bahaya radikalisme dan terorisme. Dan menurutnya, acara tersebut sangat penting bagi kalangan pemuda dan juga masyarakat yang ada di Sarolangun. 

Katanya, radikalisme sangat mengganggu stabilitas keamanan negara, dan radikalisme ini adalah suatu paham dalam melaksanakan perjuangan dengan menggunakan kekerasan.

"Upaya sosialisasi semacam ini perlu terus kita galakkkan ke tengah masyarakat. Agar pergerakan pemahaman sesat seperti itu tidak berkembang di daerah kita," tuntasnya.

Dar/Ags

Teror | Radikalisme | Diwarning | Pemkab |

Copyright @2015