Selasa, 30 Mei 2017 21:39 WIB

Pasca Muscab, Sejumlah PAC Demokrat Merangin Mengundurkan Diri?

 Pasca Muscab, Sejumlah PAC Demokrat Merangin Mengundurkan Diri?
Fauzi Ansori (kiri) bersama ketua dan sekretaris D

MERANGIN(SR28) - Usai melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) partai Demokrat Merangin yang digelar Hotel Novita Jambi pada rabu (24/5) malam lalu. 

Dimana pada Muscab tersebut Fauzi Ansori mampu mengungguli saingannya yakni, Asari Elwakas yang akrap di panggil Upik.

Buntut dari Muscab tetsebut sejumlah Pimpinan Anak Cabang ( PAC ) Merangin mengundurkan diri dari partai yang di pimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetsebut.

Ketua PAC Sungai Manau Mujiburrahman saat dikonfirmasi mengakui hal ini, kata dia, setidaknya pasca Muscab sebanyak 6 PAC sudah mengundurkan diri, hanya saja dirinya tidak menyebut siapa saja yang sudah mengundurkan diri.

“Benar, jadi kemarin jumlah suara PAC ada 18  suara, ada 12 suara dukung Ojie dan 6 suara dukung Ashari Elwakas (Apuk), jadi ke enam yang suara yang tidak dukung Ojie ini yang mengundurkan diri,” ujar Mujibur.

Dijelaskan Mujibur, adanya pengunduran diri yang dilakukan sejumlah PAC tersebut bukan permasalahan menang atau kalah, melainkan, pihaknya menilai ketua Demokrat terpilih telah merampas hak kader Demokrat.

“Dio bukan kader Demokrat murni, jadi kami yang memang kader Murni demokrat merasa terzolimi, karena dio telah merampas hak kami sebagai kader,” ungkap Mujibur.

Dilanjutkan Mujib, beberapa PAC yang mengundurkan diri bukan tidak merestui ketua baru, akan tetapi PAC yang mengundurkan diri, merasa tidak ingin dipimpin oleh kader murni demokrat.

“Kito belajar dari yang lalu, berapo orang ketua demokrat yang ninggalin partai. Jadi kami tidak mau kejadian serupa juga terjadi pada demokrat nantinya, lebih baik kami mengundurkan diri,” beber Mujib.

Terpisah PAC partai Demokrat Tabir Barat Ahmad,  mengakui adanya sejumlah PAC yang mengundurkan diri daripartai Demokrat.

“Memang ada, kabarnya ada 6 PAC, termasuk saya. Kami cuma dak setuju demokrat dipimpim oleh orang yang bukan Kader murni,” singkatnya.

Sementara Itu Ojie Ketua Demokrat Terpilih Kabupaten Merangin saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui hal tersebut, namun dirinya mengaku jika masa pengurusan Demokrat juga akan habis dalam waktu dekat.

“Belum tau dindo, ni baru dapat infonyo dari dindo, kalau memang mau mengundurkan diri silahkan, itu hak mereka,” ujarnya.

Namun, kata dia, saat terpilih beberapa waktu lalu dirinya sudah berpesan kepada m.Msejumlah kader bahwa tidak ada menang atau kalah.

“waktu itu sudah saya sampaikan ini bukan masalah menang atau kalah. Melainkan saya mengajak mari bersama bangkit kembali dan saling menasehati untuk membesarkan partai,” tuntasnya .

Reporter: M.Fajri|Editor: Agus Sholihin Abar


Copyright @2015