Rabu, 05 Juli 2017 19:20 WIB

Khafid Moien Resmi Maju Di Nomor 1 Pada Pilkada Merangin 2018 Mendatang

 Khafid Moien Resmi Maju Di Nomor 1 Pada Pilkada Merangin 2018 Mendatang
Khafid Moien Resmi Maju di Pilkada Merangin

MERANGIN(SR28) - Khafid Moien Wakil Bupati Merangin secara resmi mendaftarkan diri di Partai Demokrasi Perjuangan ( PDIP) Pada Pilkada 2018-2013 mendatang Keputusan tersebut termaktub dalam berkas penjaringan yang telah Ia kembalikan di Partai Nasdem dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rabu (5/7) sekitar pukul 14.00 Wib.

Khafid Moien  yang didampingi oleh istri, Izhar Madjid (Montok) dan H. Sujarmin mendatangi kantor DPC PDIP Merangin dalam rangka pengembalian berkas. 

Tidak terlihat adanya rombongan atau iring-iringan. Suasana begitu sederhana dan penuh keakraban. Wajar saja, Khafid sendiri merupakan kader potensial PDIP.

“Sebagai kader potensial yang dibesarkan oleh partai, saya menaruh harapan besar atas dukungan dari PDIP. Tanpa partai (PDIP), saya tidak mungkin duduk sebagai Wakil Bupati Merangin untuk periode 2013 - 2018,” ujar Khafid Moein.

Disinggung soal statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipili (PNS), Khafid menuturkan bahwa dirinya sudah menyiapkan berkas pensiun.

“Ini bukan pensiun dini. Masa PNS saya berakhir pada tahun 2018. Sesuai dengan undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN), Saya sudah bisa mengajukan pensiun. Jadi memang sudah masanya pensiun,” terang Khafid.

Keputusan khafid tersebut secara tidak langsung mementahkan isu koalisi Harkad Jilid II. Disisi lain, isu Harkad Jilid II sudah menggema dan formulir pembentukan tim pun telah beredar. Menanggapi hal tersebut, Khafid Moein enggan berkomentar. Ia hanya menjawab bahwa Harkad masih berjalan hingga 6 Agustus 2018.

“ Wah, kalau itu...ya...begitu,” ujarnya sembari tersenyum simpul dan mengaku akan bertolak ke kantor Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam rangka mengikuti proses penjaringan partai.

Dilokasi yang sama, Izhar Madjid yang sejatinya kader Partai Nasdem tampak mendampingi Khafid Moein. Kata montok -begitu sapaan akrabnya- kehadirannya sebatas mendampingi. Meski demikian, tampak jelas bahwa kader murni yang memiliki potensi besar untuk diusung oleh Partai Nasdem memiliki komunikasi yang lebih jauh.

“Saya hanya mendampingi. Ya menemani beliau mengembalikan berkas,” singkat Montok sembari tertawa tanpa melanjutkan komentar.

Hal senada juga diutaraka oleh H. Sujarmin. Bedanya, Ia berdalih bahwa dirinya merupakan kader dari PDIP.

“Saya kan kader PDIP. Kan tidak salah kalau sesama kader mendampingi kader yang lainnya,” sebut pria yang akrab disapa Pak De Jarmin.

Reporter: M.Fajri|Editor: Agus Sholihin Abar

Khafid | Moien | Resmi | Maju |

Copyright @2015