Jumat, 07 Juli 2017 08:31 WIB

Terkait Kasus Perselingkuhan Anggota DPRD Merangin, BKD Mendadak Rapat

 Terkait Kasus Perselingkuhan Anggota DPRD Merangin, BKD Mendadak Rapat
BKD Rapat soal kasus perselingkuhan Sumardi

MERANGIN (SR28) - Menindak lanjuti persoalan Anggota DPRD Sumardi membuat Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin bergerak cepat untuk mendalami dugaan kekerasan yang dilakukan oleh Anggota DPRD Merangin, Sumardi, kepada anaknya di Mes DPRD Merangin, Selasa (04/07) lalu.

Pantauan Sr28jambinews.com hari ini Badan Kehormatan Dewan (BBKD) menggelar rapat internal terkait kasus penganiayaan anaknya dan menyimpan selingkuhannya di Mes DPRD Kabupaten Merangin.

"Hari ini kita melakukan rapat internal terkait dengan isu yang berkembang di luar, karena ini menyangkut nama lembaga, lembaga dalam arti kata DPRD secara keseluruhan," kata Ketua BK DPRD Merangin, Asari El Wakas, Kamis (06/07).

Rapat internal tersebut, lanjut Asari, untuk membahas langkah apa yang diambil oleh Badan Kehormatan, mengingat selain menyangkut anggota DPRD kejadian juga di lingkungan kantor DPRD Merangin.

Namun BKD belum bisa memberikan komentar terlalu banyak terkait hal ini, apakah Sumardi akan mendapat sanksi atau tidak.

"Kita lihat dulu perkembangannya, saat ini kita masih menggunakan azas praduga tak bersalah, kita tidak bisa berasumsi dalam hal ini, yang jelas kita akan menyikapi isu yang berkembangan diluar dulu, hasil rapat belum bisa (dibocorkan), besok saja," jelas Asari El Wakas.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sumardi Karim anggota DPRD Merangin dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dilaporkan anak kandungnya sendiri ke Polisi. Dia diduga telah melakukan penganiayan.

Selain itu, foto kejadian pertengkaran dan Sumardi dan putrinya itu juga telah diunggah ke media sosial Facebook oleh akun bernama Susi Marlina.

Reporter: M.Fajri | Editor: Agus Sholihin Abar


Copyright @2015