Senin, 17 Juli 2017 12:01 WIB

Satu Pekerja PT APS Tewas Tertimpa Material

 Satu Pekerja PT APS Tewas Tertimpa Material
Ilustrasi Istimewa

SAROLANGUN(SR28) - Satu dari empat pekerja PT Ardi Putera Sangkan (APS) Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, tewas saat bekerja. Korban yakni Darwin (30) warga Simpang Rimbo, Kota Jambi.

Sementara, tiga pekerja lainnya yakni Peri (30) warga Simpang III Sipin, Kota Jambi, Wahyudi (28) warga Lingkar Selatan, Kota Jambi dan Adi (19) warga Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, mengalami Luka Berat (Lurat).

Informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja tersebut terjadi di Desa Danau Serdang, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, pada Sabtu (15/7) lalu. Dimana saat itu, empat pekerja dari PT APS, tengah melakukan pengecoran jalan Simpang Pitko menuju Desa Sepintun, Kecamatan Pauh, Sarolangun.

Namun saat melakukan pembongkaran besi wernes untuk material pengecoran jalan, tiba-tiba mobil bermuatan besi terguling dan menimpa ke empat korban. Tali pengikat besi tersebut putus dan kemudian menjepit empat buruh yang sedang membongkar besi tersebut.

"Ada satu orang yang meninggal. Tapi tiga orang lagi luka parah," ungkap M. Zen (37) warga setempat dikonfirmasi, kemarin (16/7).

Disampaikannya, usai kejadian empat pekerja tersebut sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chatib Quzwain, guna mendapatkan perawatan intensif. Namun, dikabarkan jika salah seorang pekerja PT APS meninggal akibat kejadian itu.

"Sepengetahuan saya, satu dari empat pekerja itu meninggal. Tiganya lagi dirawat di RSUD Sarolangun," timpalnya.

Sayangnya, hingga berita ini dirilis, tiga pekerja yang mengalami luka berat belum berhasil dikonfirmasi. Pasalnya ketika ditelusuri ke RSUD, korban Peri telah dirujuk ke Rumah Sakit di Jambi. Sedangkan Wahyudi dan Adi telah dibawa pulang oleh pihak keluarganya.

"Ya pak. Kemarin memang ada pekerja PT. APS dilarikan ke RSUD ini. Tapi Feri sudah dirujuk ke Jambi. Wahyudi dan Adi sudah pulang," ungkap petugas IGD RSUD Sarolangun, Dwi.

Pihak PT APS hingga saat ini belum berhasil dihubungi. Sebab, kegiatan yang dilakukan saat ini sempat vakum lantaran peristiwa tersebut. Dan hingga berita ini diturunkan, pihak PT APS belum berhasil dikonfirmasi. 

Reporter: M.Sidik | Redaktur: Agus Sholihin Abar

Satu | Pekerja | PT | APS |

Copyright @2015