Senin, 31 Juli 2017 16:02 WIB

Kepsek Minta Berdamai Usai Benturkan Kepala Siswanya Ke Tembok

 Kepsek Minta Berdamai Usai Benturkan Kepala Siswanya Ke Tembok
Gusti, Siswa korban kekerasan seorang Kepsek

MAMASA - Kepala Sekolah SMP Swasta Salu Mandalle di Mamasa, Sulawesi Barat, Soleman, mengajak berdamai keluarga Gusti (14), siswa kelas VIII, yang diduga telah dibenturkan kepalanya ke tembok oleh Soleman hingga jatuh pingsan dan dirawat di rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan selama empat hari di RSUD Mamasa, Sulawesi Barat, Gusti (14), diperbolehkan pulang pada Sabtu (29/7) sore tapi harus menjalani rawat jalan.

Soleman, juga mendatangi rumah korban dan mengajak berdamai. Aristarchus, salah satu keluarga korban, mengatakan saat mendatangi rumah korban untuk mengajak berdamai, Soleman mengakui secara jujur perbuatannya.

Namun Aristarchus kecewa karena dalam siaran di televisi- televisi, Soleman mengubah pernyataannya dan menyangkal perbuatannya yang semula sudah dia akui di depan keluarga korban.

"Saya tidak pernah sentuh, memang saya angkat leher bajunya dan mengancam menendang tapi itu tidak kena. Kemungkinan korban pingsan saat saya gertak di kelas," kata Soleman.

"Dia waktu datang ke rumah mengakui semua perbuatannya seperti pengakuan korban, belakangan ternyata malah memojokkan korban dan membantah tidak melakukan kekerasan apa pun dan korban hanya jatuh pingsan sendiri," kata Aristarchus.

Menurut Aristarchus, semula pihak korban mempertimbangkan untuk berdamai. Namun setelah melihat pernyataan Soleman di televisi, pihak keluarga korban pun kecewa dan menyatakan menolak ajakan pelaku untuk berdamai.

Meski telah mendapatkan penyatakan dokter yang menangani korban bahwa ada tanda-tanda kekerasan, polisi menilai bahwa belum cukup bukti untuk menetapkan Soleman sebagai tersangka kasus itu. 

Dugaan kekerasan itu bermula ketika korban bersama puluhan teman sekelasnya berisik di kelas lantaran guru yang bertugas mengajar hari itu tidak masuk. Soleman menegur para siswa. Tapi Soleman diduga kesal dan emosi lantaran sejumlah siswa di kelas malah berseru "uuu..."

Korban yang duduk di kursi depan langsung ditarik kerah bajunya. Dari pengakuan korban, lehernya dicekik dan kepalanya dibenturkan ke tembok hingga jatuh pingsan. Gusti juga mengaku ditendang wajahnya oleh Soleman hingga pandangannya sempat berkunang-kunang. 

Source: Kompas


Copyright @2015