Selasa, 01 Agustus 2017 10:29 WIB

Siswi SD 47 Muaro Jambi Dilarang Pakai Jilbab, Wali Murid Ngamuk Di Sekolah

 Siswi SD 47 Muaro Jambi Dilarang Pakai Jilbab, Wali Murid Ngamuk di Sekolah
Ilustrasi Istimewa

MUAROJAMBI(SR28) - Karena dilarang menggunakan jilbab saat sekolah, sejumlah wali murid SDN 47 Muaro Jambi mengamuk di ruang Kepala Sekolah.

Wali murid kesal, lantaran kebijakan yang dikeluarkan Kepala Sekolah secara sepihak tersebut, membuat siswi yang sudah terbiasa menggunakan jilbab merasa tidak nyaman.

Tak hanya melarang memakai Jilbab, murid laki-laki juga diminta oleh sang kepsek untuk tidak memakai celana panjang, tapi menggunakan celana pendek.

Para wali siswa mengaku, peraturan yang diberikan Kepala Sekolah sangat merugikan siswa dan siswi, bahkan sebagian siswi yang merasa takut terpaksa melepaskan jilbab dan sebagian ada yang enggan bersekolah.

"Tujuan Kepsek tidak boleh anak kami pakai jilbab itu apa? anak saya kemarin diejek kawannya tidak boleh apaki jillbab, aturan itu dibikin-bibik sendiri oleh Kepala Sekolahnya, tidak ada rapat sama majelis guru" ujar Supardi, wali murid.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD 47 Muaro Jambi Usman mengatakan alasan mengeluarkan peraturan tersebut untuk menyeragamkan para siswa dan siswi.

"Tujuan saya itu supaya siswa tampak rapi berseragam, saya umumkan sisiwi yang pakai baju lengan panjang pakai jilbab tapi pakai topi, saya akan merubah yang terbaik yang dikehendaki wali murid" terang Usman, Kepala Sekolah SD 47 Muaro Jambi.

Karena mendapat kecamatan keras wali murid, Kepala Sekolah pun akhirnya mencabut kebijakan yang ia buat tersebut. Ia berjanji akan bermusyawarah dahulu bersama Majelis Guru maupun Komite Sekolah menyangkut peraturan sekolah.

Reporter: ANK | Redaktur: Agus Sholihin Abar

Siswi | SD | 47 | Muaro |

Copyright @2015