Kamis, 03 Agustus 2017 10:24 WIB

Waspadai Gejala Gagal Ginjal Pada Anak, Ketahui Juga Penyebabnya!

 Waspadai Gejala Gagal Ginjal pada Anak, Ketahui Juga Penyebabnya!
lustrasi (Foto: Timesofoman)

GAGAL ginjal mengacu pada kerusakan permanen yang mengakibatkan hilangnya fungsi organ tersebut. Hal yang menyedihkan, tidak hanya orang dewasa yang bisa mengalami gagal ginjal, tetapi juga anak-anak.

Ada 2 jenis gagal ginjal, yaitu kronis dan akut. Gagal ginjal akut terjadi mendadak, sedangkan kronis berkembang perlahan selama setidaknya 3 bulan, dan dapat menyebabkan gagal ginjal permanen. Penyebab dan gejala dari gagal ginjal akut dan kronis pun berbea.

Penyebab gagal ginjal akut

- Penurunan aliran darah ke ginjal untuk jangka waktu tertentu. Hal ini bisa terjadi akibat kehilangan darah, operasi atau syok.

- Penyumbatan di sepanjang saluran kemih.

- Sindrom uremik hemolitik. Biasanya disebabkan oleh infeksi E.Coli, gagal ginjal berkembang sebagai akibat penyumbatan pada struktur fungsional kecil dan pembuluh darah di dalam ginjal.

- Konsumsi obat-obatan tertentu yang dapat menyebabkan toksisitas pada ginjal.

- Glomerulonefritis. Jenis penyakit ginjal yang melibatkan glomeruli. Selama glomerulonefritis, glomeruli menjadi meradang dan mengganggu kemampuan ginjal untuk menyaring urine. 

- Setiap kondisi itu bisa menganggu aliran oksigen dan darah ke ginjal, sehingga mengakibatkan serangan jantung.

Penyebab gagal ginjal kronis

- Obstruksi atau penyumbatan saluran kemih berkepanjangan.

- Sindrom Alport. Gangguan bawaan yang menyebabkan tuli, kerusakan ginjal progresif dan cacat mata.

- Sindrom nefrotik. Kondisi yang memiliki beberapa penyebab berbeda. Sindrom nefrotik ditandai oleh protein dalam urine, protein rendah dalam rendah, kadar kolesterol tinggi, dan pembengkakan jaringan.

- Penyakit ginjal polikistik. Kelainan genetik yang ditandai dengan tumbuhnya banyak kista berisi cairan di ginjal.

- Sistinosis. Kelainan bawaan di mana asam amino sistin terakumulasi di dalam badan seluler spesifik ginjal, yang dikenal sebagai lisosom.

Gejala

Gejala untuk gagal ginjal akut dan kronis mungkin berbeda. Berikut ini adalah gejala paling umum dari gagal ginjal akut dan kronis. Namun, setiap anak mungkin mengalami gejala yang berbeda:

Gejala gagal ginjal akut:

- Pendarahan

- Demam

- Ruam

- Diare berdarah

- Muntah berat

- Sakit berat

- Sakit perut

- Tidak ada urine keluar atau urine sangat banyak keluar

- Sejarah infeksi baru-baru ini

- Kulit pucat

- Sejarah minum obat tertentu

- Sejarah trauma

- Pembengkakan jaringan

- Peradangan mata

- Massa abdomen yang dapat dideteksi

- Paparan logam berat atau pelarut beracun

Gejala gagal ginjal kronis bisa meliputi:

- Nafsu makannya buruk

- Muntah

- Sakit tulang

- Sakit kepala

- Pertumbuhan terhambat

- Rasa tidak enak

- Keluaran urine tinggi atau tidak keluaran urine

- Infeksi saluran kemih

- Inkontinensia urine

- Kulit pucat

- Bau mulut

- Mendengar defisit

- Massa abdomen yang dapat dideteksi

- Jaringan membengkak

- Menjadi cepat marah

- Otot lemah

- Perubahan dalam kewaspadaan mental

Gejala gagal ginjal akut dan kronis mungkin menyerupai kondisi masalah medis lain. Karena itu, selalu berkonsultasi dengan dokter anak Anda untuk mendapatkan diagnosis yang akurat. DIkutip dari laman Chop.edu, Selasa (1/8/2017).

Source:Okezone

Waspadai | Gejala | Gagal | Ginjal |

Copyright @2015