Senin, 07 Agustus 2017 09:21 WIB

Ini Yang Membedakan Antara Sakit Maag Dengan Gangguan Asam Lambung

 Ini yang Membedakan antara Sakit Maag dengan Gangguan Asam Lambung
Periksa Tensi Darah

SR28JAMBINEWS.COM - Tidak bisa dipungkiri, masyarakat Indonesia masih sulit untuk membedakan mana penyakit maag mana penyakit asam lambung. Sebab, kedua masalah tersebut terjadi di lambung dan jika diperhatikan sekilas, gejalanya cenderung sama.

Tapi, bila dilirik lebih jauh, ternyata kedua masalah tersebut cukup berbeda jauh. Walau benang merahnya tetap ada di lambung. Dijelaskan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Dr Ari Fahrial Syam SpPD, penyakit asam lambung dan penyakit maag itu cukup berbeda.

Perbedaan yang mendasar dari penyakit tersebut adalah jika penderita maag, mereka kondisi lambungnya mengalami luka. Sedangkan, penderita asam lambung tidak mengalami kondisi demikian. ’’Tapi, kebanyakan dari penderita maag tentunya mengalami gangguan asam lambung,’’ terangnya pada Okezone melalui telewicara, Minggu (6/8/2017).

Dr Ari menjelaskan, kondisi gangguan asam lambung adalah ketika tubuh Anda pada bagian perut seperti merasakan ada sesuatu yang ingin keluar. Berupa gas biasanya. Keluarnya melalui tenggorokan atau bagian atas tubuh. Jadi, gas dalam perut seperti naik ke atas. Nah, kondisi demikian biasanya memberikan rasa panas di tenggorok, nyeri, dan sesak napas pada beberapa orang.

Sedangkan, sakit maag adalah kondisi lambung seseorang merasa nyeri atau perih berlebih. Sakit yang terjadi karena peradangan pada lambu atau luka yang ada di lambung berekasi dengan sesuatu yang Anda konsumsi. Atau bisa juga karena ada masalah di dalam tubuh.

Ada yang perlu Anda perhatikan, sambung Dr Ari. Kalau sakit maag itu tidak bisa disembuhkan 100 persen. Itu terjadi karena kondisi lambungnya sudah luka. Tetapi gejalanya masih bisa diminimalisir dengan mengontrol pola makan maupun pola hidup yang lebih sehat. Berbeda dengan gangguan asam lambung atau GERD. Masalah ini tidak berdampak seumur hidup. ’’Dengan Anda menjaga asupan makanan, tidak tidur setelah makan, atau makan terlalu cepat, gangguan asam lambung tidak akan terjadi,’’ tutur Dr Ali.

Source: Okezone


Copyright @2015