Senin, 07 Agustus 2017 10:09 WIB

Unik! Mahasiswa Bikin Alat Penggoreng Kacang Pakai Energi Surya, Kok Bisa?

 Unik! Mahasiswa Bikin Alat Penggoreng Kacang Pakai Energi Surya, Kok Bisa?
Foto: Dok ITS

JAKARTA - Mahasiswa Indonesia terus menciptakan berbagai karya inovasi yang tak ada habis-habisnya. Inovasi yang diciptakan pun bervariasi mulai dari peralatan medis, alat untuk penderita ABK, dan produk-produk ramah lingkungan.

Salah satu inovasi ini ditelurkan oleh para mahasiswa asal Surabaya. Lima mahasiswa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menawarkan inovasi pemanfaatan energi matahari pada alat pengolah kacang goreng pasir. Kok bisa?

Ya, kelompok mahasiswa yang terdiri dari Muhammad Nafis Ismail, Arif Rachman Hakim, Septia Ratna Sari, Reni Agustin, dan Herviyandi Herizal menciptakan Peanut Cooking (Peking) Idola. Alat ini merupakan alat pengolah kacang goreng pasir dengan sistem Hybrid PV-Genset.

Salah satu mahasiswa, Nafis mengatakan, metode pengolahan kacang kulit goreng pasir yang disebut gongso tersebut memerlukan kacang yang bersih dari tanah dengan pasir hitam sebagai media pemerataan dalam proses pemasakan.

"Namun masih banyak kekurangan dari metode manual ini," kata Nafis seperti dilansir dari laman ITS, Senin (7/8/2017).

Kekurangannya dari metode ini, ungkap Nafis, yakni memerlukan banyak tenaga manusia. "Tingkat keselamatan kerja jauh dari kata aman, dimana pekerja melakukan proses pemasakan dekat dengan api, sehingga berpotensi terkena asap pembakaran," lanjut dia.

Selain itu, tambah Nafis, produk kacang yang dihasilkan juga kurang maksimal karena rata-rata tingkat kematangan produk kurang merata.

Oleh sebab itu, alat yang digagas bersama kawan-kawannya tersebut ditawarkan menjadi solusinya. Peking buatan mahasiswa tersebut, lanjut Nafis, menggunakan sumber energi surya atau photovoltaic cell dan energi listrik dari generator set (Genset).

"Peking Idola dirancang otomatis menggunakan dua sumber dimana energi surya sebagai sumber listrik primer dan generator sebagai sumber listrik sekunder," jelas mahasiswa Tekni Elektro tersebut.

Dari segi keselamatan, kualitas produksi serta tenaga, Nafis menuturkan bahwa Peking Idola lebih efektif daripada alat pengolah kacang goreng pasir manual. "Karena itu, Peking Idola ini mampu memberikan sebuah solusi alternatif dalam peningkatan kualitas kerja," tandas dia.

Source: Okezone

Unik! | Mahasiswa | Bikin | Alat |

Copyright @2015