Selasa, 12 September 2017 05:27 WIB

Kolam Limbah Pabrik Jebol, PT LSP Dianggap Lalai Dalam Menjalankan Kewajiban

 Kolam Limbah Pabrik Jebol, PT LSP Dianggap Lalai dalam Menjalankan Kewajiban
Ilustrasi

SAROLANGUN(SR28) - Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sarolangun menegaskan bahwa kejadian jebolnya kolam Ipal 12 milik PT LSP, Kecamatan Bathin VIII adalah kelalaian dalam menjalankan kewajiban.

Pasalnya, selama ini pihak perusahaan terkesan ada pembiaran pembagunan pembuangan limbah kolam yang tidak ada izinnya.

"Kolam Ipal bukan sembarangan, ada tata cara pembangunannya. Kolam satu dan kola dua harus ada perlakuan yang baik, lsp lalai dalam mengelola limbah ipal," katanya, kemarin (11/09).

Dijelaskannya seharusnya pihak perusahaan sebelum limbah itu dibuang ke lingkungan, terlebih dahulu dibuang ke Kolam Indikator, untuk dilakukan pengujian terhadap tanaman atau ikan, mati atau tidak. Jika mati, maka limbah tersebut belum bisa dibuang ke lingkungan.

"Sebelum dibuang ke lingkungan, harus di tempatkan kolam indikator, dilakukan pengetasan apakah ikan mati atau tidak, sesuai baku mutu atau tidak. Kalau sudah sesuai baku mutu baru boleh dibuang ke lingkungan," jelasnya.

Untuk itu dirinya menegaskan sesuai dengan hasil hearing bersama DPRD Sarolangun, terkait persoalan itu, pihak perusahaan diminta untuk segera memperbaiki pembangunan kolam ipal tersebut.

Pihak perusahaan diberikan sanksi administrasi dan teguran keras, atas kejadian ini.

$Sekarang mereka sudah urus, izin ipalnya. Kita Sudah buat teguran, Sanksi administrasi," tambahnya.

Ketika ditanya soal uji laboratorium terkait sampel limbah yang sudah tercemar, dirinya belum bisa menjelaskannya karena saat ini masih proses uji labor. 

"Hasil labor belum keluar, dan uji labor sudah selesai tapi belum dipublikasikan, uji labor dilakukan disini," tambahnya lagi.

Kemudian ia menyebutkan akibat jebolnya kolam ipa tersebut, saat ini pihaknya belum menerima laporan apakah ada dampak tercemarnya limbah pt LSP ini. " Kita belum ada laporan apakah ada warga yang terkena dampaknya, seperti sakit, gatal-gatal atau penyakit yang dialami masyarakat, begitu juga dengan ikan yang mati. Ke depan kita harap hal seperti ini jangan terulang lagi, pihak perusahaan harus perbaiki itu," tukasnya.

 

cara membuat slime ala romaria

Reporter: Bule Jo | Redaktur: Agus Sholihin Abar

Kolam | Limbah | Pabrik | Jebol, |

Copyright @2015