Kamis, 14 September 2017 01:07 WIB

Ditetapkan Tersangka Dugaan Penistaan Agama, Riano Resmi Ditahan Polisi

Ditetapkan Tersangka Dugaan Penistaan Agama, Riano Resmi Ditahan Polisi
Ketua DPRD Tanjabbar saat konferensi Pers

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Tanjab Barat Riano Jaya Wardana,yang terus bergulir dipenyidik mapolres Tanjab barat dimana kemarin kasus Dugaan penistaan agama ini naik ketahap penyelidikan.

Bahkan pihak Polres sendiri sudah melakukan pendalam,melaku pemeriksaan terhadap 8 (delapan) orang saksi termasuk terrlapor.

Namun kemarin Selasa (12/09/17)  setelah Riano dilakukan pemeriksaan sebagai Saksi dalam Penyidikan, anggota DPRD tersebut resmi menjadi tersangka dan langsung dilakukan penahanan.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Alfonso Doly Gelbert Sinaga,Sik, Rabu (13/09/17) didampingi Kasat Reskrim AKP.Pandit Wasianto, KBO Ipda Agung, membenarkan dimana Polres elah melakukan penahaanan terhadap tersangka.

"Usai pemeriksaan sebagai saksi,dan ditetapkan nya sebagai tersangka hari ini Rabu (13/09/17) Satreskrim Mapolres Tanjab Barat langsung melakukan penahanan terhadap tersangka," ungkap Kapolres.
Lanjut kapolres,"Dilakukan penahaanan tersangka karena  telah melanggar pasal 45 hurup(A) Ayat 2 (dua) Undang-Undang ITE, dan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara" tegas Kapolres.

Tambah kapolres,"Mengenai penahaanan tersangka (R) ini sudah sesuai dengan aturan,dan adalah kewenangan penyidik
Yang diatur Undang-undang, dengan pertimbangan-pertimbanga penyidik, dimana terangka kita lakukan penahaanan," tambah nya.
Seperti diberitakan sebelumnya tulisan Riano di akun Facebook miliknya sempat membuat heboh netizen karena tulisan sang anggota dewan tersebut dianggap menghina Agama Islam hingga membuat tokoh agama dan lintas ormas Islam Tanjab Barat berang dan melaporkan kasus ini ke Polisi.

Namun kini sang oknum anggota dewan tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan resmi jadi tahanan di Mapolres Tanjab Barat.

cara membuat slime dengan eye drops

Reporter: Sabri | Redaktur: Agus Sholihin Abar

Ditetapkan | Tersangka | Dugaan | Penistaan |

Copyright @2015