Jumat, 15 September 2017 09:51 WIB

Jadi Presiden Singapura, Halimah Yacob Ingin Berbagi Istana Dengan Warganya

 Jadi Presiden Singapura, Halimah Yacob Ingin Berbagi Istana dengan Warganya
Halimah Yacob berkeliling istana

SINGAPURA - Petang ini Halimah Yacob resmi dilantik sebagai presiden ke-8 Singapura. Mengenakan blus coklat dan kerudung oranye, warna kampanye kepresidenannya, Halimah dengan khusyuk membaca sumpah jabatannya di Istana.

Upacara pengambilan sumpah jabatan Halimah Yacob sebagai presiden Singapura  disaksikan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Ketua Mahkamah Agung Singapura Sundaresh Menon.

 "Saya benar-benar berpikir tentang pekerjaan yang harus kita lakukan, dan saya ingin segera mulai," ujar Halimah.

Channel News Asia, Kamis (14/9/2017) melansir, sebelum upacara pengambilan sumpah jabatan, Halimah juga diajak berkeliling Istana, termasuk taman. Ia juga bertemu para stafnya di Kantor Kepresidenan selama 6 tahun ke depan.

Di hadapan wartawan, Halimah mengaku sedang berpikir untuk berbagi tanah Istana dengan lebih banyak warga Singapura. Menukil Today Online, Halimah menyebut, melibatkan lebih banyak orang Singapura dan membuat Istana menjadi lebih mudah dijangkau rakyatnya menjadi agenda prioritas kepemimpinannya.

"Misalnya, kita punya taman herbal. Mungkin kita bisa mengundang para warga senior sebagai sukarelawan yang sesekali datang dan merawat taman itu, serta memanen berbagai buah, bumbu, cabai," tutur Halimah.

Ia menambahkan, "Saya juga berpikir, mungkin kita bisa menyelenggarakan piknik untuk anak-anak, di luar jadwal open houseIstana?"

"Saya memahami bahwa kita harus melestarikan kewibawaan Istana, tetapi dengan mempertimbangkan hal itu, apakah kita bisa membuat Istana menjadi lebih mudah dijangkau warga Singapura? Ini adalah tempat yang indah, akan lebih indah jika bisa membaginya dengan lebih banyak warga," paparnya.

Halimah sendiri berpikir untuk tetap tinggal di flat yang telah menjadi rumahnya selama 30 tahun terakhir. Sejak ditetapkan sebagai presiden terpilih, pasukan keamanan pun menjaga kompleks apartemen berdinding bata merah muda itu dengan ketat.

Menjadi satu-satunya kandidat yang memenuhi syarat pemilihan presiden, Halimah secara aklamasi ditetapkan sebagai presiden. Perempuan berhijab itu mengisi kekosongan etnis Melayu di tampuk kenegaraan sejak Yusof Ishak menjadi presiden pada 47 tahun lalu.

cara membuat slime dengan ubat gigi

Source: Okezone

Jadi | Presiden | Singapura, | Halimah |

Copyright @2015