Jumat, 20 Oktober 2017 11:01 WIB

Teng!!! PN Kuala Tungkal Vonis Mati Terdakwa Penyelundupan 8,5 Kg Sabu Asal Batam

 Teng!!! PN Kuala Tungkal Vonis Mati Terdakwa Penyelundupan 8,5 Kg Sabu Asal Batam
Persidangan kasus penyelundupan Sabu

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terdakwa perkara Penyelundupan Sabu  8,5 Kilo Gram yang dibekuk jajaran Polres Tanjab Barat dikawasan pelabuhan Marina (KPM) Kuala Tungkal menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Kamis (19/10/17) sekitar pukul 13.00 Wib.

Sebelumnya empat orang terdakwa tersebut dituntut JPU Kuala Tungkal dari hukuman penjara seumur hidup, penjara 18 Tahun dan 17 tahun penjara serta denda Rp 800 juta .Terdakwa disangkakan Pasal 132 dan jonto pasal 114 UUD nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Namun dari putusan PN Kuala Tungkal Kelas II, Kamis (19/10/17) berubah dimana  empat orang terdakwa, Dranny Putra Wira alias Puput (30) warga Batam divonis pidana mati, Feri Sarah Rahany (27) warga Subang Jember divonis 15 tahun penjara dan didenda Rp 10 Milliar,Herry Kushartanto (43) warga Jambi divonis 12 tahun denda Rp 10 Milliar dan terdakwa Erwin Sahrudin (37) warga Danau Sipin  Jambi divonis 12 tahun denda Rp 10 Milliar. 

Sidang tersebut dipimpin langsung oleh ketua Pengadilan Negeri Kelas II Kualatungkal, Kabupaten Tanjab Barat Achmad Peten Sili,SH,MH bersama anggota hakim Ricky Emarza Basyir,SH, Denihendra,S.T.P,SH,MH. Sedangkan panetra pengganti Azmi dan penasehat hukum Edy serta dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum Kejari Tanjab Barat Agus Sunaryo,SH bersama jaksa lainnya. 

Dari pantauan SR28 di Pengadilan, setelah mendengar putusan yang dijatuhkan oleh Hakim, terdakwa Drani Putra Wira alias Puput (30) tahun,warga Batam yang divonis mati langsung meneteskan air mata. 

Ketua Hakim Achmad Peten Sili,SH,MH,melalui Wakil ketua PN Klas II Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjab Barat Andi Hendrawan,SH,MH mengatakan, terdakwa yang divonis mati atas nama Drani Putra Wira alias Puput (30) warga Batam, dakwaan pertama dikenakan pasal 132 ayat 1 jonto pasal 114 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dakwaan kedua pasal 132 ayat 1 jonto pasal 112 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Sedangkan  terdakwa Feri Sarah Rahany (27) warga Subang divonis 15 tahun denda Rp 10 Milliar, begitu juga Herry Kushartanto (43) warga Jambi divonis 12 tahun denda Rp 10 Milliar dan terdakwa Erwin Sahrudin (37) warga Danau Sipi  Jambi divonis 12 tahun denda Rp 10 Milliar."Dan terbukti menurut majlis hakim, keempat terdakwa dikenakan pasal dakwaan pertama yaitu pasal 132 ayat 1 jonto pasal 114 ayat 2 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Hanya saja vonis nya saja yang berbeda," ungkap Andi usai sidang.

Andi menyebutkan, jika terdakwa tidak bisa membayar denda yang dibacakan oleh hakim, maka terdakwa terpaksa menjalankan hukuman tambahan selama enam bulan penjara. Bahkan terdakwa juga disarankan membayar biaya persidangan Rp 5 ribu.

"Kalau terdakwa Herry Kushartanto (43) warga Jambi itu pada persidangan menyatakan sikap untuk banding, dan terdakwa Erwin Sahrudin (37) warga Danau Sipin Jambi menerima putusan hakim," jelas nya. 

Usai membacakan putusan,  hakim juga menjelaskan kepada para terdakwa diberi hak untuk menyatakan upaya hukum (Banding) dan terdakwa juga diberiwaktu menyatakan sikap selama 7 hari kedepan untuk berpikir pikir.

"Selebih nya Barang bukti dirampas atau disitah oleh negara," papar Andi.

Sidang mendapatkan pengawalan ketat dari aparat Kepolisian Mapolres Tanjab Barat dengan menggunakan seragam dan dilengkapi dengan senjata lengkap hingga persidangan usai.

Reporter: Sabri| Redaktur: Agus Sholihin Abar

Teng!!! | PN | Kuala | Tungkal |

Copyright @2015