Senin, 23 Oktober 2017 02:57 WIB

Lapor Boss! Distribusi Pupuk Subsidi Di Merangin Tak Tepat Sasaran

 Lapor Boss! Distribusi Pupuk Subsidi di Merangin Tak Tepat Sasaran
Ilustrasi

MERANGIN(SR28) - Dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional Pemerintah Pusat menyalurkan pupuk subsidi yang memenuhi prinsip 6 tepat yaitu, jenis, jumlah, harga, tempat, waktu dan mutu. 

Tujuannya, untuk membantu petani dalam mendapatkan pupuk dengan harga yang terjangkau, maka dari itu Pemerintah memandang ketersidian pupuk subsidi sangatlah perlu.

Bahkan, untuk menjamin pengadaan dan mencegah terjadinya penyimpangan dalam penyaluran pupuk bersubsidi ditetapkan Keputusan Menteri, melalui Surat Keputusan Menperindag No. 70/MPP/Kep/2/2003 tanggal 11 Pebruari 2003, tentang Pengadaan dan Penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

Namun,  sayangnya, semakin gencar Pemerintah peduli dengan komoditas guna meningkatkan hasil pertanian tersebut, semakin gencar pula oknum pengencer pupuk untuk bermain demi meraup keuntungan pribadi. 

Seperti hasil infestigasi ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Kesatuan Tanah Air (LSM - Pekat), Kabupten Merangin yakni Hendra Ledi. 

Dua Minggu yang lalu Hendra menemukan pengencer pupuk di Kabupaten Merangin yakni Toko Faza Tani diduga telah menyalahgunakan menyaluran pupuk bersubsidi jenis Phonska sebanyak 8 ton, ke Desa Sungai Kapas Kecamatan Bangko. 

Karena, dalam DO dan RDKK, pupuk sebanyak 8 ton tersebut teruntuk Desa Airlago Kecamatan Muara Siau. 

"Kami mendapatkan bukti,  pengencer yang bermain pupuk, dua Minggu yang lalu ketemu di kawasan simpang tengkorak Talang Kawo ketika hendak menjual pupuk subsidi itu ke Sungai Kapas. Banyak pupuknya 8 ton,  jenisnya Phonska,  pengencernya Faza Tani,"  ungkap Hendra Ledi Minggu (22/10).

Cara pengencer pupuk itu ke lokasi kata Hendra  pengencer tersebut menyewa aparat. Seandainya ada apa apa di jalan nanti aparat itulah yang maju.

"Waktu mereka kedepatan bawa pupuk kemaren, sayo berhadapan dengan aparat itu, sayo diajak duel. Bahkan sayo diancam oleh aparat itu jika ini bermasalah nantinya dia akan mencari sayo," beber Hendra. 

Demi kebenaran, ujar Hendra, apa yang ditakutkan. Kasus penyalahgunaan pupuk ini akan di laporkan ke Distributor di Jambi.

"Dalam waktu dekat kasus ini akan sayo laporkan ke Distributor di Jambi, " singkat Hendra. 

Sementara itu, Toko Faza Tani pengencer pupuk bersubsidi belum bisa dikonfirmasi terkait tudingan Hendra ini,  nomor bribadinya gak aktif, SMS juga tidak dibalas.

 

Reporter: M.Fajri | Redaktur: Agus Sholihin Abar

Lapor | Boss! | Distribusi | Pupuk |

Copyright @2015