Sabtu, 28 Oktober 2017 12:51 WIB

Penting! Personal Branding, Kunci Sukses Berkarir Si Millennial

 Penting! Personal Branding, Kunci Sukses Berkarir Si Millennial
Foto Pixabay

SR28JAMBINEWS - Di berbagai negara, termasuk Indonesia, ranah industri tenaga kerja akan mulai didominasi oleh generasi millennial. Di tengah ketatnya persaingan, sejatinya millennial diuntungkan dengan kondisi dimana perekrut aktif mencari kandidat melalui kanal online dan ini seharusnya dapat di manfaatkan oleh mereka secara maksimal. Di dalam sistem “jemput bola”, ternyata personal branding membantu membukakan pintu peluang yang lebih lebar bagi millennial dan profesional di industri tenaga kerja.

Dalam diskusi LinkedIn Media Forum: Empowering Millennials in Today’s Workforce Landscape  beberapa waktu lalu,  Pambudi Sunarsihanto, ketua umum Perhimpunan Manajemen Sumberdaya Manusia (PMSM) Indonesia, mengatakan jika personal branding menjadi sinyal yang dapat mempertemukan perekrut dan kesempatan karier dengan profesional yang sesuai dengan kebutuhan serta kekuatan masing-masing pihak, terlebih lagi jika personal branding ditampilkan di platform yang memang menjadi wadah para profesional di dunia.

Dalam personal branding, memungkinkan seseorang untuk menampilkan keunikan, karakteristik, sehingga menambah nilai jual di mata perekrut dan membuka peluang profesional tersebut untuk terhubung dengan lebih banyak kesempatan yang ada.

Frank Koo, Head of Southeast Asia, Talent Solutions, LinkedIn, membeberkan bahwa sebagai jaringan profesional terbesar di dunia, LinkedIn memberdayakan generasi millennial dalam pengembangan karier, memberikan kanal bagi mereka untuk dapat membangun personal branding secara online dan terhubung dengan berbagai kesempatan. LinkedIn membantu millennial untuk bisa belajar, membangun jaringan profesional, tergabung dalam sebuah komunitas profesional, dan menampilkan kemampuan, pengalaman, serta prestasinya kepada profesional di seluruh dunia.

Mohamad Ario Adimas seorang millennial yang kini telah menjabat sebagai Division Head Integrated Marketing Communication Indosat Ooredoo, telah membuktikannya dengan menceritakan tentang kisahnya dalam memanfaatkan LinkedIn untuk pengembangan kariernya.

Dalam diskusi tersebut didapat kesimpulan dengan membangun personal brandingdi jaringan profesional seperti misalnya LinkedIn, dapat membuka kesempatan yang lebih besar bagi generasi millennial untuk bisa ditemukan oleh perekrut dan dipertemukan dengan berbagai kesempatan yang ada di tengah ketatnya persaingan. Karena, melalui personal branding-lah pelaku industri dapat mengetahui keunikan dan nilai yang dapat ditawarkan oleh seorang profesional.

Tips dari LinkedIn dalam membangun personal branding di LinkedIn:

1. Optimalkan profil LinkedIn Anda
2. Terbitkan karya Anda di LinkedIn
3. Buatlah akun LinkedIn SlideShare, dan bagikan pemikiran Anda
4. Jalinlah hubungan yang bermanfaat
 5. Tingkatkan feed pada halaman utama akun LinkedIn Anda, dengan mengikuti orang-orang yang bisa bermanfaat bagi perkembangan karier Anda.

Adapun Strategi untuk pengembangan karier menurut Mohamad Ario Adimas diantaranya:
1. Memilih satu fokus keilmuan tertentu dan mendalami
2. Meng-ekspos dan memperlihatkan setiap pencapaian ketika berkerja
3. Hadir di seluruh social media dan berbagi wawasan dengan materi yang konsisten dan sesuai dengan passion
4.  Bergabung ke dalam komunitas yang mencerminkan dirinya, dan berkontribusi penuh didalamnya
5. Membuka diri untuk berbagi ilmu di beberapa forum yang sesuai dengan keahliannya.
6. Menampilkan semua pencapaian, testimonial, dan kemampuan di Linkedin agar dapat terhubung dengan lebih banyak kesempatan

Penting! | Personal | Branding, | Kunci |

Copyright @2015