Jumat, 24 November 2017 14:44 WIB

Tahu Gak Sih, Kondom Jadi Kado Mewah Loh Di Korea Utara

 Tahu Gak Sih, Kondom Jadi Kado Mewah Loh di Korea Utara
Ilustrasi

KOREA UTARA -- Di saat sejumlah negara berjuang untuk mengendalikan angka kelahiran guna menekan jumlah penduduknya, Korea Utara malah terang-terangan melarang adanya alat kontrasepsi. Bahkan, aborsi saja tidak diizinkan. Pemimpin negara itu, Kim Jong-un sedang berusaha menciptakan populasi pekerja sosialis yang lebih banyak.

Pemimpin tidak mengijinkan adanya produksi ataupun penjualan kondom di negaranya. Kondom adalah alat kontrasepsi atau kontrol kelahiran yang terbuat dari lateks. Biasanya benda ini digunakan saat pria mengalami ereksi dan sebelum melakukan hubungan seksual. Penggunaan kondom dimaksudkan untuk mencegah keluarnya sperma di vagina dan penularan penyakit seksual.

Meskipun dilarang, penduduk Korea Utara tidak kehabisan akal. Mereka tetap berusaha mendapatkan alat kontrasepsi seperti kondom saat perjalanan dinas keluar negeri. Para pejabat dan pengusaha banyak yang membeli kondom di China. Benda itu kemudian akan diselundupkan dan diberikan kepada penduduk yang menginginkan alat kontrasepsi tersebut.

Seorang pedagang di China mengungkapkan, "Kondom sangat populer di kalangan pria dan wanita Korea Utara. Pejabat negara sering membawa benda itu ke rumah saat kembali dari perjalanan bisnis di China. Pedagang seperti kami berisiko tinggi bila membawa kondom ke Korea Utara untuk dijual.

Dijelaskan oleh pedagang tersebut permintaan untuk kondom sangat tinggi di sana. “Sebenarnya kami bisa menghasilkan banyak uang bila menjual kondom. Namun sayang barang tersebut secara resmi dianggap tidak senonoh. Sehingga kondom tidak akan dibiarkan masuk oleh penjaga setempat,” ujar pedagang seperti yang dikutip dari Mirror, Rabu (22/11/2017).

Ya, kondom termasuk barang yang diblokir oleh pos pabean sehingga tidak bisa masuk. Hingga saat ini tidak ada orang yang menentang kebijakan tersebut karena takut dibunuh. Dengan adanya peraturan ini, maka tak heran jika kondom menjadi hadiah yang paling mahal dan banyak dicari di Korea Utara.

Para pencari kondom biasanya berasal dari keluarga yang sudah menikah dan memiliki satu anak. Mereka mencari benda tersebut karena biaya pendidikan.

Selain itu, banyak pula yang menyelundupkan kondom dan menjualnya kepada wanita penghibur. Sebab mereka membutuhkannya untuk mencegah kehamilan dan penyebaran penyakit menular seksual.

Tahu | Gak | Sih, | Kondom |

Copyright @2015