Rabu, 13 Desember 2017 14:20 WIB

Selama Razia Pekat Di Tanjabbar, Kasus Miras Dan Premanisme Paling Menonjol

 Selama Razia Pekat di Tanjabbar, Kasus Miras dan Premanisme Paling Menonjol
Kapolres Tanjabbar, AKBP ADG Sinaga

KUALA TUNGKAL (SR28) -- Selama digelarnya razia Operasi Penyakit Masyarakat II (Pekat)  diwilayah hukum Kabupaten Tanjab Barat oleh jajaran Mapolres Tanjab Barat, tindak pelanggaran hukum yang dilakukan masyarakat berhasil terjaring petugas ditindakan tegas sesuai hukum yang berlaku.

Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga,SIK menyebutkan selama pelaksanaan razia pekat ini digelar ada beberapa pelanggaran hukum yang ditindak. Diantaranya khasus premanisme 19 kasus melibatkan 45 orang, minuman keras (Miras) 27 kasus barang bukti 388 botol miras berbagai jenis dan merek serta 578 liter tuak, judi 1 kasus tersangka 2 orang, senjata tajam 1 kasus, Mucikari 1 kasus, dan razia tempat kos kosan ditemukan 1 kasus jumlah pelaku 3 orang" ujar Kapolres.

Razia juga dilakukan guna mendukung Operasi Lilin dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru mendatang.

"Untuk pengamanan Perayaan Natal dan Tahun baru 2018 mendatang, Polres Tanjab Barat terjunkan 93 orang personel. Hari Selasa depan kita akan rapat dengan sthekolder dan intansi terkait untuk membicarakan masalah pengamanan perayaan Natal dan tahun baru ini," ujarnya.
 
Kapolres  menambahkan, Polsek jajaran kini juga sudah melakukan  monitoring dimana Kecamatan Kecamatan, pemuda pemuda setempat juga sudah bekerja sama kepada umat beragama untuk bergotong royong, kerja bhakti bersama sama membantu membersihkan tempat tempat ibadah.

 

Reporter: Sabri| Redaktur: Agus Sholihin Abar

Selama | Razia | Pekat | di |

Copyright @2015