Rabu, 13 Desember 2017 14:49 WIB

Bupati Safrial Minta ISEI Menyuarakan Bantuan Sapi Kekementrian  

 Bupati Safrial Minta ISEI Menyuarakan Bantuan Sapi Kekementrian  
Bupati Tanjabbar saat dampingi ISEI

TEBING TINGGI (SR28) -- Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H safrial.Ms,meminta Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Pusat untuk ikut menyuarakan perihal proposal bantuan 40.000 ekor sapi terintegrasi ke Kementrian terkait, Minggu (10/12/17) .

Semntara itu Kedatangan rombongan ISEI tersebut dalam rangka melihat secara langsung program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) di Desa Dataran Kempas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjab Barat. Rombongan ini di dampingi oleh pihak humas PT Wira Karya Sakit (WKS), PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Industry (LPPPI) dan perwakilan dari Bank Sinarmas Jakarta.

Saat mendampingi rombongan ISEI dari Jakarta dan Provinsi Jambi dalam kunjungan,ke Desa Dataran Kempas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjab Barat, Bupati juga mengatakan, saat ini ketersediaan pupuk kompos yang berasal dari kotoran sapi yang dikelola oleh kelompok masyarakat melalui koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) hanya 1200 Ton, jadi jumlah ini belum cukup untuk memenuhi kebutuhan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang arealnya secara keseluruhan seluas 160.000 hektar.

"Kita minta hal ini agar juga menjadi perhatian pemerintah pusat, kirim saja bakalan sapi untuk penggemukan, nanti kita lepas di areal perkebunan sawit, selain dagingnya disitu nanti kita bisa manfaatkan kotorannya untuk diolah menjadi pupuk kompos,saya minta kawan-kawan dari ISEI pusat ini ikut melobi ke kementrian agar program ini bisa terlaksana" pinta bupati.

Sementara ditempat yang sama,Humas PT LPPPI, H.Hermawan mengatakan saat ini masyarakat hanya bisa memproduksi pupuk kompos sebanyak 1200 ton saja. Hal ini tentu masih jauh berkurang dari kebutuhan yang ada.

"1200 ton itu cuma bisa memenuhi distrik 1 WKS saja, sementara seperti yang dikatakan oleh pak bupati tadi, luas areal kita keseluruhan 160 ribu hektar,jadi untuk memngolah lahan seluas 160.000 Hektar kita masih membutuhkan Tambahan pupuk Kompos yang paling tidak Lebih dari yang diproduksi sekarang ini" bebernya.

Reporter: Sabri| Redaktur: Agus Sholihin Abar

Bupati | Safrial | Minta | ISEI |

Copyright @2015