Kamis, Januari 28, 2021

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Keluarkan Awan Panas Guguran

YOGYAKARTA (SR28) - Gunung Merapi kembali erupsi pada 27 Januari 2021 siang. Jarak luncur awan panas mencapai 3 kilometer. Saat ini, Merapi di...

Jambi Kembali Terima 17.240 Dosis Vaksin Covid-19

JAMBI (SR28) - Berdasarkan rencana pemerintah Jambi, jumlah vaksin Covid-19 itu akan mulai di distribusikan ke 9 kabupaten kota lainnya yang belum...

Belum Ada Laporan Bencana, Status Provinsi Jambi Masih Kesiapsiagaan

JAMBI (SR28) - Berdasarkan pemantauan BPBD Provinsi Jambi, ketinggian muka air sungai Batanghari disejumlah daerah masih berada pada kisaran 12 hingga 13...

Sudah Ada 430 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Yang Dirawat Di Rumah isolasi Milik Pemprov Jambi

JAMBI (SR28) - Sejauh ini sedikitnya sudah ada 430 pasien yang dirawat di 2 rumah isolasi milik pemerintah provinsi Jambi itu sejak...

Technology

Keberangkatan Haji Provinsi Jambi Tahun 2021 Masih Menunggu Petunjuk Pusat

Walaupun sifatnya masih menunggu, Kanwil Kemenag Provinsi Jambi telah melakukan berbagai persiapan untuk keberangkatan embarkasi antara bagi...
- Advertisement -

Tak Sampai Dua Pekan, Dua Menteri Jokowi Tertangkap KPK

JAKARTA - Menteri Sosial Juliari Peter Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka pengadaan bantuan sosial Covid-19 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diduga menerima suap senilai Rp 17 miliar dari dua pelaksanaan paket bantuan sosial terkait sembako untuk penanganan Covid-19.

Juliari menjadi menteri kedua pemerintahan Presiden Jokowi yang ditangkap karena kasus dugaan korupsi. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) non aktif Edhy Prabowo juga ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi izin ekspor benih.

Presiden BEM UNJA Sebut Akan Ada Gelombang Demonstrasi Lanjutan Penolakan UU Ciptaker

JAMBI (SR28)- Pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR RI beberapa waktu lalu terus menimbulkan protes dari berbagai elemen. Padahal salah satu poin yang terus didesak adalah agar Presiden Jokowi tidak mengesahkan draf yang telah diketuk palu oleh DPR RI tersebut. Kendati demikian, Presiden Jokowi tidak bergeming. Senin (2/11) dia resmi menandatangani draf yang kontraversi tersebut.

Penandatanganan tersebut ternyata langsung disambut dengan uji materiel yang diajukan oleh KSBI yang telah resmi didaftarkan perhari ini (Selasa 3 November 2020). Sebagai LSM yang fokus pada isu-isu buruh, KSBI berharap upaya ini bisa membuahkan hasil. Meskipun dari berbagai kalangan juga menilai upaya tersebut akan berujung sia-sia, mengingat pejabat yang ada di MK adalah produk dari partai penguasa.

Sejumlah upaya sebagai bagian dari respon telah disahkannya UU CILAKA ini oleh DPR dan Presiden juga muncul dari kalangan mahasiswa.

Kurnia Nanda misalnya, selaku penggerak demonstrasi yang beberapa waktu lalu sempat pecah di Kota Jambi menyebut jika arus protes dari mahasiswa semakin terasa baik dari almamaternya maupun dari kampus-kampus lain di Kota Jambi dan sekitarnya.

"Sebuah ironi yang menyayat hati. Dengan di sahkannya UU CILAKA sudah jelas mengoyak hati dan perjuangan semua elemen pemuda, mahasiswa, petani, buruh, LSM dan pelajar yang telah turun kejalan selama ini dalam menolak UU CILAKA. Pengkhianatan ini tak akan pernah usai jika terus di biarkan. Apakah suara rakyat hanya di cari saat pemilihan saja, bukankah suara rakyat sudah sepantasnya didengar, karena setiap keputusan yang di ambil pemerintah berefek pada rakyat. Ini tentu menjadi pukulan keras untuk kita renungi bersama untuk semua rakyat Indonesia" ungkap Kurnia Nanda, Presiden Mahasiswa BEM KBM UNJA 2020-2021.

Nanda juga menyebut jika aliansi BEM di Kota Jambi dan sekitarnya yang selama ini terkenal solid juga akan menggelar aksi seiring dengan eskalasi gerakan oleh BEM Seluruh Indonesia.

"Saya pribadi sebagai presiden BEM KBM UNJA akan mengajak semua teman-teman BEM sejambi, Cipayung serta semua elemen pemuda yang menolak UU CILAKA ini dan akan turun kejalan dalam menyuarakan aspirasi ini, karena sepertinya penyampaian secara tertulis dengan baik dan santun kepada pemerintah tak lagi berguna. Jika usul di tolak hak bicara di rebut maka tidak ada kata lain , LAWAN" tutup aktivis yang juga tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini.

Viral! Lebih Pilih Pelakor, Ayah Pukul Anak Istri Hingga Viral di Media Sosial

Unggahan pemilik akun Aurellia Renatha yang mengaku dianiaya oleh ayahnya sendiri gegara pelakor viral di media sosial.

Gadis cantik ini menyatakan, penganiayaan atas dirinya itu dilakukan di kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (24/7) malam.

Hal ini dibenarkan Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono yang menyebut bahwa oknum polisi dimaksud adalah Kombes RD.

Sang oknum polisi perwira menengah itu menjabat sebagai sebagai Penyidik Utama TK. I Rowassidik Bareskrim Polri. Argo menyebut, Kombes RD diduga telah melakukan penganiayanaan dan kekerasan dalam rumah tangga.

Buntut dari peristiwa itu, anak kandung Kombes RD melaporkannya ke Polsek Kelapa Gading. Akan tetapi, pelaporan itu disusul dengan Kombes RD yang juga mempolisikan anaknya sendiri.

Tonton video lengkapnya disini: https://jambi28.tv/lebih-pilih-pelakor-ayah-pukul-anak-istri-hingga-viral-di-media-sosial/

Fachrori Salurkan JPS Covid-19 Tahap II Untuk Masyarakat Batang Hari

BATANGHARI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar, M.Hum, selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menyalurkan bantuan tahap kedua Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 untuk 275 Kelompok Penerima Manfaat/KK, berbentuk sembako dan uang tunai bagi masyarakat yang sangat terdampak wabah Covid-19, di Kantor Camat Maro Sebo Ilir Kabupaten Batang Hari, Senin (20/7/20).

Fachrori mengharapkan, bantuan bagi masyarakat yang sangat terdampak Covid-19 sudah memasuki tahap kedua khususnya daerah Batang Hari, dapat meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat. "Sejak merebak wabah Covid-19 dan akhirnya kita mulai adaptasi kebiasaan baru dengan jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan, gunakan masker, yang bertujuan antisipasi penyebaran Covid-19," ungkap Fachrori.

Penyaluran Jaring Pengaman Sosial Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Jambi dengan mempertimbangkan risiko terjadinya tumpang tindih dan ketidaktepatan sasaran menjadi bentuk serta menjadi kontribusi Pemerintah Provinsi membantu Kabupaten/Kota. "Saat ini, mari bahu-membahu membantu masyarakat yang kurang mampu," harap Fachrori.

Alokasi anggaran dalam penyediaan bantuan kesehatan dan Jaring Pengaman Sosial bagi masyarakat yang terdampak atau memiliki risiko sosial akibat Covid-19 sebanyak 30.000 KK telah diberikan untuk masyarakat, dengan bantuan pengawasan dan pengawalan dari pihak TNI dan Polri serta aparat hukum guna menghindari kesalahan administrasi dan keterlambatan distribusi.

Bupati Batang Hari H.Syahirsah menyampaikan, beberapa sumber bantuan sosial tunai telah disalurkan terhitung bulan April dengan Dana Desa sebesar Rp600 ribu sementara dari Pemerintah Kabupaten ada Bantuan Batang Hari Tunai. "Bantuan Batang Hari Tunai kita harapkan menjadi bantuan yang paling terakhir menutupi semua bantuan yang telah diberikan," ujar Syahirsah.

Syahirsah menyampaikan terima kasih atas kedatangan Gubernur Jambi yang menyalurkan bantuan kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Maro Sebo Ilir.

Sementara itu Kadis Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi Arif Munandar melaporkan, JPS Covid-19 berbentuk paket sembako disalurkan Bulog serta uang tunai melalui PT Pos, saat ini telah memasuki tahap kedua dalam menghadapi bencana Covid-19 dengan beberapa jenis bantuan PKH, Bantuan Sosial Tunai dari Kabupaten/Kota serta Dana Desa termasuk Pemerintah Provinsi Jamb, hingga saat ini ada bantuan dari perikanan. "Melaksanakan JPS sudah mulai dari bulan Mei-Juni-Juli dan ini sudah tahap kedua melaksanakan distribusi, kita targetkan tiga hari mulai tanggal 24-27 Juli," kata Arif Munandar.

Arif Munandar menyampaikan, dari 30 ribu KPM yang diperkirakan sejak awal wabah terjadi dapat diberikan bantuan sesuai SK Bupati/ Wali Kota sebanyak 27.731 KPM dengan realisasi 98,35 persen atau ada 457 KPM yang tidak mendapat bantuan. "Ada data tumpang tindih hingga dikembalikan ke pemerintah, sedangkan untuk Kabupaten Batang Hari tahap pertama sebanyak 1.124 KPM untuk tahap kedua ketiga 3.371 KPM," jelas Arif Munandar.

Penyaluran Jaring Pengaman Sosial Covid-19 juga didampingi Forkopimda Kabupaten Batang Hari serta para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi Jambi. (Sidik)

Latest News

Pemkab Luruskan Soal Zona Merah COVID-19 Di Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Juru Bicara Satgas COVID-19 bantah jika Tanjab Barat saat ini masuk ke...

TEGA! Bapak Ini Disiram Saat Sedang Tertidur Pulas

Seorang Pria renta disiram orang tak dikenal saat tengah tertidur pulas. Tak diketahui apa maksud dari seseorang yang mneyiram tersebut.

UNIK! Band Ini Gelar Konser Di Dalam Balon, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sebuah grup band asal Amerika Serikat yakni The Flaming Lips Band menggelar sebuah konser di dalam balon. Uniknya mereka tetap mematuhi protokol...

Belasan Rumah Terbakar Di Palembang, Pengakuan Tersangka Bikin Geram

PALEMBANG (SR28) - Tangis histeris mewarnai proses pemadam kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan KH Ahmad Dahlan Palembang, Senin...

Misteri Kematian Rapper K-Pop Iron, Diduga Tewas Dibunuh?

KOREA SELATAN (SR28) - Polisi sebelumnya sempat menyatakan bahwa mereka belum menemukan kecurigaan atau bukti adanya kemungkinan pembunuhan. Karena...

Music

Polresta Jambi Terjunkan 646 Personel Untuk Pengamanan TPS Besok

KOTA JAMBI - Dari sisi pengamanan, pihak Polresta Jambi sedikitnya telah menyiapkan 646 personel yang akan diterjunkan untuk pengamanan Pilkada besok.

646 personel Polresta Jambi itu, akan diterjukan untuk mengamankan 1.334 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh Kota Jambi. Pembagiannya sendiri dari 646 personel tersebut, akan dibagi menjadi 2 personel polisi yang ditugaskan untuk mengamankan 10 TPS.

Bupati Tanjabbar Resmikan Gedung Produksi Kopi Liberika

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS resmikan Gedung Produksi Industri Kopi Liberika Tungkal Jambi yang berada di Kelurahan Mekar Jaya Kecamatan Betara, Minggu (16/08).

Kegiatan peresmian ini juga turut dihadiri oleh, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala OPD terkait, serta Masyarakat dan undangan lainnya.

Gedung produksi industri kopi liberika tungkal jambi ini difasilitasi dengan showroom tempat promosi dan penjualan kopi,  tempat penjemuran kopi yang cukup luas dengan pengaturan suhu yang baik, kemudian dibelakangnya juga terdapat ruang produksi atau tempat pengolahan kopi. Selain itu, juga masih terdapat lahan kosong sebagai tempat percontohan pembibitan kopi yang nantinya akan bekerjasama dengan pihak Universitas Jambi sebagai tempat pusat penelitian Kopi.

Bupati Safrial, dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan gedung produksi kopi ini merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam mengembangkan salah produk unggulan daerah yaitu kopi liberika tungkal jambi. Ia berharap pembangunan gedung produksi dengan fasilitas yang lengkap ini, dapat menjadi wadah aktifitas ekonomi khususnya masyarakat berkaitan dengan produksi Kopi Liberika.

"Pemkab Tanjab Barat telah menjlin kerjasama dengan Universitas Jambi terkait upaya pengembangan produk Kopi Liberika Tungkal Jambi, kita juga telah menandatangani mou dengan Unja dalam pengembangan kopi liberika, yang nanti pusat penelitiannya dilaksanakan disini,"selain itu juga Dinas terkait juga telah menandatangani perjanjian kerjasama atau mou dengan pihak unja sebagai wujud implementasi kegiatan dilapangan," ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Safrial berharap pembnagunan gedung produksi ini dapat mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat meski di tengah pandemi covid 19.

"Ini adalah salah satu wujud dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat meski dalam kondisi Pandemi covid 19,"semoga aktivitas ekonomi di Tanjung Jabung barat, bisa segera bergerak, bangkit, serta tumbuh kembali," pungkasnya.(Sabri)

H Al Haris Salurkan Bantuan 140 Ribu Benih Ikan

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris, menyalurkan bantuan benih ikan dari BPBAT Sungai Gelam Jambi, kepada sebanyak 10 kelompok tani yang tersebar di lima kecamatan dalam Kabupaten Merangin, Kamis (11/6).

Sebanyak 10 kelompok tani itu berada di Kecamatan, Bangko Barat, Bangko, Tabir Lintas, Tabir Barat dan Jangkat. Masing-masing kelompok tani mendapatkan bantuan antara 10 ribu sampai 25 ribu benih ikan.

Ada tiga jenis benih ikan air tawar yang diberikan secara simbolis oleh bupati di halaman depan Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Merangin tersebut, benih ikan Nila, Jelawat dan benih ikan Mas.

‘’Jadi ada sebanyak 140 ribu benih ikan yang disalurkan pada hari ini. Bantuan ini akan berlanjut untuk ke kelompok tani di kecamatan lainnya. Terimakasih BPBAT Sungai Gelam Jambi atas bantuan yang sangat bermanfaat ini,’’ujar Bupati.

Diakui bupati, sampai sejauh ini baru 30 persen kebutuhan ikan terpenuhi dari daerah sendiri, sedangkan sebanyak 70 persen lagi masih harus didatangkan dari daerah luar Merangin.

Diharapkan bupati dengan pemberian bantuan benih ikan tersebut, kedepannya kekurangan 70 persen kebutuhan ikan itu akan terpenuhi dari Kabupaten Merangin sendiri.

Bupati mengajak masyarakat, untuk memanfaatkan lahan tidur seperti rawa-rawa dijadikan kolam ikan, sehingga bisa bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan.

Kelompok tani yang mendapatkan bantuan benih ikan itu, Kelompok Tani Mekar Sari Desa Sungai Putih, Griya Mina Berkah Desa Bukit Beringin, Harapan Jaya Desa Pulau Rengas Ulu, Suka Makmur Pematang Kandis Mina Lego Lestari Desa Sidolego.

Selain itu, Kelompok Tani Satria Mina Mandiri Desa Koto Baru Seling, Mina Mekar Muda Desa Mampun Baru, Mina Tunas Muda Desa Mampun Baru, Mekarti Mina Utama Desa Pinang Merah dan Sungai Mengkeruh Desa Renah Alai.

Kasus Baru Positif Covid 19 di Petro China, Sekda Himbau ASN Patuhi Protokol Kesehatan

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait adanya penambahan kasus baru terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat baru-baru ini, Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi himbau ASN agar disiplin terapkan protokol kesehatan. Hal itu disampaikan Sekda dalam arahannya saat menjadi inspektur Apel rutin Sekretariat Daerah yang diselenggarakan di Halaman Kantor Bupati, Senin (27/07/2020).

Sekda mengutarakan, "Meskipun kita terapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, saya himbau kepada masyarakat, khususnya ASN, untuk betul-betul terapkan protokol kesehatan, seperti yang kita tau, beberapa hari ini di kabupaten Tanjung Jabung Barat ada penambahan kasus Baru positif covid 19 di salah satu perusahaan yang beroperasi di Kecamatan Betara, untuk diketahui, hingga Minggu (26/07) kemarin, ada 13 karyawan perusahaan Petrochina International Jabung Ltd yang terkonfirmasi positif covid 19 dari hasil tracking disertai uji swab," beber Sekda.

Menurut Sekda, menyikapi adanya kasus baru positi covid 19 di Tanjab Barat, Tim Satgas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Provinsi Jambi akan turun langsung lakukan peninjauan ke lokasi perusahaan.

"Selain itu, rencananya hari ini Tim Satgas Tanjab Barat dan Provinsi Jambi akan lakukan pengambilan sampel di salah satu pasar di Kecamatan Betara untuk memantau perkembangan covid 19, rencananya sekitar 500 sampel," jelas Sekda.

Lanjut sekda terkait hal tersebut hari ini juga akan dilakukan pembahasan terhadap Raperda Penegakan Protokol Kesehatan yang beberapa waktu lalu telah disampaikan oleh Bupati pada Rapat Paripurna DPRD Tanjung Jabung Barat.

"Semoga pembahasan Raperda ini nantinya berjalan lancar dan bisa segera diberlakukan, tujuannya agar protokol kesehatan bisa benar-benar diterapkan di masyarakat," pungkasnya. (Sabri)

Jembatan Sungai Piring Baru Seumur Jagung Sudah Ada Yang Retak

KUALA TUNGKAL (SR28) - Jembatan Sungai Piring yang dibangun Dengan Dana APBD murni Tahun Anggaran 2020 kemarin...

Culture

- Advertisement -

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

3 Hari Hilang Di Sungai Kumpeh, Korban Tenggelam Berhasil Dievakuasi Tim Basarnas

MUARO JAMBI (SR28) - Kantor SAR Jambi berhasil menemukan satu orang korban yang dikabarkan telah 3 hari hilang di sungai Kumpeh, desa Pemunduran, kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tersangkut diantara tumpukan sampah dan rumput di tepi sungai. Oleh tim SAR jasad korban kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk kemudian dimakamkan.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28 TV

Kota Jambi Berstatus Zona Risiko Tinggi Penularan Covid-19

JAMBI (SR28) - Kota Jambi berstatus zona merah penularan Covid-19. Artinya, Kota Jambi menjadi satu-satunya wilayah di Provinsi Jambi yang saat ini menyandang status zona risiko tinggi dalam penyebaran Covid-19.

- Advertisement -

Must Read

Siap-siap! Pemprov Jambi Segera Terbitkan Perda Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

JAMBI (SR28) - Perda tersebut nantinya akan menjadi payung hukum bagi pemerintah maupun tim Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten kota se Provinsi Jambi untuk menjalankan tugas penegakan disiplin protokol kesehatan. Termasuk, pemberians ankso hukum bagu masyarakat yang masih saja melanggar Perda protokol kesehatan tersebut.

Ketiga Cagub Cawagub Jambi Berhak Mendapatkan Perlindungan Keamanan dari Kepolisian

JAMBI (SR28) - Sebagai Cagub-Cawagub Jambi. Ketiga pasangan tersebut juga berhak untuk memiliki haknya sebagai cagub-cawagub. Yang salah satunya adalah mendapatkan perlindungan keamanan dari pihak kepolisian.

Sumber: JAMBI28 TV

Ekslusif!!! Menelisik Peta Kontestasi Pilwako Jambi 2023

KOTA JAMBI (SR28)- Meski periode jabatan Walikota Jambi saat ini baru akan berakhir 3 tahun lagi, namun eskalasi perebutan tahta untuk menjadi...

Terbanyak!!! Hari ini Positif Covid 19 di Provinsi Jambi Bertambah 19 Orang

KOTA JAMBI (SR28)- Setelah berbagai relaksasi aktivitas diberbagai sektor, kasus Covid 19 di Provinsi Jambi mulai menunjukkan ledakannya.
Sore ini (4/8/2020) misalnya Juru Bicara Covid 19 Provinsi Jambi Johansyah menyebut ada 19 orang yang dinyatakan positif Covid 19 setelah melewati berbagai tahap uji medis.

Adapun 19 orang tersebut terdiri dari Kota Jambi,  Kabupaten Batanghari, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo.

Berikut inisial mereka

MM (perempuan umur 43 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif setelah Contact dengan Tenaga Administrasi RSUD Raden Mattaher Jambi

GD (laki-laki umur 13 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah Contact dengan Pasien 152

MCI (perempuan umur 11 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152.

EM (laki-laki umur 72 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152

AP (laki-laki umur 18 tahun) dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 152.

YSR (laki-laki umur 52 tahun). Saat ini dia dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NAY (Perempuan umur  21 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NRD (perempuan umur  27 tahun). Saat ini dia dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151

AY (laki-laki umur  20 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

NAW (Perempuan umur  9 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

11.DO (laki-laki umur  31 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

MIS (laki laki umur  42 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

SHY (laki-laki umur  21 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 151.

JKK (laki laki umur  31 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah pulang dari Babel.

JRD (Perempuan umur  24 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127

IN (Perempuan umur  12 tahun). Saat ini dirawat di RSUD HAMBA. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127.

17.DHM (Lakilaki umur  48 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib.
. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan pasien 127.

RH (Perempuan umur  25 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Abdul Thalib. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah kontak dengan riwayat screening khusus Bappeda.

AAA (Laki-laki umur  13 tahun). Saat ini dirawat di RSUD Sulthan Thaha. Dia dinyatakan positif Covid 19 setelah pulang dari Bogor

Muhammad Sidik

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Keluarkan Awan Panas Guguran

YOGYAKARTA (SR28) - Gunung Merapi kembali erupsi pada 27 Januari 2021 siang. Jarak luncur awan panas mencapai 3 kilometer. Saat ini, Merapi di...

Lifestyle Magazine

Gara-gara Klaster Covid-19 di Lapas, Warga Binaan Terancam Tak Bisa Nyoblos

JAMBI  - Beberapa kelompok masyarakat belum bisa terdaftar dalam DPT Pemilu tersebut lantaran terkendala beberapa hal. Contohnya seperti yang terjadi di Lembaga Permasyarakatan atau Lapas Kelas II A Jambi yang belum bisa diakomodir. Ini disebabkan karena telah terjadinya klaster penularan Covid-19 di lapas.

VIRAL! Pedagang Bakso Ditendang Seorang Pembeli Bermobil Sampai Terpental

KOA JAMBI - Sebuah insiden tidak mengenakkan menimpa seorang pedagang bakso keliling di kota Jambi. Pedagang bakso yang akrab dipanggil bakso Pak Nasib tersebut harus menahan rasa sakit lantaran mendapat perlakuan kasar dari pembelinya.

Tubuhnya yang mungil seketika terpental saat dadanya ditendnag oleh seorang laki-laki bermobil yang sempat membeli baksonya. Aksi tidak terpuji dankejam pelaku terekam camera CCTV dan viral di media sosial instagram.

Petugas Medis Positif Covid-19, Layanan IGD RSUD Abdul Manap Kota Jambi Sementara Ditutup

KOTA JAMBI (SR28) - Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Abdul Manap Kota Jambi ditutup hingga satu minggu kedepan. Penutupan layanan kesehatan bagi masyarakat tersebut lantaran tiga petugas IGD terkonfirmasi positif Covid-19.

Sumber: JAMBI28 TV

Pemerintah Kota Jambi Beli Alat PCR Covid-19

KOTA JAMBI - Untuk mneingkatkan kualitas penanganan Covid-19. Pemerintah Kota Jambi dalam waktu dekat akan membeli alat PCR termasuk mengaktifkan alat TCM di Rumah Sakit Umum Abdul Manap, Kota Jambi.

Bupati Safrial Hadiri Peresmian Mushola Fakultas Perternakan Universitas Jambi

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat DR. Ir. H.Safrial yang juga merupakan civitas akedemika dan Alumni Fakultas Pertenakan Universitas Jambi (UNJA) menghadiri acara Peresmian Musholla Fakultas Perternakan Universitas Jambi, Selasa (11/08). Peresmian musholla ditandai dengan pengguntingan pita oleh Safrial.

Dalam peresmian mushola ini juga turut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. Sutrisno, M. Si, para Dekan Kampus, Dosen, Anggota Komis III DPRD Provinsi Ahmad Fauzi, serta Mahasiswa Fakultas perternakan Universitas Jambi.

Bupati Safrial dalam sambutannya menyampaikan mushola sangat penting terutama sebagai sarana ibadah kepada Allah SWT. Menurutnya, selain bekal ilmu pengetahuan dan teknologi, generasi muda juga perlu dibekali dengan iman dan taqwa.

"Kami di Tanjab Barat, juga berupaya menciptakan generasi muda yang tidak hanya berilmu pengetahuan dan Teknologi (Iptek), namun juga dibekali Iman Taqwa (Imtaq)," ujar Safrial saat berikan sambutan.

Safrial juga mengajak kepada Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jambi untuk mengajarkan generasi muda tidak takut berkecimpung dalam dunia peternakan. Lebih lanjut, Safrial juga sampaikan terkait adanya program hibah ternak yang menurutnya perlu adanya kerjasama dengan Fakultas Peternakan dalam pelaksanaannya

."Kami sekarang ada Program Hibah Ternak, keinginan saya fakultas perternakan terlibat dalam hal itu, karena dampaknya cukup bagus.”Ini akan kami hibah ke Bumdes dan Petani sebagai upaya Pemkab dalam  mendorong ketahanan pangan Tanjab Barat," tandas Safrial.

Sementara itu diwaktu yang berbeda dan ditempat yang sama Rektor Unja Prof. Drs. Sutrisno, M. Si dalam sambutan nya mengucapkan terima kasih  dan apresiasi  Kepada para Alumni Fakultas Peternakan atas atas partisipasi dan kontribusi dalam Pembangunan Mushola.

Sejalan dengan Bupati, menurutnya sarana ibadah seperti musholla, merupakan hal penting dalam rangka pembentukan moral generasi muda.

Dalam kesempatan ini, Bupati Tanjab Barat juga menyerahkan bantuan guna penyelesaian pembangunan musholla Fakultas Peternakan Universitas Jambi. (Sabri)

Video News

- Advertisement -

Catut Nama Fachrori Umar, Pesantren di Muaro Jambi Jadi Target Penipuan

MUARO JAMBI (SR28)- Ada-ada saja modus pelaku penipuan yang terjadi akhir-akhir ini. Budiman  misalnya, pria yang sehari-hari menjadi pengelola pesantren di desa Kebon IX Muaro Jambi itu hampir saja menjadi korban penipuan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Tidak tanggung-tanggung, pelaku bahkan mencatut nama Calon Gubernur Jambi untuk mengelabuhi Budiman agar Budiman terpedaya.

Pelaku mengaku baru saja menransfer uang sebesar Rp7.000.000,00 ke rekening Yayasan Pesantren serta meminta agar uang Rp 2.000.000,00 yang ada didalam paket transfer tersebut dialihkan ke nomor rekening yayasan lain.

Gelagat chat yang aneh tersebut tersebut akhirnya membuat Budiman menelusuri rekening yayasan pesantrennya.

"belum ada yang masuk pak" katanya pada penipu

penipu yang tak sabar akhirnya memaksa agar Budiman menransfer dengan sejumlah uang yang ada saja.
"yang ada aja pak buat bukti kalau kita ada transaksi" kata penipu pada Budiman

Setelah Budiman menyermati dan saling meminta konfirmasi dengan relawan yang ada di tim Fachrori maka didapatlah jika Cagub Fachrori Umar tidak pernah  memiliki nomor whatsapp tersebut. Informasi yang berhasil Budiman juga terbukti jika bukti transfer pelaku adalah  akal-akalan agar Budiman bisa tertipu.

Budiman pun mengancam balik jika dia telah melaporkan nomor whatsapp dan nomor rekening A.N Dewi Yoshi ke POLDA Jambi dan kini tengah ditangani oleh POLDA Jambi.


Bupati Tanjabbar Bersama Danlanal Palembang Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Roro

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS bersama Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari CTMP, tanam mangrove di kawasan Pelabuhan Roro, Jum'at (18/09). Hadir mendampingi Bupati, Forkopimda, Sekda, Asisten, Staf Ahli para kepala OPD serta Kabag di lingkup Sekretariat Daerah.

Diawali dengan sarapan bersama di Rumah Dinas Bupati bersama Sekda dan beberapa Kepala OPD, kemudian Bupati mengajak Danlanal menuju Pelabuhan Roro untuk melaksanakan penanaman mangrove. Bupati juga mengajak Danlanal meninjau Kantor Pos AL Kuala Tungkal yang merupakan hibah dari Pemkab Tanjab Barat.

Ditemui di sela pemantauan Pos AL, Bupati H. Safrial mengatakan penanaman Mangrove merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan terutama terhadap pengurangan estimasi gas rumah kaca atau lebih dikenal Global Warning.

"Mudah Mudahan dengan penanaman mangrove ini yang menurut teorinya dapat menyerap Karbondioksida,"ucap bupati Safrial.

Lebih lanjut Bupati menawarkan Danlanal untuk membuat Cabang Lanal Palembang di Tanjab Barat.

"Kalau bersedia Pemkab siap menyediakan lahan untuk pembangunan Lanal di Tanjab Barat, kita siapakan Kantor dan Rumah Dinas disini, harapan kami disini ditempatkan yang jabatannya setara Kapolres atau Dandim, minimal berpangkat Letkol sehingga komunikasi pengamanan pantai kita berjalan baik," harap Bupati.

Sementara Danlanal Palembang Kolonel Fildamalari mengatakan Lanal Palembang memiliki Daerah yang cukup luas dikarenakan Lanal Palembang memiliki 19 Pos, 2 Posal dan 17 Posmad.

"Akan sangat sulit jika hanya di pantau dari Palembang, penawaran pak Bupati tadi akan jadi pertimbangan kami untuk menempatkan perwakilan Danlanal Palembang disini yang berpangkat Minimal Letkol, sehingga akan memudahkan Koordinasi dan komunikasi dengan Forkopimda disini," tandasnya. (Sabri)

Ardy Daud Titipkan 3 Hal Kepada Hilalatil

SAROLANGUN (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy Daud,M.Sc., menitipkan 3 hal kepada H.Hilalatil Badri yang perlu menjadi perhatian lebih dan menjadi fokus bagi Pemerintah Kabupaten Sarolangun menjelang akhir tahun 2020, yaitu menyukseskan pilkada serentak di Provinsi Jambi, lebih meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan covid-19, serta yang terakhir adalah lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Hal tersebut disampaikan Ardy Daud saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Sarolangun, yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Sabtu (07/11).

"Kondisi penyelenggaraan pilkada serentak tahun ini sangat berbeda jauh dengan pemilihan pemilihan sebelumnya, dimana kita melaksanakan pilkada ditengah wabah covid-19 yang masih melanda negeri ini. Kondisi seperti ini tentunya memerlukan dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pilkada serentak," ujar Ardy Daud.

Ardy Daud mengemukakan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang memerlukan mobilisasi besar seperti pendistribusian logistik ke daerah daerah dan tes kesehatan kepada petugas KPPS. Pemerintah daerah juga harus aktif dalam melakukan sosialisasi terkait tata laksana pada saat pemungutan suara, harus sesuai dengan standar protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, Ardy Daud mengungkapkan, dalam hal pencegahan dan penanganan covid-19 yang masih melanda Provinsi Jambi sangat membutuhkan dukungan bersama karena pasien positif covid-19 setiap harinya bertambah. Hal ini tentu harus diimbangi dengan aspek penanganan covid-19 yang lebih intensif lagi kepada pasien positif covid-19, baik itu yang ada gejala maupun tanpa gejala.

"Ada 3 kunci penting dalam upaya penanganan covid-19, yaitu: lebih memperbanyak kapasitas tes secara masal kepada masyarakat, melakukan tracking atau pelacakan lebih intensif dan yang terakhir adalah melakukan perawatan terhadap pasien positif covid-19, baik pasien yang memiliki gejala maupun pasien yang tanpa gejala," ungkap Ardy Daud.

Ardy juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, mengingat saat ini curah hujan sudah mulai meningkat sampai nanti pada awal tahun, karena Kabupaten Sarolangun memiliki beberapa titik yang rawan akan banjir dan tanah longsor.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sarolangun, H.Hilalatil Badri menyampaikan apresiasi kepada Pjs.Gubernur Jambi yang telah hadir di Kabupaten Sarolangun dalam rangka rakor terkait pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 dan penanganan pandemi covid-19. "Semoga kehadiran Bapak dapat lebih memotivasi Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam melaksanakan pilkada serentak dan menangani pandemi covid-19 di Kabupaten Sarolangun," kata Hilal.

Hilal melaporkan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah dilakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan daftar pemilih sementara dari 10 Kecamatan, 9 Kelurahan dan 149 Desa dengan jumlah daftar pemilih sementara sebanyak 199.537 orang yang nantinya akan disahkan menjadi daftar pemilih tetap untu. "Kita juga memberikan pembekalan kepada petugas KPPS dalam melaksanakan tahapan pemilu sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan," tambah Hilal. (Sidik)

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Ajukan Pembelian 15 Ribu Unit Alat Rapid Test

JAMBI (SR28) - Guna mnegoptimalkan penanganan Covid-19 di Jambi. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi kembali mnegajukan 15 ribu unit alat Rapid Test. Hal tersebut dilakukan pada pengajuan ke empat penggunaan anggran refocusing.

Dinkes ajukan pembeloan 15 ribu rapid test

Aktivis Tanjabbar Kembali Soalkan Pembangunan WC dan Musholah di WFC Terkesan Janggal dan Teridikasi Mark-Up

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pembangunan WC dan Mushola di Watter Front City (WFC)  Tanjung Jabung Barat sudah rampung akan tetapi dari dana sebesar Rp.199.522.512,86 masih penuh tanda tanya dan  terkesan janggal oleh aktivis Tanjabbar, dan terindikasi Mark-up karena tidak ada perencanaan dan konsultan pengawas, dimana hanya mengunakan tenaga teknis.

Dari hal tersebut tenaga teknis yang diminta bantu oleh Kadispora Tanjab Barat Otto Aryadi ,salah seorang oknum Dinas Perumahan Dan Permukiman (PERKIM) Fadil  menjelaskan pihaknya memang diperbantukan dalam Pembutan WC dan Musholah yang ada di WFC tersebut .

"Kita diminta langsung oleh Kadispora ,akan tetapi tidak  diminta untuk menghitung bahan baku dari bangunan tersebut, bukan volume pekerjaan, demikian juga perencanaa nya saya tidak tahu,” ungkap Fadil saat dikonfirmasi SR28 di tempat kerjanya belum lama ini.

Terpisah Kadispora Tanjab Barat Otto Aryadi, ketika dipertanykan siapa perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut tidak bisa menjelaskan dengan gamblang dan berdalih dengan filosofi pembangunan tersebut, bahkan berpura-pura tidak tahu dan akan mencari tahu perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut.

"Nanti kita cari tahu perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut," kilahnya saat di temuo di ruang kerjanya.

Melihat hal tersebut membuat aktivis Tanjab Barat Adnand Viqriza, SH, MH berkomentar keras, ia mengkritik pedas soal pembangunan yang seharusnya adanya perencanan.

"Kalau setiap pembangunan mestinya ada perencanaan, kalau tidak ada tentu itu merupakan akal-akalan oknum Kadispora Tanjab Barat saja untuk meraup keuntungan dari pembangunan WC dan Musholah di WFC bersama rekanan karena aneh bila pembnagan itu tampa ada perencanan,terlebih bangunan itu juga terindikasi Mark-up, dari dana yang digunakan dan ini unsur sengaja dibuat oleh oknum Dispora Tanjab Barat, agar kecipratan keuntungan dari rekanan," ujar Anand.

"Terkait itu nantinya hal ini akan kita laporkan kepada pihak penegak hukum, karena ada persekongkolan untuk meraup keuntungan dari pekerjaan tersebut," pungkasnya. (Sabri)

Kabar Gembira!!! Setelah Tutup Selama 4 Bulan, Besok Bakso Gemilang Talang Bakung Akan Kembali Dibuka

“Dulu (warung bakso)  kita selalu ramai mas, dari pagi sampe malem insyalllah ada terus pembeli. Tapi semenjak Covid-19 kemarin hancur lebur usaha kami. Sudah 4 bulan kami tidak berjualan. Orang-orang pada takut ke kami. Sedih mas.”ungkap Pak Ilyas, pemilik Bakso Gemilang kepada Jurnalis SR28

KOTA JAMBI (SR28) -  Namanya Pak Ilyas, pria sederhana yang sehari-hari fasih mengadon dan menjual bakso ini mengalami cobaan yang tak semua orang sanggup menjalaninya. Alih-alih sanggup, orang lain terpikir untuk akan menjalani pun tidak. Bayangkan, efek dari disemprotnya warung sekaligus rumah tempat dia tinggal oleh Satgas Covid-19 dibarengi dengan derasnya pemberitaan oleh berbagai media massa itu membuat kondisi perekonomian dan berubah 180°. Dulu Bakso Gemilang dikenal ramai dan punya pelanggan dari berbagai kalangan. Namun pasca munculnya klaster Gowa dan warung baksonya sempat masuk dalam Tracing Contact dari klaster Gowa tersebut dalam sekejap warung bakso itu sepi senyap. Tak ada orang yang mau mampir. Bahkan meski harga telah dibanting hingga 5000-6000/porsi, warga dan pelanggan masih tak mau sekedar mampir dan membeli menu yang disajikan oleh pak Ilyas.

Selama 4 bulan itu pula pak Ilyas dijauhi, sederet gunjingan dan bentuk menjauhi keluarga pak Ilyas sangat kentara terasa.

Namun pak Ilyas tak patah semangat, dia kumpulkan semua modal yang sangat terbatas dan sederet ihktiar untuk mengimplementasi tekadnya untuk bangkit. Dibantu memantunya, dia menyatakan akan membuka kembali Bakso andalannya itu pada hari Rabu (28/7).

“Besok insyallah kami akan kembali membuka warung bakso kami, sudah 4 bulan tidak berjualan karena Covid 19 ini. Kami juga sehat wal’afiat jadi masyarakat tak boleh takut untuk mampir. Kami juga udah mengundang pak Walikota agar berkenan hadir disela-sela kesibukan beliau untuk menggunting pita yang kami siapkan pertanda warung kami kembali dibuka.” Ungkap Pak Ilyas

Selain akan  dihadiri Walikota Jambi, Pak Ilyas juga menyatakan akan menggelar makan bakso gratis kepada siapa saja yang hadir besok. Dia juga akan mengawali dihari rabu tersebut dengan syukuran yang akan dihaidir oleh para tetangga dan jamaah masjid terdekat. (Muhammad Sidik)

- Advertisement -

Music

Dua Perawat Positif Covid-19, Pelayanan RSUD Daud Arif Tanjabbar Tutup Sementara

KUALA TUNGKAL (SR28) - Minggu (16/08) dengan positifnya dua perawat RSUD Daud Arif terpapar covid-19, membuat pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Daud Arif ditutup sementara. Hal tersebut merupakan upaya pemutusan mata rantai Covid-19.

Jubir Covid-19, Taharuddin Tahir mengatakan, pihak rumah sakit Daud Arif mengambil langkah menutup sementara pelayanan IGD untuk melakukan kegiatan Tracking. Dari hasil swab test diketahui dua perawat RSUD Daud Arif terkonfirmasi setelah adanya kontak erat pasien 209 inisial SA yang saat ini sedang dalam proses perawatan.

"Setelah dilakukan Rapid Test kepada 3 org perawat ternyata hasilnya reaktif,” beber Taharuddin.

"Kemudian dari hasil swab test tersebut ada 2 orang perawat yang terkonfirmasi positif, namun hasil resminya belum diterima oleh Gugus Tugas Kabupaten Tanjab Barat,” jelas Taharuddin.

Elfry Syahril, Direktur RSUD Daud Arif, melalui surat edarannya menjelaskan bahwa penutupan pelayanan IGD dilakukan karena pihak RSUD KH. Daud Arif ingin melakukan Tracking dan Screening Swab, TCM/PCR pada karyawan RSUD KH. Daud Arif secara bertahap.

"Penutupan dimulai Senin (17/08/20) hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Untuk pelayanan rawat jalan tetap berjalan seperti biasanya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas nya. (Sabri)

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Ajukan Pembelian 15 Ribu Unit Alat Rapid Test

JAMBI (SR28) - Guna mnegoptimalkan penanganan Covid-19 di Jambi. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi kembali mnegajukan 15 ribu unit alat Rapid Test. Hal tersebut dilakukan pada pengajuan ke empat penggunaan anggran refocusing.

Dinkes ajukan pembeloan 15 ribu rapid test

Di Hari Ulang Tahunnya, Presiden Rusia Dihadiahi Uji Coba Rudal Hipersonik

JAMBI (SR28) - Rusia telah menguji peluncuran rudal jelajah hipersonik Tsirkon dan berhasil mencapai target di Laut Barents. Momen ini bertepatan dengan ulang tahun ke-68 pemimpin Rusia, Vladimir Putin.

8 Bulan Buron, 2 Pelaku Pencurian Tas Toke Telur Berhasil Ditangkap Polsek Jambi Timur

KOTA JAMBI - Pelaku pencurian tas milik touke telur di Kota Jambi akhirnya berhasil ditangkap tim reskrim Polsek Jambi Timur, Kota Jambi. pelaku yang berjumlah dua orang tersebut sudah 8 bulan menjadi buronan polisi akibat aksi pencurian tersebut.

Dalam aksinya, pelaku dengan sengaja mengambil tas korban yang ada di dalam mobil, saat korban tengah sibuk mengangkat keranjang telur dis ebuah agen telur yang berada dinkawasan kelurahan Payo Selincah, Kota Jambi. Dalam peristiwa tersebut korban mengalami kerugian senilai belasan juta rupiah.

Sport News

Debat Pertama Pilgub Jambi Rampung Digelar, KPU Langsung Evaluasi

JAMBI (SR28) - Debat Pilgub Jambi putaran pertama, para kandidat Calon Gubernur Jambi menyampaikan visi misinya kepada seluruh masyarakat Jambi yang tentunya dengan dua tema yang telah ditetapkan oleh KPU yakni mengenai potensi dan penyelesaian persoalan daerah.

Kecanduan Judi Online, Pegawai Rumah Makan Sikat Duit Bos

KOTA JAMBI (SR28) - Anggota Unit Reskrim Polsek Kota Baru, Kota Jambi meringkus seorang pemuda bernama Elveny Saputra (27) saat sedang mengamen di jalan.

Pelaku ditangkap lantaran terbukti mencuri yang di rumah makan selero Bundo, di kawasan jalan Patimura, kelurahan Kenali Besar, kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Pelaku merupakan karyawan rumah makan tersebut dan baru dua minggu bekerja disana. Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu memantau situasi dn memantau gerak gerik pemilik rumah makan serta karyawan lainnya.

Dari pengakuan pelaku, ia nekat mencuri karena terlanjur kecanduan judi online. Karena ingin bermain judi namun tak punya uang, ia pun kemudian nekat melakukan aksi pencurian.

"Itu uang dihabiskan langsung buat main game online," ujar pelaku.

Pada hari kejadian, situasi rumah makan tengah ramai pengunjung, di sanalah pelaku memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri uang majikannya yang disimpan dilaci kasir rumah makan. Akibat pencurian tersebut, korban mengalami kerugian hingga 6 Juta Rupiah.

"Pelaku ini merupakan karyawan di Rumah Makan Selero Bundo, pelaku mengambil uang di laci kasir rumah makan," jelas AKP Afrito Marbaro kepada awak media.

Selain pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit Handphone hasil uang curian yang digunakan pelaku selain untuk berjudi.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 5 tahun kurungan penjara. (ANK)

Wabup Resmikan Pertashop Desa Tambang Emas

MERANGIN - Wabup Merangin H Mashuri, meresmikan Pertashop (Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum untuk Desa) di Desa Tambang Emas Kecamatan Pamenang Selatan, Kamis (16/7).

Dikatakan Wabup, keberadaan Pertashop tersebut, merupakan kerjasama Kementerian Dalam Negeri dengan Pertamina. Jadi lanjutnya Pertashop merupakan pembinaan dari Pertamina.

‘’Tujuan dari keberadaan Pertashop dengan SK Mendagri ini,  untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan. Untuk tahap awal ini baru Desa Tambang Emas, tanti akan didirikan di desa-desa lainnya,’’ujar Wabup.

Pada kesempatan itu, wabup mengucapkan terimakasih kepada Pertamina Fuel Jambi yang telah menjadikan Desa Tambang Emas menjadi salah satu desa dari 13 desa di Provinsi Jambi yang mendapatkan program tersebut.

‘’Kedepannya untuk pengelolaannya nanti, Pertashop ini akan diserahkan ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Baik pengelolaan pendistribusian ke masyarakat maupun pengelolaan administrasinya,’’terang Wabup.  

Diakui wabup, selama ini warga Tambang Emas bisa mendapatkan BBM hanya dari para pengecer yang membeli di SPBU di Ibukota Kabupaten. Namun sekarang warga sudah bisa mendapkan BBM dari Pertahsop di desanya.

Sementara itu, Alan Budi Kusuma Perwakilan Fuel Pertamina FBBM Jambi mengatakan,  untuk tahap awal ini BBM yang dijual di Pertahsop Pertamina ini baru jenis  Pertamax, tapi kedepannya akan banyak pilihan jenis BBM.

‘’Keberadaan Pertashop Pertamina di Desa Tambang Emas ini merupakan SK dari Mendagri. Alhamdulillah sekarang warga Tambang Emas sudah bisa mendapatkan Pertamax berkualitas,’’ujar Alan Budi Kusuma.

Selain berkualitas lanjut Alan, harga  Pertamax di Pertashop harganya juga sama dengan di SPBU Rp 9.200 perliternya. Ini berbeda dengan harga di tingkat pengecer yang tentunya lebih tinggi dari harga Pertamax di SPBU.

Begitu juga untuk pengiriman Pertamax tersebut lanjut Alan. Pengiriman Pertamax langsung dikirim dari Fiul Pertamina Jambi. ‘’Intinya kita berupaya bagaimana warga desa bisa sejahtera,’’ tegasnya.

- Advertisement -

Gubernur BEM Unbari, Putra Daerah Tungkal Kritik Soal Penutupan RSUD Daud Arif

KUALA TUNGKAL (SR28) – Diketahui sebelumnya telah beredar informasi tentang surat edaran terkait penutupan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah sakit KH. Daud Arif Kuala Tungkal dikarenakan sebelumnya ada dua pegawai Rumah Sakit yang berprofesi sebagai Perawat dinyatakan Positif terpapar Covid-19.‌‌

Terkait telah beredarnya surat Edaran Nomor : 445/1412/RSUD/2020 tentang informasi penutupan Ruang Instalasi Gawat Darurat  (IGD) RS. Daud Arif Kuala Tungkal yang dimulai dari Tanggal 17 Agustus 2020 sampai waktu yang tidak ditentukan karena beberapa tenaga medisnya terpapar Covid-19, mendapat beberapa tanggapan dari kalangan elemen masyarakat salah satunya dari kalangan Mahasiswa asal Tanjung Jabung Barat yang juga gebernur BEM Hukum Universitas Batanghari yaitu Ferdiono.‌‌

Kepada media Ferdiono ketika ditemui dikediamannya mengatakan, seharusnya pihak rumah sakit jangan asal menutup pelayanan di rumah sakit hanya karena Covid-19, apalagi pelayanan IGD dibutuhkan masyarakat untuk pelayanan penyakit yang bersifat Darurat.

"Untuk itu kita meminta pihak rumah sakit (RSUD Daut Arif) mempertimbangkan keputusannya dalam menutup pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut , jangan sampai tidak bisa di akses oleh masyarakat yang memang membutuhkan," ujarnya. (Sabri)

Gubernur Jambi Peringati Hari Pahlawan 2020 di Merangin

MERNAGIN (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Restuardy Daud, memperingati hari Pahlawan 2020 di Kabupaten Merangin. Restuardy Daud menjadi Inspektur Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Patriot Bhakti.

Pada upacara yang dihadiri Staf Ahli Gubernur Jambi H Bastari, Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef dan unsur Forkopimda Merangin tersebut, Pjs Gubernur Jambi meletakan karangan bunga di Tugu Makam Pahlawan Merangin.
Usai upacara, Pjs Gubernur Jambi bersama Plt Sekda Merangin dan pejabat lainnya menabur bunga di makam para pahlawan yang berjuang merebut kemerdekaan di Kabupaten Merangin.

‘’Ini merupakan agenda rutin kita setiap tahunnya. Kebetulan saya ada kunjungan kerja ke Kabupaten Merangin, sekaligus memperingati hari Pahlawan di Bumi Tali Undang Tambang Teliti ini,’’ujar Restuardy Daud.
Di-doa-kan Pjs Gubernur Jambi, para Pahlawan yang telah gugur berjuang merebut kemerdekaan itu, diterima disisi Allah SWT dan diterima seluruh amal dan jasa-jasanya. Restuardy Daud berterimakasih atas pengorbanan Pahlawan Merangin.

‘’Tinggal kita yang meneruskan perjuangan para Pahlawan kita ini. Tugas kita mengisi kemerdekaan ini dengan kerja keras, sehingga Jambi bisa maju dan berkembang sebagaimana yang diharapkan para Pahlawan kita,’’terang Pjs Gubernur Jambi.

Upacara Ziarah Nasional dalam rangka memperingati hari Pahlawan 2020 itu, berlangsung khidmat. Selain diikuti unsur Forkopimda Merangin juga diikuti para pejabat di jajaran Pemkab Merangin.

Tak Hanya Wartawan, Rapid Test Masal Juga Akan Sasar Seluruh Wilayah di Jambi

JAMBI (SR28) - Tidak hanya terhadap wartawan di Jambi. Satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi juga akan melkaukan rapid test masal ke seluruh wilayah kabupaten kota se Provinsi Jambi. Yang tujuan utamanya, terlebih dahulu mengakali rendahnya testing uji swab yang bisa dilakukan  Pemprov Jambi lantaran amsih bergantung pada Balai POM Jambi yang kapasitas ujinya masih rendah.

Tak Hanya Wartawan, Rapid Test Masal Juga Akan Sasar Seluruh Wilayah di Jambi

Tak Hanya Wartawan, Rapid Test Masal Juga Akan Sasar Seluruh Wilayah di Jambi

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

TV

Target Penggunaan Gedung Super VVIP RSUD Raden Mattaher Untuk Ruang Isolasi Covid-19 Molor

JAMBI (SR28) - Target penyelesaian gedung super VVIP RSUD Raden Mattaher yang direncanakan untuk menjadi ruang rujukan dan isolasi pasien Covid-19 molor dari jadwal awal. Bahkan targetnya kembali direvisi higga akhir bulan November baru akan bisa dipergunakan lantaran berbagai kendala.

Wabup Amir Sakib Ikuti Apel Siaga Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib ikuti apel siaga pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Lapangan Bola Distrik VII PT. Wirakarya Sakti (WKS) Tanjab Timur.

Pj. Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH selaku Pemimpin apel siaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki musim kemarau 2020, lahan gambut  menjadi perhatian khusus kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi, terutama lahan gambut yang berada di kawasan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi."paparnya.

Selain itu sebagai upaya dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel pengendalian Karhutla, Pj. Sekda Provinsi Jambi juga berharap apel siaga dan kegiatan latihan bersama ini dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah, TNI, POLRI serta unsur masyarakat dalam pengendalian kebakaran lahan dan hutan, khususnya di Provinsi Jambi. “Melalui Apel Siaga dan Pelatihan Bersama ini, kita tingkatkan sinergitas Pemerintah, TNI–Polri, Dunia Usaha dan Masyarakat Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi," ujarnya.

Sementara itu, Wabup H. Amir Sakib juga sepakat bahwa lahan gambut yang tersebar di 3 Kabupaten lingkup Privinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan Karhutla. Hal itu disampaikannya dalam wawancaranya usai kegiatan apel siaga. Wabup juga berharap tujuan pelaksanaan apel siaga dan pelatihan dalam meningkatkan kemampuan personel dan meningkatkan sinergitas semua elemen masyarakat dapat tercapai."Kita sudah memasuki musim kemarau 2020, berdasarkan pengalaman kita, lahan gambut ini memang perlu perhatian lebih dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla,"tutur nya.

Lanjut Amir Sakib, "Selain itu, kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan perlu ditingkatkan lagi, terutama pada musim kemarau, seperti arahan Pj Sekda Provinsi Jambi, kita agar Lebih meningkatkan upaya pencegahan sebagai antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dan ini akan kita tindak lanjuti melalui koordinasi dengan para Camat, TNI, Polri di wilayah kita," tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam II/Swj, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, Kajati Provinsi Jambi, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Wakil Bupati Tanjab Timur, Dandim 0415/Batanghari, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, dan Kapolres Tanjab Timur. (Sabri)

KPK Ingatkan Sanksi Pemecatan Bagi ASN di Jambi yang Terlibat Politik

JAMBI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Jambi, untuk tidak ikut kegiatan politik para calon kepala daerah saat selama masa kampanye masih berlangsung.

KPK mengutarakan ada sanksi tegas yang dapat diberikan jika masih ada ASN di seluruh wilayah Jambi yang berani mengikuti kegiatan politik praktis para paslon Pilkada.

60 Ribu Lebih Siiswa di Kota Jambi Terima Kuota Internet Gratis

KOTA JAMBI (SR28) - 60.315 Siswa di Kota Jambi dipastikan telah menerima kuota internet gratis untuk pelaksanaan program belajar daring dan masing-masing siswa menerima kuota internet sebesar 35 GB untuk digunakan selama satu bulan.