Jumat, Januari 22, 2021

KPU Tanjabbar Tetapkan Uas-Haira Calon Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Pemilu Serantak 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab.Tanjab Barat Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil...

Pembangunan Jalan Mayang RT.09 Baru Sebulan Selesai Sudah Menimbulkan Debu

KUALA TUNGAKAL (SR28) – Pembangunan atau peningkatan Jalan Mayang Rt.09 di Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat oleh Dinas...

Polisi Tangkap Kakek Dan Cucu Pemilik 3 Hektare Ladang Ganja

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=RUbDdYV04x8&feature=emb_title

Penumpang Angkot Hanya Bayar 200 Rupiah, Supir : Tak Usah Bayar

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=5cO4INqitE4&feature=emb_title

Technology

Provinsi Jambi Targetkan 3.000 Uji Swab Dalam Sepekan

JAMBI (SR28) - Paling lambat pada akhir bulan Oktober ini satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menargetkan bisa melakukan uji swab hingga 3000 sampel dalams atu pekan dan meningkat 3 kali lipat dari sebelumnya. hal tersbeut dilakukan dalam upaya percepatan penanganan virus corona di Provinsi Jambi.

- Advertisement -

Fachrori Umar Support Budidaya Mangrove di Tanjung Jabung Barat

KUALA TUNGKAL (SR28) – Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar.M.Hum menegaskan bahwa hutan mangrove harus dilestarikan karena manfaatnya sangat penting, baik untuk menjaga ekosistem air dan fauna dalam ekosisten tersebut maupun manfaat terhadap udara, karena memiliki kemampuan menyimpan karbon 5 kali lebih baik dari hutan daratan, serta dapat mereduksi besarnya gelombang tsunami. Fachrori mengajak masyarakat dan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama melestarikan hutan mangrove. Hal tersebut disampaikan Fachrori dalam Peringatan Hari Mangrove se Dunia Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2020, bertempat di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (03/08/2020).Fachrori mengatakan, kegiatan penanaman mangrove dalam rangka Hari Mangrove se Dunia kali ini dilaksanakan di 10 provinsi di Pulau Sumatera yaitu Provinsi Jambi, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepualauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung. ”Penaman mangrove dipusatkan di Provinsi Bangka Belitung, yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo dengan penanaman mangrove sebanyak 2.020 batang di setiap provinsi, yang melibatkan jajaran  pemerintah daerah dan kelompok tani,” kata Fachrori.Pada kesempatan ini Fachrori mengajak seluruh kelompok tani dan nelayan untuk ikut menggelorakan semangat menanam mangrove, untuk memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove di Provinsi Jambi.“Ekosistem mangrove merupakan sumber daya lahan basah wilayah pesisir dan sistem penyangga kehidupan dan kekayaan alam yang nilainya sangat tinggi. Untuk itu, perlu upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan secara lestari untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Fachrori.Fachrori mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian akan kelestarian ekosistem mangrove, karena mangrove banyak memiliki fungsi dan manfaat, diantaranya pelindung erosi dan abrasi air laut, penyangga dan pencegah intrusi air laut, tempat berlindung dan berkembang biaknya berbagai jenis fauna dan biota laut, sumber pendapatan masyarakat, penyimpan karbon serta sebagai mitigasi bencana. ”Provinsi Jambi memiliki sebaran ekosistem mangrove seluas 9.347,61 hektar terdapat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat seluas 4.165,65 hektar dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur seluas 5.181,99 hektar,” tutur Fachrori.Fachrori menjelaskan, dari hasil penelitian bahwa hutan mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon 5 kali lebih baik dari hutan daratan serta dapat mereduksi besarnya gelombang tsunami, maka ekosistem mangrove perlu tetap terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya untuk menangani masalah lingkungan. ”Perlu kita sadari bahwa kebiasaan dalam keseharian kita yang turut menyebabkan kerusakan ekosistem mangrove diantaranya konservasi lahan menjadi area pengunaan lain, perambahan, pencemaran, perluasan tambak, serta praktek budidaya yang tidak berkelanjutan. Perubahan bentang lahan terutama menjadi tambak menyebabkan terlepasnya emisi karbon yang dapat berkontribusi dalam peningkatan suhu bumi,” jelas Fachrori.“Bagi daerah pesisir pantai yang panjang seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mangrove (bakau) sangat penting, selain untuk kelestarian ekosistem, juga berperan menjaga daratan jika gelombang besar, terutama tsunami yang ditakuti, melanda,” pungkas FachroriMenteri Lingkungan Hidup RI yang diwakili Staf Khusus Menteri LHK Bidang Koordinasi Jaringan LSM dan Analis Dampak Lingkungan Ir.Hanna Adiati,M,Si mengatakan, setiap tanggal 26 Juli diperingati sebagai Hari Mangrove se Duniia, dan Indonesia sebagai negara maritim dengan dua pertiga luas wilayahnya adalah lautan serta Indonesia memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia. “Luas bakau Indonesia menurut data pada tahun 2019 mencapai 3,31 juta hektar, dimana seluas 2,67 juta hektar atau 81 persen merupakan mangrove dalam kondisi baik. Sudah sewajarnya kita mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat yang terkandung dalam mangrove yang dikelola selama ini. Kerusakan mangrove disebabkan alih fungsi menjadi pemukiman, perkebunan, pertambangan ilegal, perkembangan infrastruktur percemaran limbah,” terang Hanna Adiati.Hanna Adiati menjelaskan, hutan mangrove sangat mendukung upaya penurunan emisi gas (gas rumah kaca) rumah tangga penyebab perubahan iklim, untuk itu perlu langkah-langkah untuk pencegahan kerusakan mangrove yang lebih luas supaya dapat dipulihkan secara efisien dengan rutin penanamannya. “Kita menyelenggrakan penanaman ini bertujuan agar masyarakat khususnya di Tanjung Jabung Barat menjadi sadar akan pentingnya menjaga  hutan mangrove yang merupakan benteng pertahanan terhadap potensi bencana, dan sekaligus menjaga ekosistem darat dan laut,” pungkasnya.Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr.Ir.H.Safrial,MS menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama-sama Forkopimda setiap tahunnya selalu mengadakan penanaman mangrove (tanaman bakau) sebagai pelindung bagi hewani. Ada tiga manfaat hutan mangrove di Tanjung Jabung Barat: pertama, tempat pelindungan udang ketak, kedua tempat berkembang biaknya kerang, dan ketiga tempat berkembang biaknya kepiting“Selama ini, hutan mangrove ini ditebang, dijadikan arang untuk dijual sebagai penambah ekonomi masyarakat, tapi sekarang sudah dilarang selama 3 tahun ini. Kita harus melestarikan hutan mangrove ini karena banyak manfaatnya” ujar bupati. Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI M.Zulkifli turut hadir dalam acara tersebut.

Humas Pemprov Jambi

Sikapi Kelangkaan Gas LPG, Fachrori Ajak ASN Pemprov Tukarkan Gas 3Kg ke 5,5 Kg

JAMBI (SR28)- Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk menukarkan tabung gas LPG 3 Kg dengan tabung gas LPG 5,5 kg, sebagai upaya menyikapi kelangkaan dan tingginya harga gas LPG 3 Kg yang beredar di masyarakat. Hal tersebut disampaikan Fachrori pada Launching Gerakan Tukar Langsung (Gentala) Subsidi Gas LPG 3 Kg ke Gas 5,5 Kg (Non Subsidi), yang berlangsung di Pelataran Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (23/09/2020).

Gubernur mengungkapkan, kelangkaan dan tingginya harga gas LPG 3 Kg ditengah masyarakat merupakan masalah yang cukup krusial saat ini, belum lagi dengan tidak meratanya pendistribusian gas LPG 3 Kg di seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi juga turut menambah persoalan.

“Melalui launching Gentala ini, saya mengajak seluruh ASN Pemerintah Provinsi Jambi untuk segera menukarkan tabung gas LPG 3 Kg dengan tabung gas LPG 5,5 Kg, karena pada dasarnya peruntukan tabung gas LPG 3 Kg adalah untuk masyarakat yang kurang mampu, sehingga mereka benar benar membutuhkan tabung gas LPG 3 Kg ini,” ujar Fachrori.

Fachrori sangat mengapresiasi PT Pertamina yang sudah membuat kebijakan Gentala bagi ASN Pemerintah Provinsi Jambi sebagai langkah antisipasi dalam mengurangi kelangkaan dan meredam tingginya harga gas LPG 3 Kg ditengah tengah masyarakat. Mudah mudahan melalui kebijakan Gentala ini, ASN Pemerintah Provinsi Jambi sadar untuk segera menukarkan langsung tabung gas LPG 3 Kg menjadi tabung gas LPG 5,5 Kg.Fachrori menerangkan, kegiatan Gentala ini ada 2 jenis, yang pertama adalah Gentala Sikok yaitu menukarkan 1 tabung gas LPG 3 Kg ditambah uang 50% dari harga normal pembelian gas 5,5 Kg dengan  1 tabung gas LPG 5,5 Kg, kedua, Gentala Duo yaitu menukarkan 2 tabung gas LPG 3 Kg dengan 1 tabung gas LPG 5,5 Kg, tanpa biaya apapun.

“Semoga dengan penyelenggaraan Gentala ini, permasalahan pengadaan, pendistribusian, dan pengawasan gas LPG 3 Kg subsidi di Provinsi Jambi segera terselesaikan dengan arif dan bijaksana, serta permasalahan kelangkaan dan lonjakan harga yang cukup tinggi dapat teratasi,” pungkas Fachrori.

Sales Area Manager Retail PT Pertamina Persero, Endo Eko Satrio mengatakan, masyarakat sangat membutuhkan energi berupa LPG dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam kegiatan rumah tangga. LPG terbagi menjadi 2, pertama, LPG subsidi dari Pemerintah berupa gas LPG 3 Kg berwarna hijau, kedua LPG non subsidi berupa gas LPG 12 Kg berwarna biru dan gas LPG 5,5 Kg atau bright gas berwarna pink.“Kami bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi melakukan kegiatan Gentala, mekanismenya adalah penukaran tabung gas LPG 3 Kg menjadi tabung gas LPG 5,5 Kg. Gas LPG 5,5 Kg ini sangat cocok digunakan oleh rumah tangga karena ukurannya yang tidak terlalu besar dan bebannya tidak terlalu berat untuk memudahkan mobilitasnya,” kata Endo.

Endo menuturkan, fokus dan sasaran kegiatan Gentala ini adalah ASN lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk menukarkan tabung kosong gas LPG 3 Kg menjadi tabung isi gas LPG 5,5 Kg secara gratis. Edo berharap agar kegiatan ini berjalan dengan baik dan ASN Pemerintah Provinsi Jambi benar-benar memanfaatkan kegiatan Gentala ini.

“Waktu penukaran gas LPG ini mulai efektif pada hari Jum’at tanggal 25 September 2020 bertempat di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi. Silakan bagi ASN Pemerintah Provinsi Jambi untuk memanfaatkan momen ini dengan melakukan penukaran tabung gas LPG pada waktu dan tempat yang telah ditetapkan,” tutur Endo

Hut Tanjabbar Ke-55 Bupati Safrial Sampaikan PDRB Meningkat 5,35% dari Tahun Lalu

KUALA TUNGKAL (SR28) - Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan indikator yang memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu daerah dimana semakin tinggi PDRB maka dapat dikatakan bahwa pertumbuhan ekonominya juga semakin tinggi. Titik nilai produk domestik regional bruto (PDRB) merupakan ukuran produktivitas yang mencerminkan seluruh nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu wilayah dalam satu tahun. Demikian dijelaskan Bupati Safrial saat memberikan sambutan Upacara Hut Tanjab Barat Ke-55 (10/08) kemarin.

Lanjut Bupati  Safrial.”Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan kabupaten yang memiliki PDRB terbesar dibandingkan kabupaten-kabupaten lain di provinsi Jambi. Berdasarkan data BPS tercatat bahwa nilai PDRB Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas dasar harga berlaku 2010 pada tahun 2019 mencapai 42.51 triliun rupiah. Secara nominal nilai PDRB ini mengalami kenaikan sebesar 1.7 Triliun Rupiah dibandingkan tahun 2018 yang mencapai  40.83 Triliun Rupiah.” Naiknya nilai PDRB ini dipengaruhi oleh meningkatnya produksi di seluruh lapangan usaha dan adanya inflasi," jelasnya.

Berdasarkan harga konstan 2010, Angka PDRB juga mengalami kenaikan dari 28.86 Triliun Rupiah pada tahun 2018, menjadi 30.35 Triliun Rupiah pada tahun 2019. Hal ini menunjukkan selama tahun 2019 Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengalami pertumbuhan ekonomi sekitar 5.35%.

"Hal ini lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 4.90% peningkatan nilai PDRB ini menunjukkan perekonomian di kabupaten ini mengalami pertumbuhan yang positif,"tandas nya. (Sabri)

Bupati Tanjabbar Dampingi Gubernur Salurkan JPS

TANJAB BARAT (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. Ir. H Safrial  MS, dampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar salurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua untuk warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (12/07/2020).

Disampaikan Kadis Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Arif Munandar, penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua ini  sama seperti alokasi tahap pertama, yaitu 3523 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Arif Munandar juga mengatakan, keterlambatan penyaluran JPS tahap kedua ini disebabkan terkendala pada tumpang tindihnya data yang diterima. Namun, dikatakan Arif, Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah data yang terbaik. Selain itu ditambahkannya, Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapat apresiasi dari BPKP dalam melakukan rinsing data.

"Karena datanya terbaik, yang kedua kemarin BPKP juga sudah mengapresiasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ujar Arif.

Pada kesempatan yang sama Bupati Safrial juga mengatakan, terlambatnya penyaluran JPS di Tanjab Barat memang disebabkan adanya tumpang tindih data. Namun dijelaskan Safrial, bahwa permasalahan data dapat diselesaikan dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT sehingga didapatkan data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang akurat untuk tahap kedua ini.

"Alhamdulillah, di Tanjab Barat ini, dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT, sehingga tidak banyak terjadi kesalahan data," ujarnya.

Terkait era new normal, Bupati juga mengajak kepada masyarakat untuk mengikuti himbauan Pemerintah dalam disiplin penerapan protokol kesehatan.

"Kalau kita ingin pandemi ini cepat berlalu, ya kita harus disiplin ikuti himbauan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan," ajak Safrial.

Sementara itu, Gubernur Jambi Fachrori Umar dalam penyampaiannya mengatakan, dengan diserahkannya JPS bagi masyarakat yang terdampak covid 19 ini diharapkan mampu meredam lonjakan permintaan bahan pangan, dan meringankan beban kelompok penerima manfaat.(Sabri)

Latest News

Bikin Panik Angin Puting Beliung Terjang Waduk Gajah Mungkur Di Wonogiri

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=IjhNWnaBWIM&feature=emb_title

Bupati Tanjabbar Hadiri Acara Peresmian Koramil 419-03 Tungkal Ilir

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs.H.Amir Sakib Kamis (21/01/21) Hadiri Acara Peresmian Kantor Koramil 419-03 Tungkal Ilir...

Satpam Tenggelam Di Sugai Batanghari Ditemukan Tanpa Nyawa

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=g5NM1l0TCu0&feature=emb_title

Belum Ada Sanksi Bagi Masyarakat Jambi Yang Menolak Divaksinasi

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=p4ya9PKXxPo&feature=emb_title

Tak Gunakan Masker, 20 Orang Warga Kota Jambi Terjaring Operasi Yustisi

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=QF_Kz28jfKE&feature=emb_title

Music

Rangkuman Berita Pekan Ini 20 September 2020

JAMBI (SR28) - Sejumlah rangkuman berita terhangat sepanjang pekan ini dirangkum dalam program Jambi This Week edisi 20 September 2020.

JAMBI THIS WEEK EDISI 20 SEPTEMBER 2020

JAMBI THIS WEEK EDISI 20 SEPTEMBER 2020

Posted by JAMBI28 TV on Saturday, September 19, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Status Siaga Karhutla Masih Diperpanjang Hingga Akhir Oktober

JAMBI (SR28) - Satuan tugas kebakaran hutan danlahan (Karhutla) hingga akhir bulan Oktober berdasarkan data sepanjang tahun 2020 ini sudah ada sebanyak 200 Hektare lahan terbakar.

Bupati Tanjabbar Hadiri Acara Peresmian Koramil 419-03 Tungkal Ilir

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs.H.Amir Sakib Kamis (21/01/21) Hadiri Acara Peresmian...

Sebelum Daftar KPU, Seluruh Bapaslon Pilkada Wajib Uji Swab Covid-19

JAMBI (SR28) - Sebelum melakukan pendaftaran, seluruh Bapaslon Pilkada serentak 2020 provinsi Jambi, di wajibkan untuk melakukan Uji Swab Covid-19 pada 1 September mendatang.

Sumber: JAMBI28 TV

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Culture

- Advertisement -

Al Haris Tak Bisa Pastikan Menang di Pilgub Jambi

MERANGIN - Usai mencoblos, Al Haris mneyebut jika dirinya tidak bisa memastikan apakah dirinya menang atau kalah. Namun dirinya berharap warga Jambi memilih dia dan Abdullah Sani menjadi Gubernur Jambi dan Wakil Gubernur Jambi.

Tak Ada Anggaran, Satpol PP Kota Jambi Pungut Biaya Tes Urin dari Pegawai

KOTA JAMBI - 196 pegawai tidak tetap Satpol PP Kota Jambi jalani peemriksaan tes urin narkotika dibawah pengawas BNN Kota Jambi. Anehnya, kegiatan tes urin narkotika ini dilakukan dengan biaya pribadi masing-masng pegawai. Hal tersebut lantaran Satpol PP Kota Jambi tak memiliki anggaran untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

Gubernur Jambi Lepas Petugas Patroli Pencegahan Karhutla

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum melepas petugas patroil pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Apel Pelepasan Petugas Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan dan Pembalakan Liar di Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan dalam Makorem 042/Gapu, Minggu (02/08/2020) pagi. Fachrori mengatakan, dalam mengatasi dan pencegahan karhutla di Provinsi Jambi, ditempatkan 254 personil gabungan di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, agar mudah terpantau dan mudah diatasi.

Sebelum pelepasan, Gubernur Jambi Fachrori Umar didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol.Firman Santyabudi dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli melakukan pengecekan persiapan personil yang akan melaksanakan tugas patroli pencegahan karhutla.

Fachrori mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Gapu Jambi beserta jajaran dan seluruh peserta apel siaga. Fachrori berharap momen ini bisa meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya bersama penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.

Fachrori mengatakan, kebakaran hutan dan lahan banyak menimbulkan dampak negatif yang merusak ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, serta menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas trasportasi darat, laut, dan udara. ”Pada tahun 2019 yang lalu, kita pernah merasakan dampak yang sangat buruk dari kebakaran hutan dan lahan, selain menyebabkan kerugian, material berupa terbakarnya lahan-lahan produktif dan kawasan hutan, termasuk lahan gambut yang mestinya terjaga kondisi tutupannya, juga menyebabkan merebaknya penyakit, khususnya Inveksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta terganggunya berbagai aktivitas kehidupan manusia,” terang Fachrori.

Fachrori menegaskan agar kejadian kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi, semua pemangku kepentingan harus waspada dan selalu mengantisipasi berbagai kemungkinan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Fachrori menjelaskan, paradigma penanggulangan bencana dewasa ini sudah berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat telah terjadi bencana, menjadi preventif, yang menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana. ”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Karhutla yang melibatkan Pemrov Jambi, Pemkab/Pemkot, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha bidang kehutanan dan perkebunan serta masyarakat. Satgas yang telah dibentuk akan ditempatkan di 171 desa/kelurahan rawan kebakaran hutan dan lahan,” jelas Fachrori.

“Untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi, kita akan menempatkan petugas patroli di beberapa titik wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. Saya berharap kepada petugas di lapangan dapat berkerja dengan baik dan efektif serta efisien, fokus pada upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, bukan pemadaman. Tindakan pemadaman harus tetap dilakukan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali,” tutur Fachrori.

Selain itu, Fachrori juga berpesan kepada petugas dilapangan yang, dalam suasana pandemi Covid-19, selalu memedomani protokol kesehatan dalam semua tindakan di lapangan. ”Seluruh petugas di lapangan tetap utamakan keselamatan dan menjalankan protokol kesehatan dalam bertugas. Kepada komandan Korem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Zulkifli, sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 540/Kep.Gub/BPBD-2/2020 tanggal 1 Juli 2020, gubernur selaku komandan Satuan Tugas menunjuk saudara Danrem 042/Gapu sebagai Pelaksana Harian Komandan Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi tahun 2020. Saya yakin dan percaya bahwa Danrem mampu melaksanakan tugas harian (Dansatgas) tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Fachrori.

Korem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli menyampaikan, bahwa hari ini Satgas akan menempatkan petugas di beberapa titik yang rawan kebakaran hutan dan lahan, petugas akan berkerja sama dengan petugas koramil yang ada di wilayah tertentu seperti di Sadu dan Muaro Jambi. ”Pasukan yang kita kirim merupakan gabungan dari semua istansi, ada TNI, Polri, BPBD, Polhut, Manggala Agni. Minggu depan kita akan megirim pasukan ke daerah Kumpeh untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, Korem mengimbau masayarakat dan pengusaha perkebunan untuk berkerja sama dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” jelas Danrem 042/Gapu.

Kapoda Jambi Irjen Pol. Firman Santyabudi menyampaikan, Polda Jambi sudah menyiapkan 1.500 personil, sebagian sudah masuk di polres/polsek kabupaten/kota se Provinsi Jambi yang disebut dengan Gugus Tugas Kabupaten. ”Personil yang kita siapkan agar mendekatkan ke lokasi titik rawan kebakaran hutan dan lahan, guna pencegahan lebih dini, agar cepat memadamkan api. Kita minta masyarakat agar bisa berkerja sama untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan bersama-sama. Selain itu, kita terus melakukan patroli dan pemantauan dari jauh. Kita minta perusahan untuk berkerja sama untuk memadamkan api di wilayah perusahannya masing-masing,” terang Kapolda. (Muhammad Sidik)

- Advertisement -

Must Read

Minggu Depan Pemprov Jambi Gratiskan Uji Swab

JAMBI (SR28) - Ditargetkan minggu depan, Pemprov Jambi akan menggratiskan Uji Swab di RSUD Raden Mattaher Jambi. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kapasitas pengujian spesimen yang masih rendah.

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

KOTA JAMBI (SR28) - Berdasarkan catatan Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi. Baru dilaksanakan satu bulan lebih, penerimaan pendapatan Provinsi Jambi melalui sektor pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk yang kedua kalinya pada tahun 2020 ini sudah mencapao angka Rp16 Milyar.

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Santri Positif Corona di Ponpes Al Hidayah Jambi Berambah 13 Orang

KOTA JAMBI - Beberapa waktu lalu, sebanyak 16 santri di Ponpes Al Hidayah Kota Jambi telah terkonfirmasi positif Covid-19. Namun, jumlah tersebut kini kian bertambah. Setidaknya ada sebanyak 13 orang yang kembali dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona.

Hasil ini, diketahui setelah Satgas Penanganann Covid-19 Provinsi Jambi melakukan kontak tracking terhadap 16 santri yang sebelumnya telah terlebih dahulu dinyatakan positif virus corona.

Merinding! Makna Ibadah Haji dalam Persatuan Umat

Salah satu tujuan disyariatkan ibadah haji,yakni sebagai ajang berkumpulnya umat Islam dalam jumlah sangat besar pada waktu yang sama, di tempat yang sama dan melakukan hal yang sama, dengan pakaian yang sama, dan tujuan dan seruan yang sama, yakni:

“Labbaik Allahumma labbaik. Labbaik laa syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk laa syarika lak (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu).”

Amalan-amalan haji yang sangat agung ini mampu menyatukan segala perbedaan warna kulit, bahasa, asal negara, tingkat sosial, dan lain-lain. Juga,mampu menyatukan semuanya dalam satu kesatuan, sehingga semuanya merasa sebagai satu umat sebagaimana yang dikehendaki Allah, bukan berbagai umat seperti yang diinginkan musuh-musuh mereka.

Pelantikan Pejabat Dadakan, Badan Kepgawaian Kota Jambi Kelabakan

KOTA JAMBI - Lantaran jadwal pelantikan yang diinginkan Pemerintah Kota Jambi begitu mendadak. Badan Kepegawaian Kota Jambi kelabaka menghubungi 144 Pejabat Eselon di lingkup Pemkot Jambi yang akan dilantik.

Bupati Al Haris Pimpin Rapat Evaluasi Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19

MERANGIN - Terkait dengan penambahan Pasien Positif Covid-19, Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin gelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi di Posko Penanganan Covid-19 Merangin (2/6/2020).

Rapat dipimpin Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S.Šos, M.H. yang didampingi Ketua DPRD Merangin Herman Effendi, ST. MM, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han., Kapolres Merangin AKBP M. Lutfi, SIK, Kadis Kesehatan dan dihadiri anggota Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin.

Saat dikonfirmasi usai rapat Bupati Al Haris menjelaskan penambahan pasien positif Covid-19 dan upaya rujukan pasien Positif ke RSUD Hanafie Bungo dan RSUD Raden Mattaher Jambi mendapat penolakan (keberatan) dengan alasan pasien mereka pun sudah banyak.

“Berkenaan dengan hal tesebut maka untuk pasien positif akan tetap di rawat di RSUD Kol. Abundjani Bangko, sehingga RSUD menjadi Rumah Sakit Rujukan Postif Covid-19 di Jambi, " ujarnya.

Selain itu dihasilkan kesepakatan Tegas menolak dengan tegas seluruh warga tujuan Merangin yang tidak memiliki KTP Merangin untuk tidak memasuki Merangin, melalui penjagaan di Posko Batas, “tambahnya.

Selanjutnya seluruh warung untuk menutup kiosnya batas pukul 22.00 WIB.

Melakukan Rapid Test terhadap seluruh keluarga Pasien positif (RSUD) Tim gugus Covid- 19 Kecamatan dan desa segera merapatkan barisannya untuk seluruh keluarga Pasien postif dan melakukan Isolasi mandiri serta memantau dengan ketat (Tim Gugus Kec/Desa)

Melakukan penyemprotan gabungan BPBD, TNI dan Polri di lokasi lokasi Zona Merah

Menyusun sistem kerja dalam penanganan Pasien positif di RSUD Kol Abunjani berkerjasama denga Dinas Kesehatan untuk penambahan Tenaga Medis.

Pencairan dana covid melalui SKPD dengan memenuhi persyaratan.

Membuat surat edaran ke Camat, Lurah dan Kades untuk seluruh PNS dan Perangkat Desa agar mematuhi Peraturan Pemerintah terkait Larangan Sholat di Mesjid dan membantu menyampaikan peraturan ini kepada warga dengan menghimbau untuk mematuhi Peraturan Pemerintah tersebut.

Lifestyle Magazine

RSUD Raden Mattaher Jambi Jamin Pembuangan Limbah B3 Aman

KOTA JAMBI (SR28) - Ditengah melonjaknya kasus baru Covid-19, pembuangan limbah hasil medis itu mejadi hal krusial. Kendati demikian, RSUD Raden Mattaher Jambi menjamin bahwa pengelolaan limbah B3 tersebut aman terkendali.

Sumber: JAMBI28 TV

Bikin Panik Angin Puting Beliung Terjang Waduk Gajah Mungkur Di Wonogiri

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=IjhNWnaBWIM&feature=emb_title

Akibat Melonjaknya Kasus Covid-19, ASN Kota Jambi Kembali Bekerja dari Rumah

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN dan tenaga kontrak di Kota Jambi. Hal tersbeut dilakukan menyusul lonjakan aksusu baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kota Jambi.

Nonton berita menarik lainnnya di JAMBI28 TV

Polisi Tangkap Buronan Kasus Curanmor di Jambi

JAMBI - Seorang warga Penyengat Olak, kecamatan Jaluko, kabupaten Muaro Jambi ditangkap tim macan Polsek Kota Baru, Jambi setelah dua bulan menjadi buronan kasus pencurian kendaraan bermotor.

Sumber: JAMBI28 TV

Bupati Tanjab Barat Terima Penghargaan Dari BPS Pusat

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kabupaten Tanjung Jabung Barat, melalui Bupati Dr. Ir. H. Safrial terima penghargaan atas partisipasi dalam sensus penduduk online dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaannya.

Penghargaan yang ditandatangi langsung oleh Kepala Pusat statistik Dr. Suhariyanto, ini diserahkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Tanjung Jabung Barat di Ruang Rapat Bupati, Rabu (19/08).

Dalam kegiatan tersebut Turut mendampingi Bupati Asisten III Jetter simamora S. IP, Kepala Bapeda Ir. Firdaus Khatab, serta pihak Badan Pusat Statistik Tajung Jabung Barat.‌‌

Kepala Badan Statistik Tanjung Jabung Barat, Wasi Riyanto, S.ST, M.E. dalam sambutannya sampaikan apresiasi atas partisipasi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam mensukseskan Sensus Online di Tanjab Barat.

"Kita juga berharap dukungan dan partisipasi Pemkab Tanjab Barat dalam proses pendataan atau sensus secara manual pada September mendatang dengan melibatkan Camat, Kepala Desa, dan RT," imbuhnya.

‌‌Lanjut Wasi Riyanto,”Berkat bantuan dan partisipasi yang aktif dari Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, hasil Sensus Penduduk Online di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dapat melampaui target yang telah ditetapkan BPS Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Per 29 Mei 2020, tercatat 8.382 keluarga yang telah melakukan Sensus Penduduk Online dimana angka ini melampaui 5.000 keluarga yang menjadi target BPS Kabupaten Tanjung Jabung Barat.”tambah nya.‌‌

Namun Sensus Penduduk belum berakhir, akibat Pandemi Covid-19, Sensus Penduduk yang semula direncanakan menggunakan metode wawancara dari rumah ke rumah mengalami perubahan metode menjadi Antar-Jemput Dokumen. Masyarakat yang belum melakukan pengisian Sensus Penduduk Online akan diberikan dokumen untuk diisi.

"Oleh karena itu, BPS Kab. Tanjung Jabung Barat sekali lagi berharap dukungan dari Pemerintah Kab. Tanjung Jabung Barat untuk dapat menyukseskan SP 2020 dan menghasilkan data kependudukan yang berkualitas demi Indonesia Maju," jelas Wasi Riyanto.

Sementara itu, Bupati H. Safrial sendiri juga sampaikan apresiasinya atas kinerja dari Badan pusat Statistik Tanjab Barat atas realisasi target sensus penduduk Online yang mencapai 8.382 Kepala Keluarga dari target 5.000 Kepala keluarga.

Terkait proses Pendataan secara manual oleh BPS, Bupati mengaku sangat mendukung langkah tersebut. Bupati juga sarankan BPS dapat melibatkan peran para Camat, Kepala Desa, RT,untuk mensukseskan pendataan warga yang belum terdata di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (Sabri)

Video News

- Advertisement -

Pemkab Tanjab Barat Terima 50 Sertifikat Tanah Dari BPN

KUALA TUNBGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS terima langsung 50 sertifikat tanah milik Pemkab dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanjab Barat yang diserahkan langsung oleh Ketua BPN, Taufik SH, MH.Rabu (29/7/2020).

Penyerahan sertifikat yang dilaksanakan di ruang rapat bupati ini turut dihadiri Sekretris Daerah, Staf Ahli, Inspektorat, Kabag Hukum, staf BPN serta tamu undangan lainya.

Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial,MS ucapkan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama BPN yang telah membantu pemerintah Kabupaten dalam hal penyelesaian masalah aset melalui legalitas hukum. Menurutnya, legalitas hukum dan sertifikat merupakan salah satu hal penting terkait permasalahan aset, utamanya terkait kepastian hukum.

“Terima kasih untuk BPN yang telah membantu, karena sertifikat itu merupakan kepastian hukum,” ucapnya.

ini menjadi awal yang baik hubungan antara Pemkab dan BPN, tanah pemerintah yang belum disertifikat segera diproses. Sehingga nantinya tidak dapat menimbulkan Konflik ditengah masyarakat," timpal nya

Sementara itu, Kepala BPN Taufik SH,MH berharap kerjasama dan koordinasi antara Pemkab dan BPN Tanjab Barat dapat terus ditingkatkan."Hari ini 50 sertifikat yang diserahkan, sebenarnya ada 51 sertifikat yang sudah kami kerjakan, namun ada satu pemecahan sehingga hanya 50 sertifikat.

"Kendala kami selama ini ada di SDM tenaga ukur dan alat yang kurang, mudahan kedepan hal ini dapat kita kordinasikan dengan baik sehingga apa apa yang menjadi kekurangan dapat diperbaiki," pungkasnya. (Sabri)

Dua Peserta SKB CPNS Kota Jambi Langsung Dinyatakan Gugur

KOTA JAMBI (SR28) - Dua orang peserta calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Jambi yang berhak mengikuti ujian seleksi kopetensi bidang lansung dinyatakan gugur dalam seleksi pasalnya dua orang peserta itu ada yang tidak hadir dan satunya lagi datang terlambat.

Dua peserta SKB CPNS gugur

Jika ASN Kedapatan Langgar Pemilu, Pemprov Jambi Serahkan ke Bawaslu

JAMBI (SR28) - Pemprov Jambi telah memberikan komitmen untuk menyerahkan seluruh proses pelanggaran pemilu yang diakukan oleh ASN apabila nantinya dalam proses masa kampanye ini ada ASN yang terbukti melakukan pelanggaran.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Penting, Wajib Lihat Rekam Jejak Calon Gubernur Jambi

Minggu ini diskusi membahas pentingnya melihat rekam jejak Calon Gubernur Jambi bersama Mahyudi, Ketua DPW Partai Gelora Provinsi Jambi dan Kasmadi, Direktur Eksekutif Batanghari Institut.

Tonton video lengkapnya disni: https://jambi28.tv/penting-wajib-lihat-rekam-jejak-calon-gubernur-jambi-talkandcoffee/

Puluhan Ribu Massa Sambut Kedatangan Habib Rizieq Shihab di Bandara 3 Soetta

TANGERANG (SR28)- Hari ini (10/11) tepat pukul 09.00 WIB, Pesawat Saudi Arabian yang dinaiki Habib Rizieq mendarat di Bandara Soekarno Hatta. Baik didalam maupun diluar bandara terlihat ribuan massa memadati lokasi dimana imam besar FPI itu akan menaiki kendaraannya.

Kedatangan Habib Rizieq sendiri juga turut mendapat pengawalan dari ribuan TNI dan POLRI. Jumlah ini diterjunkan untuk memastikan massa yang jumlahnya mencapai ratusan ribu dalam keadaan tertib.

Sesampainya di Terminal 3 Soetta, Habib Rizieq tampak langsung menaiki mobil berwarna putih dan dikawal ribuan laskar.

"Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar" pekik Habib Rizieq kepada puluhan ribu massa yang menjemputnya.

Reuni 212 Ditolak, PA 212 Ultimatum Pemerintah. Begini Katanya

JAKARTA (SR28)- Tidak diberinya izin reuni 212 oleh pengelola Monas DKI Jakarta mendapat dua respon dari PA 212, yaitu Kooperatif dan Ultimatum.

Ketua Umum PA 212 Ust Slamet Ma'arif dalam pernyataan resminya menyatakan jika pihaknya menerima keputusan Pemprov DKI melalui pengelola Monas.

"kami menerima keputusan tersebut" ungkap Ust.Slamet Ma'arif

Namun demikian, PA 212 juga mengultimatum balik kepada Pemerintah agar lebih konsisten dalam penegakan protokol kesehatan. Pasalnya, PA 212 menilai banyak kerumunan diberbagai tempat oleh berbagai elemen masyarakat, namun berbeda dalam hal penindakan dilapangan.

"Kami juga akan sama-sama pantau jika terjadi keramaian dimanapun agar dapat ditindak juga. Apalagi banyak Pilkada yang mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak. Jika pemerintah masih membiarkan hal ini, maka kami akan turut menggelar reuni 212 dengan waktu yang tepat pula" tegasnya.

- Advertisement -

Music

Tahun 2021 Pemprov Jambi Dorong Terciptanya BUMDes

JAMBI - Untuk tahun 2021 nanti, ad ahal baru yang juga diinisiasi oleh Pemerintah Pusat yakni pembangunann berkelanjutan di desa dengan mendorong terciptanya BUMDes di seluruh desa yang ada di Indonesia termasuk Provinsi Jambi. Agar nantinya, BUMDes ini akan mennjadi sektor ekonomi baru yang mendorong perputaran ekonomi masyarakat desa.

Ini Dua Tema Utama Dalam Debat Pertama Pilgub Jambi

JAMBI (SR28) - Dua tema utama itu, yakni menggali potensi daerah Jambi untuk mewujudkan kesejahteraan menuju masyarakat mandiri, serta membangun partisipasi dan mneingkatkan kesadaran hukum masyarakat guna menyelesaikan persoalan daerah.

Bawaslu Larang Keras Konser Musik Saat Kampanye Ditengah Pandemi

JAMBI (SR28) - Bawaslu Provinsi Jambi melarang keras orang berkumpul di suatu tempat seperti konser musik serta kegiatan kampanye lainnya yang mengumpulkan massa lebih dari 50 ditengah pandemi saat ini.

Langgar Protokol Kesehatan, 20 Orang Warga Langsung Kena Sanksi

JAMBI28TV - Puluhan masyarakat Kota Jambi terjaring operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di jalan raya. Setidaknya, ada 20 orang warga yang akhirnya digelandang untuk mendapatkan sanksi lantaran tak menggunakan masker.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Sport News

Pilkada Di Masa Pandemi, Pemkab Tanjabbar Gelar Rakor Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

KUALA TUNGKAL (SR28) - Gelaran Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung di masa pandemi Covid-19 harus dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan. Untuk itu Pemkab Tanjab Barat mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penegakan Hukum Protokol Kesehatan pada Tahapan Pilkada Serentak 2020 di Balai Pertemuan Kantor Bupati yang dibuka oleh Sekretaris Daerah, Ir. H. Agus Sanusi M,Si, Kamis (17/09).

Sekda Tanjabbar H. Agus Sanusi saat membacakan sambutan Bupati mengatakan Pemilihan Kepala Daerah tahun ini berbeda dengan pemilihan sebelumnya. Pandemi Covid-19 membuat penyelenggara pilkada 2020 memasuki babak baru, sempat tertunda namun akhirnya tetap dilaksanakan pada tanggal 9 Desember mendatang dengan berbagai penyesuaian yang baru.

"Protokol kesehatan yang akan dijadikan salah satu regulasi pada pilkada tahun ini adalah menjadi salah satu kewajiban moral yang harus selalu kita ingatkan kepada masyarakat dan para pendukung masing-masing pasangan bakal calon," ujarnya.

"Kita berharap pilkada berlangsung Aman, Damai dan semua sehat, bukan hanya pilkadanya sukses tapi cluster Covid 19 dapat dikendalikan." melalui pertemuan ini diharapkan dapat diperoleh rumusan yang komprehensif, konkret dan antisapasif dalam mewujudkan sukses pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat yang bebas dari Cluster Covid 19.'Mengakhiri sambutannya Sekda mengajak untuk saling menjaga stabilitas politik, ekonomi, sosial budaya serta ketentraman dan ketertiban masyarakat ditengah pandemi Covid-19," timpalnya.

Sebelumnya Kepala Kesbangpol Tanjab Barat, Drs. R. Azis Muslim M.AP menyampaikan Rakor ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kemendagri tanggal 14 September 2020 perihal pelaksanaan Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Protokol Kesehatan di wilayahnya untuk menekan penyebaran Covid-19 saat menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020. Melalui rakor ini diharapkan terbangun komitmen dan persamaan persepsi bersama peningkatan disiplin protokol kesehatan.

Turut serta menjadi pembicara dalam rakor KPU Kab. Tanjab Barat memaparkan PKPU nomor 10 Tahun 2020 tentang perubahan atas Peraturan KPU RI Nomor 6 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil bupati, Walikota/Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi  bencana non alam Covid 19.

Kemudian materi dari Bawaslu tentang Peraturan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengawasan, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wakil Walikota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid 19."Hadir dalam rakor ini, Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Para Kepala OPD, Para Camat serta tamu undangan lainya. (Sabri)

Besok KPU Tanjabbar Akan Tertibkan Baliho Alat Sosialisasi Paslon Pikada 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Setelah penetapan dan pengambilan Nomor Urut pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah Atau Pilkada selanjutnya KPU Tanjung Jabung Barat besok, Jumat (25/09/2020) akan menertibkan Baliho Pasangan Calon Kepala Daerah (Paslon) yang merupakan Alat Sosialisasi yang terpasang disetiap Sudut kota Kuala Tungkal  dan pelosok-pelosok.

Hal tersebut seperti dikatakan  oleh Hairuddin, Ketua KPU Tanjab Barat, Kamis (24/09/2020) kepada sejumlah wartawan usai melaksanakan Pengambilan Nomor Urut Paslon,Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di aula Tungkal Hotel.

"KPU juga sudah mengimbau kepada pasangan calon untuk penertiban alat peraga sosialisasi atau Alat Peraga Kampanye (APK) berupa baliho yang dipasang Kami memohon kepada pasangan calon itu di turunkan secepat nya dan paling lambat besok,” ujar Hairuddin.

Adapun terkait penertiban dan keamanan KPU Tanjabbar akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk memantau alat sosialisasi dari masing-masing calon kepala daerah.

"Apabila masih terpasang dengan waktu yang kita tentukan maka itu akan ditertibkan,dan untuk pasangan nanti alon itu akan diganti dengan alat peraga, tempatnya tulisannya dibuat oleh KPU setelah dicetak nanti akan dipasang oleh Pasangan calon,” jelasnya.

Mengenai jumlah jumlah APK-nya nanti yang dicetak oleh KPU Tanjab Barat dimana setiap pasangan calon dapat menambah sebesar 200% dari yang lainnya.

"Untuk masa pemasangan APK akan dimulai tanggal 26 September 2020 sampai tanggal 5 Desember 2020,dan harinya nanti akan kita atur lagi dan selama tiga hari tanggal 9 Desember,” pungkasnya. (Sabri)

Berembus Kabar Tak Sedap Ketua DPC PPP Tanjab Barat Bakal Dilakukan Penyegaran

KUALA TUNGKAL (SR28) - Berembus kabar tak sedap bahwa bakal ada penyegaran ketua pengurusan DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tanjung Jabung Barat,provinsi Jambi.

Terkait Kabar yang beredar tersebut, Ketua DPD PPP Provinsi Jambi Evi Suherman saat dikonfirmasikan melalui ponselnya, Jumat(04/09/2020) membenarkan hal tersebut.

"Memang ada infomasinya, itukan kebijakan pusat, tapi saya belum tahu kapan turunnya," ujar Evi Suherman.

Namun, dirinya mengakui telah mendapat telpon dari DPP pusat yang memberitahukan kepadanya bahwa akan ada perubahan dalam susunan pengurus di DPC PPP Tanjab Barat.

"Adapun untuk melakukan penyegaran atau pengantian pengurus DPC PPP itu ranahnya kewenangan DPP pusat,kalau saya tidak punyak hak dan kewenangan untuk menganti."Ya terkait pengantian pengurus di ranah DPC PPP Kabupaten sepenuhnya kewenangan DPP pusat,DPD tidak memiliki kewengan," timpa nya.

Terpisah, Ketua PPP Tanjab Barat Kamaruddin ketika di konfirmasi mengakui tidak tahu menahu tentang hal tersebut.

"Terserahlah, aku tak tahu juge, siape yang nak gantinye?," cetus Kamaruddin.

Lanjut Kamaruddin,"Untuk menggantikan posisi ketua, itu harus melalui Muscab dan Muswil."Kalau orang yang paham, yang sekolah, istilahnya tamat SD lah, pasti paham,Kalau yang tamat SMA, Sarjana pasti tak paham lah die tu, tak bise lah, macam ganti-ganti wartawan dan LSM je pindah tempat. Sebentar sebentar pindah," pungkasnya. (Sabri)

- Advertisement -

25 Orang Terjaring Razia Masker, Langsung Dihukum Ditempat

KOTA JAMBI (SR28) - Pasca Walikota Jambi Syarif Fasha menyatakan diri terpapar virus Covid-19. Satgas penanganan Covid-19 Kota Jambi meningkatkan kegiatan razia penggunaan masker di Jalan Raya. Setidaknya dalam razia tersebut ada 25 orang terjaring razia masker dan langsung dihukum ditempat.

25 Orang Terjaring Razia Masker, Langsung Dihukum Ditempat

25 Orang Terjaring Razia Masker, Langsung Dihukum Ditempat

Posted by JAMBI28 TV on Wednesday, September 16, 2020
Tak gunakan masker langsung dihukum ditempat

Wabup Amir Sakib Ikuti Apel Siaga Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib ikuti apel siaga pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Lapangan Bola Distrik VII PT. Wirakarya Sakti (WKS) Tanjab Timur.

Pj. Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH selaku Pemimpin apel siaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki musim kemarau 2020, lahan gambut  menjadi perhatian khusus kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi, terutama lahan gambut yang berada di kawasan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi."paparnya.

Selain itu sebagai upaya dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel pengendalian Karhutla, Pj. Sekda Provinsi Jambi juga berharap apel siaga dan kegiatan latihan bersama ini dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah, TNI, POLRI serta unsur masyarakat dalam pengendalian kebakaran lahan dan hutan, khususnya di Provinsi Jambi. “Melalui Apel Siaga dan Pelatihan Bersama ini, kita tingkatkan sinergitas Pemerintah, TNI–Polri, Dunia Usaha dan Masyarakat Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi," ujarnya.

Sementara itu, Wabup H. Amir Sakib juga sepakat bahwa lahan gambut yang tersebar di 3 Kabupaten lingkup Privinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan Karhutla. Hal itu disampaikannya dalam wawancaranya usai kegiatan apel siaga. Wabup juga berharap tujuan pelaksanaan apel siaga dan pelatihan dalam meningkatkan kemampuan personel dan meningkatkan sinergitas semua elemen masyarakat dapat tercapai."Kita sudah memasuki musim kemarau 2020, berdasarkan pengalaman kita, lahan gambut ini memang perlu perhatian lebih dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla,"tutur nya.

Lanjut Amir Sakib, "Selain itu, kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan perlu ditingkatkan lagi, terutama pada musim kemarau, seperti arahan Pj Sekda Provinsi Jambi, kita agar Lebih meningkatkan upaya pencegahan sebagai antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dan ini akan kita tindak lanjuti melalui koordinasi dengan para Camat, TNI, Polri di wilayah kita," tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam II/Swj, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, Kajati Provinsi Jambi, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Wakil Bupati Tanjab Timur, Dandim 0415/Batanghari, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, dan Kapolres Tanjab Timur. (Sabri)

KPU Persiapkan Debat Kandidat Pilgub Jambi

JAMBI (SR28) - Jadwal pelaksanaan debat kandidat pasnagan calon Gubernur Jambi hingga saat belum ditetapkan. Kendati demkian, KPU Jambi akan segera menggelar rapat koordinasi bersama tim paslon untuk menentukan jadwal tersebut.

Masjid Istiqlal Bersolek, Tampung Hingga 200 Ribu Jemaah

JAKARTA - Setelah 42 tahun berdiri, Masjid Istiqlal kini bersolek lebih megah setelah direnovasi besar-besaran oleh Kementerian PUPR dengan biaya Rp475 miliar. Inilah wajah terbaru masjid terbesar di Asia Tenggara berkapasitas 200.000 jamaah itu.

Wajah baru masjid Istiqla, masjid tebesar di Asia Tenggara mampu menampung hingga 200 Ribu Jemaah

TV

Update Data Corona di Provinsi Jambi Per 3 Agustus 2020

JAMBI - Juru Bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Johansyah menyampaikan update data Corona Provinsi Jambi per 3 Agustus 2020.

Sumber: JAMBI28 TV

Tertular Dari Istri, Kalapas Klas IIA Jambi Positif Terkena Covid-19

KOTA JAMBI (SR28)- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas IIA Jambi, Yusran Saad, telah dinyatakan positif Covid-19 sejak tanggal 30 Juli lalu. Ketika  dimintai konfirmasi oleh awak media dia mengaku terpapar virus itu dari isterinya yang baru berpergian dari luar daerah.

“Ya, Saya positif Corona. Saya dinyatakan positif akhir bulan lalu, kalau untuk isteri saya sudah menjalani isolasi di rumah sakit umum Abdul Manap, saat ini saya juga sedang menjalani isolasi mandiri,” kata Yusran seperti dilansir dari rubrikjambi.com

Kepala Divisi Pemasyarakat Kanwil Kemenkumham Jambi Maizar membenarkan terkait Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Klas IIA Jambi, Yusran Saad, telah dinyatakan positif Covid-19 sejak tanggal 30 Juli lalu.

Maizar menyatakan dirinya maupun seluruh pegawai Kanwil kemenkumham Jambi, siap di rapid test maupun diuji swab.

“Saya sendiri pengen dirapid test, apalagi saya sering olahraga tennis bersama dengan kalapas sebelum beliau dinyatakan positif,”terangnya

Maizar menambahkan, bahkan saat ini seluruh lapas sudah melaksanakan tatanan new normal dengan menerima tahanan yang baru dari pengadilan, serta telah menyiapkan dan melaksanakan protokol kesehatan, seperti menyiapkan ruang isolasi , hand Sanitizer maupun air cuci tangan.

Namun demikian, dia sendiri tidak bisa mengambil keputusan lapas Klas IIA Jambi, apakah ada pembatasan atau tidak dalam menerima tahanan untuk kedepannya.”

Muhammad Sidik

Gelora untuk FU-SN

Oleh:Mahyudi
Ketua DPW Gelora Indonesia Provinsi Jambi.

Pilkada Jambi 2020 bisa dikatakan sebagai Pilkada tersulit sejak era pemilihan langsung kepala daerah di terapkan. Pandemic Covid19 membawa efek "rusak" luar biasa terhadap tatanan kehidupan. Pertumbuhan ekonomi melambat dan cenderung negatif, masyarakat terpenjara dalam kehidupan sosial ekonominya. Korban terus berjatuhan terinfeksi Covid19 tanpa bisa di bendung. Pemerintahpun menghadapi dilema pelik antara memilih menghidupkan sektor ekonomi atau melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. Benar-benar pada posisi memakan buah simalakama.

Pun dalam kehidupan politik negeri ini, juga terkena imbas yang tak kalah berat. Pesta demokrasi yang seyogyanya di helat September 2020 harus ikut menyesuaikan di undur hingga 9 Desember 2020. Itupun tetap menyisakan sikap pro dan kontra di tengah publik. Namun keputusan bersama antara Pemerintah dan DPR telah di buat, dan Partai Gelora Indonesia sebagai bagian entitas politik menyatakan siap memberikan andil terbaik untuk berpartisipasi dalam momen suksesi kepemimpinan daerah tahun ini. Dan ini di buktikan dengan turut berpartisipasi dalam 190 Pilkada dari 270 Pilkada yang akan berlangsung.

Khusus untuk Pilkada Jambi 2020, Partai Gelora Indonesia Provinsi Jambi ikut mendukung dalam 5 dari 6 Pilkada yang bakal di gelar. Antara lain Pilgub Jambi, Pilkada Batang Hari, Bungo, Tanjabbar dan Pilwako Sei Penuh.

Terkait dengan Pilgub Jambi, Partai Gelora memutuskan mendukung paslon Bapak Dr. Drs. H. Fachrori Umar - Irjen Pol. Drs. H. Syafril Nursal, SH. MH (FU-SN). Yang dalam perjalanannya melalui proses berliku bahkan sempat terjadi klaim dukungan sepihak dari timses salah satu kandidat.

Meskipun berstatus partai politik baru, Partai Gelora telah memiliki modal yang patut di perhitungkan guna memenangkan paslon FU-SN.

Modal pertama, Partai Gelora Indonesia Provinsi Jambi memiliki kekuatan struktur yang kokoh. Hingga saat ini Gelora Jambi telah memiliki 6.591 pengurus mulai struktur di tingkat DPW, DPD, DPC hingga PAC. Bahkan saat ini pun fungsionaris Gelora terus bekerja melengkapi barisan strukturnya hingga tingkat RT. Coba di bayangkan jika Gelora melakukan program aktivasi konsolidasi struktur untuk penjaringan pemilih dimana setiap kader Gelora membawa 3 anggota keluarganya ke TPS untuk mencoblos FU-SN maka di dapat 19.773 suara. Pun jika di hitung margin error 5% maka masih di kisaran angka 18 ribuan suara rill. Tidak cuma ini saja, masih ada beberapa program kerja pemenangan Gelora untuk FU-SN lainnya yang tentunya menargetkan suara semaksimal mungkin. Namun setidaknya ini bisa memberikan gambaran betapa solidnya struktur tempur di darat dari partai Gelora. Belum lagi jika di tinjau dari usia para pengurus Gelora yang di kisaran 20-45 tahun. Ini juga menjadi keuntungan tersendiri. Sosok-sosok muda yang enerjik, bertenaga dan didalam benaknya terpatri visi semangat Indonesia menjadi kekuatan 5 besar dunia plus familiar dengan teknologi menjadikan ini benar-benar paket komplit karakter tangguh kader maupun partai.

Modal kedua adalah struktur tempur di udara. Sebagai parpol yang menasbihkan diri sebagai partai digital, tidak heran jika partai Gelora memiliki struktur media yang mumpuni terutama dalam platform media sosial. Akun-akun medsos Gelora tumbuh bak jamur di musim hujan di setiap level struktur. Belum lagi akun-akun medsos yang dimiliki masing-masing kader. Makanya tidak heran jika jagad medsos selalu di ramaikan oleh aksi "serangan udara" dari cyber army Gelora yang mengajak masyarakat Jambi memilih paslon FU-SN. Oiya, yang menjadi salah satu "rahasia" mengapa dalam tempo 5 bulan Gelora bisa menyiapkan struktur hingga level terbawah, ini tak lain juga di support dengan program rekrutmen kader yang dilakukan secara online. Dimana proses pendaftarannya simpel dan langsung mendapatkan kartu tanda anggota (KTA) dalam bentuk digital.

Modal ketiga, memiliki tokoh dengan julukan Singa Parlemen yang sudah tidak di ragukan memiliki magnet kuat sebagai news maker. Statemen dan buah pikirannya selalu konsisten dan berani melawan arus. Dan dalam perhelatan Pilgub Jambi kali ini, Bung Fahri Hamzah  mengirimkan video dukungan kepada pasangan FU-SN dan mengajak kepada segenap masyarakat Jambi untuk mempercayakan suaranya kepada 2 sosok paslon yang memiliki jam terbang tinggi baik di pemerintahan Provinsi Jambi maupun di institusi Polri. Guna melanjutkan program kerja pembangunan Jambi BERKAH. Disini pas rasanya adagium melanjutkan itu lebih mudah dari pada memulai dr awal/baru.

Namun terlepas dari itu semua, kerja pemenangan ini adalah kerja bersama semua elemen tim pemenangan paslon FU-SN. Pola kolaborasi apik Gelora dengan Partai Demokrat, Gerindra, PPP dan Hanura yang tergabung dalam parpol koalisi beserta semua organisasi sayap pemenangan baik dari pihak keluarga besar FU-SN, kalangan milenial,  paguyuban dan forum alumni hingga komunitas sosial lainnya semakin kokoh dan memberi hasil kemenangan di tanggal 9 Desember nanti. Terus berikhtiar maksimal dan berdoa hingga aroma kemenangan kian hari semakin terasa harumnya. Semoga.

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

JAMBI (SR28) - Puluhan wartawan Jambi mengikuti Rapid Tes yang digelar Pemerintah Provinsi Jambi, di Pendopo Halaman Kantor Gubernur Jambi, Kamis (17/9/2020).

Hal ini dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi karena buntut dari Walikota Jambi Sy Fasha yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu. Selain wartawan, puluhan pegawai Humas Pemprov Jambi juga dilakukan rapid test.

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Posted by JAMBI28 TV on Thursday, September 17, 2020
Sumber: JAMBI28 TV