Selasa, Januari 19, 2021

Belum Dilintasi Mobil Sisi Ofrit Jembatan Sungai Bakung Sudah Retak-retak

KUALA TUNGKAL (SR28) – Peningkatan Jembatan Parit Bakung Kecamatan Sebrang Kota, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang dikerjakan oleh CV Hardianty dengan Dana...

Pembangunan Jalan Kelurahan Tungkal Harapan Asal Jadi, Baru Seumur Jagung Sudah Retak dan Berlubang

KUALA TUNGKAL (SR28) – Pembangunan jalan atau peningkatan skala di kawasan Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, KabupatenTanjung Jabung Barat oleh Dinas...

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu pada Pasal 141 ayat (1)...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....

Technology

25 Perkara Netralitas ASN Sudah Diproses Bawaslu, Sudah Dapat Rekomendasi Sanksi

JAMBI - Dari 25 perkara netralitas ASN yang diproses Bawalsu, sebagian besar malah sudah mendapatkan rekomendasi sanksi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dan dari keseluruhan, hanya ada dua perkara terkait netralitas ASN yang akhirnya tidak mendapatkan rekomendasi sanksi atau mendapatkan rehabilitasi dari KASN.

- Advertisement -

Polda Jambi Grebek Gudang Produksi BBM Oplosan

KOTA JAMBI (SR28) - Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi menggerebek gudang yang memproduksi BBM Oplosan di Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi. Dari penggerebekan itu polisi berhasil mengamankan sebanyak 50 ribu liter bahan bakar minyak (BBM) yang sudah dioplos oleh para pelaku.

Sumber: JAMBI28 TV

Uji Swab Gratis yang Tak Sepenuhnya Gratis

JAMBI - Pembebasan biaya uji swab Covid-19 yang diberikan bagi masyarakat itu tidak diberikan secara cuma-cuma. Artinya, hanya diberkan bagi seluruh warga masyarakat Jambi dlaam rangka percepatan penanganan Covid-19 di Jambi atau dalam rangka pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim Surveylans Satgas Penanganan Covid-19.

Sekda Tanjabbar Sampaikan Nota Rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) – Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi MSI sampaikan Nota Rancangan Kebijakan Umum perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan APBD (PPASP) Kabupaten Tanjab Barat Tahun Anggaran 2020 pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (25/08).

Rapat yang diselenggarakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD ini dipimpin Wakil Ketua DPRD M. Sajril Simamora, SH, serta turut diikuti oleh 26 Anggota DPRD, Asisten, Kepala OPD Pemkab Tanjung Jabung Barat serta undangan lainnya.

Bacakan sambutan Bupati Tanjung Jabung Barat, Sekda H. Agus Sanusi sampaikan terkait belanja daerah, bahwa arah kebijakan belanja Daerah diharapkan agar dapat lebih terarah  dalam mendukung peningkatan nilai tambah bagi sektor Ekonomi yang akan memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi Daerah dan penyerapan tenaga kerja sebagai upaya untuk turut meningkatkan perluasan lapangan kerja guna menurunkan angka kemiskinan.

"Penggunaan belanja juga harus dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas kebutuhan dasar masyarakat berupa jalan, jaringan listrik, pendidikan, kesehatan, perumahan dan pemukiman, penanggulangan masalah sosial, infrastruktur Fasilitas umum dan fasilitas sosial serta peningkatan akses layanan kepada masyarakat," ujar Sekda.

Dijelaskan sekda, rancangan kebijakan umum perubahan APBD dan PPAS perubahan APBD Kabupaten Tanjab Barat tahun anggaran 2020 disusun sebagai konsekuensi dari pemberlakuan kebijakan keuangan negara yang telah diamanatkan pada peraturan perundangan yang berlaku.

"Diharapkan hal ini dapat disepakati antara Pemerintah Daerah dengan DPRD Kabupaten Tanjab Barat dan rumusan yang telah disepakati nanti akan menjadi acuan dalam menyusun rancangan peraturan Daerah tentang perubahan APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat," lanjut Sekda.

Mengakhiri sambutannya Sekda berharap rancangan yang diusulkan dapat dibahas dalam kerangka penyempurnaan dan penajaman program dengan mengacu pada aturan dan Undang-Undang serta dokumen-dokumen perancangan yang ada. Sekda juga menghimbau kepada para kepala OPD agar mengikuti pembahasan anggaran tersebut dengan seksama. (Sabri)

KPU Siapkan Bilik Khusus Bagi Pemilih dengan Suhu Badan Diatas 37,30° C

JAMBI - Pada hari H pencboblosan esok, KPU akan menyiapkan bilik khusus dis eluruh tempat pemungutan suara atau TPS yang nantinya diperuntukkan bagi pemiih dengan suhu tubuh diatas 37,30 derajat celcius.

Ketentuan tersbeut berlaku saat di pemilih mulai terdekteksi memiliki suhu tinggi saat menjalani peemeriksaan suhu tubuh pada pintu masuk TPS oleh petugas Linmas.

Latest News

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan penghasutan kerumunan di Petamburan, Tanah...

BREAKING NEWS:Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!

JAKARTA - Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan. Kotak hitam itu kemudian dibawa ke daratan. Seperti dikutip dari Antara,...

Tak Layak Masuk Dalam Pemiliharaan, Aktivis Endus Dugaan Korupsi Uang Negara Di Pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 (Satu)...

Di Akhir Jabatannya, Bupati Safrial Resmikan Proyek Fisik Infrastruktur 2016-2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs. H. Amir Sakib, Senin (11/01/21) kemarin di Laman Orang...

Yuk Intip, Ini Daftar Kekayaan 5 calon Kapolri

JAKARTA (SR28)- Perrgantian Kapolri direncanakan akan rampung pada akhir Januari 2021 ini. Sederet nama pun mulai muncul ke publik, mulai dari petinggi...

Music

Aksi Demo Petani di Jambi Ditengah Pandemi

KOTA JAMBI (SR28) - Ratusan masa petani yang tergabung dalam Gestur Jambi  menggelar aksi demontrasi di kawasan perkantoran Telanaipura, Kota Jambi. Aksi tersebut digelar dalam upaya penyampaian aspirasi kepada Pemerintah yang berbarengan dengan peringatan hari Tani ke 60.

Sumber: JAMBI28.TV

Dapat Tanggapan Miring di Debat Pertama, KPU Kini Matangkan Konsep Debat Kedua Pilgub Jambi

JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi kini tengah mematangkan konsep perhelatan debat putaran kedua pemilihan Gubernur Jambi yang akan digelar pada 21 November mendatang.

Hal tersebut dilakukan KPU menyusul banyaknya tanggapan miring atas penyelenggaraan debat putaran pertama Pilgub Jambi yang telah rampung digelar beberapa waktu lalu.

Di Depan KPK, Calon Kepala Daerah di Jambi Tandatangani Fakta Integritas

JAMBI - Pada pembekalan para calon kepala daerah (Cakada) Jambi, disampaikan bagaimana pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 yang harus mengikuti protokol kesehatan lantaran dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

KPK juga mengeluarkan tiga indikator kesuksesan berjalannya pilkada serentak tahun 2020 ini. Mulai dari kualitas Pilkada melalui peningkatan partisipasi publik, kemudian lahirnya ide-ide penanganan Covid-19 dari para paslon, serta keselamatan masyarakat saat pilkada berlangsung.

Tokoh Agama, Adat Hingga Masyarakat Siap Kawal Program Stategis BKKBN Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi dalam menerjemahkan sekaligus pelaksanaan Program Stategis Pembangunan Nasional khususnya bidang pembangunan manusia terus digelar secara konsisten.

Setelah sepekan sebelumnya berkolaborasi dengan Senator RI asal Jambi  Saniatul Latifah, BKKBN Provinsi Jambi juga melibatkan langsung tokoh-tokoh lintas elemen dalam menjalankan programnya.

Pada hari Senin (9/3/2020) kemarin, sebanyak 33 orang yang menjadi Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat mengikuti serangkaian  pelatihan yang digelar di ruang Latbang Kantor BKKBN Provinsi Jambi.

Adapun fokus pada pelatihan tersebut adalah pada 3 tujuan, yaitu  Pembangunan Keluarga, Kependudukan serta Keluarga Berencana.

Selain tujuan tersebut, secara spesifik para Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat yang mengikuti Pelatihan tersebut juga diproyeksikan memiliki beberapa luaran seperti pemahaman terkait program Banggakencana, memfasilitasi pelayanan Banggakencana serta membangun sikap dukungan, kerjasama dan kemitraan di desa/kelurahan untuk menyukseskan program Bangga kencana.

Untuk diketahui, Pelatihan tersebut digelar selama 3 hari terhitung 9 Maret hingga 11 Maret 2020. (Muhammad Sidik)

Operasi Yustisi Perketat Protokol Kesehatan di Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memperketat penerapan protokol kesehatan. Tindakan tersebut menyusul meningkatnya kasus baru positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir.

Sumber: JAMBI28 TV

Culture

- Advertisement -

Opsi Sekolah Tatap Muka di Kota Jambi Belum Bisa Dilakukan

KOTA JAMBI - Walaupun telah mendapatkan permintaan resmi dari pihak sekolah hingga Dinas Pendidikan Kota Jambi terkait penerapan pengaktifan kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Pemkot Jambi mengambil kebijakan belum memeperkenankan pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka, lantaran masih banyaknya spesimen Uji Swab Covid-19 yang belum diuji dan hasilnya juga belum diumumkan.

Belasan Santri di Ponpes Al Hidayah Jambi Positif Covid-19

KOTA JAMBI (SR28) - Sebanyak 16 santri di pondok pesantren Al Hidayah Kota Jambi terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan data yang telah dirilis satgas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi.

Pangdam II/Sriwijaya Terpikat Sungkai Merangin

MERANGIN - Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, sangat terpikat dengan assesoris yang dibuat dari batu Sungkai Merangin. Keterpikatan Pangdam terhadap Batu Sungkai itu, terlihat ketika melakukan kunjungan kerja ke Merangin, Senin malam (06/7).

Assesoris patung naga yang terpajang di ruang tamu rumah dinas bupati Merangin, menjadi pengamatan serius Pangdam. ‘’Bentuknya seperti kayu, tapi batu. Ini sangat menarik sekali,’’ujar Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan.

Sebelumnya kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya bersama Danrem 042/Gapu Brigjen Zulkifli ke Kabupaten Merangin, disambut Bupati Merangin H Al Haris bersama Wabup H Mashuri dan Pj Sekda H Hendri Maidalef di pelataran rumah dinas bupati.

Hadir juga saat itu menyambut Pangdam, Ketua DPRD Merangin Herman Effendi, Kapolres Merangin AKBP M Lutfi dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Merangin Dr Mussa, serta sejumlah tokok masyarakat.

Pangdam bersama rombongan lalu dipersilahkan masuk ke ruang tengah rumah dinas bupati, untuk jamuan makan malam. Selanjutnya Pangdam dan rombongan istirahat, karena Selasa (07/7) akan menghadiri serangkaian kegiatan di Merangin dan Sarolangun.

‘’Kami merasa berterimakasih sekali atas kunjungan kerja Bapak Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, bersama rombongan ke Kabupaten Merangin. Bimbingan dan masukan beliau untuk membangun Merangin sangat kami butuhkan,’’ujar Bupati.

Usai sarapan pagi bersama bupati, Pandam kemudian melakukan kunjungan ke Kodim 0420 Sarko, guna memberi  pengarahan dan bimbingan kepada para anggota TNI di jajaran Kodim 0420 Sarko.

Selanjutnya Pangdam bersama rombongan bertolak menuju kawasan terpadu Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun.

- Advertisement -

Must Read

Segera Atasi Pencemaran Sungai Batanghari

JAMBI - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI meminta pemerintah Provinsi Jambi untuk serius menangani pencemaran air sungai Batanghari demi kelangsungan ekosistem dan kehidupan.

Debat Pertama Pilgub Jambi Akan Digelar 24 Oktober 2020

JAMBI (SR28) - KPU Provinsi Jambi telah memutuskan jadwal debat kandidat peserta Pilgub Jambi tahun 2020. Debat tersebut akan dilakukan sebanyak tiga kali yakni pada tanggal 24 Oktober, 21 November dan 5 Desember 2020 yang tentunya, melibatkan 3 paslon gubernur Jambi.

Wabup: Tujuh Intruksi Presiden di HUT Bhayangkara ke-74

MERANGIN - Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-74, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, memberi tujuh intruksi penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas Polri.

Hal tersebut ditegaskan Wabup Merangin H Mashuri, usai mengikuti jalannya peringatan HUT Bhayangkara ke-74 secara virtual pada acara syukuran yang digelar Polres Merangin, Rabu (01/7).

‘’Ketujuh intruksi Presiden ini sangat penting. Tentunya nanti akan diteruskan oleh Kapolres Merangin Bapak AKBP M Lutfi kepada jajaran, sebagai abdi dan pengemban hukum di wilayah Kabupaten Merangin,’’ujar Wabup dibenarkan Kapolres Merangin.

Intruksi itu jelas wabup, pertama Polri diminta Presiden terus memegang teguh dan mengamalkan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Jaga kehormatan, kepercayaan dan kebanggaan sebagai anggota Polri.

Kedua, terus lakukan reformasi diri secara total. Bangun sistem dan tata kelola yang partisipatif, transparan dan akuntabel. Bangun kultur kerja Polri yang profesional, modern dan terpercaya. Ketiga, terus mantapkan soliditas internal.

‘’Tentunya juga harus memperkuat sinergi Polri dengan TNI dan seluruh elemen pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi tantangan yang semakin kompleks,’’sadur Wabup.

Keempat, terus terapkan strategi proaktif serta tindakan persuasif dan humanis dalam menangani masalah sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Kelima, terus tingkatkan pelayanan publik yang modern dan profesional.

Lakukan penanganan hukum secara transparan dan berkeadilan, sehingga Polri semakin dipercaya masyarakat. Keenam, terus jaga kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar masyarakat produktif dan aman dari Covid-19.

‘’Ketujuh, Polri diminta Presiden harus ikut mendukung proses pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan Polri dengan penuh tanggung jawab,’’terang Wabup pada acara syukuran yang dihadiri para pejabat di jajaran Polres Merangin tersebut.

Tahun 2021 Pemprov Jambi Dorong Terciptanya BUMDes

JAMBI - Untuk tahun 2021 nanti, ad ahal baru yang juga diinisiasi oleh Pemerintah Pusat yakni pembangunann berkelanjutan di desa dengan mendorong terciptanya BUMDes di seluruh desa yang ada di Indonesia termasuk Provinsi Jambi. Agar nantinya, BUMDes ini akan mennjadi sektor ekonomi baru yang mendorong perputaran ekonomi masyarakat desa.

Dilema Penggunaan Masker Dalam Lanjutan Rekrutmen CPNS Kemenkumham Jambi

JAMBI (SR28) - Penggunaan masker pada saat pelaksanaan tes fisik seleksi CPNS di lingkup kemnkumham Jambi menjadi dilema. Pasalnya, seluruh peserta harus melepaskan masker untuk mendapatkan banyak oksigen. Sementara saat ini penularan Covid-19 dalam taraf yang menghawatirkan.

Nonton berita menarik lainnya hanya di JAMBI28.TV

Sekda Sudirman Berangkatkan 270 Peserta Magang

JAMBI (SR28)- Penjabat Sekretaris Daerah (Pj.Sekda) Provinsi Jambi H.Sudirman,SH,MH  melepas 270 orang peserta pemagangangan dalam negeri ke perusahaan  di Provinsi Jambi tahun 2020, Senin (10/8/2020), bertempat di Hotel O2 Weston, Kota Jambi. Sudirman mengemukakan, upaya ini merupakan langkah terpadu dalam rangka memulihkan sektor ketenagakerjaan ditengah pandemi Covid-19.

Hadir pada kesempatan ini Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jambi Bahari, perwakilan pimpinan perusahaan, dan perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Jambi.

Sudirman menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi sampai dengan tahun 2019 jumlah penduduk Provinsi Jambi 3.624.579 jiwa, dari jumlah tersebut dilaporkan kondisi ketenagakerjaan Provinsi Jambi pada Februari 2020, penduduk bekerja berjumlah 1,74 juta orang,  jumlah pengangguran 80.337 orang dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,41%, menurun dibandingkan dengan periode Februari 2019 sebesar 8,51%.

“Disisi lain, pada awal Maret 2020 negara kita tidak terkecuali Provinsi Jambi sedang dilanda pandemi Covid-19 yang melumpuhkan berbagai aktivitas perekonomian Indonesia, begitu pula dengan Jambi. Salah satu sektor yang paling terkena dampak Covid-19 adalah sektor ketenagakerjaan. Banyak tenaga kerja yang di PHK dan dirumahkan oleh perusahaan. Berdasarkan data dari dinas Tenaga Kerja Provinsi Jambi, jumlah tenaga kerja yang terkena dampak Covid-19 : total tenaga kerja yang dirumahkan dan di PHK 4.710 orang dengan rincian 4.582 orang tenaga kerja yang dirumahkan dan 128 orang tenaga kerja yang di-PHK,” kata Sudirman.

Bertolak dari kondisi tersebut, lanjut Sudirman, diperlukan langkah-langkah terpadu dalam rangka memulihkan sektor ketenagakerjaan.

“Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah mengarahkan agar seluruh program dan kegiatan yang akan dilaksanakan harus mengacu pada strategi penurunan kemiskinan (pro poor),  program perluasan kesempatan kerja (pro job), pertumbuhan ekonomi (pro growth) dan berwawasan lingkungan (pro environment). Secara konkret di bidang ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi Jambi juga telah melaksanakan program pelatihan tenaga kerja Provinsi Jambi dan pemagangan dalam negeri maupun luar negeri, sebagai bagian dari pemulihan sektor ketenagakerjaan di Provinsi Jambi,” terang Sudirman.

Sudirman yakin bahwa program pemagangan ini merupakan salah satu upaya nyata yang dapat menjadi stimulus sektor ketenagakerjaan pasca pandemi Covid-19. Dan, kegiatan ini akan dapat berjalan dengan baik dan berhasil jika adanya kerjasama yang baik antara peserta magang, perusahaan, serta adanya kesungguhan peserta dalam mengikuti kegiatan pemagangan tersebut. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam program pemagangan, ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Provinsi Jambi serta menstimulus sektor ketenagakerjaan di tengah pandemi Covid-19 yang sedang kita hadapi saat ini. Kita sama-sama berharap melalui kegiatan pemagangan ini, secara bertahap tingkat pengangguran dan kemiskinan di bumi Sepucuk Jambi sembilan Lurah ini dapat dikurangi,” ujar Sudirman.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sudirman berpesan kepada para peserta program pemagangan untuk menggunakan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh. “Ini adalah kesempatan yang langka dan tentunya mempunyai efek sendiri bagi saudara untuk dapat mengembangkan diri, dan meningkatkan kualitas serta dapat mengoptimalkan segala potensi dan sumber daya yang dimiliki agar mampu bersaing di pangsa kerja secara global.  Semoga upaya nyata kita bersama dalam mendukung dan mengatasi permasalahan sektor ketenagakerjaan dapat didukung oleh semua pihak dan pada akhirnya nanti dapat mewujudkan Jambi TUNTAS  2021 dan Indonesia maju,” pungkas Sudirman.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi, Bahari Panjaitan dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini melibatkan perusahaan besar, menengah, dan kecil sebagai lokus penempatan peserta magang dengan berbagai sektor. “Perusahaan yang bekerjasama dengan kita diantaranya sektor industri dengan jumlah peserta 108 orang,  sektor perkebunan dengan jumlah peserta 10 orang,  sektor industri usaha kecil menengah dan besar dengan jumlah peserta pemagangan 10 orang, pariwisata dengan jumlah peserta 10 orang.  Tempat pemagangan tersebut antara lain PT Pelindo Indonesia, Jambi Waras, PT Aneka Bumi Pratama, International Finance, Djambi Waraz, Jaya Indah Motor, BPJS Ketenagakerjaan, Agung Automall, Saimen, KFC, Luminor, Odua Weston, Hypermart. Setiap peserta akan diberikan uang transportasi Rp1.000.000 dan diberikan juga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dan Jaminan Kematian selama 5 bulan,” tutur Bahar

Lifestyle Magazine

Tahun 2020 Polda Jambi Hanya Tangani 13 Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan

JAMBI - Bedasarkan data yang dihimpun Polda Jambi, jumlah kasus yang masuk dalam daftar pemeriksaan juga turun signifikan. Setidaknya, untuk kasus kebakaran hutan di provinsi Jambi ahun 2020 ini, Polda Jambi hanya menangani 1 3 kasus Karhutla dan seluruhnya merupakan kasus perorangan dan tak ada satupun kasus yag melibatkan perusahaan.

Langgar Aturan Kampanye, Bawaslu Copot Paksa Stiker-stiker Calon Gubernur Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Bawaslu Kota Jambi mencopot paksa puluhan stiker calon Gubernur Jambi yang terpasang di angkutan kota (Angkot). Hal tersebut lantaran melanggar pasal 26 PKPU Nomor 11 tahun 2020 tentang pemasangan APK di area publik termasuk angkot.

3 Daerah di Jambi Berstatus Zona Oranye Penyebaran Virus Covid-19

JAMBI (SR28) - Dari 11 wilayah kabupaten kota di provisni Jambi saat ini terdapat 3 wilayah yang amsuk sebagai zona oranye penyebaran Covid-19. 3 wilayah tersbeut yakni Kota Jambi, Kerinci dan Tanjung Jabung Barat. Akibat hal tersebut, Provinsi Jambi kini juga berlabel zona oranye (Sedang) penyebaran virus Covd-19.

Sumber: JAMBI28 TV

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

KOTA JAMBI (SR28) - Berdasarkan catatan Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi. Baru dilaksanakan satu bulan lebih, penerimaan pendapatan Provinsi Jambi melalui sektor pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk yang kedua kalinya pada tahun 2020 ini sudah mencapao angka Rp16 Milyar.

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Video News

- Advertisement -

TENANG

Oleh: Bahren Nurdin
(Akademisi UIN STS Jambi dan Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan)

Semua diharap tenang. Masa kampanye telah berakhir dan tahapan Pilkada serentak tahun ini mamasuki babak baru yaitu masa tenang. Ada tiga hari sebelum menunaikan hajat bersama ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sebut masa tenang. Hiruk-pikuk ‘jualan’ para pasangan calon (paslon) bersama tim sudah harus dihentikan baik secara ‘off line’ maupun ‘on line’.

Semua alat peraga harus sudah dibersihkan. Itu artinya seluruh ‘studio’ di jalan sudah harus tutup dan tidak ada lagi yang memajang foto-foto para perserta kontes. Sudah cukup waktu yang diberikan oleh Komisi Pelilihan Umum (KPU) untuk ‘jual’ tampang dan menawarkan program-program kepada ‘calon pembeli’. Termasuk alat kampanye online. Seluruh akun media sosial yang secara resmi didaftarkan kepada KPU sudah harus sign out. Tidak boleh diakses sama sekali.

Seharusnya hal ini juga dihormati oleh para tim sukses. Status-status di media sosial sudah tidak dibenarkan lagi berkampanye. Tidak boleh lagi menonjol-nonjolkan tim jagoanya. Kembalilah menulis statu-status yang menyejukkan. Unggahlah foto-foto selfie terbaik dengan senyum-senyum lebar yang tidak bersangkut paut dengan pilkada. Riang dan gembira. Pilkada tidak harus tegang, kan?

Jika selama masa kampanye beberapa bulan terakhir paslon dan tim sangat sedikit atau bahkan tidak –punya waktu untuk berkumpul dengan anak, isteri, dan keluarga, saatnya untuk pulang ke rumah. Saatnya berkumpul dan bersama. Ada waktu tiga hari untuk menarik nafas selebum nanti  naik ring yang sebenarnya. Begitu juga tim sukses yang harus ikut menenangkan diri. Usaha sudah dilaksanakan maksimal. Tinggal menunggu hasil. Yakinlah hasil tidak akan mengingkari usaha. Apa yang diusahakan itulah yang akan dihasilkan. Ups, jangan lupa ada juga kehendak Tuhan di sana. Maka, usaha harus pula dibingkai harap dan munajat kepada yang Maha pengambil keputusan.

Masa tenang merupakan hari-hari yang diberikan oleh KPU kepada para calon pemilih untuk menenangkan diri sehingga siap untuk mengambil keputusan. Calon pemilih selama ini sudah sangat banyak disuguhkan janji-janji dan program kerja para paslon. Saatnya menimbang-nimbang paslon mana yang akan dipercaya untuk mengemban amanah dan harapan. Menakar-nakar siapa yang mampu menepati janji. Mempelajari semua program dan strategi siapa yang jitu untuk membawa perubahan yang dijanjikan. Masa tenang inilah kesempatan.

Maka dari itu, hentikan segala bentuk provokasai apa lagi intimidasi kepada siapa pun di masa tenang ini. harus diingat pula, masa tenang tidak boleh digunakan untuk menghitung ‘amplop’ yang harus disebarluaskan.  Jika semua itu dilakukan, tentu saja sanksi hukum telah menanti. Tegas, siapa pun yang melanggar segala bentuk aturan yang telah ditetapkan dan diikat oleh undang-undang yang berlaku, harus mendapat hukuman. Termasuk, jika ada yang masih coba-coba berkampanye di masa tenang.

Akhirnya, masa tenang selama tiga hari ke depan tidak boleh ada yang membuat ‘kegaduhan’. Semua harus tenang. Jika selama kampanye ada yang ‘gila’ sekarang saatnya ‘waras’. Jika ada yang tidak bisa menahan lidah dan jarinya, saatnya menahan diri. Maka, jika KPU sudah menyatakan minggu tenang, TENANGLAH! Janganlah ada yang berkampanye lagi!.

Di Hari Ulang Tahunnya, Presiden Rusia Dihadiahi Uji Coba Rudal Hipersonik

JAMBI (SR28) - Rusia telah menguji peluncuran rudal jelajah hipersonik Tsirkon dan berhasil mencapai target di Laut Barents. Momen ini bertepatan dengan ulang tahun ke-68 pemimpin Rusia, Vladimir Putin.

Uji Swab Gratis Belum Juga Terlaksana, Molor dari Rencana Awal

JAMBI (SR28) - Rencana pemerintah Provinsi Jambi untuk menggratiskan Uji Swab Covid-19 bagi masyarakat tepatnya di RSUD Raden Mattaher hingga dua minggu ari penetapan awal belum juga dapat terlaksana.

Hari Ini Tempat Hiburan Dan Olahraga di Kota Jambi Boleh Buka Lagi

JAMBI (SR28) - Adapun tempat usaha yang kembali dizinkan buka lago seperti tempat-tempat olahraga yaitu fitnes, senam, bola sodok kemudian tempat pijat refleksi, spa, serta bar, cafe dan tempat karaoke keluarga termasuk kolam renang dan wahana bermain anak-anak.

Sungai Batanghari Berstatus Waspada Banjir

JAMBI (SR28) - Terus mengalami kenaikan. Debit air sungai Batanghari kini berstatus waspada dengan ketinggian muka air sudah mencapai 12,25 meter. Hal tersebut dipicu dengan tingginya curah hujan di wilayah hulu sungai.

Mendagri Tito Karnavian Desak Pemprov Jambi Segera Terbitkan Perda Sanksi Langgar Protokol Kesehatan

JAMBI - Dianggap belum maksimal tangani covid-19, Mendagri RI Tito karnavian mendesak pemerintah provinsi Jambi untuk segera menerbitkan perda sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Sumber: JAMBI28 TV
- Advertisement -

Music

Pemprov Jambi Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang Minggu Depan

JAMBI (SR28) - Langkah antisipasi ini perlu dilakukan pemerintah daerah agar meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang tersebut. Akibat berkunjung ke tempat-tempat wisata maupun tempat keramaian lainnya bahkan mudik bisa di minimalisir.

6 Orang Pejabat di Pemerintahan Kota Jambi Positif Corona

KOTA JAMBI - 6 Orang pejabat di lingkup pemerintahan Kota Jambi dinyatakan terkonfirmasi positif Cobid-19. Hal itu diketahui pasca peemrintah daerah tersebut melakukan peemriksaan uji swab masal ke 100 pejbat eselon di jajaran pemerintahanya.

Semua Alat Peraga Kampanye Calon Gubernur Jambi Diturunkan KPU

JAMBI (SR28) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi bersama tim gabungan melakukan penurunan seluruh alat peraga kampanye (APK) yang tersebar di 11 kecamatan se Kota Jambi. Setidaknya dalam kegiatan tersebut KPU bersama tim menurunkan sebanyak 48 APK berbentuk Billboard.

Sumber: JAMBI28.TV

Fachrori Umar Resmikan Laboratorium PCR Covid-19 dan Unit Transfusi Darah RS Raden Mattaher Jambi

JAMBI (SR28)- Guna mempercepat penanganan penyakit yang diakibatkan virus corona atau Covid-19, Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum meresmikan Laboratorium Biologi Molekuler dan Gedung Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) di RSUD Raden Mattaher, Selasa (22/9/2020). Dengan diresmikannya laboratorium tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi resmi memiliki Laboratorium PCR (Polymerase Chain Reaction) untuk uji Swab Covid-19.  Langkah ini merupakan upaya Gubernur Jambi dan jajaran serta pihak terkait, mendorong percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Tampak mendampingi Gubernur, Plt.Kepala Dinkes Provinsi Jambi  Refrizal, Direktur Utama RSUD Raden Mattaher dr.Ferry Kusnadi, SpOG. Tampak hadir pula Danrem 042/GAPU, Brigjen TNI M.Zulkifli.

Gubernur berharap, adanya Laboratorium Biologi Molekuler ini, bisa mempercepat tracing (penelusuran) penyebaran Covid-19, meningkatkan kinerja, dan dengan cepat mendiagnosa penyakit, khususnya Covid-19.Gubernur menjelaskan, upaya secara medis harus dimaksimalkan, dengan peralatan dan sebagainya. Tak hanya itu, Gubernur pun berharap agar masyarakat tetap punya kesadaran untuk mematuhi protokol Kesehatan Covid-19.

“Pemerintah  Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih kepada Plt.Kadis Kesehatan dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher yang telah menyiapkan gedung dan laboratorium biologi molekuler coronavirus dan juga gedung unit Transfusi Darah. Keberadaan gedung ini mempermudah masyarakat untuk mendapat darah tepat waktu dan memudahkan penanganan kasus Covid-19 di Provinsi Jambi,” kata gubernur.

Gubernur mengungkapkan, akhir bulan Juli lalu terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan per tanggal 20 September 2020 terdapat 386 jumlah kasus di Provinsi Jambi, serta menerangkan beberapa upaya dalam percepatan penanganan wabah Covid-19 antara lain disediakannya Bapelkes sebagai rumah isolasi mandiri dan penambahan ruang isolasi Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi, sebagai salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 Provinsi Jambi. Gubernur mengharapkan peresmian laboratorium Biologi Molekuler  ini dapat meningkatkan kapasitas pemeriksaan sampel uji swab per hari dan memperpendek antrian pemeriksaan sampel sehingga dapat mempermudah kerja tim gugus tugas dan gerak cepat dalam penelusuran kontak  untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tidak saja laboratorium biomolekuler saja  yang diresmikan hari ini tetapi juga Gedung Unit Transfusi Darah RS Raden Mattaher Jambi. Iini merupakan bentuk komitmen untuk mewujudkan pelayanan transfusi darah yang aman, tepat waktu, sesuai dengan standar.  Keberadaan UTDRS ini diharapkan pula dapat memenuhi ketersediaan darah dan memudahkan pasien untuk mendapat darah, khususnya pada keadaan darurat,” tutur gubernur.Gubernur berpesan kepada seluruh jajaran Rumah Sakit Umum Daerah  Raden Mattaher Jambi termasuk pemeriksaan laboratorium yang akan semakin banyak, agar tetap bekerja ikhlas dan maksimal, memberikan pelayanan prima yang dimulai dari kemampuan, sikap, penampilan,  perhatian,  tindakan dan tanggung jawab.Direktur Utama RSUD Raden Mattaher dr.Ferry Kusnadi, SpOG menyampaikan, peresmian Gedung Unit Transfusi Darah Rumah Sakit dan Laboratorium Molekuler dapat meningkatkan semangat dan kinerja seluruh jajaran RSUD Raden Mattaher.

“Dengan adanya laboratorium Biologi Molekuler ini, Rumah sakit Raden Mattaher sudah dapat melakukan PCR, tes cepat molekuler untuk penanganan diagnose Covid-19. Dan dengan adanya gedung unit transfusi darah yang sesuai dengan standar tipe B, maka kita dapat mengambil komponen darah tertentu, dan uji saring. RSUD juga memiliki satu buah unit mobil dengan alat transfusi darah lengkap,” ujar Ferry (HUMAS)

Sport News

12 Pemda Hingga Satker Kementerian Terima DIPA Dan TKDD TA 2021

JAMBI - Adapun alokasi belanja kementerian lembaga untuk Provinsi Jambi sendiri dalam bentuk DIPA tahun anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp7,16 Triliun. Sedangkan dana transfer untuk tahun 2021 dialokasikan sebesar Rp13,62 Triliun.

Al Haris Nikmati Kebersamaan Bakar Ikan

MERANGIN - Bupati Merangin bersama Wabup Mashuri serta Sekda Merangin bersama jajaran menikmati ikan bakar serta makanan seafood lainnya.

Nampak tak ragu, orang nomor satu di kabupaten Merangin itu membakar sendiri ikan di pemanggangan ikan tersebut, meskipun panasnya kayu bakar tak menyurutkan Al Haris untuk terus membakar ikan dengan bumbu beraroma sedap tersebut.

Setelah ikan bakar telah matang, Al haris langsung memotong ikan bakar untuk dinikmati bersama. Terlihat suasana kekeluargaan dan kebersamaan Al Haris dengan para jajarannya tersebut, apalagi sembari duduk sambil bercerita untuk kemajuan bersama.

Kebersamaan pun semakin kentara tatkala mereka bernyanyi bersama yang membuat suasana menjadi semakin akran dan penuh kehangatan.

"Saya sangat senang sekali hari ini, bisa berkumpul bersama sambil menikmati ikan bakar yang kezat ini," ujar Al Haris.

Bupati Rapat Kembali Fasilitasi Tuntutan Masyarakat Teluk Nilau

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr Safrial kembali memimpin rapat fasilitasi lanjutan tuntutan masyarakat Kelurahan Teluk Nilau dan Komite Pimpinan Wilayah Serikat Tani Nasional (KPWSTN) terhadap areal APL di wilayah Kelurahan Teluk Nilau Kecamatan Pengabuan, Rabu (15/07).

Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati ini turut diikuti oleh Forkompimda, Kasdim, Kapolsek Teluk Nilau, Staf Ahli, Asisten Perekonomian dan pembangunan, Kadis PMD Tanjab Barat, Kesbangpol, Kadis Dukcapil, Camat Tebing Tinggi, Camat pengabuan, Kabag SDA, Kabag Tata pemerintahan, Camat Tebing Tinggi, Camat Pengabuan, Kepala KPHP Kab. Tanjab Barat, Pimpinan PT. WKS, dan 4 kelompok Tani yang bermitra dengan PT Wirakaryasakti, dan serikat Tani nasional (STN).

Usai rapat, Safrial mengatakan bahwa PT. WKS telah menyerahkan 4 bundel dokumen yang berisi MoU Kemitraan, Legalitas Lahan, dan daftar nama anggota dari 4 kelompok tani mitra PT. WKS, namun tidak dilengkapi dengan fotocopy anggota kelompok tani. Sesuai kesepakatan peserta rapat, PT.WKS diminta melengkapi dokumen selambat - lambatnya pada hari Senin 20 Juli 2020 Pukul 15.00 WIB mendatang.

Sementara itu, dari pihak Masyarakat kelurahan Teluk nilau dan Serikat Tani Nasional, dalam rapat ini juga menyerahkan salinan data (fotocopy) yaitu peta dan perda, berita acara rapat di DPRD, dan berita acara di Badan kesbangpol, berita acara pengecekan lapangan, KK, dan KTP kelompok Tani sebanyak 470 KK/KTP kepada Pemkab Tanjab Barat yang diterima oleh Asisten perekonomian dan pembangunan.

"Nantinya, Dinas PM dan PTSP Kabupaten Tanjab Barat akan melakukan verifikasi terhadap legalitas lokasi yang dimitrakan antara PT WKS dan empat kelompok tani," ujar Bupati.

Selanjutnya, kata Bupati, tim terpadu penanganan konflik sosial Kabupaten Tanjab Barat juga akan memverifikasi data yang disampaikan tersebut selama dua minggu terhitung mulai tanggal 20 juli 2020.

"Dan hasil verifikasi akan disampaikan pada pertemuan selanjutnya, selanjutnya hasilnya akan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku" tutur Safrial.

"Fungsi kami hanya sebagai fasilitator, kalau kurang puas dengan hasil kami, ditempuh jalur hukum lebih baik," tambahnya.

Sementara itu, dari Serikat Tani Nasional Provinsi Jambi, Cristian Napitupulu menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil verifikasi data dari Dinas PM dan PTSP serta Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial.

"Kita masih menghormati pemerintah daerah kita," ujarnya singkat. (Sabri)

- Advertisement -

Baru Seumur Jagung Jembatan Parit 20 Sudah Retak, Aktivis Minta Kejari Kuala Tungkal Periksa Rekanan dan Oknum PUPR

‌‌KUALA TUNGKAL (SR28) –Peningkatan Jembatan Parit 20 Kecamatan Sebrang Kota yang dibangun dengan Dana APBD Tahun Anggaran 2020 sebesar 5,8 Milyar lebih baru seumur jagung sudah retak dan lentur. Hal ini sangat mengecewakan masyarakat Parit 20.

Pasalnya jalan tersebut belum dilalui mobil dan roda dua namun kondisinya sudah memperihatinkan.‌‌

Dari laporan warga setempat Penigkatan Jembatan Parit 20 itu dibangun dengan tiang pancang sebayak 2 sambung.

"Wajar saja kalau jembatan tersebut lentur sebelum dilalui kendaraan, selain itu juga dari coran beton rekanan mengunakan ari lobak saat mengecor jembatan tersebut, jadi wajar saja kalau jembatan Parit 20 itu retak dan lentur karena hasil kerjanya asal jadi" ungkap JM kepada SR28 kemarin.‌‌

Menyikapi hal tersebut aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza,SH.MH, mendesak BPK dan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti hal tersebut.

"Karana menurut saya hal ini sudah merugikan negara, dan ada indikasi  atau melakukan korupsi dengan dikuranginya tiang pancang yang ditanam rekanan, karena setahu saya jembatan Parit 20 yang dibangun oleh rekanan tersebut Dalam BQ  nya itu Rata-Rata Empat sambung bukan 2 sambung,”seloroh Anand Viqriza,SH,MH, Jum’at (06/11) kemarin.‌‌

"Demikian juga Oprit Jembatan yang sudah retak dan itu juga ada idikasi kerugian Negara,karena tidak sesuai juga dengan RAB dan mutu beton serta kepadatan Tembokan OPrit tersebut,hal ini juga kurangan pengwasan dari oknum Dinsa PUPR Tanjab Barat sealama pelaksanaan pekerjaan tersebut,untuk itu kembali kita tekankan kepada Pengak hukum  kejaksaan Negri Kuala Tungkal Jangan Hanya meninjau Saja di 17 jembatan tersebut saat mendampigi Sekda Tanjab Barat kita minta segra dilakukan pemereiksaan terhadap rekanan dan oknum Dinas PUPR,” pungkas Anand Viqriza. (Sabri)

Bupati Tanjabbar Ajak Masyarakat Sukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H.Safrial, M.S mengajak masyarakat ikut serta dalam mensukseskan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2020. Hal itu disampaikan dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam kegiatan Deklarasi kampanye damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Sabtu (26/09).

Lebih lanjut, sekda juga ingatkan terkait masa kampanye yang merupakan salah satu tahapan pemilihan serentak tahun 2020 dalam masa pandemi. Selain tahapan paling semarak, menurutnya masa kampanye juga rawan terhadap penyebaran covid 19 di karenakan melibatkan banyak orang.

"Oleh sebab itu saya mengajak semua pihak yang terlibat pada saat kampanye dilaksanakan wajib melaksanakan protokol kesehatan covid 19, untuk mencegah penularan pandemi covid 19 kepada orang lain," ajaknya.

Sekda juga menghibau kepada semua pihak untuk senantiasa menjaga sikap, perkataan, dan etika, serta selalu menjaga persatu dan ketenteraman masyarakat di daerah kita, jangan mudah terpengaruh dan terprovokasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dan yang perlu di ingat, pilihan boleh tidak sama, tetapi persatuan dan kesatuan bangsa harus tetap terjaga.

Sekda juga berharap peserta Pilkada  dapat berkampanye secara simpatik dengan menawarkan visi, misi dan program-program dengan cara yang sopan, saling menghormati, tidak menghasut, tidak saling memojokkan baik individu maupun pasangan calon, serta selalu mengedepankan etika dan moral politik yang mencerminkan kepribadian bangsa yang berbudaya dan beragama.

"Jadikanlah kegiatan kampanye ini sebagai proses pendidikan politik bagi masyarakat, agar masyarakat lebih menyadari akan hak dan kewajibannya dalam berdemokrasi," ujar Sekda.

Dalam kesempatan yang sama, sekda bersama jajaran Forkompimda, Ketua dan anggota KPU, ketua dan anggota Bawaslu, saksikan penandatanganani deklarasi kampanye damai pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten tanjung jabung barat 2020 oleh paslon Bupati/Wakil Bupati Tanjab Barat. (Sabri)

H Al Haris: Semua Pasien Covid-19 yang Dirawat Sembuh

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris memulangkan lima pasien Covid-19, setelah tim medis Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko menyatakan kelima pasien tersebut telah sembuh totol dan hasil Swab terakhir negatif.

Kelima pasien Covid-19 yang sebelumnya mendapat perawatan insentif dan sekarang dipulangkan dari rumah isolasi RSD Kol Abundjani Bangko, (24/6) itu, JG (23), WI (16), AK (54), B (40) dan AHM (20).

Lima pasien Covid-19 yang dipulangkan itu jelas bupati, merupakan akhir dari sebanyak 21 pasien Covid-19 yang sebelumnya dirawat insentif di RSD Kol Abundjani Bangko. Artinya semua pasien Covid-19 Merangin sudah sembuh semua.

“Alhamdulillah, Allah memberikan kita keyakinan. Alhamdulillah pasien sembuh semua dan bisa berkumpul bersama keluarga. Saya juga bernazar kalau semua sembuh saya akan memotong kerbau,’’ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, bupati mengucapkan terima kasih kepada tim medis RSD Kol Abundjani Bangko, Satgas Covid-19 Merangin dan semua pihak yang terlibat dalam menangani pasien Covid-19.

Selain itu, bupati juga mengungkapkan rasa maafnya kepada para mantan pasien Covid-19 Merangin, jika selama dalam perawatan terjadi berbagai kekurangan atau pelayanan perawat yang belum memuaskan.

Bila sampai berakhirnya wabah Corona dan Kabupaten Merangin benar-benar bersih dari virus Covid-19, tidak ada warga Merangin yang meninggal dunia karena Covid-19, bupati segara akan membayar nazar memotong satu ekor kerbau.

Bupati juga mengingatkan agar pasien Covid-19 yang sudah sembuh, agar tetap mengindahkan protokol kesehatan Covid-19, dengan selalu mengenakan masker, menjaga jarak dan selalu mencucitangan dengan sabun di air yang mengalir.

‘’Pertahankan apa yang menjadi acuan Pemerintah dalam penanganan Covid-19. Mudahan tidak ada lagi pasien Corona dan Merangin akan bersih serta bebas dari wabah Covid-19,”harap Bupati.

Opsi Sekolah Tatap Muka Ditengah Pandemi Sedang Digodok Pemkot Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Rencananya, jika perkembangan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Jambi jumlahnya sudah semakin menurun. Opsi pemberlakuan sekolah tatap muka di tengah pandemi tersebut akan segera diberlakukan.

TV

Opsi Sekolah Tatap Muka di Kota Jambi Belum Bisa Dilakukan

KOTA JAMBI - Walaupun telah mendapatkan permintaan resmi dari pihak sekolah hingga Dinas Pendidikan Kota Jambi terkait penerapan pengaktifan kembali kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah. Pemkot Jambi mengambil kebijakan belum memeperkenankan pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara tatap muka, lantaran masih banyaknya spesimen Uji Swab Covid-19 yang belum diuji dan hasilnya juga belum diumumkan.

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Wabup Tanjab Barat Ikuti Pidato Kenegaraan dalam Rangka HUT RI 75

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib mengikuti jalannya  rapat paripurna DPRD mendengarkan Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo yang ditayangkan langsung lewat siaran TV Nasional  dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Tahun 2020, Jumat (14/08).

Kegiatan yang diselenggarkan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Tanjab Barat ini turut diikuti oleh Pimpinan bersama Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Fokopimda, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, serta Kepala Bagian Lingkup  Sekretariat Daeah Tanjung Jabung Barat.

Pimpin langsung Rapat Paripurna, Ketua DPRD Tanjab Barat Mulyani Siregar, SH dalam sambutannya ingatkan pentingnya mengikuti  Pidato Kenegaraan RI dalam rangka Peringatan Hari ulang Tahun ke 75. Menurutnya, pidato kenegaraan berisi berbagai informasi aktual terkait langkah dan kebijakan yang sudah,  sedang, atau akan dilaksanakan oleh Pemerintah

."Tentunya ini jadi Pedoman oleh semua pihak terutama dalam upaya mensukseskan kebijakan ekonomi daerah, keuangan daerah, prioritas dan sasaran pembangunan daerah, serta program dan prioritas daerah lainnya,"paparnya

Sementara itu, Wakil Bupati Drs. H. Amir Sakib dalam wawancaranya usai mengikuti kegiatan mengatakan Hari ulang Tahun Republik Indonesia  kali ini berbeda dari tahun sebelumnya, hal ini dikarenakan adanya pandemi covid 19. Amir Sakib juga mengajak kepada masyarakat dapat mengikuti arahan Presiden Indonesia terkait penerapan protokol kesehatan.

"Untuk itu sesuai arahan Presiden RI, kita dihimbau untuk mematuhi protokol kesehatan," selain itu juga Agenda Pilkada 2020 harus tetap berjalan, yang mana mengharuskan adanya penerapan disiplin tinggi dalam menjalankan protokol kesehatan," tandasnya. (Sabri)

Gubernur Jambi Antisipasi Penularan Covid-19 pada Libur Akhir Oktober

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc secara daring/virtual mengikuti Rapat Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Oktober 2020 di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Jambi, Kamis (22/10/20).

Rapat tersebut diadakan oleh Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah seluruh Indonesia.

Pjs. Gubernur Jambi menegaskan perlunya langkah antisipasi hadapi beberapa kondisi saat libur pada akhir bulan Oktober Tahun 2020 yang diperkirakan terjadi peningkatan aktivitas atau kunjungan masyarakat dari satu tempat ke daerah lain. "Saya mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, batasi kerumunan, dan mari rencanakan liburan secara produktif," ungkap Ardy Daud.

Ardy Daud mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan menindaklanjutinya guna mengambil langkah-langkah yang perlu dipersiapkan hingga liburan tiba masyarakat tetap terjaga kesehatannya. "Pemerintah Daerah akan siapkan tempat pelayanan kesehatan, supaya siaga selama libur untuk pos-pos pemantauan, guna memperlancar arus lalu lintas dan sebagainya, pada Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Polda Jambi," jelas Ardy Daud.

Mendagri Tito Karnavian saat membuka rapat tersebut mengingatkan, libur Maulid Nabi tanggal 29 Oktober dan cuti bersama 28-30 Oktober 2020 perlu antisipasi pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, juga tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Sementara Menko Polhukam Mahfud MD tegaskan dalam menghadapi masa libur tetap sejalan dengan kebijakan pokok pemerintah terkait protokol kesehatan yang sudah lama dikerjakan. "Terjadi kerumunan dan potensi penularan seperti di transportasi umum, terminal, tempat rekreasi, dan ini harus diantisipasi jangan sampai menjadi klaster baru penularan Covid-19," tegas Mahfud MD.

Aktivitas masyarakat dari satu daerah ke daerah lain, termasuk adanya suasana keakraban bertemu teman dan keluarga saat libur akhir Oktober ini diharapkan dapat berjalan lancar dan penularan Covid 19 tidak meningkat hingga masa libur tiba, kesehatan terjaga, dan  masyarakat bahagia.