Minggu, Januari 17, 2021

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu pada Pasal 141 ayat (1)...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan penghasutan kerumunan di Petamburan, Tanah...

BREAKING NEWS:Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!

JAKARTA - Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan. Kotak hitam itu kemudian dibawa ke daratan. Seperti dikutip dari Antara,...

Technology

Bupati Turun Ke Pasar Sosialisasi New Normal

MERANGIN - Pemerintah Kabupaten Merangin mengajak masyarakat di Bumi Tali Undang Tambang Teliti  untuk melakukan aktivitas sebagaimana biasanya dengan tetap mematuhui protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S Sos, MH saat mensosialisasikan new normal di pusat perbelanjaan dan pertokoan di Pasar Baru dan Pasar Bawah Bangko dengan menggunakan pengeras suara milik Polres Merangin. Diatas mobil tersebut Bupati Merangin juga didampingi Kapolres Merangin dan Dandim 0420/Sarko dan diikuti rombongan mobil pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

‘’Kita mulai hari ini mulai melaksanakan aktivitas sebagai mana biasanya, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan, baik di pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan aktivitas lainnya,’’ kata Bupati Merangin saat mensosialisasikan new normal, Rabu, 3 Juni 2020.

Dijelaskan orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin itu, warga merangin tetap menggunakan masker, cuci tangan saat masuk ke kantor, ke pusat perbelanjaan, ke rumah ibadah dan juga tetap menjaga jarak atau tidak melakukan kerumuman massa.

Silahkan buka rumah ibadah, tapi di halaman disiapkan cuci tangan dengan air mengalir dan pakai sabun. begitu juga di pertokoan, orang yang berbelanja dalam kondisi bersih dan bapak ibuk bersih, tapi yang beli tentu tentu bersih. ‘’Bapak ibuk kita mulai new normal, inilah cara baru kita berakktivitas seperti biasa dalam pendemi corona,virus corona tidak bias di lihat,  tidak bisa di raba, tapi dia ada, ikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah,’’ harap Bupati Merangin.

- Advertisement -

Tim Yustisi Covid-19 Kota Jambi Gencarkan Patroli Protokol Kesehatan di Pasar

KOTA JAMBI (SR28) - Mencegah peningkatan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 semakin membludak. Tim Yustisi satgas penanganan Covid-19 Kota Jambi kini gencarkan melakukan patroli di pasar tradisional. Kendati demikian, masih saja ditemukan warga yang tidak menggunaan masker.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Bupati pimpin apel siaga Karhutla di Merangin

MERANGIN - Sampai jelang akhir Juli 2020 sekarang ini, kondisi Kabupaten Merangin masih aman terhadap kebakaran hutan dan lahan Karhutla. Belum ditemukan adanya titik api di 24 kecamatan dalam Kabupaten Merangin.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H. Al Haris usai menjadi Inspektur upacara kedisiplinan dan Apel Siaga Karhutla 2020 di halaman depan kantor bupati Merangin, Senin (27/7/2020).

‘’Mudah-mudahan Merangin selalu aman dari Karhutla. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu siaga, jangan ditatanan kehidupan New Normal Covid-19 ini kita lengah dengan Karhutla,’’ujar Bupati.

Jaga betul pinta bupati, hutan Merangin jangan sampai ada  yang terbakar. Jangan ada lagi warga  yang membuka lahan dengan cara membakar.  Jika masih ada warga yang membuka lahan dengan cara membakar akan diusut tuntas.
Sedikit saja ada warga yang membakar lahan terang bupati, akan terpantau lewat Satelit.

‘’Pada tatanan kehidupan New Normal ini, jangan sampai daerah kita kena asap karena udara yang berasap dapat menurunkan imun tubuh,’’harap Bupati.

Bupati minta seluruh masyarakat Kabupaten Merangin konsisten menjaga keutuhan hutan dan lahan dari kabakaran, sehingga kondisi udara di Bumi Tali Undang Tambang Teliti tetap segar.

‘’Pada Juni 2020 lalu mamang sempat terbaca ada dua titik panas atau hotspot yang diduga dari Karthula di Merangin. Tapi sekarang sudah hilang dan Karhutla di Merangin dalam kondisi nihil,’’terang Bupati.

UIN STS Jambi Berhasil Ciptakan Smart Building

MUARO JAMBI (SR28)- Dosen dan Mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil mengembangkan Smart Building untuk kebutuhan kampus UIN STS Jambi. Peralatan Smart Building ini merupakan hasil riset yang dikembangkan bersama Pusat Kajian Lingkungan Hidup dan Pusat Kajian Demografi dan Fakultas Sainstek.

“Alhamdulillah kami berhasil mengembangkan tahap pertama sistem smart building ini bersama dosen dan mahasiswa. Sebelumnya alat ini telah melalui uji laboratorium untuk mendapatkan hasil yang optimal.” ujar Indrawata, sekretaris Pusat Kajian Lingkungan Hidup pada Jumat (27/11/2020).

Rektor UIN STS Jambi mengapresiasi sekali pengembangan smart building ini dikarenakan pengembangan smart building ini merupakan inovasi hasil riset bersama dari Dosen dan Mahasiswa dan diimplementasikan pada masyarakat, terutama kampus. Program ini sesuai dengan visi dan misi UIN STS Jambi sebagai lokomotif terdepan untuk perubahan di propinsi Jambi.

“Saya mengapresisasi pengembangan smart building ini, walaupun saat ini masih dalam tahap awal. Namun,inovasi ini sangat penting mengingat kampus sebagai pusat keilmuan harus mampu memberikan produk hasil riset kepada masyarakat. Dan saya tahu, bahwa smart building ini cukup mahal investasinya, karena membutuhkan peralatan dan SDM yang handal untuk membuat dan mengelolanya, dan kita mampu untuk itu.“ ujar Prof. Dr. H. Su'aidi, MA.,Ph.D, Rektor UIN STS Jambi.

Pengembangan smart building ini telah melalui uji kelayakan pada skala laboratorium hingga kalibrasi dengan alat standar. Beberapa sensor telah digunakan untuk mengetahui secara optimal kondisi ruangan. Salah satunya adalah sensor pendeteksi orang dan pengatur cahaya. Jika pada malam hari ada orang yang tidak diinginkan masuk kedalam bangunan tersebut, maka akan terdeteksi. Sistem juga akan mengatur penggunaan cahaya lampu pada siang hari dan malam hari secara optimal.

“ Peralatan ini dilengkapi dengan machine learning sehingga dapat dengan mudah memberi tahu jika ada penyusup pada malam hari melalui jaringan internet / intranet. Dan semua aktivitas bisa di analisa secara lebih mendalam karena data tersebut tersimpan di dalam database” ujar Ahmad Syukron Prasaja, Ketua Pusat Kajian Demografi.

Data tersebut kemudian diolah dengan metode exploratory data analysis. EDA tersebut yang menghasilkan luaran dalam bentuk grafis dan data analisis sehingga dapat mempermudah untuk di analisa dan kemudian diterapkan dalam bentuk pengembangan kebijakan penggunaan bangunan tersebut.

Peralatan ini walaupun dalam tahap uji coba lapangan, namun telah menggunakan konsep wireless sensor network (WSN) sehingga setiap device dapat saling terhubung dan berkomunikasi satu sama lain secara machine-to-machine. Pada pengembangan tahap kedua, akan digunakan lebih banyak sensor seperti sensor asap, arus listrik, voltase, suara, pengatur AC, lampu untuk mengatur sebagian aktivitas dari bangunan termasuk didalamnya menggunakan RFID sebagai akses masuk dan absensi pada bangungan.

Di Indonesia sudah ada beberapa gedung yang menerapkan konsep smart building, walau belum sepenuhnya. Konsep ini pada dasarnya merupakan konsep bangunan yang mengoptimalan teknologi Internet of Things dan Big Data untuk menghasilkan penggunaan gedung yang lebih hemat energi, SDM dan optimal dalam penggunaannya. Namun konsep bangunan smart building ini tidak murah, karena hampir seluruh kegiatan dalam smart building ini dilakukan otomatis tanpa adanya campur tangan manusia.

Element yang ada di dalam bangunan seperti cahaya lampu , keamanan pada pintu-jendela (security), pendingin ruangan (AC), asap rokok / kebakaran, suhu ruangan saling terkoordinasi dan terhubung dalam satu sistem otomatisasi yang disebut smart building.

Waduh, Donald Trump Larang Tik Tok di AS, Alasannya Cukup Mengerihkan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bakal menandatangani perintah eksekutif secepatnya untuk melarang aplikasi media sosial (medsos) TikTok yang berkembang pesat di Amerika Serikat.

Trump beralasan, pelarangan dilakukan karena pihak berwenang Amerika telah meningkatkan kekhawatiran bahwa layanan tersebut dapat menjadi alat bagi intelijen China untuk mengambil data pribadi 80 juta pengguna aktif di AS.

Sumber: JAMBI28 TV

Latest News

Tak Layak Masuk Dalam Pemiliharaan, Aktivis Endus Dugaan Korupsi Uang Negara Di Pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 (Satu)...

Di Akhir Jabatannya, Bupati Safrial Resmikan Proyek Fisik Infrastruktur 2016-2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs. H. Amir Sakib, Senin (11/01/21) kemarin di Laman Orang...

Yuk Intip, Ini Daftar Kekayaan 5 calon Kapolri

JAKARTA (SR28)- Perrgantian Kapolri direncanakan akan rampung pada akhir Januari 2021 ini. Sederet nama pun mulai muncul ke publik, mulai dari petinggi...

Nelayan Melihat Pesawat Jatuh Saat Hujan Deras di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA - Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengatakan, nelayan Pulau Lancang mendengar ledakan di...

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

Music

Debit Air Sungai Batanghari Mulai Surut

KOTA JAMBI - Ketinggian muka air sungai Batanghari yang terpantau di Pos Duga Air Otomatis Tanggo Rajo Kota Jambi itu kini perlahan mulai mengalami penyusutan yang signifikan.

Berdasarkan laporan petugas pantau pos Duga Air Tanggo Rajo, ketinggian muka air sungai Batanghari sudah surut hingga mencapai ketinggian 10,75 meter dari permukaan dasar sungai.

Bahkan, dalam seharinya, debit air sungai terpanjang di pulau Sumatra ini mengalami penyusutan mulai dari 20 sampai dengan 5o centi meter perharinya.

Pimpin Paripurna Kenegaraan, Ketua DPRD Tebo: Bersyukur Bisa Menikmati Kemerdekaan

TEBO (SR28) - Ketua DPRD Mazlan didampingi Wakil Ketua Aivandri, AB serta Anggota DPRD Tebo memimpin jalannya rapat paripurna DPRD Tebo dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI secara virtual, di Aula Rapat DPRD Kabupaten Tebo, Jambi, Jumat (14/08). Paripurna dihadiri pula oleh Bupati Tebo, Sukandar, didampingi Wakil Bupati Syahlan.

Dalam sambutannya pada sidang tersebut, Ketua DPRD Tebo, Mazlan mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Tebo, untuk menjadikan HUT ke-75 RI ini sebagai momentum instrospeksi diri dan mengisi kemerdekaan dengan hal hal yang positif.

"Pada peringatan HUT ke-75 RI ini baiknya kita jadikan momentum untuk memperbaiki diri dan bersyukur karena kita bisa menikmati kemerdekaan. Rasa syukur tersebut diwujudkan dengan memberikan kontribusi nyata untuk perbaikan ditengah tengah masyarakat," ujar Mazlan.

Ketua DPRD memimpin paripurna dengar pidato kenegaraan

Pada saat berlangsung pidato kenegaraan, Presiden RI Joko Widodo  (Jokowi) mengatakan bahwa, meskipun peringatan pada tahun ini berbeda dengan tahun tahun sebelumnya dikarenakan pandemi COVID-19, namun semangat untuk mengisi kemerdekaan harus semakin baik.

Anggota DPRD mengikuti paripurna dengan protokol kesehatan

"Mari kita jadikan momentum musibah pandemi sebagai kebangkitan baru untuk melakukan lompatan besar di berbagai aspek. Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar," ajaknya.

Kemudian Presiden Jokowi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan krisis yang disebabkan pandemi ini dijadikan pembelajaran. Beliau mengibaratkan sebuah komputer dimana ketika ada kendala akan memiliki kesempatan mem- setting ulang semua sistemnya.

"Jangan sia siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum Krisi ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan," tegas Presiden.

Presiden Jokowi sampaikan pidato keneraan secara virtual

Rapat Paripurna turut diikuti oleh Sekretaris Daerah, Teguh Arhadi, unsur Forkopimda, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, serta para  Kepala OPD dan Bagian Lingkup Pemkab Tebo. (Tim Liputan)

Fachrori Motivasi Wisudawan Unbari Terus Tinkgkatkan Kompetensi

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum memotivasi para wisudawan/wisudawati untuk terus meningkatkan kompetensi, terutama untuk memenuhi kesiapan menghadapi abad ke-21 dan Revolusi Industri 4.0, yakni SDM yang adaptif, fleksibel, kreatif, inovatif, dan mengusai IT, bahasa internasional, komunikatif, punya sikap leadership yang tinggi, dan juga mempunyai etika moral yang luhur. Motivasi tersebut disampaikannya saat menghadiri Sidang Senat Terbuka Universitas Batanghari (Unbari) dalam Rangka Wisuda Diploma, Sarjana, dan Magister Ke-47 Tahun Akademik 2019/2020, di BW Luxury Hotel, Sabtu, (08/08/2020).

Fachrori mengatakan, perkembangan teknologi dan kemajuan ekonomi saat ini menjadi tantangan berat bagi sarjana-sarjana yang baru lulus dari jenjang pendidikan perguruan tinggi. ”Bagi sarjana yang baru lulus dari Unbari Jambi harus menyadari bahwa saat ini zaman era Revolusi industri 4.0, dimana teknologi industri telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas dengan penggunaan komputerisasi dan data yang tidak terbatas, karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang massif, sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin,” kata Fachrori.

“Era saat ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk didalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi. Era yang diwarnai oleh kecerdasan buatan, era super computer, rekayasa genetika, teknologi nano, mobil otomatis, inovasi dan perubahan yang terjadi dalam kecepatan eksponensial yang akan mengakibatkan dampak terhadap ekonomi, industri, pemerintahan, dan juga politik,” ujar Fachrori.

Lebih lanjut Fachrori juga menjelaskan, dalam peningkatan SDM di Provinsi Jambi, Pemerintah Provisi Jambi juga banyak memberikan solusi bagi para pelajar SMA, SMK, dan Para mahasiswa Diploma, S1 saapai Magister diberikan berbagai macam program. ”Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamais, dan berkesetaraan gender mulai dari SMA, SMK, D3, S1, S2, S3 dan Dokter Spesialis dan menjalin berbagai kerjasama baik dengan-lembaga dalam negeri maupun dengan instansi di luar negeri. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jambi juga terus berupaya meningkatkan keterampilan SDM angkatan kerja, melalui berbagai pelatihan dan pemagangan sampai ke Jepang, agar tenaga kerja kita memiliki soft skill, hard skill, dan competitive skill yang dibutuhkan oleh dunia Usaha kerja,” jelas Fachrori.

Sebelumnya, Rektor Universitas Batanghari H.Fachruddin Razi,SH,MH menyampaikan, pelaksanaan wisuda kali ini terasa berbeda dari pelaksanaan wisuda sebelumnya. Biasanya, acara wisuda dihadiri oleh orangtua wisudawan, tamu-tamu kehormatan, undangan dari berbagai instansi, serta seluruh dosen di Unbari. Karena adanya pandemi Covid-19, wisuda seperti biasa tidak dilaksanakan. Namun, pelaksanaan wisuda ke-47 memenuhi Protokol Kesehatan Covid-19, yaitu menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker dan pengukuran suhu tubuh, serta tidak bersentuhan secara fisik ataupun bersalaman dan tidak berkerumun. Untuk itu, marilah sama-sama kita mematuhi dan melaksanakannya dengan penuh kesadaran,” kata rektor.

Fachruddin Razi menuturkan, pada pelaksanaan wisuda ke-47 ini, 581 orang yang dinyatakan lulus, yang meliputi 5 fakultas dari 16 program studi yang ada di lingkungan Universitas Batanghari. Rincian dari 581 orang lulusan tersebut: lulusan jenjang pendidikan Strata Dua (S2) 46 orang, lulusan jenjang pendidikan Strata Satu (S1) 529 orang dan lulusan jenjang pendidikan Diploma Tiga sebanyak 6 orang orang. Pada jenjang Pendidikan S2 terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 54 orang, Fakultas Ekonomi 203 orang, Fakultas Hukum 215 orang, Fakultas Teknik 26 orang, dan Fakultas Pertanian 31 orang. Sedangkan pada jenjang Diploma Tiga sebanyak 6 orang yaitu dari Program Teknik Listrik.

“Dengan diwisudanya sebanyak 581 orang wisudawan/wati pada hari ini, maka Universitas Batanghari telah menghasilkan lulusan sebanyak 14.140 orang,” ujar eektor.

“Harapan saya kepada seluruh wisudawan hari ini, setelah saudara-saudara meninggalkan Universita Batanghari, jagalah nama baik almamater dengan cara menunjukkan jati diri sebagai seorang Sarjana dan Magister yang beriman dan bertakwa, serta siap untuk bekerja keras guna menghasilkan karya-karya yang bermanfaat, bagi saudara sendiri maupun masyarakat sekitarnya. Tuntutlah ilmu sepanjang hayat dikandung badan, dengan tak henti-hentinya memperbanyak membaca berbagai referensi dan aplikasikanlah dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas rektor.

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

7000 Rumah Warga di Kabupaten Batanghari Terendam Banjir

BATANGHARI - Banjir di kabupaten Batanghari, Jambi saat ini sudah merendam sebanyak 7000 rumah yang tersebar di 7 kecamatan. Kondisi tersebut diprediksi akan terus bertambah meningkat kondisi air yang terus naik dan curah hujan yang masih tinggi.

Culture

- Advertisement -

Cek Endra Nyoblos Didampingi Putranya

JAMBI - Gubernur Jambi Cek Endra (CE) menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi di Kota Jambi. Cek Endra yang berpasangan dengan Ratu Munawaroh, Ibu Tiri Zumi Zol mneyalurkan hak pilihnya di TPS 07 Kelurahan Pematang Sulur, kecamatan Telanaipura.

Merusak Fasilitas Jalan Penghubung di Tanjabbar, Aktivis Sebut Rekanan Bekerja Tidak Profesional

KUALA TUNGKAL (SR28) – Proyek peningkatan skala kawas  yang bersumber dari dana APBD Tanjab Barat Tahun Anggaran 2020 sebesar Rp.3.880.094.075,53 di Kecamatan Sebrang Kota, Kabpaten Tanjab Barat menjadi sorotan aktivis di Tanjab Barat.

Pasalnya, proyek yang dikerjakan CV Cahaya Bintang Arasy dengan konsultan pengawas CV Graha Cipta Consultan tersebut bekerja dengan tidak profesional sehingga dikeluhka  para pengguna jalan lantaran jalan penghubung yang biasa digunakan masyarakat diputus oleh pihak rekanan sehigga pengguna jalan saat melintas di jalan itu harus ekstra hati-hati, terlebih saat hujan dan terendam air pasang.

Lurah Sebrang Kota, Efendi ketika dikonfirmasi melalui ponselnya belum lama ini mengaku pihaknya sudah mengetahui bahwa jalan penghubung antara Parit itu diputus oleh rekanan, namun pihak rekanan berjanji akan segera mmeerbaikinya.

"Rekanan berjanji akan memperbaiki seperti semula," ujar lurah

Ketika disinggung apakah sudah dipikirkan dampak dari pemutusan jalan penghubung tersebut lurah berkilah agar bertanya langsung dengan pihak rekanan

"Tanya langsung ke pihak rekanan," singkatnya.

Menyikapi pemutusan jalan tersebut Aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza,SH.MH berkomentar keras. Anand menyebut pihak rekanan bekerja tidak profesional.

"Kalau seperti itu pekerjaan yang dilaksanakan oleh rekan CV.Cahaya Bintang Arasy  merusak fasilitas jalan lintas dan penghubung antara Parit, kita menilai rekanan tidak profesional dalam melaksanakan pekerjaan, padahal  dengan tidak merusak fasilitas jalan umum yang merupakan jalan penghubung atara parit ke parit  mereka tetap bisa bekerja seperti mengunakan gerobak melawati pelabuhan yang seharusnya mereka buat sendiri itu lebih baik,” ujar Anand kepada SR28, Minggu (09/08) kemarin.

Menurut Anand, diputusnya jalan lintas tersebut itu sangat membahayakan penguna jalan karena terputusnya jalan penghubung tidak memberikan kenyaman penguna jalan maupun warga sekitar yang setiap hari menggunakan jalan tersebut.

"Terlebih jalan itu hanya dipasang kayu saja dan itu tidak menjamin keselamatan penguna jalan, terlebih lagi selepas hujan jalan itu sudah pasti licin karena becek, demikinan juga saat pasang tinggi jalan itu tidak kelihatan lagi nanti dan atas hal tersebut pihak rekanan, pengawas dan juga Dinas Perkim Tanjab Barat harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan yang bisa mengakibatkan korban laka tunggal dan juga terendamnya kebun warga yang kapan saja bisa terjadi,” tegas Anand.

Hingga berita ini dimuat, pihak Dinas Perkim Tanjabbar maupun rekanan belum bisa dikonfirmasi lebih lanjut untuk pertanggungjawaban atas pemutusan jalan lintas dan juga pengubung yang diputus oleh rekanan maupun bertanggugjawab jika terjadi laka tunggal jalan itu. (Sabri)

Angin Puting Beliung Renggut Korban Jiwa, Pria Paruh Baya Tewas

KOTA JAMBI - Pria malang berusia 62 tahun ditemukan warga sekitar dalam keadaan kritis setelah tertimpa atap rumahnya. Kejadian itu berawal dari hujan deras yang disertai terjadinya angin puting beliung di wilayahnya tersebut.

Berdasarkan penjelasan Ketua RT setempat, pria paruh baya berinsiial S itu tewas setelah tertimpa atap rumahnya yang pada saat kejadian tengah melakukan pengecekan kerusakan atap rumah lantaran diterpa angin puting beliung.

- Advertisement -

Must Read

Bikin Ngakak, Begini Reaksi Kaesang Ditanya Netizen Soal Pernah Jumpa Presiden

Kaesang Pangarep membuat video TikTok yang kocak. Ia termangu saja dalam rekaman singkat di aplikasi tersebut.

Kaesang Pangarep terdiam setelah melihat ada netizen yang bertanya sudah pernah ketemu presiden atau belum. Selama video TikTok itu diunggah, ia cuma melamun saja dengan ekspresi datar.

H Al Haris: Semua Pasien Covid-19 yang Dirawat Sembuh

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris memulangkan lima pasien Covid-19, setelah tim medis Rumah Sakit Daerah (RSD) Kol Abundjani Bangko menyatakan kelima pasien tersebut telah sembuh totol dan hasil Swab terakhir negatif.

Kelima pasien Covid-19 yang sebelumnya mendapat perawatan insentif dan sekarang dipulangkan dari rumah isolasi RSD Kol Abundjani Bangko pada Selasa malam (23/6) itu, JG (23), WI (16), AK (54), B (40) dan AHM (20).

Lima pasien Covid-19 yang dipulangkan itu jelas bupati, merupakan akhir dari sebanyak 21 pasien Covid-19 yang sebelumnya dirawat insentif di RSD Kol Abundjani Bangko. Artinya semua pasien Covid-19 Merangin sudah sembuh semua.

“Alhamdulillah, Allah memberikan kita keyakinan. Alhamdulillah pasien sembuh semua dan bisa berkumpul bersama keluarga. Saya juga bernazar kalau semua sembuh saya akan memotong kerbau,’’ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, bupati mengucapkan terima kasih kepada tim medis RSD Kol Abundjani Bangko, Satgas Covid-19 Merangin dan semua pihak yang terlibat dalam menangani pasien Covid-19.

Selain itu, bupati juga mengungkapkan rasa maafnya kepada para mantan pasien Covid-19 Merangin, jika selama dalam perawatan terjadi berbagai kekurangan atau pelayanan perawat yang belum memuaskan.

Bila sampai berakhirnya wabah Corona dan Kabupaten Merangin benar-benar bersih dari virus Covid-19, tidak ada warga Merangin yang meninggal dunia karena Covid-19, bupati segara akan membayar nazar memotong satu ekor kerbau.

Bupati juga mengingatkan agar pasien Covid-19 yang sudah sembuh, agar tetap mengindahkan protokol kesehatan Covid-19, dengan selalu mengenakan masker, menjaga jarak dan selalu mencucitangan dengan sabun di air yang mengalir.

‘’Pertahankan apa yang menjadi acuan Pemerintah dalam penanganan Covid-19. Mudahan tidak ada lagi pasien Corona dan Merangin akan bersih serta bebas dari wabah Covid-19,”harap Bupati.

Sejumlah OKP Besar di Provinsi Jambi Sayangkan Tindakan Polda Salah Tangkap Terhadap Mahasiswa (Juanson Ambarita)

KOTA JAMBI (SR28)- Pada hari Jumat (30/10/20) Team Resmob Polda Jambi melakukan penangkapan kepada Saudara Juanson Ambarita di rumah kostnya Perumahan Valencia Desa Mendalo Indah. Sebagaimana diketahui Saudara Juanson Ambarita adalah anggota GMKI Cabang Jambi.

Dari info yang kita dapatkan, saudara Juanson Ambarita ditangkap sekitar Pukul 01.30 Wib, dan langsung di seret paksa ke mobil petugas yang mengaku dari Team Resmob Polda Jambi dan dituduh Sebagai pelaku Pembakaran Sepeda motor Polda Jambi pada aksi Unjuk rasa tanggal 20/10/2020 di depan universitas Jambi Telanai Pura.
Proses penangkapan Juanson Ambarita berjalan tanpa memenuhi bukti dan fakta serta syarat penangkapan dan penggeledahan sebagaimana tertuang dalam KUHAP, dan dilepaskan pada pukul 22.00 Wib setelah selesai di interogasi.

Atas dasar itu, 6 OKP di Provinsi Jambi yang terdiri dari GMNI Jambi, GMKI Jambi, PKC PMII Jambi, DPD IMM Jambi, PW KAMMI Jambi, PMKRI Jambi menyampaikan beberapa poin.

Turut menyampaikan Empati kepada Bung Juanson Ambarita yang dituduh sebagai pelaku pembakaran sepeda motor Polda Jambi tanpa bukti dan fakta.

Kepolisian Daerah Jambi kita anggap GAGAL sebagai Institusi Resmi yang memiliki tugas dan fungsi sebagai Pengayom, Pelindung, dan sekaligus sebagai alat Negara dalam proses penegakan hukum.

Mengecam dan menyayangkan Tindakan Kepolisian Daerah Jambi yang bertindak secara semena-mena tanpa bukti dan fakta yang jelas, sehingga terjadi sala tangkap.

Meminta Kepada Kapolda Jambi untuk memeriksa anggotanya yang bertindak tanpa SOP yang sesuai Prosedural dan memberikan Sanksi yang tegas.

Meminta Kepada Kapolda Jambi untuk menyampaikan maaf kepada publik/ korban salah tangkap dan memulihkan nama baik korban.

Demikian Pernyataan sikap ini kami perbuat, semoga tidak ada lagi korban selanjutnya atas tindakan konyol tersebut.

Hormat Kami,
Ketua-Ketua Umum 6 OKP Jambi.
Ttd.

Nginap Aman, Hotel 02 Weston Jambi Terapkan Protokol Kesehatan

KOTA JAMBI - Hotel 02 Weston Jambi siap menerima tamu hotel dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat, seperti menyediakan area cuci tangan, pengecekan suhu tubuh dan menempatkan Hand Sanitizer di beberapa tempat strategis di lingkup hotel.

Publik area dan kamar-kamar hotel juga selalu di semprotkan cairan desinfektan standar rumah sakit. Tak hanya itu, karyawan hotel juga dibekali proteksi yang sama, seperti sarung tangan dan face shield.

Pejuang Covid-19 Merangin Diberi Penghargaan

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H Mashuri, memberi penghargaan dan bingkisan kepada para pejuang Covid-19 dan masyarakat yang berdisiplin dalam menegakan protokol kesehatan Covid-19.

Piagam Penghargaan untuk pejuang Covid-19 yang telah bekerja setulus hati melakukan pencegahan dan penanggulangan Corona di Kabupaten Merangin tersebut, diberikan bupati usai Upacara Kedisipinan di halaman Kantor Bupati, Senin (06/7).

‘’Mereka ini telah banyak membantu dalam pencegahan, penanganan dan penanggulangan Covid-19, sehingga sangat layak diberikan penghargaan. Terimakasih kepada teman-teman yang telah bekerja tulus dan iklas,’’ujar Bupati.

Para pejuang Covid-19 yang menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Merangin tersebut, utusan dari pedagang atas nama Dasria R Putra dan Al Madani, Tomi utusan dari Ojek, dr.Derallah Ansusa dan Ns.Joko Prayoso dari Tenaga Medis.

Selain itu, AIPDA Toip, SERTU Marzuwin Alpandi dan Noprianto dari petugas Posko Covid-19. Bupati juga memberikan Piagam Penghargaan kepada pihak ketiga  yang sangat peduli dalam penanganan Covid-19.

‘’Saya juga berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Merangin yang telah bekerja ekstra keras. Begitu juga pejuang Covid-19 yang bertugas di RSD Kol Abundjani Bangko dan Puskesmas-puskesmas,’’terang Bupati.

Berkat kerja keras semua pihak itu lanjut bupati, sebanyak 21 orang pasien Covid-19 di Kabupaten Merangin sekarang sudah sembuh semua, sehingga untuk saat ini Merangin nol pasien Covid-19.

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Ajukan Pembelian 15 Ribu Unit Alat Rapid Test

JAMBI (SR28) - Guna mnegoptimalkan penanganan Covid-19 di Jambi. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi kembali mnegajukan 15 ribu unit alat Rapid Test. Hal tersebut dilakukan pada pengajuan ke empat penggunaan anggran refocusing.

Dinkes ajukan pembeloan 15 ribu rapid test

Lifestyle Magazine

Debit Air Sungai Batanghari Semakin Naik Signifikan

JAMBI (SR28) - Semakin sering diguyur hujan, debit air Subgai Batanghari perlahan terus mengalami peningkatan. Bahkan kenaikan ketinggian muka air yang tercatat di Pos duga air otomatis Tanggo Rajo sudah mencapai 10,44 Cm.

Debit Air Sungai Batanghari Semakin Naik Signifikan

Debit Air Sungai Batanghari Semakin Naik Signifikan

Posted by JAMBI28 TV on Thursday, September 17, 2020
Sumber: JAMBI28 TV

TENANG

Oleh: Bahren Nurdin
(Akademisi UIN STS Jambi dan Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan)

Semua diharap tenang. Masa kampanye telah berakhir dan tahapan Pilkada serentak tahun ini mamasuki babak baru yaitu masa tenang. Ada tiga hari sebelum menunaikan hajat bersama ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di sebut masa tenang. Hiruk-pikuk ‘jualan’ para pasangan calon (paslon) bersama tim sudah harus dihentikan baik secara ‘off line’ maupun ‘on line’.

Semua alat peraga harus sudah dibersihkan. Itu artinya seluruh ‘studio’ di jalan sudah harus tutup dan tidak ada lagi yang memajang foto-foto para perserta kontes. Sudah cukup waktu yang diberikan oleh Komisi Pelilihan Umum (KPU) untuk ‘jual’ tampang dan menawarkan program-program kepada ‘calon pembeli’. Termasuk alat kampanye online. Seluruh akun media sosial yang secara resmi didaftarkan kepada KPU sudah harus sign out. Tidak boleh diakses sama sekali.

Seharusnya hal ini juga dihormati oleh para tim sukses. Status-status di media sosial sudah tidak dibenarkan lagi berkampanye. Tidak boleh lagi menonjol-nonjolkan tim jagoanya. Kembalilah menulis statu-status yang menyejukkan. Unggahlah foto-foto selfie terbaik dengan senyum-senyum lebar yang tidak bersangkut paut dengan pilkada. Riang dan gembira. Pilkada tidak harus tegang, kan?

Jika selama masa kampanye beberapa bulan terakhir paslon dan tim sangat sedikit atau bahkan tidak –punya waktu untuk berkumpul dengan anak, isteri, dan keluarga, saatnya untuk pulang ke rumah. Saatnya berkumpul dan bersama. Ada waktu tiga hari untuk menarik nafas selebum nanti  naik ring yang sebenarnya. Begitu juga tim sukses yang harus ikut menenangkan diri. Usaha sudah dilaksanakan maksimal. Tinggal menunggu hasil. Yakinlah hasil tidak akan mengingkari usaha. Apa yang diusahakan itulah yang akan dihasilkan. Ups, jangan lupa ada juga kehendak Tuhan di sana. Maka, usaha harus pula dibingkai harap dan munajat kepada yang Maha pengambil keputusan.

Masa tenang merupakan hari-hari yang diberikan oleh KPU kepada para calon pemilih untuk menenangkan diri sehingga siap untuk mengambil keputusan. Calon pemilih selama ini sudah sangat banyak disuguhkan janji-janji dan program kerja para paslon. Saatnya menimbang-nimbang paslon mana yang akan dipercaya untuk mengemban amanah dan harapan. Menakar-nakar siapa yang mampu menepati janji. Mempelajari semua program dan strategi siapa yang jitu untuk membawa perubahan yang dijanjikan. Masa tenang inilah kesempatan.

Maka dari itu, hentikan segala bentuk provokasai apa lagi intimidasi kepada siapa pun di masa tenang ini. harus diingat pula, masa tenang tidak boleh digunakan untuk menghitung ‘amplop’ yang harus disebarluaskan.  Jika semua itu dilakukan, tentu saja sanksi hukum telah menanti. Tegas, siapa pun yang melanggar segala bentuk aturan yang telah ditetapkan dan diikat oleh undang-undang yang berlaku, harus mendapat hukuman. Termasuk, jika ada yang masih coba-coba berkampanye di masa tenang.

Akhirnya, masa tenang selama tiga hari ke depan tidak boleh ada yang membuat ‘kegaduhan’. Semua harus tenang. Jika selama kampanye ada yang ‘gila’ sekarang saatnya ‘waras’. Jika ada yang tidak bisa menahan lidah dan jarinya, saatnya menahan diri. Maka, jika KPU sudah menyatakan minggu tenang, TENANGLAH! Janganlah ada yang berkampanye lagi!.

Santer disebut Tak Akan Dapat Perahu, Kini Satu-Persatu DPP Partai Mulai Menyatakan Dukungan ke Fasha

KOTA JAMBI (SR28)- Langkah Sy Fasha menuju BH 1 pada Pilgub 2020 mendatang terbilang sangat terjal. Mulai dari peta percaturan Golkar yang masih didominasi oleh kelompok senior dan mengarah pada Cek Endra si ketua partai hingga manuver rivalnya Alharis pada tahun 2019 kemarin bersama 4 Bupati semakin mengunci pintu masuk Fasha masuk ke desa-desa dibeberapa Kabupaten. Bahkan, ekspektasi Fasha mengharap 5 kursi di DPRD Provinsi dari PKS melalui Happy Story pada Pilwako 2018 lalu juga kandas. Sejumlah pengamat juga menyebut jika Fasha mesti berjuang lebih ekstra jika ingin mendapatkan partai. Hal tersebut seiring dengan Fasha yang bukan berasal dari kalangan ormas manapun yang memiliki afiliasi kepartaian.

Bahkan, bertemunya Sy Fasha dengan Alharis 3 pekan lalu membuat banyak kalangan menilai jika Fasha sudah mengibarkan bendera putih.

Namun, ikhtiar Walikota Jambi dua periode itu untuk merebut BH 1 mendadak memberikan kejutan bagi masyarakat Provinsi Jambi. Dukungan Nasdem yang jatuh pada Sy Fasha pada pekan awal Juli lalu membuat peta politik berubah. Fachrori Umar yang merasa jika Partai Nasdem akan aman-aman saja dibikin pusing bukan kepalang. Posisinya sebagai petahana dan pembina Partai  tidak serta merta membuat tiket partai aman untuknya. Bahkan ketua tim keluarga Fachrori Umar sempat meminta agar Gubernur Jambi itu keluar dari Nasdem saja berikut istrinya karena keputusan DPP Nasdem tersebut.

Kejutan kedua muncul dari momentum Sy Fasha yang mendapat dukungan dari PPP. Meski sempat memberikan ultimatum akan menarik dukungan, namun Fasha  terbukti mampu memenuhi ultimatum PPP yaitu dengan mendapatkan dukungan dari partai Nasdem sebagai partai pendukung selain PPP.

Kini, publik tengah menunggu kejutan-kejutan selanjutnya dari Sy Fasha. Dia mengklaim dalam waktu dekat akan ada lagi partai-partai yang akan mendukungnya.

“untuk partai-partai lain dalam waktu dekat akan menyusul” ungkap Fasha meyakinkan publik dan lawan-lawan politiknya.

Muhammad Sidik

Ardy Daud Titipkan 3 Hal Kepada Hilalatil

SAROLANGUN (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy Daud,M.Sc., menitipkan 3 hal kepada H.Hilalatil Badri yang perlu menjadi perhatian lebih dan menjadi fokus bagi Pemerintah Kabupaten Sarolangun menjelang akhir tahun 2020, yaitu menyukseskan pilkada serentak di Provinsi Jambi, lebih meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan covid-19, serta yang terakhir adalah lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi. Hal tersebut disampaikan Ardy Daud saat melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Sarolangun, yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Sarolangun, Sabtu (07/11).

"Kondisi penyelenggaraan pilkada serentak tahun ini sangat berbeda jauh dengan pemilihan pemilihan sebelumnya, dimana kita melaksanakan pilkada ditengah wabah covid-19 yang masih melanda negeri ini. Kondisi seperti ini tentunya memerlukan dukungan dari semua pihak termasuk pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pilkada serentak," ujar Ardy Daud.

Ardy Daud mengemukakan, ada beberapa rangkaian kegiatan yang memerlukan mobilisasi besar seperti pendistribusian logistik ke daerah daerah dan tes kesehatan kepada petugas KPPS. Pemerintah daerah juga harus aktif dalam melakukan sosialisasi terkait tata laksana pada saat pemungutan suara, harus sesuai dengan standar protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan.

Selanjutnya, Ardy Daud mengungkapkan, dalam hal pencegahan dan penanganan covid-19 yang masih melanda Provinsi Jambi sangat membutuhkan dukungan bersama karena pasien positif covid-19 setiap harinya bertambah. Hal ini tentu harus diimbangi dengan aspek penanganan covid-19 yang lebih intensif lagi kepada pasien positif covid-19, baik itu yang ada gejala maupun tanpa gejala.

"Ada 3 kunci penting dalam upaya penanganan covid-19, yaitu: lebih memperbanyak kapasitas tes secara masal kepada masyarakat, melakukan tracking atau pelacakan lebih intensif dan yang terakhir adalah melakukan perawatan terhadap pasien positif covid-19, baik pasien yang memiliki gejala maupun pasien yang tanpa gejala," ungkap Ardy Daud.

Ardy juga mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, mengingat saat ini curah hujan sudah mulai meningkat sampai nanti pada awal tahun, karena Kabupaten Sarolangun memiliki beberapa titik yang rawan akan banjir dan tanah longsor.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sarolangun, H.Hilalatil Badri menyampaikan apresiasi kepada Pjs.Gubernur Jambi yang telah hadir di Kabupaten Sarolangun dalam rangka rakor terkait pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 dan penanganan pandemi covid-19. "Semoga kehadiran Bapak dapat lebih memotivasi Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam melaksanakan pilkada serentak dan menangani pandemi covid-19 di Kabupaten Sarolangun," kata Hilal.

Hilal melaporkan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah dilakukan rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan daftar pemilih sementara dari 10 Kecamatan, 9 Kelurahan dan 149 Desa dengan jumlah daftar pemilih sementara sebanyak 199.537 orang yang nantinya akan disahkan menjadi daftar pemilih tetap untu. "Kita juga memberikan pembekalan kepada petugas KPPS dalam melaksanakan tahapan pemilu sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 yang telah ditetapkan," tambah Hilal. (Sidik)

Aktivis Tanjabbar Kembali Soalkan Pembangunan WC dan Musholah di WFC Terkesan Janggal dan Teridikasi Mark-Up

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pembangunan WC dan Mushola di Watter Front City (WFC)  Tanjung Jabung Barat sudah rampung akan tetapi dari dana sebesar Rp.199.522.512,86 masih penuh tanda tanya dan  terkesan janggal oleh aktivis Tanjabbar, dan terindikasi Mark-up karena tidak ada perencanaan dan konsultan pengawas, dimana hanya mengunakan tenaga teknis.

Dari hal tersebut tenaga teknis yang diminta bantu oleh Kadispora Tanjab Barat Otto Aryadi ,salah seorang oknum Dinas Perumahan Dan Permukiman (PERKIM) Fadil  menjelaskan pihaknya memang diperbantukan dalam Pembutan WC dan Musholah yang ada di WFC tersebut .

"Kita diminta langsung oleh Kadispora ,akan tetapi tidak  diminta untuk menghitung bahan baku dari bangunan tersebut, bukan volume pekerjaan, demikian juga perencanaa nya saya tidak tahu,” ungkap Fadil saat dikonfirmasi SR28 di tempat kerjanya belum lama ini.

Terpisah Kadispora Tanjab Barat Otto Aryadi, ketika dipertanykan siapa perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut tidak bisa menjelaskan dengan gamblang dan berdalih dengan filosofi pembangunan tersebut, bahkan berpura-pura tidak tahu dan akan mencari tahu perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut.

"Nanti kita cari tahu perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut," kilahnya saat di temuo di ruang kerjanya.

Melihat hal tersebut membuat aktivis Tanjab Barat Adnand Viqriza, SH, MH berkomentar keras, ia mengkritik pedas soal pembangunan yang seharusnya adanya perencanan.

"Kalau setiap pembangunan mestinya ada perencanaan, kalau tidak ada tentu itu merupakan akal-akalan oknum Kadispora Tanjab Barat saja untuk meraup keuntungan dari pembangunan WC dan Musholah di WFC bersama rekanan karena aneh bila pembnagan itu tampa ada perencanan,terlebih bangunan itu juga terindikasi Mark-up, dari dana yang digunakan dan ini unsur sengaja dibuat oleh oknum Dispora Tanjab Barat, agar kecipratan keuntungan dari rekanan," ujar Anand.

"Terkait itu nantinya hal ini akan kita laporkan kepada pihak penegak hukum, karena ada persekongkolan untuk meraup keuntungan dari pekerjaan tersebut," pungkasnya. (Sabri)

Video News

- Advertisement -

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

JAMBI (SR28) - Puluhan wartawan Jambi mengikuti Rapid Tes yang digelar Pemerintah Provinsi Jambi, di Pendopo Halaman Kantor Gubernur Jambi, Kamis (17/9/2020).

Hal ini dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi karena buntut dari Walikota Jambi Sy Fasha yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu yang lalu. Selain wartawan, puluhan pegawai Humas Pemprov Jambi juga dilakukan rapid test.

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Puluhan Wartawan Jambi Lakukan Rapid Test

Posted by JAMBI28 TV on Thursday, September 17, 2020
Sumber: JAMBI28 TV

Pemotongan Tumpeng Rayakan Ultah TNI ke 75

JAMBI (SR28) - Hari Peringatan HUT TNI ke 75 yang dirayakan jajaran korem 042 Garuda Putih kali ini juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Penjabat Sementara Gubernur Jambi, Restuardy Daud dan  Danrem 042 Gapu, Brigjen TNI M Zulkifli.

Jambi Masih Butuh Hujan Buatan Guna Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

KOTA JAMBI (SR28) - Ditengah puncak musim kemarau pada pertengahan Agustus ini, BMKG Jambi menilai Satgas Karhutla Jambi perlu melakukan TMC Hujan Buatan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Provnsi Jambi.

Sumber: JAMBI28 TV

Tim Yustisi Covid-19 Kota Jambi Gencarkan Patroli Protokol Kesehatan di Pasar

KOTA JAMBI (SR28) - Mencegah peningkatan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 semakin membludak. Tim Yustisi satgas penanganan Covid-19 Kota Jambi kini gencarkan melakukan patroli di pasar tradisional. Kendati demikian, masih saja ditemukan warga yang tidak menggunaan masker.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Provinsi Jambi Berstatus Zona Kuning Covid-19

KOTA JAMBI (SR28) - Atas zona kuning penyebaran Covid-19 yang kini disandang provinsi Jambi. Bahkan zona oranye bagi kabupaten Bungo. Pemerintah Provinsi Jambo mengambil keputusan untuk tidak menerapkan pembelajaran tatap muka bagi siswa SMA di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

Provinsi Jambi Berstatus Zona Kuning Covid-19

Provinsi Jambi Berstatus Zona Kuning Covid-19

Posted by JAMBI28 TV on Wednesday, September 23, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Tinjau Operasi Zebra, Ardy Daud Imbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud,MSc meninjau pelaksanaan Operasi Zebra 2020 di depan Kantor Satpol PP Provinsi Jambi, Telanaipura, Rabu (4/11/2020). Operasi Zebra 2020 ini bertujuan untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta menekan tingkat penyebaran Covid-19. Untuk itu, keseluruhan rangkaian kegiatan tetap memedomani protokol kesehatan demi penanggulangan penyebaran Covid-19.

Dalam peninjauan tersebut, Pjs Gubernur Jambi berdialog dengan tim lapangan dari TNI/POLRI dan Satpol PP Provinsi Jambi yang dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi AKBP Wan Agus Hendra, dan Plt Kasatpol PP Provinsi Jambi Apani.

Ardy Daud memberi arahan kepada masyarakat yang kedapatan melanggar peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker. Kepada para pelanggar tersebut, Ardy Daud menegaskan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas dan menaati protokol kesehatan.

“Kegiatan ini dilakukan setiap hari dan akan terus kita lakukan. Kegiatan ini merupakan kegiatan gabungan dari Polda/TNI, Satpol PP Provinsi dan Kota Jambi. Kegaitan ini akan terus kita lakukan untuk mendorong kesadaran akan penerapan protokol kesehatan. Hari ini, kita melakukan operasi di Pasar Aur Duri dan ini juga berlangsung pararel, setelah ini Satpol PP akan melakukan hal yang sama untuk patroli malam. Melalui kesempatan ini, saya mengimbau mari kita jaga protokol kesehatan, dengan cara ini kita dapat memutus penyebaran Covid-19, sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan kita dengan normal,” ujar Ardy Daud

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jambi AKBP Wan Agus Hendra dalam wawancara menyatakan bahwa Operasi Zebra dimulai dari tanggal 26 Oktober sampai 8 November 2020. Target operasinya adalah pelanggar lalu lintas dan penegakan disiplin protokol kesehatan (Prokes). AKBP Wan Agus juga mengimbau warga dan pengguna jalan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. (Sidik)

- Advertisement -

Music

Kedepankan Kearifan lokal dan pemberdayaan perempuan, Cici- Jalil Siap Mengusung Visi (SMART)

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pasangan Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hj. Cici Halimah SE dan Drs. H. Abdul Jalil MM mengusung Visi Tanjab Barat SMART (Sdm unggul Maju Aman Ramah dan Tangguh) dengan mengedepankan Kearifan Lokal.

Balon Wakil Bupati Drs. H. Abdul Jalil MM mengatakan hal tersebut sesaat setelah melakukan uji Swab di RSUD Raden Mattaher Jambi, Rabu (02/09) kemarin.

"Sebagai Kabupaten Berjuluk Serambi Mekah "Jambi" , selayaknya nilai nilai Kearifan Lokal diangkat dan menjadi referensi dalam pembangunan," ujar H. Jalil.

Senada dengan H. Jalil,Hendra Koto yang terlihat setia mendampingi Cici - Jalil saat melakukan Uji Swab Di RSUD Raden Mattaher Jambi, saat di tanya media juga mengatakan.

"Kedepannya Kita akan Melibatan Kelompok Masyarakat Lokal seperti Komunitas Adat Terpencil  (KAT) yang ada, akan diberdayakan dan dilestarikan sebagai Aset Daerah dan tentunya demi menjaga Kearifan Lokal yang ada," ujar Hendra Koto.

Lanjut Hendra Koto, kepada SR28 dia juga mengatakan pentingnya peran dan pemberdayaan kaum perempuan melalui PKK dan Kelompok Masyarakat berbasis perempuan.

"Pemberdayaan dan peran serta Kaum Perempuan melalui PKK dan Kelompok kelompok masyarakat berbasis Perempuan akan di maksimalkan. Hal ini sinergi dengan munculnya Hj.CICI HALIMAH, SE  sebagai Calon Bupati Perempuan Pertama di Kabupaten Tanjab Barat," pungkas Koto. (Sabri)

Puluhan Ribu Massa Sambut Kedatangan Habib Rizieq Shihab di Bandara 3 Soetta

TANGERANG (SR28)- Hari ini (10/11) tepat pukul 09.00 WIB, Pesawat Saudi Arabian yang dinaiki Habib Rizieq mendarat di Bandara Soekarno Hatta. Baik didalam maupun diluar bandara terlihat ribuan massa memadati lokasi dimana imam besar FPI itu akan menaiki kendaraannya.

Kedatangan Habib Rizieq sendiri juga turut mendapat pengawalan dari ribuan TNI dan POLRI. Jumlah ini diterjunkan untuk memastikan massa yang jumlahnya mencapai ratusan ribu dalam keadaan tertib.

Sesampainya di Terminal 3 Soetta, Habib Rizieq tampak langsung menaiki mobil berwarna putih dan dikawal ribuan laskar.

"Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar" pekik Habib Rizieq kepada puluhan ribu massa yang menjemputnya.

Bawaslu Klarifikasi Dugaan Pelanggaran Kampanye 4 Calon Kepala daerah di Jambi

JAMBI (SR28) - Proses klarifikasi itu, dilakukan pihak Bawaslu lantaran para kandidat Pilkada Jambi tersebut diduga melanggar Pasal 187 Ayat 1 Undang-undang Nomor 10 tentang pilkada, yakni dugaan kampanye diluar jadwal.

Bupati Tanjabbar Lepas 34 Calon Mahasiswa BUD Akamigas Cepu

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS secara resmi melepas 34 putra putri daerah calon mahasiswa jalur beasiswa utusan daerah (BUD) politeknik energi dan sumber daya mineral akamigas Cepu, Blora, Jumat (07/08).

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Balai pertemuan kantor bupati tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kepala OPD lainnya, serta wali dari calon mahasiswa.

Kadis Pendidikan dan kebudayaan, dalam laporan nya menampilkan, "dari seleksi beasiswa jalur BUD beberapa waktu lalu, setidaknya ada 35 orang yang dinyatakan lulus seleksi BUD. Namun ada satu peserta yang menyatakan mengundurkan diri, sehingga hanya 34 calon mahasiswa yang akan diberangkatkan menempuh pendidikan di Akamigas Cepu."papar nya.

Bupati Safrial dalam sambutannya mengaku bangga kepada putra-putri daerah Tanjab Barat calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi dan akan menempuh pendidikan di politeknik energi dan sumber daya mineral akamigas Cepu, Kabupaten Blora." ujar nya.

lanjut Safrial," pengembangan kualitas SDM tanjab barat merupakan salah satu prioritas disamping pembangunan di bidang lainnya, sebagai upaya peningkatan kualitas SDM, Pemkab Tanjab Barat juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia."tambah nya.

Bupati Safrial juga berharapannya, bisa menambah peluang bagi putra-putri daerah tanjung jabung barat untuk dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi," siapa pun nanti pemimpin tanjab barat kedepannya, dapat meneruskan program ini,"harap nya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati berpesan kepada para calon mahasiswa agar  memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, serta sungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan." pungkasnya. (Sabri)

Sport News

Presiden Trump Mendadak Pecat Menhan AS

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mendadak mencopot Mark Esper dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat. Pemberitahuan ini diumumkan oleh Trump melalui akun Twitternya @realdonaldtrump (9/11/2020) waktu setempat.

Langgar Protokol Kesehatan, 20 Orang Warga Langsung Kena Sanksi

JAMBI28TV - Puluhan masyarakat Kota Jambi terjaring operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di jalan raya. Setidaknya, ada 20 orang warga yang akhirnya digelandang untuk mendapatkan sanksi lantaran tak menggunakan masker.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....
- Advertisement -

Bupati Tanjabbar Dampingi Gubernur Salurkan JPS

TANJAB BARAT (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. Ir. H Safrial  MS, dampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar salurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua untuk warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (12/07/2020).

Disampaikan Kadis Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Arif Munandar, penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua ini  sama seperti alokasi tahap pertama, yaitu 3523 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Arif Munandar juga mengatakan, keterlambatan penyaluran JPS tahap kedua ini disebabkan terkendala pada tumpang tindihnya data yang diterima. Namun, dikatakan Arif, Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah data yang terbaik. Selain itu ditambahkannya, Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapat apresiasi dari BPKP dalam melakukan rinsing data.

"Karena datanya terbaik, yang kedua kemarin BPKP juga sudah mengapresiasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ujar Arif.

Pada kesempatan yang sama Bupati Safrial juga mengatakan, terlambatnya penyaluran JPS di Tanjab Barat memang disebabkan adanya tumpang tindih data. Namun dijelaskan Safrial, bahwa permasalahan data dapat diselesaikan dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT sehingga didapatkan data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang akurat untuk tahap kedua ini.

"Alhamdulillah, di Tanjab Barat ini, dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT, sehingga tidak banyak terjadi kesalahan data," ujarnya.

Terkait era new normal, Bupati juga mengajak kepada masyarakat untuk mengikuti himbauan Pemerintah dalam disiplin penerapan protokol kesehatan.

"Kalau kita ingin pandemi ini cepat berlalu, ya kita harus disiplin ikuti himbauan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan," ajak Safrial.

Sementara itu, Gubernur Jambi Fachrori Umar dalam penyampaiannya mengatakan, dengan diserahkannya JPS bagi masyarakat yang terdampak covid 19 ini diharapkan mampu meredam lonjakan permintaan bahan pangan, dan meringankan beban kelompok penerima manfaat.(Sabri)

Kronologi Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia. Proklamasi menjadi penegasan bahwa Indonesia telah merdeka dan terbebas dari penjajahan.

Sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi, ada sejumlah peristiwa penting yang terjadi. Salah satunya adalah serangan sekutu terhadap Jepang yang membuat kota Hiroshima hancur akibat bom atom pada 6 Agustus 1945.Setelah insiden tersebut, Jepang membentuk Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai. PPKI dibentuk dengan tujuan mempersiapkan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Jepang juga menjanjikan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus 1945. Dalam situasi tersebut, Jepang malah kembali mendapat serangan bom dari sekutu yang berlokasi kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Momen ini yang membuat Jepang menyatakan kalah dari sekutu pada 14 Agustus 1945.

Kronologi Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1)
Komandan Jepang mendengarkan ketentuan penyerahan diri kepada sekutu. Foto: Wikipedia

Para pemuda yang mendengar kekalahan Jepang langsung mengadakan rapat di Gedung Bakteriologi. Hasil rapat tersebut adalah memerintahkan Wikana dan Darwis mendesak Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Namun, Soekarno dan Mohammad Hatta selaku golongan tua menginginkan konsep kemerdekaan yang lebih matang dan tidak terburu-buru. Akhirnya, Soekarno dan Moh. Hatta diculik oleh golongan muda ke Rengasdengklok, Karawang pada 16 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB. Pemilihan Rengasdengklok untuk merundingkan kemerdekaan katena letaknya yang strategis, sudah dikuasai oleh PETA, dan masyarakat di sana juga anti dengan Jepang. Setelah golongan tua yang diwakili Soekarno, Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda membuat kesepakatan, proklamasi kemerdekaan akhirnya diputuskan untuk diadakan pada esok harinya, 17 Agustus 1945.Namun sebelum itu, dilakukan pertemuan PPKI di rumah Laksamana Maeda, Kepala Kantor Penghubung Angkatan Laut Jepang, terlebih dahulu. Pertemuan tersebut bertujuan untuk perumusan teks proklamasi yang dihadari oleh golongan tua dan golongan muda. Setelah ditulis tangan oleh Soekarno, teks proklamasi tersebut diketik oleh Sayuti Melik.

Kronologi Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (2)
Pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus 1945. Foto: Wikipedia

Selanjutnya, para tokoh proklamator mendatangi rumah Soekarno yang terletak di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56 untuk membacakan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945. Prosesi proklamasi tersebut berjalan lancar. Pengibaran bendera Merah Putih juga dilakukan oleh Latief Hendraningrat, Suhud Sastro Kusumo, dan Surastri Karma (SK) Trimurti.  Lalu, acara dilanjutkan dengan sambutan oleh beberapa walikota, yaitu Suwiryo dan dr. Muwardi.

sumber : kumparan.com

Ardy Daud Ajak Kelompok Tani Terus Petahankan Kualitas Kopi Kerinci

KERNCI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengajak kelompok tani dan seluruh pelaku usaha Kopi Korintji (Kerinci) untuk terus mempertahankan kualitas Kopi Kerinci supaya pangsa Pasar Kopi Kerinci semakin luas lagi, baik di dalam maupun di luar negeri, terlebih kopi merupakan salah satu produk yang dapat menggambarkan keindahan alam Kerinci.. Hal tersebut dinyatakan Ardy Daud saat mengunjungi Koperasi Kopi Alam Korintji (Alko), bertempat di Desa Sungai Sukai Kecamatan Gunung Tujuh Kabupaten Kerinci, Minggu (8/11/2020). Bupati Kerinci, Dr.H.Adirozal,M.Si bersama Wakil Bupati Kerinci, H.Ami Taher turut mendampingi Ardy Daud dalam melakukan peninjauan.

"Kita harus memanfaatkan kopi untuk menjual keindahan, kesuburan, dan keunggulan Kabupaten Kerinci, sehingga Kerinci lebih dikenal lagi secara internasional, mengingat Kopi Kerinci sudah mulai dikenal oleh masyarakat internasional," ujar Ardy Daud.

Ardy Daud menuturkan, Kopi kerinci merupakan modal awal yang sangat baik untuk lebih dikembangkan dan harus terus dipertahankan. Koperasi koperasi yang mengelola kopi harus lebih mempertahankan kualitas dan terus meningkatkan kualitas kopi Kerinci sehingga dapat menjaga kepercayaan masyarakat.

"Ini merupakan langkah awal yang luar biasa bagi kopi Kerinci untuk melakukan lompatan yang lebih besar lagi kedepannya. Kopi kita telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat luas karena memiliki cita rasa yang khas," tutur Ardy Daud

Koperasi Kopi Alko merupakan perkumpulan petani kopi yang membangun dan mengembangkan komoditi kopi arabika Kayu Aro Kerinci. Koperasi ini memberikan pendampingan kepada petani kopi agar dapat meningkatkan kapasitas petani dan masyarakat dalam menjadikan tanaman kopi sebagai produk utama dalam menyangga perekonomian masyarakat Kerinci.

Pihak Koperasi Kopi Alko menyatakan bahwa mereka telah mendapatkan kepercayaan dari Starbucks Farmer Support untuk menyuplai kopi ke Starbucks, sudah ada lebih kurang 300 petani yang dapat menyuplai kopi ke Starbucks dengan standar Starbucks Farmer Support yaitu Coffee and Farmer Equity (CAFE) Practice. Kriteria CAFE Practice tersebut adalah ekonomi transparansi dimana asal kopi harus jelas, social responsibility dan harus tetap menlestarikan lingkungan.

Usai melakukan peninjauan ke Koperasi Kopi Alko, Ardy Daud juga meninjau Koperasi Koerintji Barokah Bersama di Desa Jernih Jaya Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci. Ardy Daud secara langsung meninjau proses kopi arabika Kerinci mulai dari pembibitan, penanaman, penjemuran, penyimpanan dalam Gudang, dan pemilihan biji kopi serta mencicipi langsung kopi yang disajikan barista anggota kelompok Koperasi Koerintji Barokah Bersama.

Koperasi Koerintji Barokah Bersama sendiri dipimpin oleh Triyono telah melakukan ekspor kopi arabika Kerinci dalam bentuk green bean ke Belgia sebanyak 15,9 ton dan ke Jepang sebanyak 2,1 ton. (Sidik)

Waduh, Donald Trump Larang Tik Tok di AS, Alasannya Cukup Mengerihkan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bakal menandatangani perintah eksekutif secepatnya untuk melarang aplikasi media sosial (medsos) TikTok yang berkembang pesat di Amerika Serikat.

Trump beralasan, pelarangan dilakukan karena pihak berwenang Amerika telah meningkatkan kekhawatiran bahwa layanan tersebut dapat menjadi alat bagi intelijen China untuk mengambil data pribadi 80 juta pengguna aktif di AS.

Sumber: JAMBI28 TV

TV

DPRD Tebo Gelar Paripurna Perubahan APBD 2020, Bupati Turut Hadir

TEBO (SR28) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo menggelar Rapat Paripurna  Persidangan Ketiga tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD) Kabupaten Tebo Tahun Anggaran 2020 pada Senin (14/09/2020). Pembahasan ini berkaitan dengan kondisi dimasa pandemi demi menjaga stabilitas perekonomian di Kabupaten Tebo.

Mazlan pimpin rapat paripurna DPRD Kabupaten Tebo

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mazlan dan didampingi Wakil Ketua DPRD Aviandri AB dan Syamsul Rizal serat para anggota DPRD Kabupaten Tebo.

Bupati Tebo Sukandar hadir di rapat paripurna Perubahan APBD 2020

Ketua DPRD Kabupaten Tebo Mazlan menjabarkan, perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD) Kabupaten Tebo 2020 telah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2019 dimana penyusunannya melibatkan persetujuan antar DPRD dan Kepala Daerah, dalam hal ini Bupati Tebo H. Sukandar yang juga turut hadir.

Suasana rapat paripurna di Gedumg DPRD Kabupaten Tebo

Mazlan juga menyebut penyebab utama perubahan anggaran ini dikarenakan wabah Covid-19 yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat Tebo.

Selama pelaksanaan rapat paripurna, seluruh anggota dewan dan undangan ikuti protokol kesehatan

“Penurunan Target Pendapatan Daerah salah satunya disebabkan oleh penurunan transfer Pemerintah Pusat, berupa Dana Perimbangan untuk Kabupaten Tebo, hal ini disebabkan karena wabah Covid-19 yang tengah melanda Indonesia dan dunia,” ujar Mazlan.

Anggota DPRD Kabupaten Tebo Tetap Menggunakan Masker

Dalam rapat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tebo Syahlan, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati Tebo, Kepala OPD, Pimpinan BUMD serta Undangan lainnya.

Fachrori Lepas Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku

KERINCI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, menaruh harapan besar akan pembangunan perkebunan serta peningkatan ekonomi masyarakat saat melakukan Pelepasan Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku, Selasa (28/7/2020).

Fachrori mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku yang tentunya dapat memberi dampak positif bagi pembangunan serta perekonomian Jambi.

Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar saat penyerahan dokumen

"Dampak positif pada nilai jual dan nilai tambah Kopi Kerinci juga dapat meningkatkan kesejahteraan secara langsung maupun tidak langsung bagi petani dan keluarga," ungkap Fachrori.

Hadirnya Kopi Kerinci di Belgia memberi ruang dan kesempatan bagi petani dalam hal pemasaran yang terkadang menjadi kendala saat masa panen tiba.

"Mengurangi tingkat kejenuhan pasar kopi dalam negeri dan harapan lain kita dapat menjaga ekosistem lingkungan dengan mengikuti arahan pihak terkait yang melakukan pendampingan bagi petani," sambung Fachrori.

Selanjutnya, Gubernur Jambi menegaskan kepada semua pihak untuk berupaya menjamin iklim pertanian yang kondusif dan stabilisasi harga ditingkat petani dengan terus berinovasi agar tata niaga tetap stabil, serta harus berinovasi termasuk mencari pembeli baru dari luar negeri.

"Saat kopi melimpah, tidak terjadi penurunan harga dan ini momentum kebangkitan Kopi Kerinci dan kopi daerah Jambi lainnya," ujar Fachrori.

Fachori Umar menyatakan bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas perkebunan rakyat, seperti kopi, kayu manis, karet, pinang, dan kelapa. “Pendampingan organisasi petani oleh Rikolto salah satunya membantu menjembatani petani kopi di Jambi untuk memasuki pasar Eropa. Kami ingin mengajak organisasi petani untuk terus meningkatkan kualitas kopi, juga praktik budidaya yang lebih baik dan ramah lingkungan, sehingga pendapatan petani juga meningkat secara berkelanjutan.”

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal mengaku sangat senang dengan kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat Kerinci, khususnya petani kopi dengan terealisasinya ekspor tersebut. "Kata tidak cukup untuk ungkapkan terima kasih atas kegiatan ini yang telah memberi perhatian serta pemasaran yang mempermudah penjualan dan peningkatan harga di masyarakat," ungkap Bupati Kerinci.

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal saat menyampaikan sambutan

Adi Rozal mengatakan, pelepasan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui pelabuhan Talang Duku memberi semangat bagi petani kopi yang menunggu masa tanam 2,5 - 3 tahun menjelang masa panen. "Dulu, harga empat ribu sekarang bisa 20 ribu sekilo, dan Kopi Kerinci tingkat keasaman yang sangat baik setelah dites labor. Untuk itu, jaga kualitas dan ikuti standar eksportir," terang Adi Rozal.

Kepala Badan Karantina Pertanian Provinsi Jambi Kelas I, Guntur,SP,MM menyampaikan bahwa komoditas ekspor yang dilepas perdana ke Benua Eropa ini bernilai Rp1,4 miliar yang selama ini ekspor Kopi Kerinci dan juga komoditas lainnya dilakukan melalui pelabuhan yang ada di luar Provinsi Jambi.

"Akhirnya bisa lakukan ekspor langsung melalui Jambi, biasanya melalui Belawan Medan, Teluk Bayur Padang, bahkan Teluk Panjang Lampung dan harapan kita tambah volume, frekuensi guna meningkatkan perekonomian. Kita masih ada kayu manis, cangkang sawit/PKE, sarang burung walet, kelapa. Ada 24 jenis dengan tujuan 32 negara," ujar Guntur.

Guntur menambahkan, Jambi yang memiliki komoditas unggulan yang telah laris di pasar global, namun selama ini masih dilalulintaskan melalui pelabuhan di luar Jambi. Produk pertanian tersebut antara lain kulit kayu manis (Cassiavera) yang juga berasal dari Kabupaten Kerinci dan Merangin, cangkang sawit, sarang burung walet, dan kelapa bulat asal Tanjung Jabung Timur.

Kopi Kerinci berdasarkan data dari sistem perkarantinaan, IQFAST di Karantina Pertanian sepanjang Januari hingga Juli 2020 telah difasilitasi ekspornya sebanyak dua kali pengiriman dengan total 16,25 kilogram tujuan Hongkong.

Koperasi Koerintji Barokah Bersama yang berlokasi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, mengekspor 15,9 ton kopi Arabika Spesialti ke Belgia, dengan pendampingan LSM Rikolto. Koperasi Koerintji Barokah akan mengirimkan sebanyak 290 karung kopi (15,9 ton) Arabika Spesialti dalam 5 varian proses ke ‘Sucafina Specialty’, perusahaan kopi berbasis di Antwerp, Belgia, yang menghubungkan kopi berkualitas dari organisasi petani dengan roaster di kawasan Asia Pasifik, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Meskipun ekspor kali ini merupakan ekspor perdana yang dilakukan secara mandiri oleh Koperasi Koerintji Barokah, namun Koperasi ini telah berhasil menjual kopinya ke pasar internasional sejak 2017 yaitu sebanyak tiga kali ke Belgia, serta ke Amerika Serikat dan Hong Kong. (Muhammad Sidik)

Pemprov Jambi Tolak Pinjamkan Tugu Juang Untuk Deklarasi KAMI

JAMBI (SR28) - Rencana Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) batal melakukan deklarasi pada, Jumat (9/10/2020). Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jambi menolak meminjamkan area Tugu Juang untuk digunakan sebagai tempat deklarasi.

"Kami sudah menerima surat dari Pemerintah Provinsi Jambi. Isinya, permohonan izin peminjaman Tugu Juang untuk deklarasi ditolak," jelas Presidium KAMI Provinsi Jambi Amrizal Ali Munir, Senin (5/10/2020).

"Suratnya berbunyi permohonan izin yang KAMI sampaikan tidak dapat dipertimbangkan," tambah Amrizal Ali Munir.

Amrizal memperlihatkan surat yang ditandatangani Sekda Provinsi Jambi. Surat  tersebut tertanggal 29 September 2020 dan diterima KAMI dua hari kemudian.

"Salah satu alasan penolakan adalah alasan keamanan. Menurut kami, alasan tersebut tidak beralasan. Gangguan keamanan apa sih yang diakibatkan dari pelaksanaan deklarasi tersebut? Kalau ada aksi penolakan, ya biarin aja, itu kan bukan gangguan keamanan," jelasnya.

Sementara itu, Komite Eksekutif KAMI Provinsi Jambi Muhamad Usman menyebutkan pihaknya akan mencari lokasi alternatif dan menjadwalkan ulang rencana deklarasi.

"Panitia deklarasi telah merespons surat Pemprov Jambi dan langsung menggelar rapat. Hasilnya, panitia akan menjadwalkan kembali rencana deklarasi. Kami juga akan mencari tempat alternatif untuk deklarasi," ungkap Muhamad Usman.

Muhamad Usman berjanji pelaksanaan deklarasi akan menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak membuat kerumunan.

"KAMI juga akan melakukan deklarasi jika kondisi pandemi sudah membaik. Jika situasinya masih pandemi, kami belum akan melakukan deklarasi," ungkapnya.

Ketua Panitia Deklarasi KAMI Jambi Ika Sonizar menyatakan pihaknya telah menggelar rapat membahas surat Pemprov Jambi.

"Kami bergerak cepat dan langsung menggelar rapat Sabtu (3/10/2020) kemarin. Kami tidak mempermasalahkan jika Pemprov Jambi menolak meminjamkan Tugu Juang untuk dijadikan lokasi deklarasi. Kami sudah  mempertimbangkan sejumlah lokasi lainnya sebagai alternatif lokasi deklarasi," kata Ika Sonizar.

Ika Sonizar mengaku tidak mempersoalkan jika deklarasi harus ditunda.

"Gak apa-apa ditunda, apalagi sekarang situasinya pandemi Covid19 sedang memburuk. Kan ada surat instruksi dari Walikota Jambi, kami akan patuhi. Kami juga tak ingin anggota KAMI ada yang terpapar Covid19," pungkasnya. (Muhammad Sidik)

Minggu Depan Pemprov Jambi Gratiskan Uji Swab

JAMBI (SR28) - Angka Covid-19 di Provinsi Jambi terus meningkat tinggi, langkah percepatan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Provinsi Jambi, Pemprov Jambi melakukan swab gratis untuk masyarakat Jambi di RSUD Raden Mattaher Jambi.

“Uji swab ini gratis ini segera kita lakukan, ini untuk mempercepat penanganan covid-19 di Provinsi Jambi,” kata Restuardy Daud Pjs Gubernur Jambi saat rapat evaluasi covid-19 di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi.

Lanjutnya, nantinya swab gratis ini akan dibebankan pada APBD Provinsi Jambi. Saat ini pihaknya hanya menunggu legal formal, untuk melakukan swab secara gratis kepada masyarakat Jambi. “Tak ada masalah yang terjadi untuk uji swab ini,” tambahnya.

Kata dia, seharusnya uji swab ini sudah dilakukan minggu kemarin. Namun realisasinya akan dilakukan pertengahan minggu ini. Pasalnya, ini hanya bersifat internal di Provinsi Jambi dan tak sama dengan perda, dan ini sudah bahas untuk segera dilakukan.

“Sudah diproses di Biro Hukum dan rumah sakit, namun sekarang sudah di sekretariat daerah dan sudah disampaikan ke rumah sakit,” sebutnya.

Kemudian, Ardy menyebutkan jika masyarakat ingin melakukan swab baik yang ada gejala covid-19 atau tidak, bisa langsung datang ke rumah sakit. Ini juga bertujuan untuk mengejar target sebanyak 3.500 spesimen per minggu, sesuai dengan standar WHO.

“Kita terus berupaya untuk membasmi covid-19, langkah-langkah terus kita upayakan dan yang paling penting tetap jaga jarak dengan protokol kesehatan,” ucapnya.