Kamis, Januari 28, 2021

Gunung Merapi Kembali Erupsi, Keluarkan Awan Panas Guguran

YOGYAKARTA (SR28) - Gunung Merapi kembali erupsi pada 27 Januari 2021 siang. Jarak luncur awan panas mencapai 3 kilometer. Saat ini, Merapi di...

Jambi Kembali Terima 17.240 Dosis Vaksin Covid-19

JAMBI (SR28) - Berdasarkan rencana pemerintah Jambi, jumlah vaksin Covid-19 itu akan mulai di distribusikan ke 9 kabupaten kota lainnya yang belum...

Belum Ada Laporan Bencana, Status Provinsi Jambi Masih Kesiapsiagaan

JAMBI (SR28) - Berdasarkan pemantauan BPBD Provinsi Jambi, ketinggian muka air sungai Batanghari disejumlah daerah masih berada pada kisaran 12 hingga 13...

Sudah Ada 430 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Yang Dirawat Di Rumah isolasi Milik Pemprov Jambi

JAMBI (SR28) - Sejauh ini sedikitnya sudah ada 430 pasien yang dirawat di 2 rumah isolasi milik pemerintah provinsi Jambi itu sejak...

Technology

Presiden BEM UNJA Sebut Akan Ada Gelombang Demonstrasi Lanjutan Penolakan UU Ciptaker

JAMBI (SR28)- Pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR RI beberapa waktu lalu terus menimbulkan protes dari berbagai elemen. Padahal salah satu poin yang terus didesak adalah agar Presiden Jokowi tidak mengesahkan draf yang telah diketuk palu oleh DPR RI tersebut. Kendati demikian, Presiden Jokowi tidak bergeming. Senin (2/11) dia resmi menandatangani draf yang kontraversi tersebut.

Penandatanganan tersebut ternyata langsung disambut dengan uji materiel yang diajukan oleh KSBI yang telah resmi didaftarkan perhari ini (Selasa 3 November 2020). Sebagai LSM yang fokus pada isu-isu buruh, KSBI berharap upaya ini bisa membuahkan hasil. Meskipun dari berbagai kalangan juga menilai upaya tersebut akan berujung sia-sia, mengingat pejabat yang ada di MK adalah produk dari partai penguasa.

Sejumlah upaya sebagai bagian dari respon telah disahkannya UU CILAKA ini oleh DPR dan Presiden juga muncul dari kalangan mahasiswa.

Kurnia Nanda misalnya, selaku penggerak demonstrasi yang beberapa waktu lalu sempat pecah di Kota Jambi menyebut jika arus protes dari mahasiswa semakin terasa baik dari almamaternya maupun dari kampus-kampus lain di Kota Jambi dan sekitarnya.

"Sebuah ironi yang menyayat hati. Dengan di sahkannya UU CILAKA sudah jelas mengoyak hati dan perjuangan semua elemen pemuda, mahasiswa, petani, buruh, LSM dan pelajar yang telah turun kejalan selama ini dalam menolak UU CILAKA. Pengkhianatan ini tak akan pernah usai jika terus di biarkan. Apakah suara rakyat hanya di cari saat pemilihan saja, bukankah suara rakyat sudah sepantasnya didengar, karena setiap keputusan yang di ambil pemerintah berefek pada rakyat. Ini tentu menjadi pukulan keras untuk kita renungi bersama untuk semua rakyat Indonesia" ungkap Kurnia Nanda, Presiden Mahasiswa BEM KBM UNJA 2020-2021.

Nanda juga menyebut jika aliansi BEM di Kota Jambi dan sekitarnya yang selama ini terkenal solid juga akan menggelar aksi seiring dengan eskalasi gerakan oleh BEM Seluruh Indonesia.

"Saya pribadi sebagai presiden BEM KBM UNJA akan mengajak semua teman-teman BEM sejambi, Cipayung serta semua elemen pemuda yang menolak UU CILAKA ini dan akan turun kejalan dalam menyuarakan aspirasi ini, karena sepertinya penyampaian secara tertulis dengan baik dan santun kepada pemerintah tak lagi berguna. Jika usul di tolak hak bicara di rebut maka tidak ada kata lain , LAWAN" tutup aktivis yang juga tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini.

- Advertisement -

Gubernur Fachrori Lepas Petugas Patroli Pencegahan Karhutla

KOTA JAMBI (SR28) – Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum melepas petugas patroil pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam Apel Pelepasan Petugas Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan dan Pembalakan Liar di Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan dalam Makorem 042/Gapu, Minggu (02/08/2020) pagi. Fachrori mengatakan, dalam mengatasi dan pencegahan karhutla di Provinsi Jambi, ditempatkan 254 personil gabungan di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan, agar mudah terpantau dan mudah diatasi.Sebelum pelepasan, Gubernur Jambi Fachrori Umar didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol.Firman Santyabudi dan Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli melakukan pengecekan persiapan personil yang akan melaksanakan tugas patroli pencegahan karhutla.Fachrori mengucapkan terima kasih kepada Kepolisian daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Gapu Jambi beserta jajaran dan seluruh peserta apel siaga. Fachrori berharap momen ini bisa meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya bersama penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi.Fachrori mengatakan, kebakaran hutan dan lahan banyak menimbulkan dampak negatif  yang merusak ekologis, menurunnya keanekaragaman hayati, perubahan iklim, serta menimbulkan asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan mengganggu aktivitas trasportasi darat, laut, dan udara. ”Pada tahun 2019 yang lalu, kita pernah merasakan dampak yang sangat buruk dari kebakaran hutan dan lahan, selain menyebabkan kerugian, material berupa terbakarnya lahan-lahan produktif dan kawasan hutan, termasuk lahan gambut yang mestinya terjaga kondisi tutupannya, juga menyebabkan merebaknya penyakit, khususnya Inveksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta terganggunya berbagai aktivitas kehidupan manusia,” terang Fachrori.Fachrori menegaskan agar kejadian kebakaran hutan dan lahan tidak terjadi lagi, semua pemangku kepentingan harus waspada dan selalu mengantisipasi berbagai kemungkinan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.Fachrori menjelaskan, paradigma penanggulangan bencana dewasa ini sudah berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat telah terjadi bencana, menjadi preventif, yang menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana. ”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Gabungan Karhutla yang melibatkan Pemrov Jambi, Pemkab/Pemkot, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha bidang kehutanan dan perkebunan serta masyarakat. Satgas yang telah dibentuk akan ditempatkan di 171 desa/kelurahan rawan kebakaran hutan dan lahan,” jelas Fachrori.“Untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi, kita akan menempatkan petugas patroli di beberapa titik wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan. Saya berharap kepada petugas di lapangan dapat berkerja dengan baik dan efektif serta efisien, fokus pada upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, bukan pemadaman. Tindakan pemadaman harus tetap dilakukan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali,” tutur Fachrori.Selain itu, Fachrori juga berpesan kepada petugas dilapangan yang, dalam suasana pandemi Covid-19, selalu memedomani protokol kesehatan dalam semua tindakan di lapangan. ”Seluruh petugas di lapangan tetap utamakan keselamatan dan menjalankan protokol kesehatan dalam bertugas. Kepada komandan Korem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Zulkifli, sesuai dengan Surat Keputusan Nomor 540/Kep.Gub/BPBD-2/2020 tanggal 1 Juli 2020, gubernur selaku komandan Satuan Tugas menunjuk saudara Danrem 042/Gapu sebagai Pelaksana Harian Komandan Satuan Tugas Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi tahun 2020. Saya yakin dan percaya bahwa Danrem mampu melaksanakan tugas harian (Dansatgas) tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ujar Fachrori.Korem 042/Gapu Brigjen TNI Zulkifli menyampaikan, bahwa hari ini Satgas akan menempatkan petugas di beberapa titik yang rawan kebakaran hutan dan lahan, petugas akan berkerja sama dengan petugas koramil yang ada di wilayah tertentu seperti di Sadu dan Muaro Jambi. ”Pasukan yang kita kirim merupakan gabungan dari semua istansi, ada TNI, Polri, BPBD, Polhut, Manggala Agni. Minggu depan kita akan megirim pasukan ke daerah Kumpeh untuk antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, Korem mengimbau masayarakat dan pengusaha perkebunan untuk berkerja sama dalam mengatasi kebakaran hutan dan lahan,” jelas Danrem 042/Gapu.Kapoda Jambi Irjen Pol. Firman Santyabudi menyampaikan, Polda Jambi sudah menyiapkan 1.500 personil, sebagian sudah masuk di polres/polsek kabupaten/kota se Provinsi Jambi yang disebut dengan Gugus Tugas Kabupaten. ”Personil yang kita siapkan agar mendekatkan ke lokasi titik rawan kebakaran hutan dan lahan, guna pencegahan lebih dini, agar cepat memadamkan api. Kita minta masyarakat agar bisa berkerja sama untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan bersama-sama. Selain itu, kita terus melakukan patroli dan pemantauan dari jauh. Kita minta perusahan untuk berkerja sama untuk memadamkan api di wilayah perusahannya masing-masing,” terang Kapolda.

Humas Provinsi Jambi

Bupati Tanjabbar Bersama Gubernur Jambi Tanam Mangrove di Sekitar Pelabuhan Roro

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS bersama Gubernur Jambi Fachrori Umar menanam pohon Mangrove di sekitaran pelabuhan Roro Kuala Tungkal dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia Tahun 2020, Senin (03/08/2020).

Kegiatan penanaman mangrove turut diikuti oleh Staf Khusus Menteri Lingkungan hidup bidang koordinasi dampak lingkungan, Kapolda Jambi, Danrem 042 Gapu, Forkompimda Provinsi Jambi, Kepala OPD Provinsi/ Kabupaten, Asisten, Pramuka, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Safrial memapaparkan singkat tentang kondisi geografis Tanjung Jabung Barat. Bupati juga sampaikan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki hutan Mangrove yang cukup luas.

"Keberadaan hutan Mangrove di Tanjung Jabung Barat sangat berharga sebagai sumber daya alam yang menyimpan banyak manfaat yang dan harus dijaga kelestariannya," ungkap Safrial.

Selain itu, Pemkab Tanjab Barat didukung Kementerian Pariwisata telah berupaya secara maksimal untuk mengangkat hutan mangrove di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Salah satunya dengan menjadi sebuah objek wisata tematik, yang memiliki nilai tambah yaitu dengan membuka dan membangun sarana dan prasarana penunjang ekowisata mangrove pangkal babu agar dapat dikunjungi dengan mudah dan nyaman oleh para wisatawan baik dalam maupun dari luar negeri bahkan juga para peneliti lingkungan hidup yang terkait dengan hutan mangrove untuk pengembangan ilmu pengetahuan," jelas Safrial.

"Jauh lebih penting kedepannya ekowisata hutan mangrove pangkal babu ini dapat senantiasa kita kembangkan dan memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat luas melalui tumbuh kembangnya industri kecil yang menyediakan berbagai kerajinan cenderamata kuliner laut yang khas dan sebagainya," ujarnya.

Selain itu Safrial berharap  pemerintah provinsi Jambi dan pemerintah pusat melalui Kementerian Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI dapat mendukung pembangunan dan mendorong perkembangan ekowisata hutan mangrove pangkal babu itu.

Sementara itu, Gubernur Jambi H. Fachrori Umar M. Hum dalam sambutannya menyampaikan saat ini Pemerintah sangat menaruh perhatian terhadap kelestarian hutan mangrove, mengingat banyaknya manfaat hutan mangrove khususnya bagi masyarakat sekitar.

Fachrori berharap melalui kegiatan peringatan hari mangrove sedunia ini, dapat menambah motivasi dalam rehabilitasi dan menjaga kelestarian hutan mangrove, khususnya di Provinsi Jambi.

"Provinsi Jambi memiliki hutan mangrove seluas 9.300 hektar, di Tanjung Jabung Barat 4.166, 65 hektar, melalui kegiatan ini, mari kita gelorakan semangat menanam mangrove untuk memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan kelestarian hutan mangrove," ujar Gubernur. (Sabri)

Pemkot Jambi Minta Perketat Protokol Kesehatan Seluruh ASN dan Tamu yang Berkunjung

KOTA JAMBI (SR28) - Pemkot Jambi menekankan agar seluruh OPD untuk tetap memperketat penerapan protokol kesehatan bagi seluruh ASN dan seluruh tamu yang berkunjung termasuk dengan tetap memberlakukan Work From Home (WFH).

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Ajukan Pembelian 15 Ribu Unit Alat Rapid Test

JAMBI (SR28) - Guna mnegoptimalkan penanganan Covid-19 di Jambi. Dinas Kesehatan Provinsi Jambi kembali mnegajukan 15 ribu unit alat Rapid Test. Hal tersebut dilakukan pada pengajuan ke empat penggunaan anggran refocusing.

Dinkes ajukan pembeloan 15 ribu rapid test

Latest News

Pemkab Luruskan Soal Zona Merah COVID-19 Di Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Juru Bicara Satgas COVID-19 bantah jika Tanjab Barat saat ini masuk ke...

TEGA! Bapak Ini Disiram Saat Sedang Tertidur Pulas

Seorang Pria renta disiram orang tak dikenal saat tengah tertidur pulas. Tak diketahui apa maksud dari seseorang yang mneyiram tersebut.

UNIK! Band Ini Gelar Konser Di Dalam Balon, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sebuah grup band asal Amerika Serikat yakni The Flaming Lips Band menggelar sebuah konser di dalam balon. Uniknya mereka tetap mematuhi protokol...

Belasan Rumah Terbakar Di Palembang, Pengakuan Tersangka Bikin Geram

PALEMBANG (SR28) - Tangis histeris mewarnai proses pemadam kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan KH Ahmad Dahlan Palembang, Senin...

Misteri Kematian Rapper K-Pop Iron, Diduga Tewas Dibunuh?

KOREA SELATAN (SR28) - Polisi sebelumnya sempat menyatakan bahwa mereka belum menemukan kecurigaan atau bukti adanya kemungkinan pembunuhan. Karena...

Music

Bupati Tanjabbar Dampingi Gubernur Salurkan JPS

TANJAB BARAT (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. Ir. H Safrial  MS, dampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar salurkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua untuk warga terdampak Covid-19 di Kecamatan Tebing Tinggi, Senin (12/07/2020).

Disampaikan Kadis Sosial, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi, Arif Munandar, penyaluran bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap kedua ini  sama seperti alokasi tahap pertama, yaitu 3523 Kelompok Penerima Manfaat (KPM).

Arif Munandar juga mengatakan, keterlambatan penyaluran JPS tahap kedua ini disebabkan terkendala pada tumpang tindihnya data yang diterima. Namun, dikatakan Arif, Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah data yang terbaik. Selain itu ditambahkannya, Kabupaten Tanjab Barat sudah mendapat apresiasi dari BPKP dalam melakukan rinsing data.

"Karena datanya terbaik, yang kedua kemarin BPKP juga sudah mengapresiasi Kabupaten Tanjung Jabung Barat," ujar Arif.

Pada kesempatan yang sama Bupati Safrial juga mengatakan, terlambatnya penyaluran JPS di Tanjab Barat memang disebabkan adanya tumpang tindih data. Namun dijelaskan Safrial, bahwa permasalahan data dapat diselesaikan dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT sehingga didapatkan data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) yang akurat untuk tahap kedua ini.

"Alhamdulillah, di Tanjab Barat ini, dengan kerjasama yang baik antara Dinas Sosial, Camat, Kades dan ketua RT, sehingga tidak banyak terjadi kesalahan data," ujarnya.

Terkait era new normal, Bupati juga mengajak kepada masyarakat untuk mengikuti himbauan Pemerintah dalam disiplin penerapan protokol kesehatan.

"Kalau kita ingin pandemi ini cepat berlalu, ya kita harus disiplin ikuti himbauan pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan," ajak Safrial.

Sementara itu, Gubernur Jambi Fachrori Umar dalam penyampaiannya mengatakan, dengan diserahkannya JPS bagi masyarakat yang terdampak covid 19 ini diharapkan mampu meredam lonjakan permintaan bahan pangan, dan meringankan beban kelompok penerima manfaat.(Sabri)

Gara-gara Cemburu, Seorang Pria di Jambi Bunuh Mantan Tetangganya

KOTA JAMBI (SR28) - Seorang pria di Kota Jambi tega menghabisi nyawa seorang pria yang adalah mantan tetangganya karena terbakar api cemburu. Kejadian penikaman terjadi di kelurahan Thehok, kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi pada Rabu malam.

Saat kejadian, korban sedang menonton tv di rumahnya dan dengan tiba-tiba pelaku datang dan langsung menikam korban sebanyak 7 tusukan sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Gara-gara Cemburu, Seorang Pria di Jambi Bunuh Mantan Tetangganya

Gara-gara Cemburu, Seorang Pria di Jambi Bunuh Mantan Tetangganya

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Trump Isyaratkan Akan Kembali Maju Jadi Capres Tahun 2024

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, masih enggan mengakui kekalahan dalam pilpres AS 2020 dan upaya hukum untuk menggugat hasil pilpres terus berlanjut. Namun Trump tampaknya mengakui jika upaya hukumnya bisa gagal dan mengisyaratkan akan mencalonkan diri dalam pilpres 2024 mendatang.

Komentar Trump soal maju pilpres 2024 itu dilontarkan dalam acara resepsi liburan di Gedung Putih pada Selasa (1/12) malam waktu setempat. Banyak anggota Komisi Nasional Partai Republik yang hadir dalam acara tersebut.

Ardy Daud Dorong Sosialisasi Polkada Serentak Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih

KAYU ARO (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy Daud,M.Sc mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk turut menyukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020, dengan menggiatkan Sosialisasi Pilkada Serentak bersama penyelenggaran Pilkada untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Kerinci. Hal tersebut dikemukakan Ardy Daud saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kabupaten Kerinci, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci,  (11/11).

"Pilkada serentak tahun in berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini kita menyelenggarakannya pada masa pandemi covid-19. Pilkada serentak ini terdapat penyesuaian mengikuti protokol kesehatan, untuk menjamin kesehatan kita semua serta tidak menciptakan cluster baru penyebaran covid-19," ujar Ardy Daud.

"Saya percaya, dengan sinergitas yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Forkopimda dan semua pihak terkait, penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Jambi dapat berjalan sukses dengan protokol kesehatan yang ketat," tambah Ardy Daud.

Ardy Daud menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020, antara lain mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk datang di TPS menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Hal tersebut penting untuk memberikan legitimasi yang kuat kepada pemimpin daerah lima tahun mendatang.

"Kita harus mendorong sosialisasi kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pilkada serentak, seperti tata cara atau tahapan pencoblosan di TPS, waktu datang ke TPS sesuai undangan untuk menghindari kerumunan, termasuk didalamnya edukasi bagi pemilih pemula,” jelas Ardy Daud.

Selain itu, Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci juga diminta untuk memberikan bantuan bila diminta KPU untuk turut membantu distribusi logistik di derah-daerah yang sulit dijangkau, dukungan pelaksanaan rapid test kepada petugas PPS menjelang pemungutan suara, dengan berkoordinasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten dengan KPU Kabupaten Kerinci, serta mencermati potensi kerawanan baik konflik sosial, aspek  geografis, serta aspek kebencanaan terutama di musim pengujan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada Tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kerinci, Dr.H.Adirozal,M.Si menyampaikan, memang Kabupaten Kerinci dahulunya merupakan daerah yang rawan pada saat menyelenggarakan pilkada, namun suasana menjadi lebih kondusif dan aman sejak pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018. Kabupaten Kerinci tidak lagi rawan saat penyelenggaraan pilkada, ini tidak lepas dari sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif.

Kami telah berkomitmen bersama Forkopimda Kabupaten Kerinci dalam meyukseskan pilkada serentak tahun 2020, terlebih pilkada serentak saat ini memiliki kondisi yang berbeda dari pilkada dan pemilu sebelumnya. Kami terus mengajak masyarakat agar lebih berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pilkada serentak dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan," kata Adirozal. (Sidik)

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Jam Malam Bagi Warga, Maksimal Diluar Rumah Jam 11 Malam

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi mengaktifkan pemberlakuan jam malam bagi warga Kota Jambi. Tindakan tersebut diambil paca Walikota Jambi Syarif Fasha terkonfirmasi positif Covid-19.

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Jam Malam Bagi Warga, Maksimal Diluar Rumah Jam 11 Malam

Pemkot Jambi Kembali Berlakukan Jam Malam Bagi Warga, Maksimal Diluar Rumah Jam 11 Malam

Posted by JAMBI28 TV on Thursday, September 17, 2020
Sumber: JAMBI28 TV

Culture

- Advertisement -

Jokowi Beberkan Alasan Dirinya Rela Jadi yang Pertama Divaksin Corona

JAKARTA - Saat mengumumkan vaksin Corona akan dibagikan gratis untuk masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyatakan akan menjadi orang pertama disuntik vaksin.

Jokowi pun membeberkan alasan dia bersedia untuk disuntik vaksin pertama di Indonesia. Dia ingin membuktikan kepada masyarakat luas bahwa vaksin tersebut aman.

Bupati Tanjabbar Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Diperusahan LPPPI Dan WKS

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, Ms dampingi Gubernur Jambi Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum dalam rangka Kunjungan kerja (Kunker),dan meninjau langsung pelaksanaan program penanganan dan pencegahan virus Covid-19 di PT. Lontar Papyrus yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi,Kabupaten Tanjab Barat, Senin (13/07).

Perwakilan PT. LPPI, Sumarno menyampaikan bahwa  PT LPPPI mendukung upaya pemerintah daerah provinsi Jambi dalam penanganan dan pencegahan penularan Covid-19. Program tersebut dilaksanakan baik lingkup internal perusahaan maupun kepada masyarakat sekitar. Program tersebut antara lain, pelaksanaan protokol kesehatan di lingkup internal maupun eksternal perusahaan, bantuan kepada masyarakat berupa penyemprotan disinfektan, sampai dengan bantuan sosial kebutuhan pangan.

"Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat juga telah lakukan berbagai langkah dan upaya dalam pencegahan serta penanggulangan penyebaran wabah Covid 19.” Salah satunya dengan mengedukasi masyarakat tentang pandemi covid 19 dan cara menekan penyebaran virus dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selain itu,juga Pemkab Tanjab Barat juga tengah menyiapkan Peraturan Daerah  tentang penerapan protokol kesehatan di masyarakat," tandasnya.

Dalam Kesempatan tersebut  Gubernur Jambi,didampingi  Bupati Tanjab Barat bersama pejabat Kantor PT Lontar Papyrus Pulp & Paper Industry (LPPPI), dan Pejabat PT Wirakarya Sakti (WKS) lakukan penaburan 25.000 benih ikan di sungai Pengabuan sebagai upaya menjaga keseimbangan lingkungan ekosistem perairan sehingga dapat meningkatkan pendapatan nelayan di masa pandemi Covid-19. Selain itu, juga dilaksanakan pemberian bantuan paket sembako bagi nelayan dan masyarakat tidak mampu dalam upaya meringankan beban masyarakat sekitar

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf ahli Gubernur, Asisten dan kepala OPD Provinsi Jambi dan pejabat pimpinan Pratama dan para Administrator lingkup pemerintah Tanjung Jabung Barat.

Muaro Jambi Kini Berstatus Zona Oranye Penyebaran Covid-19

MUARO JAMBI (SR28) - Terus mengalami lonjakan pasien dalam dua pekan terakhir. Kini 1 daerah di Provinsi Jambi berstatus zona oranye penyebaran Covid-19. Wilayah tersebut yakni kabupaten Muaro Jambi yang menjadi anggota terbaru setelah 3 daerah lainnya terlebih dahulu menyandang status Zona Oranye penyebaran Covid-19.

- Advertisement -

Must Read

Ditetapkan Tersangka, Gisel Akui Video Syur Dirinya

Polda Metro Jaya menetapkan Gisella Anastasia alias GA dan MYD sebagai tersangka kasus video syur. Gisel terbukti sebagai pemeran dalam video tersebut dari keterangan ahli...

Bupati Tanjabbar Safrial Pimpin Langsung Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19

KUALA TUNGKAL (SR28) - Menyikapi adanya penambahan pasien Covid-19 di lingkup Tanjung Jabung Barat yang terbilang cukup tinggi belakangan ini, Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin langsung rapat satuan gugus tugas penanggulangan dan pencegahan covid 19 yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (30/09).

Dalam rapat tersebut, Bupati menegaskan tim gugus tugas segera mengambil langkah antisipasi agar penyebaran covid 19 tidak semakin meluas. Menurutnya, pendirian pos pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di terminal  pembengis, Pelabuhan Roro dan Lansdap dapat menjadi salah satu alternatif pencegahan penyebaran covid 19 di Tanjab Barat.

"Selain itu, perlu juga dilakukan penyiapan sarana prasarana ruang isolasi di gedung BLK, lembaga adat dan rumah sakit Surya Khairudin sebagai langkah antisipasi," tegas Bupati.

Lanjut Bupati,"Selain itu juga tingkatkan patroli dan himbauan kepada masyarakat, menutup tempat keramaian seperti WFC dan Alun-Alun yang berpotensi terjadinya penularan covid," tegas bupati.

Sementara SK Bupati terkait pembentukan Satuan Tugas Covid akan selesai dalam waktu dekat, termasuk Peraturan Bupati terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020 tentang penerapan dan penegakan protokol kesehatan di masyarakat

"Kedepannya, kita lakukan patroli dan berlakukan jam malam," tambahnya.

Bupati juga beharap jasa petugas medis sebagai garda terdepan dalam penanggulangan covid 19, dapat dibayarkan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

Bupati kembali menegaskan agar Gugus Tugas juga menyiapkan peti mati sebagai langkah antisipasi jika ada pasien covid 19 yang meninggal.

"Hal ini mengingat peti mati yang disediakan telah terpakai habis," pungkasnya.

Rapat Gugus Tugas ini turut dihadiri oleh Forkopimda, Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419 Tanjab, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Kepala RSUD, dan Kepala Puskesmas di lingkup Kabupaten Tanjab barat, serta undangan lainnya.(Sabri)

Mulai September, Karyawan Swasta Bergaji Dibawah 5 Juta Dapat Bansos Rp600 Ribu Perbulan

JAKARTA - Pemerintah bakal kembali bagi-bagi duit. Kali ini calon penerimanya adalah para karyawan swasta yang gajinya di bawah Rp 5 juta.

Mulai September, para karyawan itu akan mendapat bansos sebesar Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan. Langsung ditransfer masuk ke rekening masing-masing.

Sumber: JAMBI28 TV

Gubernur Jambi Buka Ruang Aspirasi Masyarakat Terkait UU Cipta Kerja

JAMBI (SR28) - Penjabat Gubernur Jambi Restuardy Daud, bersama Forkopimda secara virtual Mengikuti Rapat Koordinasi Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pelaksanaan Regulasi Omnibus Law di Ruang Rapat Gubernur Jambi, Rabu (14/10).

Hadir Menko Perekonomian, Mendagri, Menaker, Menkeu, Menteri LHK, Menteri ATR/Kepala BPN, Polri, Panglima TNI, Kapolri, Jaksa Agung, Kepala BIN.

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan cara memberi pengertian tentang latar belakang UU Cipta Kerja dengan materi sebenarnya bukan hoax.

"Undang-Undang Cipta Kerja sudah dibahas secara umum makanya ada beberapa naskah Omnibus Law dari beberapa UU menjadi satu hingga seperti pada bagian perizinan bisa lebih sederhana," jelas Mahfud MD.

Dalam keterangan Resmi Menko Polhukam terkait Undang-Undang Cipta Kerja dibentuk justru untuk melaksanakan tugas Pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja yang semakin banyak, perlindungan terhadap buruh, penyederhanaan birokrasi dan kemudahan berusaha serta pemberantasan pungli dan pencegahan tindak pidana korupsi.

Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan keberadaan Pemerintah menghormati kebebasan berpendapat dan menyampaikan aspirasi terkait UU Cipta Kerja sepanjang itu dilaksanakan dengan damai dan menghormati hak-hak warga yang lain dan tidak mengganggu ketertiban umum.

"Unjuk rasa silakan dan yang anarkis ditangani dan negara harus diselamatkan," kata Mahfud MD.

Hadir Kapolda Jambi Irjen.Pol.Drs.Firman Santyabudi,M.Si, Danrem 042/Gapu Jambi Brigjen TNI M.Zulkifli, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Pj.Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Pihak Kejaksaan Tinggi Jambi.

Pjs. Gubernur Jambi dan jajaran Forkopimda Provinsi Jambi menyimak penjelasan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja yang secara urgensi dan substansi disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Menko Perekonomian, Mendagri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Keuangan, Pejabat dari Mabes Polri, juga yang mewakili Panglima TNI dan Wakil Jaksa Agung serta dari pihak BIN.

"Pemerintah daerah tadi diwakili oleh asosiasi gubernur, asosiasi wali kota dan asosiasi bupati karena kita juga sama-sama terus mempelajari juga turut mencermati itu bersama teman-teman di provinsi," ungkap Ardy Daud.

Pjs. Gubernur Jambi akan menindaklanjuti terkait hal tersebut di daerah untuk membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat sebelum diimplementasikan atau akan diturunkan dalam beberapa regulasi atau Peraturan Pemerintah, Kepres, Permen, Peraturan Daerah.

"Tentunya perlu masukan dari kita semua jadi ada ruang bagi kita untuk memberikan masukan terhadap hal-hal yang terkait dengan aspirasi yang disampaikan selama ini kami di Provinsi Jambi mengajak seluruh masyarakat Jambi khususnya yang memiliki masukan atau aspirasi silakan nanti akan ada tim yang akan mengakomodir itu akan kami tindaklanjuti beberapa hari kedepan diharapkan sudah bisa berjalan," jelas Ardy Daud.

Menyikapi beberapa opini yang berkembang terkait UU Cipta Kerja ditengah masyarakat, selaku Pjs. Gubernur Jambi mengimbau kepada semua pihak untuk mencermati penerimaan informasi karena masih ada opini yang terbentuk tidak sesuai kondisi terkait.

"Mari kita pelajari bersama dan betul-betul cermati manakala ada hal-hal yang tidak sesuai dengan kondisi dan kami juga akan menginformasikan materi yang betul-betul sesuai dengan yang aslinya dan terakhir kepada pihak-pihak yang aspirasinya ingin disampaikan ada jalur melalui Uji Materi MK itu juga silahkan digunakan manakala itu diperlukan," kata Pjs.Gubernur Jambi.

Apresiasi Pjs.Gubernur Jambi kepada jajaran Forkopimda dan masyarakat atas situasi aman, terkendali, kondusif di Provinsi Jambi selama masa penyampaian aspirasi dari masyarakat.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada semua elemen masyarakat kemaren yang dapat menahan diri pada waktu menyampaikan aspirasi dan pendapat tidak bertindak bersifat anarkis berlebihan dan apresiasi kepada jajaran Forkopimda yang sigap di lapangan dalam beberapa hari terakhir dan kita juga berjuang menekan angka penyebaran Covid-19 ini merupakan tanggung jawab kita semua dan jangan dilupakan karena ini penting untuk kesehatan kita semua," ungkap Pjs.Gubernur Jambi.

Rapat virtual tersebut berlangsung empat jam lebih mendengarkan beberapa penjelasan Pemerintah Pusat untuk kemudian disosialisasikan kepada masyarakat serta membuka ruang penyampaian aspirasi daerah.

Bawaslu Jambi Soroti Temuan 45.756 Pemilih Ganda

JAMBI (SR28) - Dalam penetapan Daftar Pemilih Sementara yang dikeluarkan KPU Provinsi Jambi. Badan Pengawas Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi menemukan adanya 45.756 pemilih ganda termasuk adanya setengah juta pemilih di Provinsi Jambi yang dianggap tidak memenuhi syarat.

Bawaslu Jambi Soroti Temuan 45.756 Pemilih Ganda

Bawaslu Jambi Soroti Temuan 45.756 Pemilih Ganda

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Opsi Sekolah Tatap Muka Ditengah Pandemi Sedang Digodok Pemkot Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Rencananya, jika perkembangan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Jambi jumlahnya sudah semakin menurun. Opsi pemberlakuan sekolah tatap muka di tengah pandemi tersebut akan segera diberlakukan.

Lifestyle Magazine

Rehab Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal Disoalkan Aktivis Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Rehab rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal dengan menggunanakan dana APBD-P tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 1.237.354.000, oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanjab Barat, di soalkan aktvis Tanjab Barat pasal rehap yang dilaksanakan itu sangat janggal.

Aktivis Tanjab Barat Anand Viqriza, SH.MH, menduga ada upaya penutupan kasus di PUPR sehingga mengagarkan rehap Rumah Dinas Kejaksaan Negeri itu dilakukan, padahal kita tau Rumah Dinas Kejaksaan negri kuala tungkal merupakan kewajiban pemerintah pusat dimana Kejaksaan itu merupakan Pertikal, dan tidak sepatut mengunakan Dana Daerah. "Ujar Anand Viqriza.

"Terlebih lagi Rekanan yang bekerja Rehap Rumah Dinas Kejaksaan Negeri Kuala Tungkal juga merupakan kontraktor nya bermasalah terkait pembangunan Jembatan Sebrang Kota parit 20 yang baru seumur Jagung jembatan yang dibangun sudah retak dan lantai jembatan juga lentur, disini kita menduga ada penutup kasus yang saat sudah menyeruak kepermukaan umum, " papar Anand Viqriza.

"Kita minta Kejaksaan Negeri kuala Tungkal ini bekerja lah secara provisional, sehingga kasus Korupsi yang ada di Tanjab Barat ini bisa diselesaikan," pungkasnya. (Sabri)

Brakkk! Bus VS Truk Tangki Adu Kambing di Jalan Lintas Timur Jambi-Riau

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya dijalan lintas timur, Jambi-Riau tepatnya di Km 82 Merlung, Jum’at (25/9/20) kemarin. Kecelakaan terjadi antara Bus PT Kita Bersama tujuan Medan dengan Truk Tangki tujuan Jambi.

Akibat kejadian tersebut, 2 orang mengalami luka berat, sementara 6 lainnya luka ringan. Sedangkan bus beradu muka dengan truk tangki hingga kondisinya sama-sama rusak parah dan terpental melintang di tepi jalan.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro melalui kasat Lantas IPTU Eko Sutoyo, SH membenarkan peristiwa itu.

"Kecelakaan antara bus Kita Bersama dengan Truck Tangki kejadian ini sekitar pukul 15.30 WIB di KM 82,” ujar Kasat saat dikonfirmasi via telpon.

Eko menyebutkan bahwa kronologi kejadian bus Kita Bersama tujuan Medan dari arah berlawanan. Saat kejadian kondisi jalan usai hujan sehingga kondisi jalan licin. Selain itu, kondisi jalan yang menanjak dan menikung juga menjadi salah satu faktor diduga terjadinya kecelakaan itu.

"Kondisi jalan agak licin dan menikung, dengan kondisi tak terkendali maka tabrakan pun tak terhindarkan lagi,” ujar Eko.

Akibat kecelakaan tersebut didapati korban 8 orang, 2 orang mengalami luka berat, 6 luka ringan. Korban telah dibawa ke tempat medis disekitar lokasi dengan menggunakan mobil ambulan. (Sabri)

Kajari Tanjab Barat Sambut Baik Audensi Forum Jurnalis Tanjung Jabung Barat (FJTJB )

KUALA TUNGKAL (SR28) - Berlokasi di Ruang Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Forum Jurnalis Tanjung Jabung Barat (FJTJB) disambut baik oleh Kejari Tanjung Jabung Barat Togar Rafilion,SH bersama pejabat struktural Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat, Selasa (01/12).

Acara hanya satu hari ini bertujuan tidak lain dan tidak bukan, pertama menjalin siturahmi dan kerjasama kedepan untuk kemajuan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dalam sambutannya, ketua FJTJB Sabri mengucapkan, terimakasih kepada pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat yang sudah menerima FJTJB untuk beraudensi langsung dengan Pak Kejari dan Para Pejabat Struktural Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.

"Alhamdulillah sambutan bapak Kajari dan para pejabat nya sangat baik. Sehingga kita bisa beraudesi dan bersilaturahmi untuk menjalin hubungan kerja lebih baik lagi," ungkap Sabri, Selasa (01/12).

Sabri juga menegaskan, anggota yang tergabung dalam FJTB merupakan wartawan yang resmi, bukan kaleng kaleng. Jika ada mengatas namakan FJTJB, dia berharap dapat melaporkan ke organisasi nya ini."Kami berharap kedepan pihak Kejaksaan terus membuka diri untuk bekerjasama yang baik," tukasnya.

Senada, Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Togar Rafilion,SH mengatakan, sangat senang dan rendah hati menerima rekanan FJTJB yang sudah mau bersilaturahmi dan menjalin kerjasama dengan Kejari Tanjung Jabung Barat untuk kemajuan Tanjab Barat ini.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan rekan wartawan dari FJTJB yang sudah mau datang bersilaturahmi dengan kami Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat," kata Kajari.

Kedepan, Kajari berjanji dengan adanya silaturrahmi perdana ini dia berharap selalu terus berkoordinasi jika ada hal terkait pemberitaan untuk dapat di konfirmasi sebelum diterbitkan.

"Jika ada berita yang perlu diekspose agar kawan kawan konfirmasi dulu dengan Intel saya," timpalnya. (Sabri)

Target Partisipasi Pemilih di Jambi Hanya 75 Persen

JAMBI - Pihak Kesbangpol Provinsi Jambi menyatakan bahwa partisipasi pemilih yang dipatok sebesar 75 persen itu merupakan angka yang cukup tinggi. Berdasarkan pengamatan, pihak Kesbangpol menilai bahwa angka partisipasi masyarakat untuk mengikuti Pilkada serentak tahun 2020 ini malah lebih meningkat jika dibandingkan Pilkada serentak tahun 2019 lalu yang hanya mencapai 72 persen dari keseluruhan DPT saat itu.

Menelisik Dumisake, Sebuah Masterpiece Pembangunan untuk Provinsi Jambi dari Alharis-Sani

JAMBI (SR28)- Jagat Politik Jambi tahun 2020 ini diwarnai dengan berbagai teka-teki dan aksi lobi tingkat tinggi yang seolah tak mengenal lelah. Bisa jadi hal tersebut disebabkan karena para bakal calon Gubernur Jambi berlatar belakang seorang Bupati/Walikota pada wilayahnya masing-masing dan telah memasuki periode kedua. Secara politik, bisa terpilih pada periode kedua kali adalah capaian yang baik. Mungkin karena faktor itulah mereka optimis untuk melaju merebut tahta orang nomor 1 di Provinsi Jambi. Apalagi, jika secara jujur kita mau menarik sejarah 20 tahun kebelakang, maka pasca “runtuhnya” dinasti Nurdin yang disebut-sebut sebagai “orang kuat Jambi”  dinilai oleh berbagai kalangan bahwa pilkada kali ini  sebagai panggung bebas yang memungkinkan siapa saja  untuk menang. Tak heran  jika baru pada tahapan mendapatkan dukungan partai saja sudah memunculkan asmosfer yang sangat menegangkan.

Terbaru, pada pekan ke 4 Agustus 2020 atau H-10  menjelang pendaftaran kandidat ke KPU, muncul 3 pasang kandidat yang telah cukup mengantongi tiket untuk melaju pada Pilgub mendatang. Mereka adalah Alharis-Abdullah Sani, Fachrori Umar-Syafril Nursal serta Cek Endra-Ratu Munawaroh. Sedangkan Sy.Fasha-AJB terpaksa gugur sebelum bertarung karena gagal mengumpulkan tiket dukungan parpol. Hingga saat ini ketiga kandidat tersebut sama-sama memiliki peluang untuk menang. Kekuatan diatas kertas, belum ada yang dipastikan akan melenggang dengan mudah. Semua kandidat memiliki kekuatan dengan differensiasi masing-masing.

Ditengah hiruk pikuk Pilgub tersebut, ternyata ada ruang kosong yang nyaris luput dalam perdebatan antara calon kepala daerah  dan masyarakat. Padahal ruang kosong ini yang sejatinya menjadi poin penting dalam dialektika demokrasi. Ruang tersebut adalah tawaran program strategis dari kandidat untuk Provinsi Jambi selama 5 tahun kedepan.  Dari sanalah sebenarnya masyarakat Provinsi Jambi sama-sama berjuang untuk pembangunan daerah dengan siapapun gubernurnya.

Berdasarkan pengamatan, baru pasangan Alharis-Sani yang  sedari awal 2020 telah menjual gagasan strategis selama 5 tahun kedepan yang dinamainya dengan DUMISAKE (Dua Milayar Satu Kecamatan. Sedangkan pasangan lainnya belum memunculkan ke publik apa program strategis yang akan mereka persembahkan selama 5 tahun kedepan. Oleh karena belum adanya paket gagasan yang bisa dikomparasikan secara “apple to apple” dari masing-masing bakal calon gubernur, maka penulis akan lebih memfokuskan pada telaah terhadap DUMISAKE besutan Alharis-Abdullah Sani.

Pengantar

DUMISAKE merupakan singkatan dari Dua Milyar Satu Kecamatan. DUMISAKE adalah program janji politik yang diusung oleh Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH (dua periode) dan mantan wakil walikota Jambi Drs. H. Abdullah Sani jika nanti terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jambi periode 2021-2026.

Secara Historis, DUMISAKE merupakan suatu program yang ingin melanjutkan program Gubernur Jambi periode 2010-2015, Hasan Basri Agus-Fachrori Umar (HBA-FU) kala itu bernama SAMISAKE (Satu Milyar Satu Kecamatan). Konsekuensi dari program SAMISAKE saat itu adalah Pemerintah Provinsi Jambi harus menyiapkan 138 Milyar per tahun guna disalurkan pada 138 Kecamatan yang ada di Provinsi Jambi. Jumlah gelontoran dana tersebut otomatis juga akan bertambah 2 kali lipat seiring dengan nama program yang oleh Alharis-Sani dinamai dengan DUMISAKE.

Adapun secara politis, hubungan “anak dan bapak angkat” antara Alharis dan Hasan Basri Agus akhirnya juga menginspirasi sekaligus mendorong Alharis untuk melanjutkan program SAMISAKE. Dimata Alharis SAMISAKE yang  - lagi-lagi - kala itu digawangi HBA sangat diterima oleh berbagai kalangan masyarakat provinsi Jambi. Dari program SAMISAKE itu pula political branding HBA  menjadi semakin kuat.

DUMISAKE mulai santer digadang-gadang oleh Al Haris sejak awal 2020 ketika beliau menyatakan siap maju Pilgub pada 9 Desember 2020 mendatang. Alasan Al Haris sederhana, yaitu ingin melanjutkan program Gubernur HBA dengan nominal yang dua kali lipat menjadi dua milyar per kecamatan.

Hingga saat ini, belum ada kajian akademis tentang DUMISAKE yang bisa menjawab pertanyaan, apakah ini hanya sekedar slogan semata atau suatu program yang realistis dalam upaya membahagiakan rakyat Jambi seperti yang dijanjikan. Namun demikian, dengan intensnya Alharis mengkampanyekan DUMISAKE kepada masyarakat  serta beberapa pandangan strategis beliau seperti wilayah integrasi Sengeti Tungkal dan Sabak (SENTUSA) secara otomatis  publik menangkap bahwa Alharis adalah satu-satunya calon Gubernur Jambi yang mampu menjual visi besarnya tersebut kepada masyarakat Jambi.

Adapun pendekatan yang paling memungkinkan untuk melakukan melakukan telaah rencana program strategis DUMISAKE ini adalah dengan mengevaluasi pengalaman program SAMISAKE yang telah dijalankan HBA-FU pada 2010-2015. Dari sana kemudian kita dapat memberikan rekomendasi dan usulan redisain Program DUMISAKE yang di usung oleh Al Haris-Abdullah Sani jika menjadi Gubernur-Wakil Gubernur pada periode 2021-2026 mendatang.

Kilas Balik Program SAMISAKE

Program SAMISAKE tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan pembangunan yang berorientasi pada pro-poor, pro-job, pro-growth dan pro-environment dan sejalan dengan strategi Pembangunan Nasional.

Ada Sebelas program utama, SAMISAKE yang telah dijalankan pada tahun 2010-2015, yaitu: Bedah Rumah, Beasiswa bagi rumah tangga miskin, Jamkesda, Penerbitan Sertifikat Tanah, Pengadaan Kendaraan Roda 3 Pengadaan alat Mesin Pertanian dan non pertanian, Bantuan modal usaha, Sambungan listrik bagi rumah masyarakat miskin, Pelatihan Tenaga Kerja, Kegiatan Dukungan Posyandu serta Kegiatan prioritas lainnya dalam rangka meningkatkan sosial ekonomi  masyarakat. (Sumber: Pergub No 4 Tahun 2014)

Refleksi Perjalanan SAMISAKE

Perjalanan SAMISAKE era HBA baru berjalan pada tahun kedua pada periode kepemimpinannya (TA 2012). Program SAMISAKE pada masa HBA juga pernah dijadikan sebagai salah satu program percontohan nasional. Secara gagah, HBA juga kala itu juga sangat pedememaparkan SAMISAKE saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  berkunjung ke Provinsi Jambi. Nama HBA kala itu harum baik dikalangan masyarakat maupun dihadapan kolega maupun presiden.

Total dana transfer dari pemerintah Provinsi Jambi kepada seluruh kecamatan hingga tahun 2015 adalah sebesar 546 Milyar, jumlah ini setara dengan 80% dari komitmen yang ingin dialokasikan.

Catatan Sisi lain SAMISAKE

Dalam praktiknya, Alokasi Dana SAMISAKE masih  menyisakan SILPA yang cukup besar. Di tahun pertama pelaksanan SAMISAKE (TA 2012) misalnya, Alokasi Dana SAMISAKE di Kabupaten Batanghari yang memiliki 8 Kecamatan misalnya memiliki SILPA senilai Rp.4.680.762.280, Artinya dari 8 Kecamatan, baru 3 kecamatan yang bisa menggunakan Dana SAMISAKE tersebut. Sementara Di Merangin SILPA mencapai Rp. 5,5 milyar. SILPA tersebut belum termasuk Kabupaten/Kota lainnya yang ada di Provinsi Jambi. (Radesman Manihuruk,2015)

Selain SILPA, implementasi SAMISAKE juga mengalami penolakan dari pihak kecamatan baik saat sosialisasi dan tahap awal pelaksanaan SAMISAKE maupun saat implementasi. Hal tersebut disebabkan adanya ketentuan bahwa camat adalah orang yang dimandatkan sebagai Pengguna Anggaran. Sehingga dengan pengalaman yang terbatas dalam pengelolaan dana dalam jumlah besar seperti halnya program SAMISAKE, juga disinyalir program uji coba membuat camat memilih untuk menolak dana 1 Milyar untuk tiap kecamatan tersebut.

Selanjutnya, selama dua tahun pertama, Program SAMISAKE menghadapi sederet hambatan tidak saja harus menyiapkan regulasi dan petunjuk tekhnis, juga berhadapan dengan kapasitas SDM di tingkat kecamatan yang terbatas. Bisa jadi karena kultur di pemerintahan level kecamatan merupakan turunan dari Pemerintah Kabupaten/Kota. Aktivitasnya cenderung pada fungsi-fungsi koordinasi dan fungsi administratif pemerintahan. Genealogi ini tentu mendadak menjadi terkejut saat mendapat tugas untuk membelanjakan dana sebesar 1 Milyar berikut sederet aturan turunannya. Dengan kata lain, SAMISAKE pada awalnya dinilai telah “memotong kompas” antara Pemerintah Provinsi terhadap  Pemerintah Kabupaten/Kota.

Kegagapan Kecamatan dalam menyambut  program Pemerintah Provinsi Jambi akhirnya diubah tekhnis implementasinya. Setelah berembuk dan bermusyarawarah dengan Pemmerintah Kbaupaten Kota, Pemerintah Provinsi kala itu akhirnya  memilih untuk menitipkan anggaran SAMISAKE pada APBD Pemerintah Kabupaten/Kota yang akan masuk dalam pos anggaran pendapatan lain-lain di APBD Kabupaten/Kota. Pengalokasian melalui Kabupaten/Kota ini dinilai lebih realistis untuk eksekusi di lapangan. Secara regulasi, pengalokasian dana dengan cara  itu dinilai juga sejalan dengan Permendagri No 13 Tahun 2006.

Desain DUMISAKE

DUMISAKE merupakan sintesis antara RPJPD Provinsi Jambi 2020-2025 dan RPJMN 2019-2024. DUMISAKE mencoba membreakdown program pembangunan nasional tersebut yang disesuaikan dengan kelokalan Provinsi Jambi. Didukung dengan pendekatan politik, tekhnokratik, partisipatif dan Top-Down serta Buttom-Up DUMISAKE didesain sedemikian rupa agar menjadi program yang relevan dan mampumenjawab tantangan yang ada dalam pembangunan.

Berkaca Permendagri No 90 tahun 2019 sebagai payung hukum, maka DUMISAKE secara tekhnis akan dapat dilaksanakan dengan cara menitipkan anggaran pada APBD Kabupaten/Kota dalam bentuk Bantuan Keuangan. Permendagri No 90 tahun 2019 tersebut secara umum masih memiliki kesamaan format dengan Permendagri no 13 tahun 2006 yang kala itu juga menjadi payung hukum SAMISAKE.

Komponen Program DUMISAKE

DUMISAKE memiliki 6 sektor yang menjadi program utama, yaitu: Jambi Agamis, Jambi Sehat dan Bersih, Jambi Cerdas, Jambi Tangguh, Jambi Smart dan Jambi Responsif. Dari 6 program tersebut pula akan memiliki turunan sebagai berikut:

1.       Jambi Agamis: Kredit MASURAI (Masyarakat Sejahtera dan Imani), Insentif untuk pegawai syara’, Satu ponpes satu BLK, Pengiriman Kader Ulama ke Turki, serta SADESHAMAH (Satu desa satu hafidz dan penerjemah).

2.       Jambi Sehat dan Bersih: Jambi Bebas Stunting, Budaya Bersih dan Lingkungan Sehat, Pelayanan air bersih, pengelolaan sampah sanitary landfill.

3.       Jambi Cerdas: Satu keluarga minimal 1 sarjana, perpustakaan keliling dan cerdas, Satu SMK satu BLK, Sekoper Berliontin (Sekolah Perempuan Bahagia Lahir Batin).

4.       Jambi Tangguh: UMKM Tangguh, Sekolah Petani Berdaya, Tenaga Kerja Terampil dan Kompetitif, Jambi Terang serta Ketahanan energi dan pangan.

5.       Jambi Smart: Pembangunan 1000 Tower telekomunikasi, Jaringan internet masuk desa, fasilitas e-learning ke sekolah dan pesantren, fasilitas ee-bussines untuk UMKM dan rintisan, serta e-wisata untuk usaha pariwisata

6.       Jambi Responsif: Aduan kemanusiaan dan reaksi cepat tanggap terhadap bencana, LATIB (Layanan akan tiba pada pasien)

Strategi Implementasi DUMISAKE

Ada 2 program pemerintah yang menjadi pembelajaran sekaligus rujukan untuk implementasi DUMISAKE, yaitu SAMISAKE (Provinsi Jambi) dan PNPM (Nasional).

Dari SAMISAKE,  dapat diambil pelajaran bagaimana tekhnis implementasi program Pemerintah Provinsi Jambi dengan basis implementasi di tiap kecamatan, baik dari segi regulasi maupun tekhnis pelaksanaan.

Adapun dari PNPM dapat diambil pelajaran tentang pola perencanaan dan imlementasi berbasis kemasyarakatan (sosial development). Pada PNPM masyarakat dilibatkan secara langsung bagaiaman merencanakan program dengan dibimbing tenaga ahli pendamping serta bagaimana program dapat direalisasikan dengan pelibatan berbagai pihak baik masyarakat, LSM, perusahaan maupun pemerintah itu sendiri.

Output DUMISAKE

Implementasi DUMISAKE diproyeksikan akan berjalan 5 tahun kedepan. Dengan asumsi normal dan ekspektasi optimis maka ada 6 output secara umum yang akan muncul, yaitu:

1.       Pembangunan SDM berbasis nilai-nilai keagamaan

2.       Lingkungan yang bersih

3.       Pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan di Strata 1 serta perhatian khusus pada pendidikan perempuan

4.       Terbinanya 80% masyarakat Provinsi Jambi yang bergerak pada sektor pertanian dan UMKM

5.       Pemerataan jaringan internet diseluruh wilayah dalam Provinsi Jambi guna mendukung segala kebutuhan berbasis internet

6.       Adanya tim taktis yang bergerak dengan pola Agile Management yang diharapkan mampu menjawab persoalan-persoalan jangka pendek

Video News

- Advertisement -

Presiden BEM UNJA Sebut Akan Ada Gelombang Demonstrasi Lanjutan Penolakan UU Ciptaker

JAMBI (SR28)- Pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR RI beberapa waktu lalu terus menimbulkan protes dari berbagai elemen. Padahal salah satu poin yang terus didesak adalah agar Presiden Jokowi tidak mengesahkan draf yang telah diketuk palu oleh DPR RI tersebut. Kendati demikian, Presiden Jokowi tidak bergeming. Senin (2/11) dia resmi menandatangani draf yang kontraversi tersebut.

Penandatanganan tersebut ternyata langsung disambut dengan uji materiel yang diajukan oleh KSBI yang telah resmi didaftarkan perhari ini (Selasa 3 November 2020). Sebagai LSM yang fokus pada isu-isu buruh, KSBI berharap upaya ini bisa membuahkan hasil. Meskipun dari berbagai kalangan juga menilai upaya tersebut akan berujung sia-sia, mengingat pejabat yang ada di MK adalah produk dari partai penguasa.

Sejumlah upaya sebagai bagian dari respon telah disahkannya UU CILAKA ini oleh DPR dan Presiden juga muncul dari kalangan mahasiswa.

Kurnia Nanda misalnya, selaku penggerak demonstrasi yang beberapa waktu lalu sempat pecah di Kota Jambi menyebut jika arus protes dari mahasiswa semakin terasa baik dari almamaternya maupun dari kampus-kampus lain di Kota Jambi dan sekitarnya.

"Sebuah ironi yang menyayat hati. Dengan di sahkannya UU CILAKA sudah jelas mengoyak hati dan perjuangan semua elemen pemuda, mahasiswa, petani, buruh, LSM dan pelajar yang telah turun kejalan selama ini dalam menolak UU CILAKA. Pengkhianatan ini tak akan pernah usai jika terus di biarkan. Apakah suara rakyat hanya di cari saat pemilihan saja, bukankah suara rakyat sudah sepantasnya didengar, karena setiap keputusan yang di ambil pemerintah berefek pada rakyat. Ini tentu menjadi pukulan keras untuk kita renungi bersama untuk semua rakyat Indonesia" ungkap Kurnia Nanda, Presiden Mahasiswa BEM KBM UNJA 2020-2021.

Nanda juga menyebut jika aliansi BEM di Kota Jambi dan sekitarnya yang selama ini terkenal solid juga akan menggelar aksi seiring dengan eskalasi gerakan oleh BEM Seluruh Indonesia.

"Saya pribadi sebagai presiden BEM KBM UNJA akan mengajak semua teman-teman BEM sejambi, Cipayung serta semua elemen pemuda yang menolak UU CILAKA ini dan akan turun kejalan dalam menyuarakan aspirasi ini, karena sepertinya penyampaian secara tertulis dengan baik dan santun kepada pemerintah tak lagi berguna. Jika usul di tolak hak bicara di rebut maka tidak ada kata lain , LAWAN" tutup aktivis yang juga tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini.

Astaga! Baru Seumur Jagung Jembatan Parit Azan Sudah Retak

KUALA TUNGKAL (SR28) - Jembatan rigit beton parit Azan Desa Harapan Jaya, Kecamatan Sebarang Kota, Kabupaten Tanjab Barat, baru seumur jagung sudah retak dibagian Oprit jembatan (Timbunan tanah).

Salah seorang warga Sebrang Kota, Saini menyebutkan bangunan jembatan parit Azan itu tidak sama dengan jembatan yang dibangun tahun lalu.

"Yang sudah dibangun di Sebrang Kota ini, dimana posisinya masih kokoh, beda dengan jembatan Parit Azan baru seumur jagung sudah retak dibagian opritnya. " ujarnya kepada SR28.

Baru seumur jagung, kondisi jembatan parit Azan sudah tampak retak

Terkait permasalahn jembatan Parit Azan, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Seberang Kota tersbeut, Aktivis Tanjab Barat, Anand Viqriza, SH. MH, juga angkat bicara. Ia mengatakan retaknya di bagian oprit jembatan kemungkinan diakbatkan tidak padatnya penimbunan tanah dibagian penurunan jembatan.

"Kalau kita lihat retak dibagikan oprit jembatan tersebut ini akibat tidak padatnya penimbunan di bagian penurunan jembatan, dan indikasinya itu ditimbun dengan tanah lokal, " ujarAnand.

Selain itu, kata Anand kurangnya pengawasan dari Dinas PUPR ini juga menjadi sebab bangunan jembatan parit Azan itu asal jadi saja.

"Karena kalau itu diawasi dengan benar tentu tidak terjadi penyipangan hingga terjadi retak bangunan dibagian oprit jembatan  tersebut, dan atau ada kerja sama terselubung oknum pengawas, oknum Dinas PUPR untuk meraup keuntungan yang besar,  karena ini ada indikasi korupsi yang disengaja dilakukan oleh pihak rekanan," tegas Anand. (Sabri)

Ardy Daud Harap Semua Elemen Siap Hadapi Bencana

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Restuardy (Ardy) Daud, mengharapkan agar seluruh elemen dan stakeholder (pemangku kepentingan) siap siaga menghadapi dan menanggulangi bencana, karena setiap bencana akan menimbulkan kerugian dalam berbagai bidang. Untuk itu, antisipasi sedini mungkin perlu dilakukan.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Hidrometeorologi (banjir, longsor dan angin puting beliung), Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (26/10).

Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan, peralatan, dan persiapan logistik oleh. Pjs Gubernur Jambi.

Ardy Daud menyampaikan, apel kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menghadapi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, sekaligus sebagai bentuk kepatuhan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyikapi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 440/605/SJ tanggal 8 Oktober 2020 perihal antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam situasi pandemi Covid-19.

”Dalam surat edaran Mendagri tersebut, Pemerintah Daerah segera menyiapkan atau menyiagakan seluruh aparatur daerah dengan mengkoordinasikan dengan TNI, Polri, Basarnas dan instansi vertikal terkait, relawan kebencanaan, serta unsur masyarakat lainnya. Sebagai peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana, kita harus bersinergi dengan kesatuan tugas penanganan Covid-19 di daerah serta menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan  dalam rangka siaga banjir, tanah longsor, dan risiko  akibat bencana lainnya, personil  sudah siap siaga,” ungkap Ardy Daud.

Pada kesempatan tersebut, Ardy Daud mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesiapan Kepala Kepolisian Daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Garuda Putih Jambi berserta seluruh peserta apel.

Ardy Daud mengatakan bahwa momen apel ini untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya penggulangan bencana hidrometeorologi yang meliput banjir, longsor dan agin putting beliung pada puncak musim hujan di Provinsi Jambi.

Paradigma penaggulangan bencana dewasa ini, lanjut Ardy Daud, sudah mulai berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat terjadi bencana menjadi preventif, menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana.

”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi dalam kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) gabungan bencana hidrometeorologi yang melibatkan Pemrov Jambi, Kabupaten/Kota, TNI/Polri, dunia usaha, unsur media, dan akademisi,” jelas Ardy Daud.

Ardy Daud berharap semua stakeholder dapat melaksanakan aksi penguatan kesiapsiagaan dan peringatan dini, seperti melakukan pengecekan atau inspeksi sarana dan prasarana yang diperlukan dalam upaya pengentasan bencana.

”Agar satgas bencana dapat berkerja dengan baik, efektif dan efisien, karena akan fokus pada upaya antisipasi bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, dengan harapan apabila bencana terjadi, satgas dengan cepat dan tepat mengatasinya dalam menjaga keselamatan masyarakat,” harap Ardy Daud.

Ardy Daud menyatakan, dalam penagananan bencana di Provinsi Jambi akan menggunakan sistem komando untuk menetapkan suatu wilayah dalam kondisi status siaga, akan mendirikan pos siaga sebagai bentuk kesiagaan menghadapi bencana mengingat akhir-akhir ini potensi hujan mulai meningkat.

“Bulan November, menurut kepala BMKG Provinsi Jambi akan memasuki masa puncak hujan, sangat perlu kita antisipasi, mulai saat ini sudah siap siaga dalam personil dan perlengkapan termasuk logistik harus siap siaga,” tegas Ardy Daud.

”Kita akan mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder baik Kabupaten/Kota, sampai ke desa-desa, untuk berkerja sama dalam penaganan bencana. Kita harus membangun sinergi dengan masyarakat,” pungkas Ardy Daud.

Libur Panjang, Tim Pemantau Protokol Kesehatan Belum Nampak

JAMBI (SR28) - Ditugaskan memantau penerapan protokol kesehatan pada masa libur panjang pekan ini. Tim Satgas penanganan Covid-19 provinsi Jambi nyatanya belum melakukan tugasnya.

Presiden BEM UNJA Sebut Akan Ada Gelombang Demonstrasi Lanjutan Penolakan UU Ciptaker

JAMBI (SR28)- Pengesahan RUU Cipta Kerja oleh DPR RI beberapa waktu lalu terus menimbulkan protes dari berbagai elemen. Padahal salah satu poin yang terus didesak adalah agar Presiden Jokowi tidak mengesahkan draf yang telah diketuk palu oleh DPR RI tersebut. Kendati demikian, Presiden Jokowi tidak bergeming. Senin (2/11) dia resmi menandatangani draf yang kontraversi tersebut.

Penandatanganan tersebut ternyata langsung disambut dengan uji materiel yang diajukan oleh KSBI yang telah resmi didaftarkan perhari ini (Selasa 3 November 2020). Sebagai LSM yang fokus pada isu-isu buruh, KSBI berharap upaya ini bisa membuahkan hasil. Meskipun dari berbagai kalangan juga menilai upaya tersebut akan berujung sia-sia, mengingat pejabat yang ada di MK adalah produk dari partai penguasa.

Sejumlah upaya sebagai bagian dari respon telah disahkannya UU CILAKA ini oleh DPR dan Presiden juga muncul dari kalangan mahasiswa.

Kurnia Nanda misalnya, selaku penggerak demonstrasi yang beberapa waktu lalu sempat pecah di Kota Jambi menyebut jika arus protes dari mahasiswa semakin terasa baik dari almamaternya maupun dari kampus-kampus lain di Kota Jambi dan sekitarnya.

"Sebuah ironi yang menyayat hati. Dengan di sahkannya UU CILAKA sudah jelas mengoyak hati dan perjuangan semua elemen pemuda, mahasiswa, petani, buruh, LSM dan pelajar yang telah turun kejalan selama ini dalam menolak UU CILAKA. Pengkhianatan ini tak akan pernah usai jika terus di biarkan. Apakah suara rakyat hanya di cari saat pemilihan saja, bukankah suara rakyat sudah sepantasnya didengar, karena setiap keputusan yang di ambil pemerintah berefek pada rakyat. Ini tentu menjadi pukulan keras untuk kita renungi bersama untuk semua rakyat Indonesia" ungkap Kurnia Nanda, Presiden Mahasiswa BEM KBM UNJA 2020-2021.

Nanda juga menyebut jika aliansi BEM di Kota Jambi dan sekitarnya yang selama ini terkenal solid juga akan menggelar aksi seiring dengan eskalasi gerakan oleh BEM Seluruh Indonesia.

"Saya pribadi sebagai presiden BEM KBM UNJA akan mengajak semua teman-teman BEM sejambi, Cipayung serta semua elemen pemuda yang menolak UU CILAKA ini dan akan turun kejalan dalam menyuarakan aspirasi ini, karena sepertinya penyampaian secara tertulis dengan baik dan santun kepada pemerintah tak lagi berguna. Jika usul di tolak hak bicara di rebut maka tidak ada kata lain , LAWAN" tutup aktivis yang juga tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) ini.

Bawaslu Jambi Ingatkan Paslon Serahkan Laporan Penggunaaan Dana Kampanye

JAMBI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi minta seluruh pasangan calon kepala daerah di Jambi baik itu Gubernur, Bupati maupun Walikota untuk tidak lupa melaporkan setuap detil penggunaaan dana kampanye.

Pelaporan penggunaan dana kampanye tersebut, wajib dilakukan oleh seluruh paslon pilkada Jambi sebagai bentuk salahs atunya upaya mewujudkan akuntabilitas pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

- Advertisement -

Music

Dana Covid-19 Menipis, Pemkot Jambi Berhemat

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kini tengah mengambil langkah-langkah penghematan untuk bisa mempertahankan dana Covid-19 yang tersisa Rp18 Milyar agar tetap bisa dipergunakan untuk penanganan Covid-19 hingga akhir tahun 2020.

Pembangunan Jalan Mayang RT.09 Baru Sebulan Selesai Sudah Menimbulkan Debu

KUALA TUNGAKAL (SR28) – Pembangunan atau peningkatan Jalan Mayang Rt.09 di Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat oleh Dinas...

Gubernur Jambi kunker ke Merangin resmikan jembatan

MERANGIN - Gubernur Jambi Fahrori Umar mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong infrastruktur di daerahnya. Salah satunya dengan membangun infrastruktur darat sampai ke desa-desa.

“Kita sudah berkomitmen dalam membangun Provinsi Jambi dimulai dari desa-desa,” kata Fachrori usai meletakkan batu pertama pembangunan jembatan Rantau Limau Manis, Kecamatan Tabil Ilir, kabupaten Merangin, Kamis 23 Juli 2020.

Fachrori mengatakan, perhatian nyata Pemprov Jambi ditunjukkan melalai pembangunan jembatan Desa Rantau Limau dalam membantu pembangunan di wilayah kabupaten/kota, khususnya di wilayah Kabupaten Merangin.

“Jembatan Desa Rantau Limau Manis ini akan dibangun secara permanen, sebelum nya hanya jembatan gantung biasa dan hanya dilewati oleh kendaraan roda dua, jembatan ini nantinya akan menghubungkan tiga kabupaten yaitu Merangin, muara Bungo, dan Tebo,” ujar Gubernur.

Fachrori berharap pengerjaan pembangunan jembatan ini bisa selesai tepat waktu sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya.

Pembangunan jembatan desa rantau limau manis ini merupakan pemenuhan janji kampanye saat maju menjadi Wakil Gubernur Jambi mendampingi Zumi Zola. “Pembangunan jembatan sudah kita mulai, sudah kita wujudkan, saya tepati janji saya,” ucap Gubernur.

Sementara Bupati Merangin H Al Haris mengucapkan, berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi karena telah membantu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Merangin.

“Saya melaporkan kepada Bapak Gubernur Jambi bahwa Kabupaten Merangin telah mendapat banyak bantuan pembangunan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi Jambi karena anggaran APBD Kabupaten Merangin tidak mencukupi untuk membangun seluruh daerah yang luas ini, dengan PAD lebih kurang Rp100 miliar per tahun,” ucap Haris.

Haris juga mengatakan, upaya pemerintah Kabupaten Merangin dalam membangun infrastruktur telah membangun 44 jembatan, jalan 69,8 persen dari yang di target kan nasional yaitu 70 persen, perbaikan jalan rusak ringan 18 persen, jalan rusak berat 11,65 persen.

“Kami sangat mengharapkan anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi, karena peran pemerintah provinsi sangat penting sekali untuk membantu pembangunan di kabupaten Merangin ini dalam rangka percepatan pertumbuhan wilayah kami, sehingga kedepannya lebih maju lagi,” tuturnya.

KPU Tanjabbar Umumkan Secara Resmi Pendaftaran Bacalon Bupati dan Wakil Bupati

KUALA TUNGKAL (SR28)- Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Desember 2020 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, resmi mengumumkan pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati.

Hal ini berdasarkan pengumuman nomor 364/PL.02.2-Pu/1506/KPU-kab/VIII/2020, tentang pendaftaran pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat tahun 2020,"ungkap KhairuddinKetua KPU Tanjabbar melalui Divisi Teknis Penyelenggaraan, KPU Tanjabbar M. Taufik, S.Tr, Rabu (02/09))

Dikatakan M.Taufik, bahwa hari ini KPU Tanjabbar, telah mengeluarkan pengumuman calon bupati dan wakil bupati pada september mendatang dan kita telah mengeluarkan pengumuman pendaftaran calon, yang dimulai tanggal 4 - 6 september 2020, pada jam 08.00 wib sampai jam 24.00 wib, jadi tiga hari waktunya itu.

"Saat pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanjabbar dilakukan oleh pimpinan partai politik atau gabungan partai politik tingkat Kabupaten,kemudian, pasangan bakal calon (Balon) tersebut wajib memenuhi syarat, yakni memiliki minimal 20 persen dari jumlah kursi DPRD Tanjabbar yaitu 8 kursi," jelas Taufik.

Selain itu, bakal pasangan calon wajib melakukan uji swab (PCR) mandiri rumah sakit yang ditunjuk yaitu RSUD Raden Mattaher dan BPOM Provinsi Jambi pada tanggal 1-2 september 2020.

"Mengingat pilkada tahun ini ditengah pandemi covid-19 untuk itu perlu melakukan prinsip kesehatan dan keselamatan, hasil swab para pasangan calon langsung diserahkan pada saat pendaftaran," tandasnya.

Untuk diketahui jika formulir pendaftaran Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati dapat diambil di kantor KPU Tanjabbar atau dapat diunduh melalui website www.kpu-tanjabbarkab.go.id. (Sabri)

Pengumuman pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati 

Sport News

Ribuan Orang di Kota Jambi Kena Sanksi Melanggar Protokol Kesehatan

KOTA JAMBI - Jika dihitung secara keseluruhan, ad asebanyak 5.000 orang di Kota Jambi yang terjaring razia lantaran tidak mneggunakan masker. Hanya saja, tidak semua dari jumlah tersebut mendapat sanksi denda sebesar Rp50.000, lantaran ada yang mendapatkan sanksi disiplin fisik maupun sanksi sosial.

Bahkan, semenjak penerapan sanksi wajib penerapan protokol kesehatan itu di Kota Jambi ada sebanyak 25 tepat usaha yang juga mendapatkan sanksi denda lantaran tak patuhi aturan penerapan protokol kesehatan.

Ada Apa??? Anggaran 2020 Sudah Tutup Buku Peningkatan Kawasan MTQ Masih Dikerjakan

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pembangunan kawasan MTQ di desa Tungkal Satu dengan menggunakan anggaran Tahun 2020 kemarin hingga kini masih dilakukan pekerjaannya....

Di Akhir Jabatannya, Bupati Safrial Resmikan Proyek Fisik Infrastruktur 2016-2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs. H. Amir Sakib, Senin (11/01/21) kemarin di Laman Orang...
- Advertisement -

Uji Swab Gratis Belum Juga Terlaksana, Molor dari Rencana Awal

JAMBI (SR28) - Rencana pemerintah Provinsi Jambi untuk menggratiskan Uji Swab Covid-19 bagi masyarakat tepatnya di RSUD Raden Mattaher hingga dua minggu ari penetapan awal belum juga dapat terlaksana.

Sudah Punya Belum? Tanaman Ini Bawa Hoki di Rumah

Berikut adalah tanaman hias pembawa hoki 2021 menurut Feng Shui: Pohon Uang Feng shui merekomendasikan tanaman...

Dua Perawat Positif Covid-19, Pelayanan RSUD Daud Arif Tanjabbar Tutup Sementara

KUALA TUNGKAL (SR28) - Minggu (16/08) dengan positifnya dua perawat RSUD Daud Arif terpapar covid-19, membuat pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Daud Arif ditutup sementara. Hal tersebut merupakan upaya pemutusan mata rantai Covid-19.

Jubir Covid-19, Taharuddin Tahir mengatakan, pihak rumah sakit Daud Arif mengambil langkah menutup sementara pelayanan IGD untuk melakukan kegiatan Tracking. Dari hasil swab test diketahui dua perawat RSUD Daud Arif terkonfirmasi setelah adanya kontak erat pasien 209 inisial SA yang saat ini sedang dalam proses perawatan.

"Setelah dilakukan Rapid Test kepada 3 org perawat ternyata hasilnya reaktif,” beber Taharuddin.

"Kemudian dari hasil swab test tersebut ada 2 orang perawat yang terkonfirmasi positif, namun hasil resminya belum diterima oleh Gugus Tugas Kabupaten Tanjab Barat,” jelas Taharuddin.

Elfry Syahril, Direktur RSUD Daud Arif, melalui surat edarannya menjelaskan bahwa penutupan pelayanan IGD dilakukan karena pihak RSUD KH. Daud Arif ingin melakukan Tracking dan Screening Swab, TCM/PCR pada karyawan RSUD KH. Daud Arif secara bertahap.

"Penutupan dimulai Senin (17/08/20) hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Untuk pelayanan rawat jalan tetap berjalan seperti biasanya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkas nya. (Sabri)

Hj Cici Halimah Tatap Muka Bersama Ibu Pengajian dan Masyarakat Tungkal Harapan Menangkan Paslon Mulia

KUALA TUNGKAL (SR28) - Hj. Cici Halimah Anggota DPRD  Tanjab Barat Praksi Partai PDIP,dan juga selaku Partai Pengusung Pasangan Calon (Paslon) Mulyani-Amin (Mulia) selasa (20/10) kemarin  sambangi Ibu-ibu Pengajian dan masyarakat Kelurahan Tungkal Harapan.

Kedatangan Hj Cici Halimah bertujuan mensosialisaikan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Nomor Urut 1 Mulyani –Amin (Mulia) yang sudah siap bertarung dipikada 2020 yang akan dilaksanakan secara serentak 9 Desember mendatang.

Pertemuan tatap muka bersama ibu pengajian dan masyarakat Kelurahan Tungkal Harapan juga dihadiri Relawan Hj Cici Halimah bertasama Tim 40 dan relawan Mulia pemenangan Mulyani-Amin dan juga Bawaslu Kecamatan yang ikut memantau pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut Hj.Cici Halimah mengajak ibu-ibu pengajian dan masyarakat untuk mensukseskan Pilkada 2020 dengan mendatangi TPS yang ada.

"Jangan sampai Golput, karena hak suara masyarakat merupakan harapan besar untuk daerah kita menuju perubahan yang lebih baik lagi ,” ujar  Hj. Cici Halimah.

Dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Tanjab Barat dari Fraksi PDI-P ini juga mengajak Ibu Pengajian dan masyarakat untuk memenangkan Mulyani – Amin Paslon pilkada dalam pertarungan 2020 ini.

"Kita harus menang dalam Pilkada ini demi menyelesaikan apa-apa yang belum sempat terselesaikan di tahun sebelumnya, kalau bukan Paslon Mulyani-Amin, siapa lagi yang mau meneruskan program-program yang belum sempat terselesaikan oleh kepala Daerah sebelumnya," uajrnya.

"Jadi saya mohon kepada seluruh masyarakat Tanjab Barat, bantu dan coblos Nomor Urut 1 pasangan Mulya, berikan do'a kepada Paslon Mulyani-Amin agar bisa memenangkan pemilihan calon Bupati Tanjab Barat 2021-2024," imbuh Hj.Cici Halimah. (Sabri)

TV

Breaking News! SDN 175 Kota Jambi Terbakar, Puluhan Guru dan Warga Teriak Histeris

KOTA JAMBI (SR28)- Jumat pagi (18/12/2020) sekira pukul 10.30 WIB  kebakaran hebat terjadi di Jalan Raja Yamin, RT 01, Lorong Bungo Tanjung, Kelurahan Telanai Pura Kota Jambi.  Sijago merah yang seketika membesar itu membuat para guru dan warga panik dan berteriak histeris. Kejadian tersebut terjadi tepat di gedung kelas SDN 175 Kota Jambi. Dengan posisi gedung sekolah yang berdampingan dengan rumah warga, sijago merah pun dengan cepat nyaris menyambar rumah-rumah warga yang ada disekitarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran tersebut diduga  karena ada aktivitas pembakaran sampah dan api membesar seketika hingga tidak terkendali.

"karena ada bakar sampah disitu" ungkap salah satu warga yang berada disekitar lokasi kebakaran.

Sementara informasi lain menyebut jika kebakaran berkemungkinan disebabkan karena arus pendek listrik.

Hingga saat ini penyebab kebakaran tengah dikaji oleh Polsek Telanai Pura yang juga telah turun ke lokasi.

Kebakaran tersebut dalam waktu singkat telah berhasil diselesaikan oleh 6 unit mobil pemadam kebakaran yang segera datang ke lokasi.

Pantauan tim dilapangan juga tampak hadir Ketua Komisi 4 DPRD Kota Jambi, Jasrul S.Ag. Dia juga turut meninjau langsung dilokasi kekabaran yang melalap habis 9 ruang yang terdiri dari ruang kelas, TU dan ruang guru.

"Semua habis, tidak ada lagi yang bisa dipakai" ungkap Jasrul.

Bikin Ngakak, Begini Reaksi Kaesang Ditanya Netizen Soal Pernah Jumpa Presiden

Kaesang Pangarep membuat video TikTok yang kocak. Ia termangu saja dalam rekaman singkat di aplikasi tersebut.

Kaesang Pangarep terdiam setelah melihat ada netizen yang bertanya sudah pernah ketemu presiden atau belum. Selama video TikTok itu diunggah, ia cuma melamun saja dengan ekspresi datar.

Dampak Corona, Penerimaan Pajak Kota Jambi Masih Rendah

KOTA JAMBI - Belum maksimalnya realisasi Pendapatan Daerah itu, juga akibat dari kebijakan pembebasan pajak beberapa sektor yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi, lantaran untuk menghentikan sementara kegiatan di masa awal kehadiran virus corona.

TEGA! Bapak Ini Disiram Saat Sedang Tertidur Pulas

Seorang Pria renta disiram orang tak dikenal saat tengah tertidur pulas. Tak diketahui apa maksud dari seseorang yang mneyiram tersebut.