Minggu, Februari 28, 2021

Anjing Bulldog Milik Lady Gaga yang Dicuri Sudah Ditemukan

Dua anjing berjenis Bulldog Prancis milik Lady Gaga telah berhasil ditemukan setelah sebelumnya dicuri. Dilansir dari Billboard, seorang perempuan membawa pulang dua anjing itu ke Olympic Community Police...

WOW! Kolaborasi dengan 3 Rapper, Raisa Isi OST ‘Raya and The Last Dragon’

JAKARTA - Raisa Andriani akan menyuguhkan sesuatu yang berbeda di karya terbarunya yang berjudul Trust Again. Ibu satu anak itu akan berkolaborasi dengan tiga rapper untuk mengisi...

Technology

Bola Panas Pilkada Makin Memanas B1KWK PBB Terbaru Ternyata Dukung ke Cici-Jalil

KUALA TUNGKAL (SR28)- Polemik Dukungan Partai Politik Kepada Bakal Calon Kepala Daerah di Kabupaten Tanjung jabung Barat Semakin menjadi Bola Panas,Hal ini dikarenakan Beredarnya B1-KWK Partai Politik Partai Bulan Bintang (PBB) Yang Menunjukkan Dukungan Kepada Lebih dari 1 Pasang Bakal Calon Bupati/wakil bupati di Kabupaten Tanjung jabung Barat. Setelah PPP yang membatalkan dukungannya ke Paslon Cici - Jalil, Kini Partai Bulan Bintang (PBB) yang di Gawangi Prof Yusril Ihza Mahendra ini mendadak membatalkan Dukungan Dan B1-KWK yang awalnya di Berikan Kepada Pasangan Muklis-Supardi.

B1-KWK yang beredar luas di Media Sosial Menunjukkan Arah Dukungan dan B1-KWK kepada Pasangan Bakal Calon Bupati Hj.Cici Halimah, SE dan Drs.H.Abdul Jalil, MM dimana Pada Frasa SK tersebut DPP PBB Membatalkan Dukungan Kepada Muklis - Supardi dengan alasan Tidak Sesuai dengan Kesepakatan Partai PBB, sehingga Dukungan dan B1-KWK Di Putuskan Di Berikan Kepada Paslon Hj.Cici Halimah, SE dan Drs.H.Abdul Jalil, MM .

Informasi Terkait Pembatalan Surat dukungan dan B1-KWK partai Bulan Bintang ini Di Benarkan Media Center Cici - Jalil yang masih enggan menyebutkan nama nya juga,'dia juga memaparkan Bahwa Tim Koalisi Cici - Jalil telah menerima Putusan Dukungan DPP PBB Yang ditujukan Kepada Pasangan Hj.Cici Halimah, SE dan.Drs.H.Abdul Jalil, tertanggal 1 September 2020  Terkait Hal ini Tim kita Media Center cici - jalil akan mendesak KPUD Tanjung jabung Barat Agar Menganulir Syarat Dukungan Partai Bulan Bintang Kita akan Pertanyakan kepada KPUD Tanjung jabung Barat apalagi pihak KPUD sudah menerima putusan DPP PBB terkait perubahan dan pembatalan Dukungan Partai dan B1-KWK PBB" ujar Media Center Cici - Jalil,"tegasnya. (Sabri)

- Advertisement -

GeNose Jadi Alat Cek Covid-19 di Piala Menpora 2021, IDI Tolak Komentar: Bola Okezone

JAKARTA - Pemimpin Satuan Tugas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban menolak berkomentar soal penggunaan GeNose di turnamen pramusim. Piala Menpora 2021 sebelum...

Terima Audiensi KNPI, Bupati Tanjabbar Mengaku Bangga Bersinergi Dengan KNPI

KUALA TUNGKAL (SR28)- Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial, MS terima langsung audiensi sekaligus silaturahmi pengurus DPD KNPI Tanjung Jabung Barat di Ruang Rapat Bupati, Selasa (15/09).

Dalam pertemuan yang berlangsung santai selama kurang lebih satu jam tersebut, Bupati mengungkapkan rasa senang dan bangga bisa menerima KNPI Tanjab Barat.

"Bangga bisa bersinergi dengan adek-adek KNPI. KNPI itu kumpulan pemuda intelektual yang bicara sesuai data dan fakta. Senang sekali kalau KNPI tadi menyatakan akan menjadi mitra strategis Pemerintah," ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah membutuhkan kritik dan saran yang membangun sesuai dengan data dan fakta. Menurutnya, justru berbahaya jika tidak ada kritik bagi Pemerintah. Bupati juga berharap KNPI bisa jadi backup untuk program Pemerintah yang bagus, dan juga sebaliknya, KNPI juga diharapkan mengkritik program Pemerintah yang dirasa tidak bagus.

"Saya sangat butuh kritik asal jangan fitnah, fitnah itu yang berbahaya. Kita perlu membangun Tanjab Barat lebih baik, saya sadar masih banyak kekurangan, tapi masyarakat harus realistis karna banyak juga kemajuan yang kita buat," jelas Safrial.

Ditambahkan Bupati, dengan adanya KNPI yang di dalamnya merupakan pemuda/pemudi intelektual, diharapkan bisa menjembati gap pola pikir Pemerintah dengan masyarakat.

"Pola pikir kita harus sama dan fundamental. Banyak pembangunan yang telah kita lakukan dan sekarang bisa dirasakan  bersama seperti pelabuhan roro, gardu induk, pipanisasi hingga peningkatan SDM dengan mengirim putra-putri Tanjab Barat sekolah vokasi," tutup Safrial.

Sementara ketua KNPI Tanjab Barat, Dadang Ginanjar, S.IP menyampaikan kedatangannya audiensi dengan Bupati untuk memperkenalkan pengurus baru sekaligus mengundang Bupati agar bisa hadir saat pelantikan Pengurus KNPI Tanjab Barat yang akan diadakan dalam waktu dekat. Dadang juga menyampaikan komitmennya bahwa KNPI kedepannya akan menjadi mitra stretegis Pemerintah dalam proses pembangunan.

Turut hadir dalam audiensi Asisten Pemerintahan dan Kesra Hidayat, SH, MH, dan pengurus inti KNPI Tanjab Barat mulai dari Sekretaris, Bendahara dan Wakil Ketua Bidang. (Sabri)

Rahima Minta DWP Provinsi Jambi Tingkatkan Peranan Bangun Jambi

JAMBI (SR28) - Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jambi Hj.Rahima Fachrori berharap agar kinerja DWP terus meningkat terutama dalam membangun Provinsi Jambi. Harapan tersebut dikemukakannya dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Dharma Wanita Persatuan UIN, DWP Dinas Nakertrans, DWP Bakesbangpol, DWP RSUD Raden Mattaher, dan DWP Rumah Sakit Jiwa Daerah, di Aula DWP Provinsi Jambi, Rabu (23/9/2020).Rahima berpesan agar DWP dapat menjalankan peran dan fungsinya, terutama menjadi mitra pemerintah dalam membangun Provinsi Jambi.

"Saya menaruh harapan yang cukup besar terhadap Dharma wanita Persatuan Provinsi Jambi untuk dapat memainkan peran dan fungsinya secara baik dan terarah. Bekerjalah dengan baik dan profesional," ungkap Rahima.

Rahima juga berharap agar DWP dapat mendorong kaum perempuan di Provinsi Jambi secara umum  dan anggota DWP khususnya untuk terus berkiprah dan berkarya, mampu mandiri secara ekonomi dan berperan lebih luas untuk turut serta menggerakkan roda pembangunan di Provinsi Jambi.

"Saya meminta DWP Persatuan Provinsi Jambi  menciptakan hubungan harmonis dengan dinas/instansi terkait di Povinsi Jambi, maupun dinas/instansi terkait lainnya di jajaran pemerintah pusat, serta masyarakat Provinsi Jambi.  Dharma wanita Persatuan Provinsi Jambi selama ini telah memberikan warna bagi proses perjalanan pembangunan bidang pemberdayaan perempuan di Provinsi Jambi," ujar Rahima.

Rahima mengatakan, tujuan utama pendirian DWP yang kuat adalah meningkatkan sumber daya anggota keluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencapai kesejahteraan nasional.

"Sebagai organisasi yang diusung untuk tujuan kesejahteran bersama, Dharma Wanita memiliki tugas pokok yaitu membina anggota, memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin hubungan kerja sama dengan berbagai pihak, serta meningkatkan kepedulian sosial serta melakukan pembinaan sosial," kata Rahima.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi Hj.Iin Kurniasih Sudirman menyampaikan bahwa Dharma Wanita adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang menghimpun dan membina istri pegawai negeri sipil/ASN.

"Dharma wanita persatuan wajib bersyukur dan patut berbangga karena telah menjadi sebuah organisasi perempuan yang besar dan semoga tujuan organisasi DWP sebagai center of excellent bisa tercapai,” kata IIn Kurniasih.

Iin Kurniasih mengemukakan, DWP Provinsi Jambi harus yakin dan optimis dalam membangun organisasi yang lebih modern, profesional, disertai dengan program-program pengembangan dan peningkatan kualitas anggota DWP yang berkesinambungan, dan menjadikan anggota DWP secara aktif memberikan kontribusi, pemikiran, gagasan, dan pandangan terhadap pembangunan di negeri yang kita cintai.

Iin Kurniasih Sudirman mengajak para pengurus dan anggota DWP Provinsi Jambi untuk selalu berupaya meningkatkan kualitas, sebagai organisasi istri ASN agar mampu bekerja secara profesional dan menjalankan program kerja secara terintegrasi.

"Untuk itu dibutuhkan komitmen dan kerja sama yang solid, menyamakan gerak dan langkah untuk mencapai tujuan," jelas Iin Kurniasih (Humas)

Gedung Megah VVIP RSUD Raden Mattaher Disulap Jadi Tempat Isolasi Covid-19

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah provinsi Jambi kini tengah memeprsiapkan gedung Super VVIP RSUD Raden Mattaher untuk direnovasi guna menjadi ruang isolasi pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Latest News

BLT Subsidi Gaji Cair Bos! Cek Rekening, Ini Syarat Penerimanya

JAKARTA - Pemerintah pada 2020 memberikanBLT subsidi gaji yang merupakan bantuan saat pandemi untuk para pekerja dengan pendapatan di bawah Rp5 Juta yang disalurkan dalam dua...

Pengadilan Jerman menghukum imam radikal keanggotaan di ISIS

Seorang mantan imam di sebuah masjid radikal di Jerman pada hari Rabu menjadi anggota kelompok Negara Islam dan dijatuhi hukuman 10 1/2 tahun penjara.OlehThe...

Penting!Ini Tips Aman Bertransaksi Perbankan Saat Pandemi, Cegah Skimming

JAKARTA - Kondisi pandemi menuntut nasabah untuk membiasakan diri bertransaksi secara non-tunai (online). Namun ada kalanya, nasabah perlu melakukan tarik tunai di ATM terdekat. Oleh...

2 Pemain Asing Persib Bandung Absen di Latihan Pertama, Kenapa? : Okezone Bola

BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memastikan timnya tidak akan diperkuat dua pemain asingnya, Wander Luiz dan Nick Kuipers. Saat itulah...

Janji Akan Cium Kaki Messi jika La Pulga Gabung Klub MLS

DALLAS – Masa kontrak Lionel Messi di Barcelona sejatinya akan berakhir pada 30 Juni 2021. Tak mengherankan jika saat ini Messi dikaitkan dengan sejumlah klub, seperti Paris Saint-Germain (PSG)...

Music

Denmark: Orang yang dituduh merencanakan serangan teror

Seorang pria Denmark berusia 24 tahun yang dinaturalisasi telah didakwa berencana melakukan tindakan teror di lokasi yang tidak diketahui...

Ribuan Buruh di Jambi Turun ke Jalan Menolak UU Cipta Kerja

JAMBI (SR28) - Ribuan buruh di Jambi turun ke jalan melaksanakan unjuk rasa menolak undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja. Senin (12/10) mulai Pukul 10.30 Wib. Meski sempat diguyur hujan para buruh tetap semangat menyuarakan aspirasi mereka.

BKKBN Jambi Terima Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Batanghari

JAMBI (SR28) - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Mukhtar Bakti SH, MA beserta jajaran Selasa (10/3) pagi menerima kunjungan Komisi I DPRD Kabupaten Batanghari. Hadir pada kunjungan ini, Ketua Komisi I DPRD Batanghari Patoni, SE, Wakil Ketua Adison, Anggota Komisi I Aminah, Mardiana, Tarmizi dan Suip. Dalam kunjungan tersebut, Ketua komisi I DPRD Batanghari Patoni mengatakan, kunjungan yang dilakukan ini untuk meminta masukan terkait program Pembangunan Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga kencana) BKKBN.

Kehadiran Komisi I DPRD Batanghari ini untuk mengetahui perkembangan kependudukan di Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Batanghari. Kabupaten Batanghari masih butuh perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bagaimana kebijakan BKKBN pusat dan daerah dapat bersinergi.

“Kita berharap masukan terkait program Bangga Kencana, karena kita dalam waktu dekat akan ke BKKBN Pusat untuk mengetahui program dan usulan program dari daerah”, katanya.

Pada pertemuan itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi menjelaskan kebijakan dan strategi BKKBN tahun 2020-2024, salah satunya mensosialisasikan logo baru dan pentingnya sinergitas semua pihak dalam mensukseskan program kependudukan dari pusat dan daerah.

”Kita masih membutuihkan dukungan pemerintah daerah dalam mengalokasikan dana operasional bagi tenaga akseptor KB, keterpaduan program lintas sektor akan cepat menyelesaikan program kependududkan,” ujar Mukhtar Bakti.

Mukhtar juga menyebutkan, jika saat ini program Bangga Kencana butuh dorongan dan kerjasama lintas sector, sehingga kamping KB ini bisa menjadi kampung yang berkualitas.

”Kita butuh kerjasama yang baik di setiap lini, misal bagaimana infrastruktur kampung itu baik, bagaimana pembangunan akhlak sejak dini, bagaimana pemahaman dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Nah ini butuh bantuan dari semua pihak, tidak hanyak BKKBN tetapi pemerintah melalui OPD terkait dan juga Kementrian Agama.” tambahnya.

Untuk itu Mukhtar menitipkan agar DPRD dapat membantu dan mengawasi agar kerja sama antata OPD di daerah dapat sejalan dengan penyuluh KB di lapangan. (Muhammad Sidik

HUT RI Ke 75, DPRD Tebo Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI

TEBO (SR28) - DPRD Kabupaten Tebo menggelar sidang Paripurna dalam rangka Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI secara virtual, di Aula kantor DPRD Tebo, pada Jum'at (14/08/2020).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Tebo, Mazlan, S. Kom didampingi Wakil I Aivandri, AB dan diikuti Anggota DPRD Kabupaten Tebo lainnya serta dihadiri oleh Bupati Tebo Dr.H.Sukandar dan Wabup Tebo Syahlan Arfan.

Suasana parpurna mendengarkan pdato kenegaraan

Dalam sambutannya pada sidang tersebut, Mazlan mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan HUT RI Ke-75 ini sebagai momentum instrospeksi diri dan mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif.

"Pada peringatan HUT RI Ke-75 ini baiknya kita jadikan momentum untuk memperbaiki diri dan bersyukur karena kita bisa menikmati kemerdekaan. Rasa syukur tersebut diwujudkan dengan memberikan kontribusi nyata untuk perbaikan ditengah masyarakat." ujarnya.

Seluruh anggota DPRD Tebo gunakan mengikuti protokol kesehatan selama paripurna berlangsung

Sementara itu Presiden RI Joko Widodo pada Pidato Kenegaraan mengatakan meskipun peringatan pada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya dikarenakan pandemi Covid-19, namun semangat untuk mengisi kemerdekaan harus semakin baik.

"Mari kita jadikan momentum musibah pandemi sebagai kebangkitan baru untuk melakukan lompatan besar di berbagai aspek. Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar," ajaknya.

Presiden Jokowi saat pidato kenegaraan dalam secara virtual


Selain itu, Presiden Jokowi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan krisis yang disebabkan pandemi ini dijadikan pembelajaran. Beliau mengibaratkan sebuah komputer dimana ketika ada kendala akan memiliki kesempatan mem- setting ulang semua sistemnya.

"Jangan sia - siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum Krisis ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan." tegasnya.

Bupati Tebo, Sukandar saat mengikuti pidato kenegaraan


Dalam rapat paripurna tersebut tampak hadir pula Sekretaris Daerah, Drs. Teguh Arhadi, MM, Unsur Forkopimda, Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, dan Kepala OPD serta Bagian Lingkup Pemkab Tebo. (Tim Liputan)

3 Daerah di Jambi Berstatus Zona Oranye Penyebaran Virus Covid-19

JAMBI (SR28) - Dari 11 wilayah kabupaten kota di provisni Jambi saat ini terdapat 3 wilayah yang amsuk sebagai zona oranye penyebaran Covid-19. 3 wilayah tersbeut yakni Kota Jambi, Kerinci dan Tanjung Jabung Barat. Akibat hal tersebut, Provinsi Jambi kini juga berlabel zona oranye (Sedang) penyebaran virus Covd-19.

Sumber: JAMBI28 TV

Culture

- Advertisement -

Tak Gunakan Masker, 20 Orang Warga Kota Jambi Terjaring Operasi Yustisi

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=QF_Kz28jfKE&feature=emb_title

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

KOTA JAMBI (SR28) - Berdasarkan catatan Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi. Baru dilaksanakan satu bulan lebih, penerimaan pendapatan Provinsi Jambi melalui sektor pemutihan pajak kendaraan bermotor untuk yang kedua kalinya pada tahun 2020 ini sudah mencapao angka Rp16 Milyar.

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Satu Bulan Pemutihan Pajak Kendaraan Jilid 2, Pendapatan Daerah Jambi Capai Rp16 Milyar

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Akibat Melonjaknya Kasus Covid-19, ASN Kota Jambi Kembali Bekerja dari Rumah

KOTA JAMBI (SR28) - Pemerintah Kota Jambi kembali memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN dan tenaga kontrak di Kota Jambi. Hal tersbeut dilakukan menyusul lonjakan aksusu baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kota Jambi.

Nonton berita menarik lainnnya di JAMBI28 TV
- Advertisement -

Must Read

Akhir Yang Memilukan Saat Personal Adjutant HP Thief Diampuni

Tangerang - Polisi menangkap seorang ibu berinisial S (49) karena mencuri ponsel milik Muhammad Akbar...

Ardy Daud Dorong Sosialisasi Polkada Serentak Untuk Meningkatkan Partisipasi Pemilih

KAYU ARO (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy Daud,M.Sc mengemukakan, Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk turut menyukseskan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020, dengan menggiatkan Sosialisasi Pilkada Serentak bersama penyelenggaran Pilkada untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Kerinci. Hal tersebut dikemukakan Ardy Daud saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda Kabupaten Kerinci, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kayu Aro Kabupaten Kerinci,  (11/11).

"Pilkada serentak tahun in berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini kita menyelenggarakannya pada masa pandemi covid-19. Pilkada serentak ini terdapat penyesuaian mengikuti protokol kesehatan, untuk menjamin kesehatan kita semua serta tidak menciptakan cluster baru penyebaran covid-19," ujar Ardy Daud.

"Saya percaya, dengan sinergitas yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Forkopimda dan semua pihak terkait, penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020 di Provinsi Jambi dapat berjalan sukses dengan protokol kesehatan yang ketat," tambah Ardy Daud.

Ardy Daud menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020, antara lain mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk datang di TPS menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang. Hal tersebut penting untuk memberikan legitimasi yang kuat kepada pemimpin daerah lima tahun mendatang.

"Kita harus mendorong sosialisasi kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pilkada serentak, seperti tata cara atau tahapan pencoblosan di TPS, waktu datang ke TPS sesuai undangan untuk menghindari kerumunan, termasuk didalamnya edukasi bagi pemilih pemula,” jelas Ardy Daud.

Selain itu, Pemerintah Daerah dan jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci juga diminta untuk memberikan bantuan bila diminta KPU untuk turut membantu distribusi logistik di derah-daerah yang sulit dijangkau, dukungan pelaksanaan rapid test kepada petugas PPS menjelang pemungutan suara, dengan berkoordinasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten dengan KPU Kabupaten Kerinci, serta mencermati potensi kerawanan baik konflik sosial, aspek  geografis, serta aspek kebencanaan terutama di musim pengujan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada Tahun 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kerinci, Dr.H.Adirozal,M.Si menyampaikan, memang Kabupaten Kerinci dahulunya merupakan daerah yang rawan pada saat menyelenggarakan pilkada, namun suasana menjadi lebih kondusif dan aman sejak pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018. Kabupaten Kerinci tidak lagi rawan saat penyelenggaraan pilkada, ini tidak lepas dari sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif.

Kami telah berkomitmen bersama Forkopimda Kabupaten Kerinci dalam meyukseskan pilkada serentak tahun 2020, terlebih pilkada serentak saat ini memiliki kondisi yang berbeda dari pilkada dan pemilu sebelumnya. Kami terus mengajak masyarakat agar lebih berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pilkada serentak dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan," kata Adirozal. (Sidik)

Bupati Tanjabbar Bersama Danlanal Palembang Tanam Mangrove di Kawasan Pelabuhan Roro

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS bersama Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari CTMP, tanam mangrove di kawasan Pelabuhan Roro, Jum'at (18/09). Hadir mendampingi Bupati, Forkopimda, Sekda, Asisten, Staf Ahli para kepala OPD serta Kabag di lingkup Sekretariat Daerah.

Diawali dengan sarapan bersama di Rumah Dinas Bupati bersama Sekda dan beberapa Kepala OPD, kemudian Bupati mengajak Danlanal menuju Pelabuhan Roro untuk melaksanakan penanaman mangrove. Bupati juga mengajak Danlanal meninjau Kantor Pos AL Kuala Tungkal yang merupakan hibah dari Pemkab Tanjab Barat.

Ditemui di sela pemantauan Pos AL, Bupati H. Safrial mengatakan penanaman Mangrove merupakan wujud kepedulian terhadap lingkungan terutama terhadap pengurangan estimasi gas rumah kaca atau lebih dikenal Global Warning.

"Mudah Mudahan dengan penanaman mangrove ini yang menurut teorinya dapat menyerap Karbondioksida,"ucap bupati Safrial.

Lebih lanjut Bupati menawarkan Danlanal untuk membuat Cabang Lanal Palembang di Tanjab Barat.

"Kalau bersedia Pemkab siap menyediakan lahan untuk pembangunan Lanal di Tanjab Barat, kita siapakan Kantor dan Rumah Dinas disini, harapan kami disini ditempatkan yang jabatannya setara Kapolres atau Dandim, minimal berpangkat Letkol sehingga komunikasi pengamanan pantai kita berjalan baik," harap Bupati.

Sementara Danlanal Palembang Kolonel Fildamalari mengatakan Lanal Palembang memiliki Daerah yang cukup luas dikarenakan Lanal Palembang memiliki 19 Pos, 2 Posal dan 17 Posmad.

"Akan sangat sulit jika hanya di pantau dari Palembang, penawaran pak Bupati tadi akan jadi pertimbangan kami untuk menempatkan perwakilan Danlanal Palembang disini yang berpangkat Minimal Letkol, sehingga akan memudahkan Koordinasi dan komunikasi dengan Forkopimda disini," tandasnya. (Sabri)

Sekda Provinsi Jambi Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke 75

JAMBI (SR28)- Penurunan Bendera Merah Putih Berlangsung Berbeda Ditengah Pandemi Covid-19Jambi (Humas Pemprov Jambi) -  Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jambi H.Sudirman bertindak Selaku Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada Peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia Tingkat Provinsi Jambi, di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Senin (17/8/20) Sore.Pj.Sekda usai menjadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih menyampaikan kondisi yang berbeda dari peringatan sebelumnya hal ini dikarenakan Pandemi Covid-19 namun tidak mengurangi rasa khidmat kemerdekaan yang diraih dengan pengorbanan harta maupun nyawa dari para pejuang,"Penaikan maupun penurunan bendera bagian dari upaya nasionalisme dan patriot kita namun tidak boleh mengabaikan kondisi yang sedang terjadi Covid-19," ungkap Pj.Sekda.Sesuai Instruksi Sekretaris Negara untuk pelaksanaan Upacara 17 Agustus dengan menerapkan standar protokol kesehatan covid-19 dengan pengurangan pasukan dan jumlah peserta upacara,"Sekretaris Negara sudah memberikan instruksi pelaksanaan untuk pengibaran bendera sesuai kondisi Covid-19, jadi peringatan 17 Agustus penaikan dan penurunan bendera tetap dilaksanakan namun standar protokol kesehatan juga harus dipenuhi," jelas Pj.Sekda.Terlihat petugas Paskibra tidak utuh seperti sediakala hanya empat untuk penaikan dan empat untuk penurunan yang secara keseluruhan berjumlah delapan orang biasanya ada pasukan 17, 8 dan 45 tapi karena Covid-19  tidak bisa dilaksanakan,"Tidak mengurangi rasa khidmat kita untuk 17 Agustus tahun ini, mudah-mudahan Indonesia lebih baik lagi juga Provinsi Jambi dan kita berharap kondisi keamanan tetap kondusif juga Covid-19 bisa berakhir di Bumi Nusantara," harap Pj.Sekda.Bertindak sebagai Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Mayor.Arm.Joneimir, SH, dengan Jabatan Komandan Koramil 415-10/Jambi Selatan dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih mulai pukul 17.15 WIB serta penurunan bendera diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Lifestyle Magazine

Fachrori Ajak Pelaku Usaha IKM-UKM Tingkatkan Kualitas Produk

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi diwakili Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Hj.Ir.Sri Anggunaini, mengajak pelaku usaha Industri Kecil dan Menegah, Usaha Kecil dan Menegah (IKM-UKM) kabupaten/kota se Provinsi Jambi, untuk terus meningkatkan kualitas...

Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Dilakukan Secara Bergantian

JAMBI (SR28) - Pemerintah provinsi Jambi pada 17 februari 2021 atau Rabu ini merencanakan mulai menggulirkan kembali kegiatan belajar mengajar atau KBM secara tatap...

SMAN 1 Batanghari Jalin Kemitraan dengan Dua Sekolah di Amerika

BATANGHARI (SR28) - SMAN 1 Batanghari, bekerja sama dengan sekolah di Amerika Serikat (Waverly, Michigan dan St. Louis, Missouri) mengadakan program Pertukaran Pemuda secara Virtual. Program ini diberi nama "Connected Planet Project".

SMANSA telah memilih Empat utusan terbaik, dan empat utusan pendamping untuk nantinya berdialog dan berdiskusi tentang peran pemuda dalam membantu Komunitas dan Pemerintah dalam Menangani Kasus Corona. Mereka adalah M. Ghifari, Leonardo Samosir, Nurul S, Indana Zulfa (kelas XII), Faras Aldi, Aqlah Dien, (Kelas XI), dan Nina Norin, Sakyna Maharani (Kelas X).

Sementara dari Waverly High School telah menunjuk dua utusan terbaiknya: Keegan Gray dan Donovan Owen (Kelas XII). Dari St. Louis, Vashon High School juga mengutus dua utusan terbaik: Ryan Standley dan Dominic Archie Jr. (Kelas XII).

Diskusi secara virtual melalui apliaksi Zoom Meeteng

Diskusi berjalan dengan lancar. Pertukaran pemuda virtual menggunakan zoom sendiri mampu menimbulkan rasa keingintahuan yang tinggi dari masing-masing peserta terhadap budaya dan tradisi yang tentunya berbeda antara Amerika dan Indonesia. Topik diskusi pun sangat beragam mulai dari kepemimpinan, olahraga, lingkungan, social media, hingga memuncak pada topik pembelajaran selama pandemik, serta peran pemuda dalam masa adaptasi new normal.

Acara diawali dengan perkenalan dari guru SMANSA, Dion Ginanto, Samantha Lurie dari Vashon HS dan guru dari Waverly HS Mr. Robert Lurie. Mr. Lurie sendiri pernah berkunjung ke Batang Hari dan singgah satu hari di SMANSA. Acara Connected Planet Project ini adalah follow up dari kunjungan Mr. Lurie satu tahun yang lalu. Sementara guru dari Vashon HS dipimpin oleh Samantha Lurie, yang juga putri kandung dari Robert Lurie. Baik Samantha maupun Robert pernah mendapatkan pengharagaan dari Pemerintah Amerika Serikat sebagai guru terbaik dan favorit.

Setelah perkenalan sekolah, acara dilanjutkan dengan perkenalan antar siswa. Acara ini semakin seru karena diselingi dengan ice breaker, naming ceremony: mengartikan nama. Jadi masing-masing siswa berkenalan dan memberi arti dari nama yang mereka miliki.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi di mana topik yang disepakai pada pertemuan pertama kali ini adalah “Peran Pemuda dalam membantu Komunitas dan Pemerintah dalam Penanganan Covid-19.”

Masing-masin peserta sangat antusias bertukar informasi mengenai bagaimana Pandemic mempengarui proses belajar mengajar. Mereka juga bertukar fikiran tentang kiat-kiat mengefektifkan pembelajaran daring agar memperoleh hasil yang maksimal. Serta berdiskusi tentang bagaimana dapat menyeimbangkan antara ekspektasi dan tanggungjawab ketika belajar dari rumah.

Ghifari, memberikan highlight bahwa meskipun ia mempunyai akses terhadapa tehnology dan laptop dan smartphone, namun Ghifari memberikan penekanan pada siswa-siswi yang kurang beruntung dan yang tidak memiliki akses yang cukup pada teknologi. Keegan, siswi dari Waverly juga setuju bahwa permasalahan kekurangan teknologi juga menjadi masalah di Waverly.

Siswa ikuti diskusi secara virtual menggunakan aplikasi Zoom Meeteng

Beberapa siswa diantaranya Ryan dan Keegan juga memiliki kesulitan untuk menyeimbangkan antara waktu penggunaan media sosial media dan waktu belajar. Sementara itu, Dominic dan Donovan menyotori banyaknya tugas yang harus mereka selesaikan di sekolah selama Pandemic.

Keegan, juga mengungkapkan bahwa rindunya dia pada teman-temannya, dan betapa rindunya Keegan pada kegiatan-kegiatan sekolah.

Terakhir, Nina Norin dan Keegan berbagi nilai positif selama belajar dari rumah. Norin bercerita pengalaman bahwa ketika belajar dari rumah dia lebih mempunyai waktu untuk belajar mandiri, sehingga ia dapat belajara bahasa Korea secara mandiri. Senada dengan Norin, Keegan lebih mampu mempelajari budaya Afrika secara mendalam, termasuk bahasa dan makanan dari Afrika.

Beberapa peserta dari Amerika meminta rekomendasi makanan dari Indonesia. Siswa siswi Indonesia secara kompak membagi informasi tentang rendang dan nasi goreng.

Di ujung acara, peserta diskusi membuat rekomendasi tentang pembelajaran online selama pandemic, diantaranya:

Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemic. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan Tugas.

Jika memang harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan tenggat waktu yang lebih flexible.

Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

Diskusi berlangsung secara virtual oleh SMANSA, Waverly HS, dan Vashon HS

Peserta dari Indonesia dan Amerika juga merekomendasikan agar pemuda dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah. Yang terpenting, agar siswa dapat memanfaatkan waktu belajara dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Di akhir acara, baik SMANSA, Waverly HS, dan Vashon HS berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan ini dengan jumlah peserta yang lebih besar dan dilakukan dengan rutin, agar terjalin hubungan yang erat antar sekolah dari kedua negara. Pertemuan ini diakhiri dengan foto bersama secara virtual

Acara Connected Planet Project didukung sepenuhnya oleh keluarga besar SMAN 1 Batanghari. Kepala SMAN 1 Batanghari, Dra. Rony Setwawati, M.Pd., berharap agar acara ini menjadi langkah awal SMANSA dalam melatih lulusannya untuk menjalin kerjasama dan diplomasi dengan negara tetangga. (Dion Ginanto)

Gubernur Jambi Antisipasi Penularan Covid-19 pada Libur Akhir Oktober

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc secara daring/virtual mengikuti Rapat Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Oktober 2020 di Ruang Kerja Gubernur, Kantor Gubernur Jambi, Kamis (22/10/20).

Rapat tersebut diadakan oleh Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah seluruh Indonesia.

Pjs. Gubernur Jambi menegaskan perlunya langkah antisipasi hadapi beberapa kondisi saat libur pada akhir bulan Oktober Tahun 2020 yang diperkirakan terjadi peningkatan aktivitas atau kunjungan masyarakat dari satu tempat ke daerah lain. "Saya mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, batasi kerumunan, dan mari rencanakan liburan secara produktif," ungkap Ardy Daud.

Ardy Daud mengatakan, Pemerintah Provinsi Jambi akan menindaklanjutinya guna mengambil langkah-langkah yang perlu dipersiapkan hingga liburan tiba masyarakat tetap terjaga kesehatannya. "Pemerintah Daerah akan siapkan tempat pelayanan kesehatan, supaya siaga selama libur untuk pos-pos pemantauan, guna memperlancar arus lalu lintas dan sebagainya, pada Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Polda Jambi," jelas Ardy Daud.

Mendagri Tito Karnavian saat membuka rapat tersebut mengingatkan, libur Maulid Nabi tanggal 29 Oktober dan cuti bersama 28-30 Oktober 2020 perlu antisipasi pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, juga tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Sementara Menko Polhukam Mahfud MD tegaskan dalam menghadapi masa libur tetap sejalan dengan kebijakan pokok pemerintah terkait protokol kesehatan yang sudah lama dikerjakan. "Terjadi kerumunan dan potensi penularan seperti di transportasi umum, terminal, tempat rekreasi, dan ini harus diantisipasi jangan sampai menjadi klaster baru penularan Covid-19," tegas Mahfud MD.

Aktivitas masyarakat dari satu daerah ke daerah lain, termasuk adanya suasana keakraban bertemu teman dan keluarga saat libur akhir Oktober ini diharapkan dapat berjalan lancar dan penularan Covid 19 tidak meningkat hingga masa libur tiba, kesehatan terjaga, dan  masyarakat bahagia.

H Al Haris: Kita Harus Bangga Jadi Alumni Pondok

MERANGIN - Anak  Merangin yang berhasil menjadi alumni Pondok Pesantren (Ponpes) harus berbangga, karena bakal tumbuh menjadi generasi muda Islami  yang berakhlak mulia.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris ketika menghadiri acara wisuda angkatan ke-5 tahun 2019/2020 dan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Saw Tahun 1441 H di Ponpes Modern Terpadu Rahmatan Lilalamin Desa Kungkai, Sabtu (25/7).

‘’Saya sangat mendukung apa yang telah dilakukan Ponpes ini,  karena anak-anak alumni sini, salain mendapatkan ijazah pendidikan umum, juga belajar Tahfiz Quran, Kitap Kuning  dan dibekali berbagai skil,’’ujar Bupati.

Wisuda santri jelas bupati, sangat penting karena mampu memberi semangat kepada para santri yang tamat dari pondok. Selain itu biar para santri semangat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Dikatakan bupati, wisuda santri adalah sebuah bentuk penghargaan terhadap santri yang tamat, sehingga mereka merasa menjadi alumni Ponpres. Mereka tidak berhenti untuk menimba ilmu pengetahuan ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Ponpes Modern Terpadu Rahmatan Lilalamin dilengkapi pendidikan Tahfiz,  Salafiyah, Pendika-pendidikan skil dan terdapat Balai Latihan Kerja ‘’Ini sebuah contoh pondok pesantren pendidikan,’’terang Bupati.

Pada kesempatan itu bupati didampingi Kemenag Merangin H Marwan Hasan dan Pimpinan Pondok Kyai Azwardi,S.HI MH, mengalungkan piagam tanda tamat belajar kepada para santri yang diwisuda.

Sementara itu menurut Kyai Azwardi,S.HI MH, ada sebanyak 13 orang santri yang diwisuda. ‘’Pondok ini memadukan pendidikan umam jenjang pendidikan SMP dan SMK dengan pendidikan agama,’’ujarnya.

Para santri lanjut Kyai Azwardi, tidak hanya memelajari tentang pendidikan agama, tetapi mereka yang sudah lulusan, dibekali pelatihan sesauai dengan kemanpuan mereka masing masing.

Pelatihan itu diantaranya, kursus komputer, perbengkelan, menjahit dan pelatihan membawa acara. ‘’Setelah mereka lepas dari pondok nantinya mereka sudah mampun untuk mendiri di tengah masyarakat,’’harap Kyai Azwardi.

Video News

- Advertisement -

Pejuang Covid-19 Merangin Diberi Penghargaan

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H Mashuri, memberi penghargaan dan bingkisan kepada para pejuang Covid-19 dan masyarakat yang berdisiplin dalam menegakan protokol kesehatan Covid-19.

Piagam Penghargaan untuk pejuang Covid-19 yang telah bekerja setulus hati melakukan pencegahan dan penanggulangan Corona di Kabupaten Merangin tersebut, diberikan bupati usai Upacara Kedisipinan di halaman Kantor Bupati, Senin (06/7).

‘’Mereka ini telah banyak membantu dalam pencegahan, penanganan dan penanggulangan Covid-19, sehingga sangat layak diberikan penghargaan. Terimakasih kepada teman-teman yang telah bekerja tulus dan iklas,’’ujar Bupati.

Para pejuang Covid-19 yang menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Merangin tersebut, utusan dari pedagang atas nama Dasria R Putra dan Al Madani, Tomi utusan dari Ojek, dr.Derallah Ansusa dan Ns.Joko Prayoso dari Tenaga Medis.

Selain itu, AIPDA Toip, SERTU Marzuwin Alpandi dan Noprianto dari petugas Posko Covid-19. Bupati juga memberikan Piagam Penghargaan kepada pihak ketiga  yang sangat peduli dalam penanganan Covid-19.

‘’Saya juga berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Merangin yang telah bekerja ekstra keras. Begitu juga pejuang Covid-19 yang bertugas di RSD Kol Abundjani Bangko dan Puskesmas-puskesmas,’’terang Bupati.

Berkat kerja keras semua pihak itu lanjut bupati, sebanyak 21 orang pasien Covid-19 di Kabupaten Merangin sekarang sudah sembuh semua, sehingga untuk saat ini Merangin nol pasien Covid-19.

Menang 2-0, The Blues Perpanjang Hasil Positif

London - Chelsea vs Newcastle United saling berhadapan...

Polres Muaro Jambi Berhasil Tindak Tegas Pelaku Ilegal Drilling dan Logging

MUARO JAMBI (SR28) - Keberhasilan Polres Muaro Jambi dalam menindak secara hukum pelaku ilegal drilling dan ilegal logging , mendapat apresiasi Masyarakat...

Polresta Jambi Berhasil Tangkap Komplotan Perampokan Toko Emas

KOTA JAMBI (SR28) - Polisi akhirnya membekuk enam pelaku perampokan toko emas di Sinar Gemilang, Mayang Kota Baru, Jambi. Komplotan perampok ini terpaksa dilumpuhkan polisi karena mencoba kabur saat hendak ditangkap.

Satpam Tenggelam Di Sugai Batanghari Ditemukan Tanpa Nyawa

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=g5NM1l0TCu0&feature=emb_title
- Advertisement -

Music

Sudah Ada 430 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Yang Dirawat Di Rumah isolasi Milik Pemprov Jambi

JAMBI (SR28) - Sejauh ini sedikitnya sudah ada 430 pasien yang dirawat di 2 rumah isolasi milik pemerintah provinsi Jambi itu sejak...

Tak Sampai Dua Pekan, Dua Menteri Jokowi Tertangkap KPK

JAKARTA - Menteri Sosial Juliari Peter Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka pengadaan bantuan sosial Covid-19 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diduga menerima suap senilai Rp 17 miliar dari dua pelaksanaan paket bantuan sosial terkait sembako untuk penanganan Covid-19.

Juliari menjadi menteri kedua pemerintahan Presiden Jokowi yang ditangkap karena kasus dugaan korupsi. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) non aktif Edhy Prabowo juga ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi izin ekspor benih.

Danrem 042 Gapu: Vaksinasi Covid-19 Tidak Menimbulkan Reaksi Berarti

JAMBI (SR28) - Danrem 042 Garuda Putih Brigjen TNI M Zulkifli mengaku tidak merasakan reaksi berarti setelah divaksinasi. Hanya...

Tinggal Sepekan Pengganti Bupati Tanjabbar, Ratusan Proyek Dikebut

KUALA TUNGKAL (SR28) - Tinggal hitungan hari menjelang pergantian Bupati Tanjab Barat, yang hanya menyisakan satu pekan lagi. Di...

Sport News

Fachrori Lepas Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku

KERINCI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, menaruh harapan besar akan pembangunan perkebunan serta peningkatan ekonomi masyarakat saat melakukan Pelepasan Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku, Selasa (28/7/2020).

Fachrori mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku yang tentunya dapat memberi dampak positif bagi pembangunan serta perekonomian Jambi.

Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar saat penyerahan dokumen

"Dampak positif pada nilai jual dan nilai tambah Kopi Kerinci juga dapat meningkatkan kesejahteraan secara langsung maupun tidak langsung bagi petani dan keluarga," ungkap Fachrori.

Hadirnya Kopi Kerinci di Belgia memberi ruang dan kesempatan bagi petani dalam hal pemasaran yang terkadang menjadi kendala saat masa panen tiba.

"Mengurangi tingkat kejenuhan pasar kopi dalam negeri dan harapan lain kita dapat menjaga ekosistem lingkungan dengan mengikuti arahan pihak terkait yang melakukan pendampingan bagi petani," sambung Fachrori.

Selanjutnya, Gubernur Jambi menegaskan kepada semua pihak untuk berupaya menjamin iklim pertanian yang kondusif dan stabilisasi harga ditingkat petani dengan terus berinovasi agar tata niaga tetap stabil, serta harus berinovasi termasuk mencari pembeli baru dari luar negeri.

"Saat kopi melimpah, tidak terjadi penurunan harga dan ini momentum kebangkitan Kopi Kerinci dan kopi daerah Jambi lainnya," ujar Fachrori.

Fachori Umar menyatakan bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas perkebunan rakyat, seperti kopi, kayu manis, karet, pinang, dan kelapa. “Pendampingan organisasi petani oleh Rikolto salah satunya membantu menjembatani petani kopi di Jambi untuk memasuki pasar Eropa. Kami ingin mengajak organisasi petani untuk terus meningkatkan kualitas kopi, juga praktik budidaya yang lebih baik dan ramah lingkungan, sehingga pendapatan petani juga meningkat secara berkelanjutan.”

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal mengaku sangat senang dengan kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat Kerinci, khususnya petani kopi dengan terealisasinya ekspor tersebut. "Kata tidak cukup untuk ungkapkan terima kasih atas kegiatan ini yang telah memberi perhatian serta pemasaran yang mempermudah penjualan dan peningkatan harga di masyarakat," ungkap Bupati Kerinci.

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal saat menyampaikan sambutan

Adi Rozal mengatakan, pelepasan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui pelabuhan Talang Duku memberi semangat bagi petani kopi yang menunggu masa tanam 2,5 - 3 tahun menjelang masa panen. "Dulu, harga empat ribu sekarang bisa 20 ribu sekilo, dan Kopi Kerinci tingkat keasaman yang sangat baik setelah dites labor. Untuk itu, jaga kualitas dan ikuti standar eksportir," terang Adi Rozal.

Kepala Badan Karantina Pertanian Provinsi Jambi Kelas I, Guntur,SP,MM menyampaikan bahwa komoditas ekspor yang dilepas perdana ke Benua Eropa ini bernilai Rp1,4 miliar yang selama ini ekspor Kopi Kerinci dan juga komoditas lainnya dilakukan melalui pelabuhan yang ada di luar Provinsi Jambi.

"Akhirnya bisa lakukan ekspor langsung melalui Jambi, biasanya melalui Belawan Medan, Teluk Bayur Padang, bahkan Teluk Panjang Lampung dan harapan kita tambah volume, frekuensi guna meningkatkan perekonomian. Kita masih ada kayu manis, cangkang sawit/PKE, sarang burung walet, kelapa. Ada 24 jenis dengan tujuan 32 negara," ujar Guntur.

Guntur menambahkan, Jambi yang memiliki komoditas unggulan yang telah laris di pasar global, namun selama ini masih dilalulintaskan melalui pelabuhan di luar Jambi. Produk pertanian tersebut antara lain kulit kayu manis (Cassiavera) yang juga berasal dari Kabupaten Kerinci dan Merangin, cangkang sawit, sarang burung walet, dan kelapa bulat asal Tanjung Jabung Timur.

Kopi Kerinci berdasarkan data dari sistem perkarantinaan, IQFAST di Karantina Pertanian sepanjang Januari hingga Juli 2020 telah difasilitasi ekspornya sebanyak dua kali pengiriman dengan total 16,25 kilogram tujuan Hongkong.

Koperasi Koerintji Barokah Bersama yang berlokasi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, mengekspor 15,9 ton kopi Arabika Spesialti ke Belgia, dengan pendampingan LSM Rikolto. Koperasi Koerintji Barokah akan mengirimkan sebanyak 290 karung kopi (15,9 ton) Arabika Spesialti dalam 5 varian proses ke ‘Sucafina Specialty’, perusahaan kopi berbasis di Antwerp, Belgia, yang menghubungkan kopi berkualitas dari organisasi petani dengan roaster di kawasan Asia Pasifik, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Meskipun ekspor kali ini merupakan ekspor perdana yang dilakukan secara mandiri oleh Koperasi Koerintji Barokah, namun Koperasi ini telah berhasil menjual kopinya ke pasar internasional sejak 2017 yaitu sebanyak tiga kali ke Belgia, serta ke Amerika Serikat dan Hong Kong. (Muhammad Sidik)

Gubernur Jambi Ajak Masyarakat Pererat Persatuan dan Kesatuan

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk mempererat persatuan dan kesatuan guna menyukseskan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan,...

Imam Besar FPI Dijadwalkan Akan Pulang ke Tanah Air 9 November Mendatang

MAKKAH (SR28)- Setelah tertahan di Arab Saudi selama 3 tahun, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dijadwalkan akan tiba di Indonesia pada hari Senin 9 November 2020. Setibanya di Indonesia, Habib Rizieq akan langsung beristirahat di kediamannya di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat

"Insya Allah, kami sekeluarga akan langsung ke rumah kediaman kami di Petamburan, Jakarta Pusat, kami akan beristirahat di sana, pada hari Rabu dan Kamis," kata Habib Rizieq dalam konferensi pers kepulangannya di channel Youtube Front TV, Rabu (4/11/2020) pagi.

Ia memastikan tak lagi memiliki persoalan terkait dengan kepulangan ke Tanah Air. Untuk itu, ia akan pulang ke Indonesia pada pekan depan pukul 19.30 waktu Saudi.

"Terbang dari bandara kota Jeddah dengan pesawat Saudia dengan nomor penerbangan SP 816," ujarnya.

Habib Rizieq akan tiba di Indonesia, tepatnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa 10 November 2020 pukul 09.00 WIB. Ia akan turun dari pesawat di Terminal 3.

Informasi yang berhasil tim himpun, beberapa organisasi masyarakat, majelis pengajian, perguruan silat dan jawara telah menyiapkan penyambutan terhadap Imam Besar FPI ini.

- Advertisement -

Pemkot Jambi Izinkan Peringatan Maulid Nabi di Rumah Ibadah dengan Mengikuti Protokol Kesehatan

KOTA JAMBI (SR28) - Pemkot Jambi mengizinkan rumah ibadah untuk menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah dengan catatan mengikuti panduan yang telah ditetapkan.

Tenaga Kesehatan di Rumah Isolasi Covid-19 Provinsi Jambi Terima Insentif Rp5 Juta Perbulan

Berdasarkan penjelasan pihak Dinas kesehatan Provinsi Jambi, seluruh tenaga kesehatan kontrak yanng ditugaskan di 2 rumah isolasi Covid-19 tersebut menerima insentif sebesar...

Pemprov Jambi Minta Pejabat Fungsional Dahulukan Pencegahan Ketimbang Penindakan

JAMBI - Para pejabat fungsional urusan peemrintahan daerah yang akan dilatih tersebut kedepan lebih didorong untuk mengedepankan pendekatan secara preventif atau mendahulukan pencegahan dibandingkan dengan penindakan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang nantinya akan terjadi.

Oleh karena itu, para pejabat fungsional yang kaan dilatih tersebut diharapkan lebih mendalami setiap masalah terkait dengan fokus untuk emndalami sistem serta memahami bagaimana menyelesaikan permasalahan itu sendiri.

Jokowi Bikin Paspampres Bingung Kabut, Ferdinand: Untung Disayang Rakyat

  Suara.com - Momen Presiden Jokowi berjalan di pematang sawah saat melakukan kunjungan kerja di Sumba, NTT menjadi viral di media sosial. Tak hanya aksi...

TV

Puluhan protes di India menentang penangkapan aktivis iklim

Puluhan orang berdemonstrasi di dua kota di India setelah seorang aktivis iklim ditangkap karena mengedarkan dokumen yang mendukung protes besar-besaran yang dilakukan petani selama...

Kronologi Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 menjadi momen penting bagi bangsa Indonesia. Proklamasi menjadi penegasan bahwa Indonesia telah merdeka dan terbebas dari penjajahan.

Sebelum proklamasi kemerdekaan Indonesia terjadi, ada sejumlah peristiwa penting yang terjadi. Salah satunya adalah serangan sekutu terhadap Jepang yang membuat kota Hiroshima hancur akibat bom atom pada 6 Agustus 1945.Setelah insiden tersebut, Jepang membentuk Panita Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Cosakai. PPKI dibentuk dengan tujuan mempersiapkan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Jepang juga menjanjikan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus 1945. Dalam situasi tersebut, Jepang malah kembali mendapat serangan bom dari sekutu yang berlokasi kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945. Momen ini yang membuat Jepang menyatakan kalah dari sekutu pada 14 Agustus 1945.

Kronologi Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (1)
Komandan Jepang mendengarkan ketentuan penyerahan diri kepada sekutu. Foto: Wikipedia

Para pemuda yang mendengar kekalahan Jepang langsung mengadakan rapat di Gedung Bakteriologi. Hasil rapat tersebut adalah memerintahkan Wikana dan Darwis mendesak Soekarno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Namun, Soekarno dan Mohammad Hatta selaku golongan tua menginginkan konsep kemerdekaan yang lebih matang dan tidak terburu-buru. Akhirnya, Soekarno dan Moh. Hatta diculik oleh golongan muda ke Rengasdengklok, Karawang pada 16 Agustus 1945 pukul 03.00 WIB. Pemilihan Rengasdengklok untuk merundingkan kemerdekaan katena letaknya yang strategis, sudah dikuasai oleh PETA, dan masyarakat di sana juga anti dengan Jepang. Setelah golongan tua yang diwakili Soekarno, Moh. Hatta, dan Mr. Achmad Subardjo dengan golongan muda membuat kesepakatan, proklamasi kemerdekaan akhirnya diputuskan untuk diadakan pada esok harinya, 17 Agustus 1945.Namun sebelum itu, dilakukan pertemuan PPKI di rumah Laksamana Maeda, Kepala Kantor Penghubung Angkatan Laut Jepang, terlebih dahulu. Pertemuan tersebut bertujuan untuk perumusan teks proklamasi yang dihadari oleh golongan tua dan golongan muda. Setelah ditulis tangan oleh Soekarno, teks proklamasi tersebut diketik oleh Sayuti Melik.

Kronologi Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (2)
Pengibaran bendera Merah Putih pada 17 Agustus 1945. Foto: Wikipedia

Selanjutnya, para tokoh proklamator mendatangi rumah Soekarno yang terletak di Jalan Pegangsaan Timur nomor 56 untuk membacakan teks proklamasi pada 17 Agustus 1945. Prosesi proklamasi tersebut berjalan lancar. Pengibaran bendera Merah Putih juga dilakukan oleh Latief Hendraningrat, Suhud Sastro Kusumo, dan Surastri Karma (SK) Trimurti.  Lalu, acara dilanjutkan dengan sambutan oleh beberapa walikota, yaitu Suwiryo dan dr. Muwardi.

sumber : kumparan.com

Bupati Safrial Pimpin Sidang Panitia Pertimbangan Landreform Program Redistribusi Tanah

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin langsung sidang Panitia Pertimbangan Landreform (PPL) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2020 dalam rangka program Redistribusi Tanah yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Selasa (01/09/2020).

Disampaikan Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Taufik SH. MH, sidang ini merupakan tindak lanjut dari telah dilaksanakannya penyuluhan, inventarisasi, dan identifikasi terhadap subyek dan obyek redistribusi tanah di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

"Selain itu juga telah dilakukan pengukuran dan pemetan terhadap 250 bidang tanah yang berada di Desa Kemuning Kecamatan Bram Itam, serta 100 bidang tanah di Desa Tungkal I Kecamatan Bram Itam," paparnya.

Lebih lanjut Taufik dalam sambutannya menjelaskan, Redistribusi tanah merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka pemberian tanah negara yang bersumber dari objek redistribusi tanah kepada subjek redistribusi tanah.

"Kriteria yang termasuk subjek redistribusi tanah diantaranya petani, buruh tani, nelayan kecil, nelayan tradisional, pembudidaya ikan kecil, guru honorer, pekerja harian lepas, buruh, PNS dengan pangkat paling tinggi golongan IIIa, TNI/Polri berpangkat paling tinggi Letda/Ipda, serta penggarap tambak garam yang tidak memiliki tanah," sebut Taufik.

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan redistribusi tanah merupakan implementasi dari amanat undang-undang nomor 5 tahun 1960 tentang peraturan dasar pokok-pokok agraria, serta undang-undang nomor 56 tahun 1960 tentang penetapan luas tanah pertanian, Peraturan Pemerintah Nomor 224 tahun 1961 tentang pembagian tanah dan pemberian ganti kerugian serta diperluas dengan Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2018 tentang reforma Agraria.

"Tujuan redistribusi tanah adalah mengadakan pembagian dengan memberikan dasar pemilikan tanah sekaligus memberikan kepastian hukum hak atas tanah kepada subjek yang memenuhi persyaratan, sehingga dapat memperbaiki serta meningkatkan keadaan sosial ekonomi subjek redistribusi tanah," jelas Bupati.

lanjut, Safrial menyampaikan secara umum tahapan kegiatan redistribusi tanah tidak ada yang berbeda dengan pemberian hak milik kepada subjek redistribusi tanah perorangan, namun terdapat beberapa penyesuaian yang akan dijelaskan secara rinci dalam tahapan pelaksanaan kegiatan."tipal nya.

Turut Hadir dalam sidang, Sekda Tanjab barat Ir. H. Agus Sanusi, Asisten 1 Pemerintahan dan kesra Hidayat, SH, Kepala PMD Nor Setyo budi S. Sos, Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Zainuddin, Perwakilan Polres tanjab Barat, Dinas PU dan Tata ruang, Kadis Koperasi, Usaha Kecil Syafriwan, SE, Perwakilan Kesbangpol Taufik, Ketua Himpunan kerukunan Tani Indonesia H. Syaifudin, SE, Kepala Sub. Seksi Landeform dan konsulidasi tanah kantor pertahanan Bagus Pamungkas, Plt. Kasi penataan pertanahan  Koko Sumarwan, S.ST. (Sabri)