Jumat, Januari 22, 2021

KPU Tanjabbar Tetapkan Uas-Haira Calon Bupati Dan Wakil Bupati Terpilih Pemilu Serantak 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab.Tanjab Barat Gelar Rapat Pleno Terbuka Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hasil...

Pembangunan Jalan Mayang RT.09 Baru Sebulan Selesai Sudah Menimbulkan Debu

KUALA TUNGAKAL (SR28) – Pembangunan atau peningkatan Jalan Mayang Rt.09 di Kelurahan Sungai Nibung, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat oleh Dinas...

Polisi Tangkap Kakek Dan Cucu Pemilik 3 Hektare Ladang Ganja

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=RUbDdYV04x8&feature=emb_title

Penumpang Angkot Hanya Bayar 200 Rupiah, Supir : Tak Usah Bayar

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=5cO4INqitE4&feature=emb_title

Technology

Antisipasi Inflasi di Akhir Tahun, Pemkot Jambi Rencanakan Gerakan Tanam Cabai dan Operasi Pasar

KOTA JAMBI - Jika nantinya terjadi kenaikan harga bahan pangan, pemerintah kota juga tengah menyisihkan dana untuk melakukan beberapa langkah operasi pasar.

Selain itu, pemkot jambi juga tengah merencanakan gerakan menanam cabai untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan. Dimana, pemerintah melalui dinas terkait akan menyiapkan bibitnya secara gratis bagi masyarakat.

- Advertisement -

Paripurna Kenegaraan di DPRD Tebo Terapkan Protokol Kesehatan

TEBO (SR28) - DPRD Tebo, Jumat (14/8) menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan oleh Presiden RI Joko Widodo dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi dipimpin langsung Ketua DPRD Tebo Mazlan didampingi Wakil Ketua DPRD Tebo Aivandri, AB.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Tebo, Mazlan

Rapat paripurna dalam rangka HUT ke-75 Republik Indonesia di DPRD Tebo kali ini sangat berbeda karena dalam suasana pandemi COVID-19.

DPRD Tebo tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan tidak banyak mengundang tamu dan tempat duduk tamu pun berjarak serta diwajibkan memakai masker.

Sidang paripurna dimulai pukul 09.00 WIB bersamaan dengan agenda sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.

Tamu yang hadir ikuti protokol kesehatan

Kemudian, pidato Presiden RI Joko Widodo dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah Atas RUU Tentang APBN Tahun 2021 beserta Nota Keuangannya.

Bupati Tebo dan Wakil hadir dengan mengikuti protokol kesehatan

Usai Paripurna Ketua DPRD Tebo mengatakan, moment ini terasa istimewa untuk perjalanan bangsa untuk negara Indonesia.

"Partisipasi seluruh elemen masyarakat di Provinsi Jambi telah mewujudkan situasi kondusif di tengah wabah pandemi Covid-19," ujarnya.

“Memperingati hari ulang tahun ini untuk melihat masa lalu sebagai mata rantai, melihat pondasi untuk menapaki masa depan,” pungkas ketua DPRD Tebo. (Tim Liputan)

Presiden Trump Mendadak Pecat Menhan AS

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara mendadak mencopot Mark Esper dari jabatannya sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat. Pemberitahuan ini diumumkan oleh Trump melalui akun Twitternya @realdonaldtrump (9/11/2020) waktu setempat.

Meski Sudah Boleh, Kuota Keberangkatan Umroh di Jambi Belum Tersedia

JAMBI - Meski telah diperkenankan untuk melakukan perjalanan umroh ke tanah suci. Kuota kebernagkatan jemaah umroh di provinsi Jambi belum tersedia.

Wacana Uji Swab Gratis, Tidak Sepenuhnya Gratis

JAMBI - Pembebasan biaya uji Swab Covid-19 yang diberikan bagi masyarakat ini, dilakukan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Artinya digratiskan untuk masyarakat yang sudah terkontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ataupun dalam rangka tracking dan tracing Covid-19.

Latest News

Bikin Panik Angin Puting Beliung Terjang Waduk Gajah Mungkur Di Wonogiri

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=IjhNWnaBWIM&feature=emb_title

Bupati Tanjabbar Hadiri Acara Peresmian Koramil 419-03 Tungkal Ilir

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs.H.Amir Sakib Kamis (21/01/21) Hadiri Acara Peresmian Kantor Koramil 419-03 Tungkal Ilir...

Satpam Tenggelam Di Sugai Batanghari Ditemukan Tanpa Nyawa

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=g5NM1l0TCu0&feature=emb_title

Belum Ada Sanksi Bagi Masyarakat Jambi Yang Menolak Divaksinasi

Klik video dibawah untuk menonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=p4ya9PKXxPo&feature=emb_title

Tak Gunakan Masker, 20 Orang Warga Kota Jambi Terjaring Operasi Yustisi

Klik video dibawah untuk nonton berita selengkapnya. https://www.youtube.com/watch?v=QF_Kz28jfKE&feature=emb_title

Music

Langgar Protokol Kesehatan, 20 Orang Warga Langsung Kena Sanksi

JAMBI28TV - Puluhan masyarakat Kota Jambi terjaring operasi Yustisi penerapan protokol kesehatan di jalan raya. Setidaknya, ada 20 orang warga yang akhirnya digelandang untuk mendapatkan sanksi lantaran tak menggunakan masker.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28.TV

Ardy Daud Harap Semua Elemen Siap Hadapi Bencana

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi Restuardy (Ardy) Daud, mengharapkan agar seluruh elemen dan stakeholder (pemangku kepentingan) siap siaga menghadapi dan menanggulangi bencana, karena setiap bencana akan menimbulkan kerugian dalam berbagai bidang. Untuk itu, antisipasi sedini mungkin perlu dilakukan.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Apel Gabungan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Menghadapi Bencana Hidrometeorologi (banjir, longsor dan angin puting beliung), Provinsi Jambi Tahun 2020, di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi, Senin (26/10).

Apel diawali dengan pemeriksaan pasukan, peralatan, dan persiapan logistik oleh. Pjs Gubernur Jambi.

Ardy Daud menyampaikan, apel kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan dan kesiapan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menghadapi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, sekaligus sebagai bentuk kepatuhan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menyikapi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 440/605/SJ tanggal 8 Oktober 2020 perihal antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana dalam situasi pandemi Covid-19.

”Dalam surat edaran Mendagri tersebut, Pemerintah Daerah segera menyiapkan atau menyiagakan seluruh aparatur daerah dengan mengkoordinasikan dengan TNI, Polri, Basarnas dan instansi vertikal terkait, relawan kebencanaan, serta unsur masyarakat lainnya. Sebagai peningkatan kesiapsiagaan terhadap bencana, kita harus bersinergi dengan kesatuan tugas penanganan Covid-19 di daerah serta menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan  dalam rangka siaga banjir, tanah longsor, dan risiko  akibat bencana lainnya, personil  sudah siap siaga,” ungkap Ardy Daud.

Pada kesempatan tersebut, Ardy Daud mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kesiapan Kepala Kepolisian Daerah Jambi dan Komandan Korem 042/Garuda Putih Jambi berserta seluruh peserta apel.

Ardy Daud mengatakan bahwa momen apel ini untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam upaya penggulangan bencana hidrometeorologi yang meliput banjir, longsor dan agin putting beliung pada puncak musim hujan di Provinsi Jambi.

Paradigma penaggulangan bencana dewasa ini, lanjut Ardy Daud, sudah mulai berubah dari responsif yang menitikberatkan penanganan saat terjadi bencana menjadi preventif, menitikberatkan penanganan sebelum terjadinya bencana.

”Untuk mendukung paradigma tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi dalam kesiapan menghadapi bencana hidrometeorologi telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) gabungan bencana hidrometeorologi yang melibatkan Pemrov Jambi, Kabupaten/Kota, TNI/Polri, dunia usaha, unsur media, dan akademisi,” jelas Ardy Daud.

Ardy Daud berharap semua stakeholder dapat melaksanakan aksi penguatan kesiapsiagaan dan peringatan dini, seperti melakukan pengecekan atau inspeksi sarana dan prasarana yang diperlukan dalam upaya pengentasan bencana.

”Agar satgas bencana dapat berkerja dengan baik, efektif dan efisien, karena akan fokus pada upaya antisipasi bencana banjir, longsor dan angin puting beliung, dengan harapan apabila bencana terjadi, satgas dengan cepat dan tepat mengatasinya dalam menjaga keselamatan masyarakat,” harap Ardy Daud.

Ardy Daud menyatakan, dalam penagananan bencana di Provinsi Jambi akan menggunakan sistem komando untuk menetapkan suatu wilayah dalam kondisi status siaga, akan mendirikan pos siaga sebagai bentuk kesiagaan menghadapi bencana mengingat akhir-akhir ini potensi hujan mulai meningkat.

“Bulan November, menurut kepala BMKG Provinsi Jambi akan memasuki masa puncak hujan, sangat perlu kita antisipasi, mulai saat ini sudah siap siaga dalam personil dan perlengkapan termasuk logistik harus siap siaga,” tegas Ardy Daud.

”Kita akan mengajak seluruh elemen masyarakat dan stakeholder baik Kabupaten/Kota, sampai ke desa-desa, untuk berkerja sama dalam penaganan bencana. Kita harus membangun sinergi dengan masyarakat,” pungkas Ardy Daud.

Kantor SAR Jambi Bersiap Hadapi Kemungkinan Buruk Terjadinya Bencana

JAMBI (SR28) - Kantor SAR jambi bersiap ahadapi keungkinan buruk terjadinya bencana di seluruh wilayah Jambi khususnya yang akan terjadi di sepanjang aliran sungai Batanghari.

Tak Sampai Dua Pekan, Dua Menteri Jokowi Tertangkap KPK

JAKARTA - Menteri Sosial Juliari Peter Batubara resmi ditetapkan sebagai tersangka pengadaan bantuan sosial Covid-19 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diduga menerima suap senilai Rp 17 miliar dari dua pelaksanaan paket bantuan sosial terkait sembako untuk penanganan Covid-19.

Juliari menjadi menteri kedua pemerintahan Presiden Jokowi yang ditangkap karena kasus dugaan korupsi. Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) non aktif Edhy Prabowo juga ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi izin ekspor benih.

Sudirman: Pembinaan Kemampuan Penyidik Polri dan PPNS Kunci Penting Penegakan Perda

JAMBI (SR28) - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi H.Sudirman,SH,MH mengemukakan, pembinaan kemampuan penyidik Polri dan PPNS kabupaten/kota se Provinsi Jambi merupakan kunci penting dalam penegakan peraturan daerah (Perda), yakni untuk upaya peningkatan kompetensi penyidik, dengan harapan bisa bekerja secara professional.

Hal itu disampaikan Sekda dalam Pembukaan Pembinaan Peningkatan Kemampuan bagi Penyidik Polri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas/Balai di Provinsi Jambi, dengan tema “Efektivitas Penegakan Hukum oleh PPNS Melalui Dukungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk Mewujudkan Penyidik yang Profesional dan Berkeadilan Tahun 2020,” di Hotel BW Luxury Jambi, Kamis (12/11/2020).

Sekda mengatakan, atas nama Pemerintah Provinsi Jambi menyampaikan apresiasi dan menyambut baik diselenggaranya kegiatan in, yang diharapkan mampu berkontrabusi dalam upaya meningkatkan efektivitas penegakan hokum oleh PPNS untuk mewujudkan penyidik yang profesional dan berkeadilan.

“Berdasarkan pasal 1 angka 5 Peraturan Pemerintah No.43 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pelaksanaan Koordinasi, Pengawasan dan Pembinaan Teknis terhadap kepolisian, khususnya PPNS dan bentuk pengamanan swakarsa, yang dimaksud dengan PPNS adalah pejabat pegawai negeri sipil tertentu berdasarkan peraturan perundang-undangan ditunjuk selaku penyidik dan mempunyai wewenang untuk melakukan penyidikan tindak pidana dalam lingkup undang-undang yang menjadi dasar hukumnya masing-masing,” ujar Sekda.

Dalam pasal 2 ayat 4 dan 5 Peraturan Menteri Dalam Negeri No.3 Tahun 2019 tentang Penyidik Pegawai Negeri Sipil lingkup pemerintahan daerah, lanjut Sekda, menyebutkan bahwa PPNS diberi tugas untuk melakukan penyidikan terhadap pelanggaran atas ketentuan peraturan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan menyampaikan hasil penyidikan kepada penunutut umum dan berkoordinasi dengan penyidik polisi negara Republik Indonesia setempat, sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan,” kata Sekda.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan pesan kepada seluruh OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus melakukan koordinasi dan sinergitas dalam melaksanakan, melakukan penyidikan terhadap pelanggaran atas ketentuan peraturan daerah, sehingga pengawasan terhadap pelanggaran peraturan daerah dapat terlaksana dengan optimal.

Sekda menjelaskan, instansi/lembaga atau badan pemerintahan tertentu yang memiliki PPNS masing-masing melaksanakan tugasnya diawasi serta harus berkoordinasi dengan penyidik dari kepolisian, baik dalam bidang operasional pengamanan, pencegahan, dan penangkalan serta penindakan non yustisial. ”Untuk meindaklanjuti, perlu adanya dukungan dari segala pihak, baik itu dari SKPD serta pemerintah daerah sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap PPNS di lingkupnya masing-masing,” jelas Sekda.

Sekda mengharapkan dalam pertemuan ini dapat ditemukan jalan keluar terhadap berbagai permasalahan profesionalitas bagi penyidik. “Dalam pelaksanaan tugas PPNS yang berada di bawah koordinasi penyidik Polri, perlu adanya peningkatan kinerja PPNS sehingga pelaksaan tugas sesuai dengan standar operasional prosedur. Dalam melakukan penegakan hukum, keberadaan dan peranan PPNS perlu ditingkatkan kinerjanya, sehingga mampu menyelesaikan tugas dalam melakukan penyidikan atas pelanggaran peraturan perundang-undangan yang mengandung sanksi pidana,” pungkas Sekda.

Wakapolda Jambi Brigjen Pol.Yudawan Roswinarso menyatakan, kegiatan pembinaan penyidik Polri dan PPNS sangat penting dalam rangka peningkatan kemampuan dari penyidik, dalam minyikapi persoalan agar lebih profesional terutama dalam penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah yang telah dibuat pemerintah daerah. “Perkembangan persoalan hukum yang ada tentu harus diiringi juga dengan kemampuan untuk mengimplementasikan dan menegakkan hukum. Mari kita tingkatkan kompetensi diri agar semua persoalan bisa kita selesaikan secara bijaksana,” ungkap Wakapolda. (Sidik)

Culture

- Advertisement -

Gubernur Jambi Ajak Masyarakat Pererat Persatuan dan Kesatuan

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengajak seluruh masyarakat Provinsi Jambi untuk mempererat persatuan dan kesatuan guna menyukseskan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan,...

Fachrori Umar Support Budidaya Mangrove di Tanjung Jabung Barat

KUALA TUNGKAL (SR28) – Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar.M.Hum menegaskan bahwa hutan mangrove harus dilestarikan karena manfaatnya sangat penting, baik untuk menjaga ekosistem air dan fauna dalam ekosisten tersebut maupun manfaat terhadap udara, karena memiliki kemampuan menyimpan karbon 5 kali lebih baik dari hutan daratan, serta dapat mereduksi besarnya gelombang tsunami. Fachrori mengajak masyarakat dan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama melestarikan hutan mangrove. Hal tersebut disampaikan Fachrori dalam Peringatan Hari Mangrove se Dunia Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2020, bertempat di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (03/08/2020).Fachrori mengatakan, kegiatan penanaman mangrove dalam rangka Hari Mangrove se Dunia kali ini dilaksanakan di 10 provinsi di Pulau Sumatera yaitu Provinsi Jambi, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepualauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung. ”Penaman mangrove dipusatkan di Provinsi Bangka Belitung, yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo dengan penanaman mangrove sebanyak 2.020 batang di setiap provinsi, yang melibatkan jajaran  pemerintah daerah dan kelompok tani,” kata Fachrori.Pada kesempatan ini Fachrori mengajak seluruh kelompok tani dan nelayan untuk ikut menggelorakan semangat menanam mangrove, untuk memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove di Provinsi Jambi.“Ekosistem mangrove merupakan sumber daya lahan basah wilayah pesisir dan sistem penyangga kehidupan dan kekayaan alam yang nilainya sangat tinggi. Untuk itu, perlu upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan secara lestari untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Fachrori.Fachrori mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian akan kelestarian ekosistem mangrove, karena mangrove banyak memiliki fungsi dan manfaat, diantaranya pelindung erosi dan abrasi air laut, penyangga dan pencegah intrusi air laut, tempat berlindung dan berkembang biaknya berbagai jenis fauna dan biota laut, sumber pendapatan masyarakat, penyimpan karbon serta sebagai mitigasi bencana. ”Provinsi Jambi memiliki sebaran ekosistem mangrove seluas 9.347,61 hektar terdapat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat seluas 4.165,65 hektar dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur seluas 5.181,99 hektar,” tutur Fachrori.Fachrori menjelaskan, dari hasil penelitian bahwa hutan mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon 5 kali lebih baik dari hutan daratan serta dapat mereduksi besarnya gelombang tsunami, maka ekosistem mangrove perlu tetap terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya untuk menangani masalah lingkungan. ”Perlu kita sadari bahwa kebiasaan dalam keseharian kita yang turut menyebabkan kerusakan ekosistem mangrove diantaranya konservasi lahan menjadi area pengunaan lain, perambahan, pencemaran, perluasan tambak, serta praktek budidaya yang tidak berkelanjutan. Perubahan bentang lahan terutama menjadi tambak menyebabkan terlepasnya emisi karbon yang dapat berkontribusi dalam peningkatan suhu bumi,” jelas Fachrori.“Bagi daerah pesisir pantai yang panjang seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mangrove (bakau) sangat penting, selain untuk kelestarian ekosistem, juga berperan menjaga daratan jika gelombang besar, terutama tsunami yang ditakuti, melanda,” pungkas FachroriMenteri Lingkungan Hidup RI yang diwakili Staf Khusus Menteri LHK Bidang Koordinasi Jaringan LSM dan Analis Dampak Lingkungan Ir.Hanna Adiati,M,Si mengatakan, setiap tanggal 26 Juli diperingati sebagai Hari Mangrove se Duniia, dan Indonesia sebagai negara maritim dengan dua pertiga luas wilayahnya adalah lautan serta Indonesia memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia. “Luas bakau Indonesia menurut data pada tahun 2019 mencapai 3,31 juta hektar, dimana seluas 2,67 juta hektar atau 81 persen merupakan mangrove dalam kondisi baik. Sudah sewajarnya kita mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat yang terkandung dalam mangrove yang dikelola selama ini. Kerusakan mangrove disebabkan alih fungsi menjadi pemukiman, perkebunan, pertambangan ilegal, perkembangan infrastruktur percemaran limbah,” terang Hanna Adiati.Hanna Adiati menjelaskan, hutan mangrove sangat mendukung upaya penurunan emisi gas (gas rumah kaca) rumah tangga penyebab perubahan iklim, untuk itu perlu langkah-langkah untuk pencegahan kerusakan mangrove yang lebih luas supaya dapat dipulihkan secara efisien dengan rutin penanamannya. “Kita menyelenggrakan penanaman ini bertujuan agar masyarakat khususnya di Tanjung Jabung Barat menjadi sadar akan pentingnya menjaga  hutan mangrove yang merupakan benteng pertahanan terhadap potensi bencana, dan sekaligus menjaga ekosistem darat dan laut,” pungkasnya.Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr.Ir.H.Safrial,MS menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama-sama Forkopimda setiap tahunnya selalu mengadakan penanaman mangrove (tanaman bakau) sebagai pelindung bagi hewani. Ada tiga manfaat hutan mangrove di Tanjung Jabung Barat: pertama, tempat pelindungan udang ketak, kedua tempat berkembang biaknya kerang, dan ketiga tempat berkembang biaknya kepiting“Selama ini, hutan mangrove ini ditebang, dijadikan arang untuk dijual sebagai penambah ekonomi masyarakat, tapi sekarang sudah dilarang selama 3 tahun ini. Kita harus melestarikan hutan mangrove ini karena banyak manfaatnya” ujar bupati. Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI M.Zulkifli turut hadir dalam acara tersebut.

Humas Pemprov Jambi

Bawaslu Jambi Ingatkan Paslon Serahkan Laporan Penggunaaan Dana Kampanye

JAMBI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jambi minta seluruh pasangan calon kepala daerah di Jambi baik itu Gubernur, Bupati maupun Walikota untuk tidak lupa melaporkan setuap detil penggunaaan dana kampanye.

Pelaporan penggunaan dana kampanye tersebut, wajib dilakukan oleh seluruh paslon pilkada Jambi sebagai bentuk salahs atunya upaya mewujudkan akuntabilitas pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020.

- Advertisement -

Must Read

Ekslusif!!! Menelisik Peta Kontestasi Pilwako Jambi 2023

KOTA JAMBI (SR28) – Meski periode jabatan Walikota Jambi saat ini baru akan berakhir 3 tahun lagi, namun eskalasi perebutan tahta untuk...

Bupati Tanjabbar Safrial Pimpin Langsung Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19

KUALA TUNGKAL (SR28) - Menyikapi adanya penambahan pasien Covid-19 di lingkup Tanjung Jabung Barat yang terbilang cukup tinggi belakangan ini, Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin langsung rapat satuan gugus tugas penanggulangan dan pencegahan covid 19 yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (30/09).

Dalam rapat tersebut, Bupati menegaskan tim gugus tugas segera mengambil langkah antisipasi agar penyebaran covid 19 tidak semakin meluas. Menurutnya, pendirian pos pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di terminal  pembengis, Pelabuhan Roro dan Lansdap dapat menjadi salah satu alternatif pencegahan penyebaran covid 19 di Tanjab Barat.

"Selain itu, perlu juga dilakukan penyiapan sarana prasarana ruang isolasi di gedung BLK, lembaga adat dan rumah sakit Surya Khairudin sebagai langkah antisipasi," tegas Bupati.

Lanjut Bupati,"Selain itu juga tingkatkan patroli dan himbauan kepada masyarakat, menutup tempat keramaian seperti WFC dan Alun-Alun yang berpotensi terjadinya penularan covid," tegas bupati.

Sementara SK Bupati terkait pembentukan Satuan Tugas Covid akan selesai dalam waktu dekat, termasuk Peraturan Bupati terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2020 tentang penerapan dan penegakan protokol kesehatan di masyarakat

"Kedepannya, kita lakukan patroli dan berlakukan jam malam," tambahnya.

Bupati juga beharap jasa petugas medis sebagai garda terdepan dalam penanggulangan covid 19, dapat dibayarkan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada.

Bupati kembali menegaskan agar Gugus Tugas juga menyiapkan peti mati sebagai langkah antisipasi jika ada pasien covid 19 yang meninggal.

"Hal ini mengingat peti mati yang disediakan telah terpakai habis," pungkasnya.

Rapat Gugus Tugas ini turut dihadiri oleh Forkopimda, Kapolres Tanjab Barat, Dandim 0419 Tanjab, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Kepala RSUD, dan Kepala Puskesmas di lingkup Kabupaten Tanjab barat, serta undangan lainnya.(Sabri)

Brakkk! Bus VS Truk Tangki Adu Kambing di Jalan Lintas Timur Jambi-Riau

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya dijalan lintas timur, Jambi-Riau tepatnya di Km 82 Merlung, Jum’at (25/9/20) kemarin. Kecelakaan terjadi antara Bus PT Kita Bersama tujuan Medan dengan Truk Tangki tujuan Jambi.

Akibat kejadian tersebut, 2 orang mengalami luka berat, sementara 6 lainnya luka ringan. Sedangkan bus beradu muka dengan truk tangki hingga kondisinya sama-sama rusak parah dan terpental melintang di tepi jalan.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro melalui kasat Lantas IPTU Eko Sutoyo, SH membenarkan peristiwa itu.

"Kecelakaan antara bus Kita Bersama dengan Truck Tangki kejadian ini sekitar pukul 15.30 WIB di KM 82,” ujar Kasat saat dikonfirmasi via telpon.

Eko menyebutkan bahwa kronologi kejadian bus Kita Bersama tujuan Medan dari arah berlawanan. Saat kejadian kondisi jalan usai hujan sehingga kondisi jalan licin. Selain itu, kondisi jalan yang menanjak dan menikung juga menjadi salah satu faktor diduga terjadinya kecelakaan itu.

"Kondisi jalan agak licin dan menikung, dengan kondisi tak terkendali maka tabrakan pun tak terhindarkan lagi,” ujar Eko.

Akibat kecelakaan tersebut didapati korban 8 orang, 2 orang mengalami luka berat, 6 luka ringan. Korban telah dibawa ke tempat medis disekitar lokasi dengan menggunakan mobil ambulan. (Sabri)

Fachrori Dorong Ekonomi Kerakyatan Melalui Peremajaan Sawit Rakyat

BATANGHARI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengemukakan, perkebunan sawit memiliki potensi yang cukup besar di Provinsi Jambi, yang merupakan bagian dari aset serta modal dasar bagi pembangunan ekonomi masyarakat dalam mensejahterakan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, Fachrori mendukung dan mendorong ekonomi kerakyatan, salah satunya melalui replanting (peremajaan) sawit rakyat. Hal itu dikemukakannya dalam Pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Barokah Tahun Buku 2019 dan Penanaman Perdana Peremajaan/Replanting Kelapa Sawit Anggota KUD Barokah Desa Karya Mukti Kecamatan Muaro Sebo Ilir Kabupaten Batanghari, Senin (20/07/2020.)

Sebelumnya, Gubernur Jambi yang didampingi Bupati Batanghari Syahirsyah dan Wakil Ketua DPRD Batanghari Yunita Asmara melakukan penanaman kelapa sawit secara simbolis, peremajaan sawit rakyat seluas 212 hektar, bantuan Badan Pengelolaan Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Fachrori menyampaikan, RAT dipadukan dengan penanaman peremajaan kelapa sawit, cerminan bahwa seluruh pengurus KUD Barokah telah berusaha menfasilitasi kepentingan anggotanya untuk kelanjutan usaha perkebunan kelapa sawit untuk jangka panjang.

Fachrori menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada ketua dan seluruh jajaran Koperasi Barokah yang telah berhasil mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional, yang telah berhasil menjadi koperasi berprestasi di tinggkat nasional tahun 2020.”Iini bisa menjadi motivasi bagi para pengurus koperasi lainnya yang ada di Provinsi Jambi, untuk senantiasa berinovasi dalam melaksanakan kegiatan koperasi, dengan tujuan kita bersama agar perekonomian masyarakat dapat meningkat,” ujar Fachrori.

“Perkembangan koperasi di Provinsi Jambi saat ini cukup menggembirakan, terlihat dari jumlah masyarakat yang menjadi anggota koperasi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, tetapi belum diikuti dengan kualitas, dapat terlihat dari data jumlah koperasi tahun 2020 posisi per 30 Juni 2020, sebanyak 3.652 unit yang terdiri dari 2.126 koperasi aktif dan 1.526 koperasi tidak aktif. Koperasi aktif yang bisa melaksanakan rapat tahunan baru mencapai 652 unit koperasi baru mencapai 24 persen. Ini tantangan bagi kita semua, baik pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan yang terlibat dalam sektor perkoperasian,” ungkap Fachrori.

Selain itu, Fachrori mengimbau seluruh pemangku kepentingan koperasi dan UMKM di provinsi maupun kabupaten/kota se Provinsi Jambi untuk dapat memberikan pendampingan dan pelayanan kepada masyarakat yang akan mendirikan koperasi. ”Pada saat ini, pemerintah memberikan kemudahan, dimana proses pelayanan akan dilakukan secara online, jika persyaratannya sudah lengkap, paling lama 3 hari nomor Badan Hukum dan Nomor Induk Koperasi (NIK) sudah diterbitkan,” kata Fachrori.

“Sejalan dengan implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengesahan Badan Hukum Koperasi dilakukan oleh Kepala daerah, untuk sekarang ini pengesahan Badan Hukum Koperasi dilakukan oleh Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia melalui sistem Administrasi Badan Hukum,” tutur Fachrori.

Sebelumnya, Bupati Batanghari Ir.H.Syahirsyah.Sy menyampaikan, penanaman perdana kelapa sawit petani anggota KUD Barokah sebagai peremajaan kebun sawit rakyat yang difasilitasi oleh Dinas Perkebunan Kabupaten dan Provinsi Jambi dengan mengunakan anggaran APBN, yang sepenuhnya dipergunakan sebagai replanting sawit yang perlu didukung sepenuhnya agar para petani bisa menjadi petani mandiri yang bukan tergantung dengan perusahan-perusahan besar.

Selain itu, Syahirsyah minta para petani bisa mendirikan pabrik kelapa sawit di Kabupaten Batanghari. ”Melalui koperasi, kita bisa berkerjasama untuk mendirikan pabrik kelapa sawit, dengan adanya pabrik bisa menopang perekonomian masyarakat,” pungkas Syarhirsyah.

Sementara itu, Ketua KUD Barokah Rafles menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Gubernur Jambi berserta rombongan atas penanaman perdana kebun kelapa sawit, guna meningkatkan pendapatan masyarakat sebagai peningkatan ekonomi masyarakat. Pada peremajaan tahap pertama seluas 212 hektar dan tahap kedua nanti seluas 334 hektar yang berkerja sama dengan PT Sentia Abadi selaku kontraktor pengerjaan. (Muhammad Sidik)

Wabup buka pengobatan gratis bagi lansia di Kejari Jambi

MERANGIN - Dalam  tatanan kehidupan new normal pada pandemi Covid 19 ini, para orang tua lanjut usia (Lansia), membutuhkan perhatian kesehatan yang serius.

Hal ini mengingat usia Lansia itu sangat rentan terhadap virus Covid-19. Ini dikatakan Wabup Merangin, H. Mashuri yang juga merupakan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Lansia Merangin, saat menghadiri acara Bhakti Sosial Hari Bhakti Adhyaksa ke-60, di Gedung Kejari Kabupaten Merangin, Kamis (16/7/2020).

‘’Saya sangat berterima kasih sekali dan memberikan penghargaan serta meng- apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kejari Merangin, yang telah dan sangat perduli terhadap Lansia. pada Momentum Hari Adyaksa dan melakukan Bhakti Sosial, pengobatan gratis bagi Lansia ini,’’ ujar Wabup.

Wabup pun berharap, perhatian Kejari Merangin terhadap kesehatan para Lansia itu, agar dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin bagi Kejari Merangin pada berbagai kegiatan.

‘’Mudah-mudahan bhakti sosial pengobatan gratis ini, akan mampu meningkatkan derajat dan kwalitas kesahatan para orangtua Lansia di Kabupaten Merangin. Tidak hanya pengobatan gratis, Kejari Merangin juga akan gelar Senam massal Lansia,’’

Wabup pun menambahkan, Untuk senam massal lansia,  itu rencananya akan dilakukan pada Minggu (19/7/2020) di halaman Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Merangin, Wabup sangat mengharapkan kepada para Lansia Merangin khususnya dapat hadir untuk mengikutinya.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin Martha Parulina Berliana, S.H, M.H mengatakan, bhakti sosial, pengobatan kesehatan gratis tersebut, akan terus dilakukan pada Hari Bhakti Adhyaksa setiap tahunnya nanti.

‘’Lansia itu, merupakan orang pendamping kita dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan, karena para Lansia ini sudah sangat berpengalaman dalam berbagai hal,’’ Sebut Kajari.

KPU Tanjab Barat Tetapkan Nomor Urut Paslon Pilkada 2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pengambilan nomor urut pasangan calon Kepala Daerah yang dilaksanakan oleh KPU Tanjab Barat di Aula Tungkal Hotel secara Live di Facebook dan Instragram telah menetapkan paslon Mulyani dan Amin dengan nomor urut 1,kemudian Ustadz Anuar Sadar dan Hairan dengan nomor urut 2,sedangkan Muklis dan Supadi ditetapkan nomor urut 3.

Penetapan nomor urut tersebut langsung ditetapkan oleh ketua KPU Tanjab Barat Hairuddin Kamis (24/09) digedung aula Tungkal Hotel, jalan Panglima Camara, Kecamatan Tungkal Ilir, dan dihadiri Pasangan Calon, serta Partai pengusung juga LO. (Sabri)

Lifestyle Magazine

RSUD Raden Mattaher Jambi Jamin Pembuangan Limbah B3 Aman

KOTA JAMBI (SR28) - Ditengah melonjaknya kasus baru Covid-19, pembuangan limbah hasil medis itu mejadi hal krusial. Kendati demikian, RSUD Raden Mattaher Jambi menjamin bahwa pengelolaan limbah B3 tersebut aman terkendali.

Sumber: JAMBI28 TV

Polda Jambi Amankan 41 Kg Sabu, 6 Tersangka Diringkus

JAMBI (SR28) - Polda Jambi bersama Polres Muaro Jambi berhasil menggagalkan pengirim narkoba jenis Sabu-sabu sebanyak 41 Kg dari dua kasus yang berbeda. Enam pelaku diamankan, namun satu diantaranya terpaksa ditembak hingga tewas lantaran berusaha melawan saat penyergapan.

Jokowi Beberkan Alasan Dirinya Rela Jadi yang Pertama Divaksin Corona

JAKARTA - Saat mengumumkan vaksin Corona akan dibagikan gratis untuk masyarakat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyatakan akan menjadi orang pertama disuntik vaksin.

Jokowi pun membeberkan alasan dia bersedia untuk disuntik vaksin pertama di Indonesia. Dia ingin membuktikan kepada masyarakat luas bahwa vaksin tersebut aman.

Release Pers KAMI Provinsi Jambi

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Provinsi Jambi dideklarasikan, Jumat, 30 Oktober 2020. Acara deklarasi dilaksanakan di Sekretariat KAMI Provinsi Jambi di Jl Prof Muhammad Yamin, SH, Kel. Lebak Bandung, Kec. Jelutung, Jambi.

Deklarasi diikuti sekitar 40 anggota KAMI. Sebenarnya, ada lebih dari 200 anggota, namun panitia sengaja membatasi jumlah peserta deklarasi mengingat saat ini sedang pandemi Covid-19.

Dalam deklarasi ini turut bergabung tiga presidium KAMI nasional : Jend (Purn) Gatot Nurmantyo, Prof Dr Din Syamsuddin, dan Prof Dr Din Rochmat Wahab. Ketiganya tergabung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Mereka dijadwalkan menyampaikan pidato kebangsaan.

Deklarasi dimulai sekitar pulul 14.00 WIB. Usai pembukaan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila oleh Anwarsyah (Presidium KAMI Provinsi Jambi), pembacaan deklarasi oleh Amrizal Ali Munir (Presidium KAMI Provinsi Jambi), dan pembacaan Jati Diri KAMI oleh Muhamad Usman (Komite Eksekutif KAMI Provinsi Jambi).

Kemudian, Presidium KAMI nasional Din Syamsudin menyampaikan pidato kebangsaan. Dalam pidatonya, Din menyatakan saat ini ada gejala yang mengarah pada kediktatoran konstitusional di pemerintahan.

"Adanya gejala dan gelagat kekuasaan yang di negara kita mengarah pada constitutional dictatorship atau kediktatoran konstitusional," kata Din.

Menurut mantan ketua umum PP Muhammadiyah ini kediktatoran konstitusional adalah tindakan menyimpang dari nilai-nilai dasar negara untuk mengukuhkan kekuasaan. Saking kuatnya kediktatoran akan berpengaruh pada bergesernya sistem demokrasi menjadi otokrasi.

"Sekarang Indonesia jadi otokrasi bukan demokrasi. Otokrasi yaitu kekuasaan yang berpusat pada satu orang. Ini yang disebut dalam literatur ilmu politik sebagai democratic centralizm, demokrasi yang terpusat seperti dulu," ujarnya.

Din menyebutkan munculnya Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 sebagai gejala kediktatoran. Dalam UU tersebut, hak dan fungsi DPR dalam penganggaran ditarik ke presiden.

Untuk itu, tegas Din, sekarang harus ada kelompok masyarakat yang mau mengoreksi jalannya pemerintahan.

" KAMI hadir untuk itu. Oleh karena itu, gerakan moral kami tidak boleh berhenti, harus terus kita suarakan. Seberapa besar hambatan itu," ucapnya.

Usai Din Syamsuddin menyampaikan pidato kebangsaan, Prof Dr Rochmat Wahab juga memberikan pidato kebangsaan. Rochmat Wahab mengkritik penanganan pandemi Covid-19, diantaranya adalah penanganan di lapangan atas izin diterbitkan oleh Satgas Covid-19.

“Yang diberi izin maupun yang tidak diberi izin penanganan di lapangan sama saja, tidak ada bedanya,” ujar Rochmad Wahab.

Belum lama Rochmad Wahab menyampaikan pidato kebangsaan, petugas Satgas Covid-19 Kota Jambi yang didalamnya ada unsur kepolisian mendatangi lokasi deklarasi. Petugas melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan deklarasi menerapkan protokol kesehatan.

Kemudian dicapai kesepakatan, deklarasi langsung ditutup dengan acara pemotongan tumpeng. Karena acara dihentikan, Jend (Purn) Gatot Nurmantyo batal memberikan pidato kebangsaan.

Atas kejadian tersebut, KAMI Provinsi Jambi menyampaikan point-poin sebagai berikut :

  1. KAMI Provinsi Jambi sudah resmi berdiri dengan ditandai deklarasi yang dilaksanakan 30 Oktober 2020.
  2. KAMI Provinsi Jambi mengkritik keras segala bentuk diskriminasi, intimidasi, dan tindakan yang menghalang-halangi kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengemukakan pendapat oleh pemerintah.
  3. KAMI Provinsi Jambi menyampaikan apreasiasi dan penghormatan kepada Satgas Covid 19 dan kepolisian, yang telah menjalankan tugasnya. Namun demikian, KAMI Provinsi Jambi menyampaikan protes kepada Satgas Covid-19 yang tidak menegakkan keadilan dalam penegakan aturan. Saat dilaksanakan demo besar-besaran yang jumlah pesertanya mencapai ribuan orang, Satgas tidak melakukan penindakan. Namun, kepada KAMI yang melakukan deklarasi dengan jumlah peserta kurang dari 50 orang, Satgas melakukan penindakan.

Demikian, rilis pers kami, untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi kami.

AMRIZAL ALI MUNIR
Presidium KAMI Provinsi Jambi
No HP : 082371118009

Wabup Amir Sakib Ikuti Apel Siaga Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

KUALA TUNGKAL (SR28) - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Amir Sakib ikuti apel siaga pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Lapangan Bola Distrik VII PT. Wirakarya Sakti (WKS) Tanjab Timur.

Pj. Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman, SH, MH selaku Pemimpin apel siaga dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki musim kemarau 2020, lahan gambut  menjadi perhatian khusus kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan Provinsi Jambi, terutama lahan gambut yang berada di kawasan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur dan Muaro Jambi."paparnya.

Selain itu sebagai upaya dalam meningkatkan kesiapsiagaan personel pengendalian Karhutla, Pj. Sekda Provinsi Jambi juga berharap apel siaga dan kegiatan latihan bersama ini dapat meningkatkan sinergitas antara Pemerintah, TNI, POLRI serta unsur masyarakat dalam pengendalian kebakaran lahan dan hutan, khususnya di Provinsi Jambi. “Melalui Apel Siaga dan Pelatihan Bersama ini, kita tingkatkan sinergitas Pemerintah, TNI–Polri, Dunia Usaha dan Masyarakat Dalam Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Jambi," ujarnya.

Sementara itu, Wabup H. Amir Sakib juga sepakat bahwa lahan gambut yang tersebar di 3 Kabupaten lingkup Privinsi Jambi ini perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan Karhutla. Hal itu disampaikannya dalam wawancaranya usai kegiatan apel siaga. Wabup juga berharap tujuan pelaksanaan apel siaga dan pelatihan dalam meningkatkan kemampuan personel dan meningkatkan sinergitas semua elemen masyarakat dapat tercapai."Kita sudah memasuki musim kemarau 2020, berdasarkan pengalaman kita, lahan gambut ini memang perlu perhatian lebih dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla,"tutur nya.

Lanjut Amir Sakib, "Selain itu, kesiapsiagaan personel pengendalian kebakaran hutan dan lahan perlu ditingkatkan lagi, terutama pada musim kemarau, seperti arahan Pj Sekda Provinsi Jambi, kita agar Lebih meningkatkan upaya pencegahan sebagai antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, dan ini akan kita tindak lanjuti melalui koordinasi dengan para Camat, TNI, Polri di wilayah kita," tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pangdam II/Swj, Kapolda Jambi, Danrem 042/Gapu, Kajati Provinsi Jambi, Kepala BPBD Provinsi Jambi, Wakil Bupati Tanjab Timur, Dandim 0415/Batanghari, Dandim 0419/Tanjab, Kapolres Tanjab Barat, dan Kapolres Tanjab Timur. (Sabri)

Video News

- Advertisement -

Ardy Daud Lantik Sudirman Sebagai Sekda Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Restuardy (Ardy) Daud melantik H.Sudirman,SH,MH sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (16/10/2020 sore) dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (16/10/2020) sore.

Pelantikan Sudirman sebagai Sekda Provinsi Jambi didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 160/TPA Tahun 2020 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi

Dalam arahannya, Ardy Daud mengemukakan bahwa berbagai tantangan dalam pemerintahan dan pelayanan publik dihadapkan kepada Sekda, untuk dicarikan solusinya.

Ardy Daud menekankan dua hal kepada Sekda Provinsi Jambi yang beru dilantik, yakni mendukung kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 dan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi, agar penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi terus ditingkatkan, yakni dengan mendorong pelaksanaan Protokol Kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sekda, kata Ardy Daud, akan mendukung tugas-tugas dan kebijakan kepala daerah (gubernur) dan juga berperan sebagai sekretaris gubernur. Untuk itu, Sekda harus membangun sinergi dengan instansi vertikal, terutama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Sejumlah Petugas Medis Positif Covid-19, 4 Layanan RSUD Raden Mattaher Ditutup

JAMBI (SR28) - Empat unit layanan kesehatan di RSUD Raden Mattaher Jambi terpaksa ditutup hingga satu minggu kedepan. lantaran, sejumlah petugas medis di rumah sakit tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan uji swab mandiri yang dilakukan pihak rumah sakit.

Nonton berita menarik lainnya di JAMBI28 TV

Tak Ada Pembatasan Warga Luar Daerah Masuk ke Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - Pemkot Jmabi tetap memberikan izin warga luar kota Jambi untuk berkunjung ke kota Jambi walaupun ditengah wabah Covid-19 yang masih berlangsung.

Oknum Polisi Terlibat Pembobolan Mesin ATM dan Gerai Alfamart di Kota Jambi

KOTA JAMBI - Tim gabungan Polresta Jambi dan Polsek Jelutung, Kota Jambi berhasil menangkap dua orang pelaku pembobolan mesin ATM yang berada didalam gerai Alfamart. Dimana satu diantara pelaku tersebut adalah oknum polisi yang berdinas di Jambi.

Untuk memuluskan aksinya, pelaku amsuk ke dalam toko dengan membobol dinding ruko yang mereka sewa sebelumnya agar bisa masuk kedalam gerai tersebut.

Sekolah Tatap Muka Diizinkan Mulai Januari 2021, Sekolah Diminta Persiapkan Diri

JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengizinkan kepala derah dan kantor wilayah Kementerian Agama untuk menentukan sendiri pembelajaran tatap muka di wilayahnya.

Kebijakan tersebut mulai berlaku pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 atau mulai Januari 2021. Maka dari itu, ia meminta sekolah-sekolah mempersiapkan hal itu dengan baik.

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan
- Advertisement -

Music

Datang ke Jambi, Mendagri Tito Karnavian Beri Arahan Soal Pilkada dan Covid-19

JAMBI (SR28) - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan arahan pada rapat koordinasi persiapan Pilkada 2020 dan Covid19. Tito berpesan kedepan agar dibuat Peraturan Daerah (Perda) protokol kesehatan seperti pemakaian masker yang didalamnya memuat sanksi. Kepada para Calon Kepala Daerah yang akan mengikuti Pilkada Tito juga berpesan agar menjadikan Alat Peraga Kampanye (APK) juga dijadikan sebagai alat pencegahan Covid19.

Sumber: JAMBI28 TV

8 Bulan Buron, 2 Pelaku Pencurian Tas Toke Telur Berhasil Ditangkap Polsek Jambi Timur

KOTA JAMBI - Pelaku pencurian tas milik touke telur di Kota Jambi akhirnya berhasil ditangkap tim reskrim Polsek Jambi Timur, Kota Jambi. pelaku yang berjumlah dua orang tersebut sudah 8 bulan menjadi buronan polisi akibat aksi pencurian tersebut.

Dalam aksinya, pelaku dengan sengaja mengambil tas korban yang ada di dalam mobil, saat korban tengah sibuk mengangkat keranjang telur dis ebuah agen telur yang berada dinkawasan kelurahan Payo Selincah, Kota Jambi. Dalam peristiwa tersebut korban mengalami kerugian senilai belasan juta rupiah.

Pegawai Positif Corona, Kantor Samsat Kota Jambi Sementara Tutup

KOTA JAMBI (SR28) - Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di kantor Samsat Kota Jambi terpaksa ditutup seentara selama 3 hari kedepan. Penutupan layanan itu dilakukan setelah adanya seorang pegawai ASN di kantor samsat yang terkonfirmasi positif terpapar virus corona.

Sumber: JAMBI28.TV

Ardy Daud Harap Forkom Sekwan Dijadikan Ajang Rembuk

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi  Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengharapkan agar Rapat Koordinasi (rakor) Pengurus dan Satkorwil Asosiasi Sekretaris DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ASDEPSI)/Forkom Sekwan se Indonesia  dapat dijadikan ajang untuk rembuk bersama, mencari solusi terhadap tupoksi Sekwan dalam penyediaan pelayanan administrasi dan memberikan dukungan kepada DPRD. Acara ini dibuka oleh H.Prasetio Edi Marsudi,SH selaku Ketua Asosiasi  DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), (24/10) malam di SwissBell Hotel Jambi.

Rakor tersebut diselenggarakan tanggal 22 - 24 Oktober 2020. Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto,SH.I,M.Si, Ketua ASDEPSI/Forkom Sekwan Seluruh Indonesia Hadameon Aritonang, S.Sos. Acara ini dihadiri 18 provinsi dari 34 provinsi se Indonesia, dengan jumlah peserta 108 orang

Pjs. Gubernur Jambi mengapresiasi rakor ini. “Selamat datang di Provinsi Jambi, “Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah” saya ucapkan kepada Bapak H.Prasetio Edi Marsudi, SH selaku Ketua Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia dan Ketua beserta  Pengurus dan Satkorwil ASDEPSI, serta seluruh Sekretaris DPRD Provinsi se Indonesia dan rombongan. Saya atas nama Pemerintah Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ASDEPSI menjadikan Jambi sebagai tuan rumah rapat koordinasi ini. Semoga Sekretariat DPRD Provinsi Jambi dapat menfasilitasi acara ini dengan baik, sehingga memberikan kesan yang baik dan tak terlupakan kepada Bapak dan Ibu sekalian,” ujar Ardy Daud.

Ardy Daud menjelaskan, Sekretaris DPRD Provinsi memiliki peran yang sangat strategis, baik secara internal dalam hal penyediaan pelayanan administrasi dan memberikan dukungan kepada DPRD untuk melaksanakan fungsinya dalam pembentukan Peraturan Daerah, anggaran, dan pengawasan, maupun peran sebagai mediator Pemerintah Daerah Provinsi dan DPRD Provinsi agar pelaksanaan peran DPRD yang tidak terlepas dari Pemerintah Daerah, dapat terkoordinasi dengan baik serta sinergis.

“Faktor penentu keberhasilan Sekretaris DPRD dalam menjalankan fasilitasi dan dukungan kepada anggota DPRD tergambar melalui fasilitasi penyelenggaraan kegiatan kedewanan yang menjadi tugasnya, serta dipengaruhi faktor-faktor lingkungan dan isu-isu strategis yang terkait proses demokratisasi dan desentralisasi. Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 saat ini, peran Sekretaris DPRD dalam memfasilitasi fungsi DPRD sedang diuji. Seorang Sekretaris DPRD harus mampu membuat format yang tepat agar anggota DPRD dalam pelaksanaan tugasnya yang berhubungan langsung dengan orang banyak dapat tetap aman dari bahaya terpapar Covid-19. Adaptasi Kebiasaan Baru harus diterapkan dengan ketat, sehingga anggota DPRD dan stakeholdernya merasa aman dan nyaman, tata tertib DPRD tidak dilanggar,  dan tugas berjalan dengan lancar,” terang Ardy Daud.

Ardy Daud mengapresiasi forum rapat koordinasi yang diadakan oleh ASDEPSI ini, karena selain sebagai ajang silaturahmi, banyak hal yang dapat dihasilkan pada kegiatan ini, terutama sebagai ajang rembuk bersama untuk mencari solusi terbaik dalam melaksanakan tupoksi sebagai Sekretaris DPRD dengan segala tantangannya. Forum ini juga dapat menjadi sarana berbagi pengalaman praktek-praktek terbaik yang telah dilakukan oleh Sekretaris DPRD, sehingga dapat memotivasi satu sama lain untuk bekerja lebih baik dan inovatif.

Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto,SH.I,M.Si menyatakan bahwa  penyelenggaraan forum kali ini hendaknya dapat memberikan kontribusi, sebagai sarana menyamakan persepsi terhadap suatu permasalahan, juga sebagai langkah alternatif yang dapat dilakukan oleh asosiasi dalam menyelesaikan problematika yang sedang terjadi.

“Ada beberapa tantangan yang kita hadapai saat ini. Saya berharap melaui pertemuan ini, Sekwan dapat memperkaya wawasan satu sama lain, sehingga tugas berat kami  di tengah Covid-19, DPRD harus tetap jalan walaupun harus melalui protokol kesehatan. Beberapa pertemuan ada yang kami lakukan dengan virtual tetapi  ada bebarapa yang kami lakukan harus bertemu langsung dengan masyarakat, turun  ke lapangan, dan di tengah Covid-19 ini tidak mudah. Pertemuan ini juga membahas  Perpres No 33 Tahun 2020 tentang Standar Harga Satuan Regional, di adalamnya ada sistem yang baru dan ini menjadi  diskusi yang baik antar Sekwan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak baik di masa yang akan datang. Sistem dalam perpres ini tujuannya baik untuk transparansi dan mengoptimalkan indikator kinerja utama di RPJMD itu sendiri,”ujar Edi Purwanto.

H.Prasetio Edi Marsudi,SH selaku Ketua Asosiasi  DPRD Provinsi Seluruh Indonesia mengharapkan pertemuan ini dapat dijadikan ajang silahturahmi dan bersama-sama berbagi ilmu. ”Saya harap pertemuan ini menjadi ajang silahturahmi dan diskusi, juga mencari solusi,  serta ajang belajar bersama, apalagi ada narasumber kita dari Kemendagri. Saya berharap para peserta dapat bertanya sedetail mungkin kepada narasumber,” kata Prasetio.

Sport News

Sudirman: Suasana Pergantian Tahun Baru Kondusif

JAMBI (SR28) - Sekda Provinsi Jambi H.Sudirman,SH.,MH., bersama Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI M.Zulkifli,S.IP.,MM dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara,S.Psi.,M.Si.,BA...

Polisi Buru Pemilik Gudang Minyak yang Terbakar

KOTA JAMBI (SR28) - Kasus kebakaran hebat ang melanda sebuah gudang di jalan Lingkar Barat, kelurahan kenali asam bawah, kecamatan Kota Baru, Kota Jambi pada Senin siang kemarin kini dalam penyelidikan pihak Polresta Jambi.

Satgas Tepis Isu Ada Penambahaan Pasien Covid-19 dari Klaster DPRD Jambi

JAMBI - Dari pemeriksaan awal yang dilakukan kepada 14 anggota Komisi 1 dan 4 DPRD Jambi yang ikut melakukan perjalanan dinas tersebut, seluruhnya telah menunjukkan ahsil non reaktif pemeriksaan rapid test.

Kendati demikian, dari 14 anggota dewan itu diketahui ada yang telah melakukan peemriksaan uji swab Covid-19 secara mandiri.

- Advertisement -

Bupati Sukandar Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019

TEBO (SR28)- Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar, S. Kom., M. Si., menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Tebo Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD Kabupaten Tebo, Senin (20/07/2020).

Pada sampaiannya, Bupati Sukandar memaparkan garis besar laporan keuangan Tahun 2019 berbasis Akuntansi Akrual yang terdiri dari anggaran pendapatan dan belanja daerah.Pelaksanaan APBD Tahun 2019 dapat tercermin dari hasil pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Kabupaten Tebo. Adapun opini yang diberikan adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).Opini WTP tersebut merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan untuk pengelolaan keuangan pemerintah daerah dan Pemkab Tebo telah meraihnya sebanyak lima kali berturut-turut.

Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik yang sejalan dengan amanah Permendagri Nomor 13 Tahun 2006. Nota pengantar Ranperda tersebut akan ditindaklanjuti oleh DPRD Kabupaten Tebo yang nanti akan disampaikan pada Rapat Paripurna penyampaian akhir Fraksi Fraksi yang ada di DPRD.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Mazlan, S. Kom., dan Wakilnya Aivandri, AB serta diikuti Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Drs. Teguh Arhadi, MM., Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, Instansi Vertikal, Kepala OPD dan Pimpinan BUMN/ BUMD.

Dilansir dari Humas Pemkab Tebo

Jurnalis Rd.Ari

Gubernur Jambi Puji Kontribusi XL Dukung Pembelajaran Jarak Jauh

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum puji kontribusi PT XL Axiata dan Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informasi Seluruh Indonesia yang sangat mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan memberikan 5.100 kuota paket internet gratis kepada siswa-siswi, mahasiswa, guru, dan dosen di Provinsi Jambi. Hal itu disampaikannya saat Penyerahan Paket Internet Gratis bagi Pelajar di Kota Jambi, Kerja Sama dengan XL AXIATA – ASKOMPSI Peduli Pendidikan. Penyerahan secara simbolis dilakukan di SMK Negeri 1 Kota Jambi, Selasa (01/09/2020).

Gubernur menyampaikan, bantuan paket internet yang diberikan agar dapat membantu kemudahan akses internet melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa/i ditengah kondisi pandemi Covid-19, dan diharapkan bisa mendukung pencapaian tugas belajar dan menengajar di rumah. “Berdasarkan arahan dari Pemerintah Pusat terkait pelaksanaan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung sejak bulan Maret 2020, Pemerintah Pusat berkomitmen membantu penyedian paket kuota internet gratis bagi siswa-siswi dan mahasiswa serta para guru dan dosen sampai akhir tahun 2020. Untuk itu, saya minta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi bergerak cepat untuk memastikan kepala sekolah terkait pendataan kuota internet gratis bagi para siswa, nantinya agar dimasukan dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” ujar Fachrori.

Pada Kesempatan ini, Fachrori menginstruksikan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk menyesuaikan anggaran tahun 2020 dan menyiapkan anggaran tahun 2021 untuk mendukung kemudahan bagi siswa-siswi dalam melakukan PJJ dan menfaatkan aplikasi PJJ dari XL Axiata yang telah diuji coba pada SMK Negeri 1 Kota Jambi, serta segera mendistribusikan paket internet gratis sebanyak 5.000 paket kepada pemerima yang berhak untuk mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di Provinsi Jambi.

Selain itu, Fachrori mengajak para wali murid, pihak sekolah, dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi serta Dinas Kominfo Provinsi Jambi agar mengawasi penggunaan kouta internet gratis ini betul betul untuk mendukung PJJ dan mengunakan internet positif untuk pembelajaran efektif. ”Pada kesempatan ini, saya mengimbau kepedulian sosial kita bersama melalui pemberian hand phone kepada siswa yang tidak mampu agar bisa tetap mendapatkan pembelajaran dan menggapai cita-cita yang gemilang dalam pembelajaran situasi pandemi Covid-19,” ungkap Fachrori.

“Hari ini kita bagikan paket internet agar bisa belajar jarak jauh, untuk itu pergunakanlah internet ini sebaik mungkin, sehingga kegiatan belajar dan mengajar bisa terlaksana dan berjalan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan,” pungkas gubernur Jambi.

Sebelumnya, Kelapa Dinas Kominfo Provinsi Jambi Nurachmat Herlambang mengucapkan terima kasih kepada PT XL yang telah memberikan internet gratis bagi siswa-siswa yang kurang mampu di Provinsi Jambi.

“Kegiatan ini memang dilakukan di ruang terbaka sesuai dengan anjuran protokol kesehatan, kita tidak boleh berkumpul lama di ruang tertutup. Untuk itu, pemberian paket internet Gratis XL Axiata berkerja sama dengan Askompsi Peduli Pendidikan memberikan 5.100 paket gratis untuk pelajar di Provinsi Jambi,” ujar Nurachmat

Selain itu, lanjut, Nurachmat Herlambang, PT XL juga memberikan aplikasi pembelajaran jarak jauh bagi siswa dan guru di seluruh Indonesia, aplikasi ini sangat membantu pembelajartan jarak jauh seperti video, foto, dan berkomonikasi langsung. Dengan aplikasi ini, orang tua murud juga bisa memantau pembelajaran anak didik.

Area Manejer PT XL- Axiata Jambi Haris Alparizi menyampaikan, XL-Axiata senantiasa berkomitmen ikut berpartisipasi mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia.

“Pada hari ini, XL-Axiata secara serentak menyerahkan paket internet gratis, dilaksanakan di 28 provinsi se Indonesia dan 10 provinsi se Sumatera, termasuk salah satunya Provinsi Jambi. 260.450 pieces secara nasional. Memang tidak semua daerah punya akses smart phone ataupun koneksi internet yang baik, ini merupakan suatu hal yang menantang, tetapi kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama kedepan, memastikan sekolah bisa menyelenggarakan pembelajaran daring," ungkap Haris

“Selain itu, siswa-siswi dapat menemukan berbagai aplikasi pembelajaran daring yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran di rumah. Kemudian ada surat edaran, panduan, serta kumpulan informasi, video, dan infografis yang dapat membantu edukasi pencegahan penularan Covid-19," terang Haris,” tambah Haris.

Pada kesempatan ini, gubernur menyerahkan bantuan alat olahraga berupa 2 paket bola kaki dan 2 paket bola voli, yang diterima oleh perwakilan siswa/i SMK Negeri 1 Kota Jambi.

KPK Ingatkan Sanksi Pemecatan Bagi ASN di Jambi yang Terlibat Politik

JAMBI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengingatkan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Jambi, untuk tidak ikut kegiatan politik para calon kepala daerah saat selama masa kampanye masih berlangsung.

KPK mengutarakan ada sanksi tegas yang dapat diberikan jika masih ada ASN di seluruh wilayah Jambi yang berani mengikuti kegiatan politik praktis para paslon Pilkada.

Aktivis Tanjabbar Kembali Soalkan Pembangunan WC dan Musholah di WFC Terkesan Janggal dan Teridikasi Mark-Up

KUALA TUNGKAL (SR28) - Pembangunan WC dan Mushola di Watter Front City (WFC)  Tanjung Jabung Barat sudah rampung akan tetapi dari dana sebesar Rp.199.522.512,86 masih penuh tanda tanya dan  terkesan janggal oleh aktivis Tanjabbar, dan terindikasi Mark-up karena tidak ada perencanaan dan konsultan pengawas, dimana hanya mengunakan tenaga teknis.

Dari hal tersebut tenaga teknis yang diminta bantu oleh Kadispora Tanjab Barat Otto Aryadi ,salah seorang oknum Dinas Perumahan Dan Permukiman (PERKIM) Fadil  menjelaskan pihaknya memang diperbantukan dalam Pembutan WC dan Musholah yang ada di WFC tersebut .

"Kita diminta langsung oleh Kadispora ,akan tetapi tidak  diminta untuk menghitung bahan baku dari bangunan tersebut, bukan volume pekerjaan, demikian juga perencanaa nya saya tidak tahu,” ungkap Fadil saat dikonfirmasi SR28 di tempat kerjanya belum lama ini.

Terpisah Kadispora Tanjab Barat Otto Aryadi, ketika dipertanykan siapa perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut tidak bisa menjelaskan dengan gamblang dan berdalih dengan filosofi pembangunan tersebut, bahkan berpura-pura tidak tahu dan akan mencari tahu perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut.

"Nanti kita cari tahu perencanaan pembangunan WC dan Musholah WFC tersebut," kilahnya saat di temuo di ruang kerjanya.

Melihat hal tersebut membuat aktivis Tanjab Barat Adnand Viqriza, SH, MH berkomentar keras, ia mengkritik pedas soal pembangunan yang seharusnya adanya perencanan.

"Kalau setiap pembangunan mestinya ada perencanaan, kalau tidak ada tentu itu merupakan akal-akalan oknum Kadispora Tanjab Barat saja untuk meraup keuntungan dari pembangunan WC dan Musholah di WFC bersama rekanan karena aneh bila pembnagan itu tampa ada perencanan,terlebih bangunan itu juga terindikasi Mark-up, dari dana yang digunakan dan ini unsur sengaja dibuat oleh oknum Dispora Tanjab Barat, agar kecipratan keuntungan dari rekanan," ujar Anand.

"Terkait itu nantinya hal ini akan kita laporkan kepada pihak penegak hukum, karena ada persekongkolan untuk meraup keuntungan dari pekerjaan tersebut," pungkasnya. (Sabri)

TV

Hj Cici Halimah Tatap Muka Bersama Ibu Pengajian dan Masyarakat Tungkal Harapan Menangkan Paslon Mulia

KUALA TUNGKAL (SR28) - Hj. Cici Halimah Anggota DPRD  Tanjab Barat Praksi Partai PDIP,dan juga selaku Partai Pengusung Pasangan Calon (Paslon) Mulyani-Amin (Mulia) selasa (20/10) kemarin  sambangi Ibu-ibu Pengajian dan masyarakat Kelurahan Tungkal Harapan.

Kedatangan Hj Cici Halimah bertujuan mensosialisaikan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Nomor Urut 1 Mulyani –Amin (Mulia) yang sudah siap bertarung dipikada 2020 yang akan dilaksanakan secara serentak 9 Desember mendatang.

Pertemuan tatap muka bersama ibu pengajian dan masyarakat Kelurahan Tungkal Harapan juga dihadiri Relawan Hj Cici Halimah bertasama Tim 40 dan relawan Mulia pemenangan Mulyani-Amin dan juga Bawaslu Kecamatan yang ikut memantau pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut Hj.Cici Halimah mengajak ibu-ibu pengajian dan masyarakat untuk mensukseskan Pilkada 2020 dengan mendatangi TPS yang ada.

"Jangan sampai Golput, karena hak suara masyarakat merupakan harapan besar untuk daerah kita menuju perubahan yang lebih baik lagi ,” ujar  Hj. Cici Halimah.

Dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Tanjab Barat dari Fraksi PDI-P ini juga mengajak Ibu Pengajian dan masyarakat untuk memenangkan Mulyani – Amin Paslon pilkada dalam pertarungan 2020 ini.

"Kita harus menang dalam Pilkada ini demi menyelesaikan apa-apa yang belum sempat terselesaikan di tahun sebelumnya, kalau bukan Paslon Mulyani-Amin, siapa lagi yang mau meneruskan program-program yang belum sempat terselesaikan oleh kepala Daerah sebelumnya," uajrnya.

"Jadi saya mohon kepada seluruh masyarakat Tanjab Barat, bantu dan coblos Nomor Urut 1 pasangan Mulya, berikan do'a kepada Paslon Mulyani-Amin agar bisa memenangkan pemilihan calon Bupati Tanjab Barat 2021-2024," imbuh Hj.Cici Halimah. (Sabri)

Asrama Balai Diklat BPSDM Provinsi Jambi Siap Jadi Tempat Isolasi

JAMBI (SR28) - Gedung asrama Balai Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi sudah siap untuk menampung pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Jambi. Khususnya bagi pasien dengan status orang tanpa gejala (OTG).

Akhir Tahun 2020, Izin Berkerumun Justru Cenderung Meningkat

JAMBI - Mendekati masa kahir tahun 2020, permintaan perizinan berkerumun di Provinsi Jambi justru meningkat walau di tengah pandemi Covid-19.

Permintaan perizinan tersbeut, mulai dari penyelanggraan rapat, seminar maupun kegiatan kegiatan yang akhirnya menimbulkan keramaia, malah semakin banyak di penghujung tahun ini.

Brakkk! Bus VS Truk Tangki Adu Kambing di Jalan Lintas Timur Jambi-Riau

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kecelakaan lalulintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, tepatnya dijalan lintas timur, Jambi-Riau tepatnya di Km 82 Merlung, Jum’at (25/9/20) kemarin. Kecelakaan terjadi antara Bus PT Kita Bersama tujuan Medan dengan Truk Tangki tujuan Jambi.

Akibat kejadian tersebut, 2 orang mengalami luka berat, sementara 6 lainnya luka ringan. Sedangkan bus beradu muka dengan truk tangki hingga kondisinya sama-sama rusak parah dan terpental melintang di tepi jalan.

Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro melalui kasat Lantas IPTU Eko Sutoyo, SH membenarkan peristiwa itu.

"Kecelakaan antara bus Kita Bersama dengan Truck Tangki kejadian ini sekitar pukul 15.30 WIB di KM 82,” ujar Kasat saat dikonfirmasi via telpon.

Eko menyebutkan bahwa kronologi kejadian bus Kita Bersama tujuan Medan dari arah berlawanan. Saat kejadian kondisi jalan usai hujan sehingga kondisi jalan licin. Selain itu, kondisi jalan yang menanjak dan menikung juga menjadi salah satu faktor diduga terjadinya kecelakaan itu.

"Kondisi jalan agak licin dan menikung, dengan kondisi tak terkendali maka tabrakan pun tak terhindarkan lagi,” ujar Eko.

Akibat kecelakaan tersebut didapati korban 8 orang, 2 orang mengalami luka berat, 6 luka ringan. Korban telah dibawa ke tempat medis disekitar lokasi dengan menggunakan mobil ambulan. (Sabri)