Minggu, Januari 17, 2021

Sriwijaya Air Wajib Ganti Rugi Rp1,25 M per Penumpang SJ182

JAKARTA - Keluarga korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 berhak atas ganti rugi dari pihak maskapai. Hal tersebut mengacu pada Pasal 141 ayat (1)...

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta....

Ini Pertimbangan Hakim Tolak Praperadilan Habib Rizieq

JAKARTA - Hakim Akhmad Sahyuti menolak gugatan praperadilan yang diajukan Habib Rizieq Shihab terkait penetapan tersangka kasus pelanggaran kekarantinaan kesehatan dan penghasutan kerumunan di Petamburan, Tanah...

BREAKING NEWS:Black Box Sriwijaya Air SJ182 Ditemukan!

JAKARTA - Black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ182 ditemukan. Kotak hitam itu kemudian dibawa ke daratan. Seperti dikutip dari Antara,...

Technology

Jambi Masih Butuh Hujan Buatan Guna Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

KOTA JAMBI (SR28) - Ditengah puncak musim kemarau pada pertengahan Agustus ini, BMKG Jambi menilai Satgas Karhutla Jambi perlu melakukan TMC Hujan Buatan guna mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Provnsi Jambi.

Sumber: JAMBI28 TV
- Advertisement -

Tidak Optimalnya Penerapan Protokol Kesehatan Saat Tes SKB CPNS Kota Jambi

KOTA JAMBI (SR28) - UPT BKN Kota Jambi melanjutkan proses rekrutmen tahapan seleksi Kompetensi Bidang bagi CPNS di 9 kabupaten kota di Provinsi Jambi. Kendati demikian, dihari pertama pelaksanaannya diwarnai tidak optimlannya penerapan protokol kesehatan.

Peserta CPNS tak mneghiraukan untuk jaga jarak

Orang Kaya Terpapar Covid-19 Tidak Ditanggung Pemerintah

KOTA JAMBI (SR28) - Lantaran kehabisan anggaran, Pemkot Jambi berencana untuk menyiapkan lokasi khusus bagi pasien Covid-19 berlabel orang tanpa gejala yang berstatus orang mampu. Dimana mereka nantinya akan diisolasi tanpa pembiayaan dari pemerintah.

Nonton berita lainnya di JAMBI28.TV

Tak Terima Kena Razia, Warga Bungo Ini Ajak Duel Pol PP

BUNGO (SR28)- Guna memutus mata rantai Covid-19 di Kabupaten Bungo, tim Tim gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Bungo yang berasal dari jajaran TNI, POLRI, SATPOL PP, DISHUB, dan BPBD terus menggelar operasi yustisi. Operasi ini digelar dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan covid-19.

Saat razia digelar, petugas masih menemukan banyak warga yang membandel dengan tidak menggunakan masker dan menjaga jarak. Padahal saat ini wilayah kabupaten bungo telah memberlakukan jam malam lantaran masih masuk dalam zona oranye.

Salah satu kejadian yang menyita perhatian masyarakat sekitar lokasi razia adalah saat ada 2 pemuda yang diperkirakan merupakan warga sekitar membantah intruksi-intruksi yang dikeluarkan oleh tim gabungan. Mereka tidak terima dirazia dan dikenakan hukuman push up. Sontak, kejadian itu membuat petugas menjadi bersitegang bahkan hingga nyaris baku hantam dengan 2 pemuda yang mengendarai kendaraan roda dua tersebut.

"Kami adolah masker, cuma dak tepake bae, lupo.. ai kau ni siapo. aku tingok namo kau, besok aku cari kau" ujar salah satu pemuda yang terjaring razia tersebut sembari menantang aparat dari Pol PP.

Meski terjadi cekcok panas, namun pemuda tersebut akhirnya menuruti perintah petugas dengan melakukan push up sebanyak 10 kali.

Razia tersebut dilakukan dikawasan pasar bawah Kabupaten Bungo pada Rabu malam (14/10).
Dalam razia tersebut, petugas gabungan mendapati 79 warga yang belum mengenakan masker saat berada dikeramaian.

Kakak Elma Theana Jadi Korban Malpraktik Klinik Kecantikan

JAKARTA - Aktris Elma Theana mengungkapkan kekesalannya pada salah satu klinik kecantikan usai sang kakak, Rency Milano diduga jadi korban malpraktik. Dalam sesi jumpa pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Elma meminta pertanggungjawaban pihak klinik.

“Sekarang ini kita lagi menunggu itikad baik dari klinik tersebut,” ujarnya pada 26 Juli 2020.

Elma Theana sebelumnya sengaja mengunggah kondisi Rency di Instagram usai melakukan perawatan di klinik tersebut. Kata Elma, pihak klinik mengabaikan keluhan Rency yang mengalami masalah di bibir usai perawatan.

“Terus terang saya sebagai adik enggak terima ya kakak saya tidak ditanggapi dengan baik. Makanya waktu itu saya masukin Instagram saya supaya dia tahu,” terangnya.

Namun untuk saat ini, pihak klinik kabarnya sudah bersedia diajak berunding untuk menyelesaikan masalah. Dalam penjelasannya, Elma mengatakan bahwa pihak klinik menerima tawaran mediasi dari Rency.

“Tapi sekarang kita melakukan mediasi, pengacara Rency. Supaya ada pertanggungjawaban lah,” kata dia.

Besar kemungkinan, pertemuan antara kakak Elma Theana dengan pihak klinik akan dilangsungkan dalam waktu dekat. “Insya Allah enggak lama lagi kita akan mengadakan pertemuan dengan klinik yang bermasalah itu,” pungkasnya. (Okezone)

Latest News

Tak Layak Masuk Dalam Pemiliharaan, Aktivis Endus Dugaan Korupsi Uang Negara Di Pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tanjabbar

KUALA TUNGKAL (SR28) - Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 (Satu)...

Di Akhir Jabatannya, Bupati Safrial Resmikan Proyek Fisik Infrastruktur 2016-2020

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. Ir.H.Safrial didampingi Wabup Drs. H. Amir Sakib, Senin (11/01/21) kemarin di Laman Orang...

Yuk Intip, Ini Daftar Kekayaan 5 calon Kapolri

JAKARTA (SR28)- Perrgantian Kapolri direncanakan akan rampung pada akhir Januari 2021 ini. Sederet nama pun mulai muncul ke publik, mulai dari petinggi...

Nelayan Melihat Pesawat Jatuh Saat Hujan Deras di Sekitar Lokasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182

JAKARTA - Berdasarkan informasi dari Kepala Seksi Pemerintahan dan Transit Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Surachman mengatakan, nelayan Pulau Lancang mendengar ledakan di...

LSM Petisi: Hasil Kerja Pembangunan Sarana Dan Prasarana MTQ Didesa Tungkal 1 Tanggung Jawab PPK-PPTK

KUALA TUNGKAL (SR28) – Terkait hasil kerja pembangunan Sarana dan Prasarana MTQ Tingkat Provinsi Jambi yang berada di Desa Tungkal 1 Kecamatan...

Music

DPRD Tebo Soroti Guru Tak Pakai Masker

TEBO (SR28) - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tebo tingkat SMP, SD maupun TK, sudah mulai dilaksanakan  pekan ini. Meskipun di tengah wabah Covid-19, belajar tatap muka mulai dilaksanakan.

Proses pembelajaran tetap menerapkan protokol kesehatan, sesuai dengan SOP yang ditetapkan oleh pemerintah. Seperti terlihat di lapangan, tampak wali murid saat mengantar dan menjemput anak mereka sudah menggunakan masker. Namun ada pandangan yang menarik perhatian, justru para guru di salah satu sekolah tak menggunakan masker saat berada di lingkungan sekolah.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi I DPRD Tebo, Andri angkat bicara. Dirinya sangat menyayangkan hal ini bisa terjadi. Seharusnya ketika pembelajaran tatap muka dimulai, proses pembelajaran menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kepada dewan guru dan murid saat memasuki areal sekolah, diwajibkan memakai masker sebagai upaya antisipasi penyebaran Virus Corona," kata Andri.

Selain dewan guru dan murid, penerapan yang sama juga di instruksikan kepada warga yang masuk ke areal sekolah, agar mengikuti protokol kesehatan.

Andri juga mengatakan akan membahas hal ini bersama ketua Komisi DPRD Tebo.

"Nanti kita akan turun ke lapangan, untuk memastikan apakah pihak sekolah menjalankan instruksi yang telah ditetapkan sebelum pembelajaran tatap muka.

Kedepan, dewan akan terus memantau sekolah dalam penerapan protokol kesehatan setiap melaksanakan belajar mengajar.

" Jika ada sekolah yang mengabaikan instruksi tersebut, akan diberi peringatan, suhu tubuh siswa juga harus dicek oleh pihak kesehatan maupun sekolah,” ujarnya. (Tim Liputan).

25 Perkara Netralitas ASN Sudah Diproses Bawaslu, Sudah Dapat Rekomendasi Sanksi

JAMBI - Dari 25 perkara netralitas ASN yang diproses Bawalsu, sebagian besar malah sudah mendapatkan rekomendasi sanksi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dan dari keseluruhan, hanya ada dua perkara terkait netralitas ASN yang akhirnya tidak mendapatkan rekomendasi sanksi atau mendapatkan rehabilitasi dari KASN.

Kini, Hanya 4 Wilayah Jambi Yang Berzona Oranye Covid-19

JAMBI - Tingkat penularan Covid-19 di Provinsi Jambi sudah semakin membaik. Kini, hanya ada 4 wilayah di Jambi yang masih berzona oranye resiko penularan Covid-19.

Kantor SAR Jambi Bersiap Hadapi Kemungkinan Buruk Terjadinya Bencana

JAMBI (SR28) - Kantor SAR jambi bersiap ahadapi keungkinan buruk terjadinya bencana di seluruh wilayah Jambi khususnya yang akan terjadi di sepanjang aliran sungai Batanghari.

Perusahaan Bersama Serikat Pekerja dan Serikat Buruh PT LPPPI Bagikan 1500 Masker

TEBING TINGGI (SR28) - PT Lontar Papyrus Pulp and Paper Indystry (PT LPPPI) bersama Serikat Buruh Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian (SB-Hukatan) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI),Serikat Pekerja Demokratis (SPD) melakukan sosialisasi dan edukasi disiplin penggunaan masker untuk warga masyarakat di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (6/10).

Sebanyak 1500 masker telah dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sepanjang jalan simpang pasar KM2.5.

Pimpinan PT LPPPI bersama ketua SB Hukatan, ketua SPD bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi memperketat disiplin penggunaan masker untuk mentaati protokol kesehatan yang berlaku, mengingat masih tingginya penyebaran Covid19 di Provinsi Jambi.

Ketua SB-Hukatan Hasian Marbun mengatakan, sangat mengapresiasi atas upaya yang dilakukan oleh perusahaan, dengan berkolaborasi bersama serikat buruh yang ada di perusahaan hal ini merupakan langkah yang tepat untuk mencegah penyebaran Covid19 di Kecamatan Tebing Tinggi, khususnya di wilayah sekitar perusahaan.

"Kita berharap kegiatan sosialisai ketaatan terhadap penerapan protokol kesehatan dan bantuan peralatan kesehatan seperti masker terus dilakukan tidak hanya satu kali ini saja tapi harus berkelanjutan, sekali lagi saya mengapresiasi kegiatan hari ini," ujar Hasian.

Senada dengan SB-Hukatan, Ketua SPD Hadi Hendri juga mengapresiasi atas kerjasama pembagian masker kepada masyarakat

"Kita harap kegiatan ini terus dilakukan selama pandemi Covid-19 masih berlangsung," timpal Hadi.

Ditempat yang sama Pimpinan PT LPPPI, Suparno mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam kegiatan hari ini beliau mengatakan semoga kerjasama ini akan terus berjalan antara Perusahaan, Serikat Pekerja dan Serikat Buruh, serta Pemerintah dapat jalan beriringan untuk mengedukasi masyarakat agar tetap disiplin menggunakan masker sebagai bagian dari adaptasi kebiasaan baru dan penerapan protokol kesehatan.

"Semoga bantuan masker ini dapat bermanfaat seluas-luasnya untuk masyarakat," tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini unsur dari Pemerintah Kecamatan Tebing Tinggi yang diwakili oleh Sekretaris Kecamatan Kunardi, Kelurahan Tebing Tinggi diwakili oleh Usman staff Kelurahan, Kepala Puskesmas Perawatan Pijoan Baru dr. Hj. Silvie Zalerti, Kepala Sub Sektor Tebing Tingggi IPDA R. R Simanjuntak, dan Babinsa Tebing Tinggi Sertu Tri Setyantoro. (Sabri)

Culture

- Advertisement -

Haris-Sani Goyah, Partai Berkarya Versi Tommy Soeharta Tak Diakui Kemenkumham

KOTA JAMBI (SR28)- Kedinamisan politik terus terjadi di pusat hingga daerah menjelang Pilkada 2020 mendatang. Kabar teranyar datang dari Partai Berkarya. Partai yang disebut-sebut punya keluarga mantan presiden RI ke-2 tersebut mengalami dualisme hingga berujung pada sengketa keabsahan siapa yang memiliki legitimasi menjadi ketua partai.

Konflik runcing antara Tommy dan Muchdy PR berujung pada Munaslub yang digelar pada 11-13 juli 2020 kemarin. Dalam munas tersebut, Muchdy terpilih sebagai ketua umum yang sah Partai Berkarya.

Pada rabu siang (5/8), Kementerian Hukum dan HAM resmi memutuskan ketua umum Partai Berkarya adalah Muchdy PR.

Pergantian Ketum Partai Berkarya tersebut disebut-sebut berimplikasi pada dukungan disejumlah daerah, termasuk Jambi. Untuk Provinsi Jambi, Partai Berkarya telah resmi memutuskan bahwa mereka mendukung Alharis-Sani.

Menyikapi hal tersebut, tim sukses Alharis Hasan Mabruri mengaku jika dia dan tim telah memiliki plan lain jika akhirnya dukungan diarahkan ke pasangan lainnya.

"langkah antisipasi sudah kita siapkan" katanya kepada wartawan

Hasan juga optimis jika dukungan Partai Berkarya tidak akan berpaling dari Alharis mengingat hubungan Alharis dengan ketua Partai Provinsi Jambi sangat akrab.

Jurnalis: Muhammad Sidik

Fachrori Lepas Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku

KERINCI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum, menaruh harapan besar akan pembangunan perkebunan serta peningkatan ekonomi masyarakat saat melakukan Pelepasan Ekspor Perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku, Selasa (28/7/2020).

Fachrori mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui Pelabuhan Talang Duku yang tentunya dapat memberi dampak positif bagi pembangunan serta perekonomian Jambi.

Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar saat penyerahan dokumen

"Dampak positif pada nilai jual dan nilai tambah Kopi Kerinci juga dapat meningkatkan kesejahteraan secara langsung maupun tidak langsung bagi petani dan keluarga," ungkap Fachrori.

Hadirnya Kopi Kerinci di Belgia memberi ruang dan kesempatan bagi petani dalam hal pemasaran yang terkadang menjadi kendala saat masa panen tiba.

"Mengurangi tingkat kejenuhan pasar kopi dalam negeri dan harapan lain kita dapat menjaga ekosistem lingkungan dengan mengikuti arahan pihak terkait yang melakukan pendampingan bagi petani," sambung Fachrori.

Selanjutnya, Gubernur Jambi menegaskan kepada semua pihak untuk berupaya menjamin iklim pertanian yang kondusif dan stabilisasi harga ditingkat petani dengan terus berinovasi agar tata niaga tetap stabil, serta harus berinovasi termasuk mencari pembeli baru dari luar negeri.

"Saat kopi melimpah, tidak terjadi penurunan harga dan ini momentum kebangkitan Kopi Kerinci dan kopi daerah Jambi lainnya," ujar Fachrori.

Fachori Umar menyatakan bahwa Provinsi Jambi memiliki potensi besar untuk mengembangkan komoditas perkebunan rakyat, seperti kopi, kayu manis, karet, pinang, dan kelapa. “Pendampingan organisasi petani oleh Rikolto salah satunya membantu menjembatani petani kopi di Jambi untuk memasuki pasar Eropa. Kami ingin mengajak organisasi petani untuk terus meningkatkan kualitas kopi, juga praktik budidaya yang lebih baik dan ramah lingkungan, sehingga pendapatan petani juga meningkat secara berkelanjutan.”

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal mengaku sangat senang dengan kegiatan yang langsung dirasakan masyarakat Kerinci, khususnya petani kopi dengan terealisasinya ekspor tersebut. "Kata tidak cukup untuk ungkapkan terima kasih atas kegiatan ini yang telah memberi perhatian serta pemasaran yang mempermudah penjualan dan peningkatan harga di masyarakat," ungkap Bupati Kerinci.

Bupati Kerinci, H.Adi Rozal saat menyampaikan sambutan

Adi Rozal mengatakan, pelepasan ekspor perdana Kopi Kerinci melalui pelabuhan Talang Duku memberi semangat bagi petani kopi yang menunggu masa tanam 2,5 - 3 tahun menjelang masa panen. "Dulu, harga empat ribu sekarang bisa 20 ribu sekilo, dan Kopi Kerinci tingkat keasaman yang sangat baik setelah dites labor. Untuk itu, jaga kualitas dan ikuti standar eksportir," terang Adi Rozal.

Kepala Badan Karantina Pertanian Provinsi Jambi Kelas I, Guntur,SP,MM menyampaikan bahwa komoditas ekspor yang dilepas perdana ke Benua Eropa ini bernilai Rp1,4 miliar yang selama ini ekspor Kopi Kerinci dan juga komoditas lainnya dilakukan melalui pelabuhan yang ada di luar Provinsi Jambi.

"Akhirnya bisa lakukan ekspor langsung melalui Jambi, biasanya melalui Belawan Medan, Teluk Bayur Padang, bahkan Teluk Panjang Lampung dan harapan kita tambah volume, frekuensi guna meningkatkan perekonomian. Kita masih ada kayu manis, cangkang sawit/PKE, sarang burung walet, kelapa. Ada 24 jenis dengan tujuan 32 negara," ujar Guntur.

Guntur menambahkan, Jambi yang memiliki komoditas unggulan yang telah laris di pasar global, namun selama ini masih dilalulintaskan melalui pelabuhan di luar Jambi. Produk pertanian tersebut antara lain kulit kayu manis (Cassiavera) yang juga berasal dari Kabupaten Kerinci dan Merangin, cangkang sawit, sarang burung walet, dan kelapa bulat asal Tanjung Jabung Timur.

Kopi Kerinci berdasarkan data dari sistem perkarantinaan, IQFAST di Karantina Pertanian sepanjang Januari hingga Juli 2020 telah difasilitasi ekspornya sebanyak dua kali pengiriman dengan total 16,25 kilogram tujuan Hongkong.

Koperasi Koerintji Barokah Bersama yang berlokasi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, mengekspor 15,9 ton kopi Arabika Spesialti ke Belgia, dengan pendampingan LSM Rikolto. Koperasi Koerintji Barokah akan mengirimkan sebanyak 290 karung kopi (15,9 ton) Arabika Spesialti dalam 5 varian proses ke ‘Sucafina Specialty’, perusahaan kopi berbasis di Antwerp, Belgia, yang menghubungkan kopi berkualitas dari organisasi petani dengan roaster di kawasan Asia Pasifik, Amerika, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Meskipun ekspor kali ini merupakan ekspor perdana yang dilakukan secara mandiri oleh Koperasi Koerintji Barokah, namun Koperasi ini telah berhasil menjual kopinya ke pasar internasional sejak 2017 yaitu sebanyak tiga kali ke Belgia, serta ke Amerika Serikat dan Hong Kong. (Muhammad Sidik)

Bupati Turun Ke Pasar Sosialisasi New Normal

MERANGIN - Pemerintah Kabupaten Merangin mengajak masyarakat di Bumi Tali Undang Tambang Teliti  untuk melakukan aktivitas sebagaimana biasanya dengan tetap mematuhui protokol kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S Sos, MH saat mensosialisasikan new normal di pusat perbelanjaan dan pertokoan di Pasar Baru dan Pasar Bawah Bangko dengan menggunakan pengeras suara milik Polres Merangin. Diatas mobil tersebut Bupati Merangin juga didampingi Kapolres Merangin dan Dandim 0420/Sarko dan diikuti rombongan mobil pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

‘’Kita mulai hari ini mulai melaksanakan aktivitas sebagai mana biasanya, dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan, baik di pusat perbelanjaan, tempat ibadah dan aktivitas lainnya,’’ kata Bupati Merangin saat mensosialisasikan new normal, Rabu, 3 Juni 2020.

Dijelaskan orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin itu, warga merangin tetap menggunakan masker, cuci tangan saat masuk ke kantor, ke pusat perbelanjaan, ke rumah ibadah dan juga tetap menjaga jarak atau tidak melakukan kerumuman massa.

Silahkan buka rumah ibadah, tapi di halaman disiapkan cuci tangan dengan air mengalir dan pakai sabun. begitu juga di pertokoan, orang yang berbelanja dalam kondisi bersih dan bapak ibuk bersih, tapi yang beli tentu tentu bersih. ‘’Bapak ibuk kita mulai new normal, inilah cara baru kita berakktivitas seperti biasa dalam pendemi corona,virus corona tidak bias di lihat,  tidak bisa di raba, tapi dia ada, ikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah,’’ harap Bupati Merangin.

- Advertisement -

Must Read

Wacana Uji Swab Gratis, Tidak Sepenuhnya Gratis

JAMBI - Pembebasan biaya uji Swab Covid-19 yang diberikan bagi masyarakat ini, dilakukan dalam upaya pencegahan penularan Covid-19. Artinya digratiskan untuk masyarakat yang sudah terkontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ataupun dalam rangka tracking dan tracing Covid-19.

Bupati Buka Wabiner seris SKK Migas PetroChina – Pemkab Tanjab Barat

KUALA TUNGKAL (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. Ir. H. Safrial MS buka secara langsung Webiner Seris Pemkab Tanjab Barat bersama SKK Migas-PetroChina melalui video virtual dari ruang rapat Bupati, Kamis(09/07). Turut hadir mendampingi bupati, Sekretaris Daerah, Kepala Bappeda, dan Kasdim 0419/Tanjab.

Wabiner Seris juga diikuti secara Video Virtual oleh Direktur Promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat Kementrian kesehatan RI dr. Riskiyana, Kepala perwakilan skk migas sumbagsel Adiyanto, vp HR (vice president dan human relations) petro china Dencio Ranato boele.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan saat ini pemerintah telah mengenalkan konsep new normal yang dinarasikan sebagai adaptasi Kebiasaan baru. Menurtnya,adaptasi Kebiasaan baru ini dimaksudkan agar masyarakat bisa bekerja,belajar, dan beraktivitas dengan produktif dan aman dari covid 19 meski di masa pandemi.

"Adaptasi kebiasaan baru diperlukan agar kita dapat berkegiatan sehingga ekonomi,tetap bergerak dengan tindakan mengabaikan protokol Covid-19. "Beberapa Fasilitas umum menjadi perhatian karena merupakan sentra ekonomi ataupun sosial dan budaya yang di Daerahnya rentan," ujar ya

Lanjut Bupati menyampaikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai salah satu kabupaten terdampak covid 19, telah melakukan berbagai upaya dan langkah baik pencegahan, penanganan, maupun mengatasi dampaknya. Salahsatunya dengan mengeluarkan himbauan nomor 791 tahun 2020 yang menuntut masyarakat turut berperan serta dalam mencegah meluasnya wabah covid 19.

Mengakhiri sambutanya, Bupati berharap tujuan penyelenggaran Wabinar dalam menyampaikan edukasi tentang adaptasi kebiasaan baru, mendukung program pemerintah dalam upaya penghentian penyebaran mata rantai covid 19 dengan kebiasaan baru dalam berkegiatan melalui interaksi digital dan mensosialisasikan praktik-praktik baik yang sudah dilakukan di Daerah lain dapat tersampaikan dengan baik.

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK migas Sumbagsel Adiyanto dalam laporannya menyampaikan perusahaan petrochina telah melakukan berbagai upaya pencegahan terkait pandemi covid 19, diantaranya tetap memastikan kesehatan karyawan berupa pemeriksaan karyawan, pengurangan jumlah karyawan yang bekerja dilapangan, mewajibkan penggunaan masker bahkan mengganti pola makan dari prasmanan menjadi nasi kotak, pengurangan acara keramaian yang melibatkan banyak orang dan melakukan upaya  desinfeksi area serta menerapkan protokol kesehatan.

"Bagi masyarakat kami juga memberikan bantuan diantaranya alat pelindung diri berupa masker, beras, paket sembako, dan sarana cuci tangan bagi yang terdampak covid 19," pungkasnya. (Sabri)

Gara-gara Cemburu, Seorang Pria di Jambi Bunuh Mantan Tetangganya

KOTA JAMBI (SR28) - Seorang pria di Kota Jambi tega menghabisi nyawa seorang pria yang adalah mantan tetangganya karena terbakar api cemburu. Kejadian penikaman terjadi di kelurahan Thehok, kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi pada Rabu malam.

Saat kejadian, korban sedang menonton tv di rumahnya dan dengan tiba-tiba pelaku datang dan langsung menikam korban sebanyak 7 tusukan sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Gara-gara Cemburu, Seorang Pria di Jambi Bunuh Mantan Tetangganya

Gara-gara Cemburu, Seorang Pria di Jambi Bunuh Mantan Tetangganya

Posted by JAMBI28 TV on Friday, September 18, 2020
Sumber: JAMBI28.TV

Bupati Safrial Hadiri Peresmian Mushola Fakultas Perternakan UNJA Provinsi Jambi

JAMBI (SR28) - Bupati Tanjung Jabung Barat DR. Ir. H.Safrial yang juga merupakan civitas akedemika dan Alumni Fakultas Pertenakan Universitas Jambi (UNJA) menghadiri acara Peresmian Musholla Fakultas Perternakan Universitas Jambi, Selasa (11/08). Peresmian musholla ditandai dengan pengguntingan pita oleh Safrial.

Dalam Peresmian mushola ini juga turut dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Jambi Prof. Drs. Sutrisno, M. Si, para Dekan Kampus, Dosen, Anggota Komis III DPRD Provinsi Ahmad Fauzi, serta Mahasiswa Fakultas perternakan Universitas Jambi.

Bupati Safrial dalam sambutannya menyampaikan mushola sangat penting terutama sebagai sarana ibadah kepada Allah SWT. Menurutnya, selain bekal ilmu pengetahuan dan teknologi, generasi muda juga perlu dibekali dengan iman dan taqwa.

"Kami di Tanjab Barat, juga berupaya menciptakan generasi muda yang tidak hanya berilmu pengetahuan dan Teknologi (Iptek), namun juga dibekali Iman Taqwa (Imtaq)," ujar Safrial saat berikan sambutan.

Safrial juga mengajak kepada Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jambi untuk mengajarkan generasi muda tidak takut berkecimpung dalam dunia peternakan. Lebih lanjut, Safrial juga sampaikan terkait adanya program hibah ternak yang menurutnya perlu adanya kerjasama dengan Fakultas Peternakan dalam pelaksanaannya."Kami sekarang ada Program Hibah Ternak, keinginan saya fakultas perternakan terlibat dalam hal itu, karena dampaknya cukup bagus.

”Ini akan kami hibah ke Bumdes dan Petani sebagai upaya Pemkab dalam  mendorong ketahanan pangan Tanjab Barat," tandas Safrial.

Sementara itu diwaktu yang berbeda dan ditempat yang sama Rektor Unja Prof. Drs. Sutrisno, M. Si dalam sambutan nya mengucapkan terima kasih  dan apresiasi  Kepada para Alumni Fakultas Peternakan atas atas partisipasi dan kontribusi dalam Pembangunan Mushola.

” Sejalan dengan Bupati, menurutnya sarana ibadah seperti musholla, merupakan hal penting dalam rangka pembentukan moral generasi muda,”pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Tanjab Barat juga serahkan bantuan guna penyelesaian pembangunan musholla Fakultas Peternakan Universitas Jambi. (Sabri)

SUNGAI BATANGHARI TERANCAM PENCEMARAN ZAT KIMIA

Oleh:  Dwita Sari Fathina
(Mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta)

Sungai Batanghari merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatera dan merupakan salah satu objek wisata di Provinsi Jambi. Selain itu, Sungai Batanghari juga dimanfaatkan masyarakat untuk menopang berabagai aspek kehidupan, seperti jalur transportasi, perdagangan dan sumber utama pencaharian bagi masyarakat. Sungai yang berwarna cokelat ini menjadi tempat masyarakat bergantung hidup mulai dari mencari nafkah serta menjadi tempat Mandi Cuci Kakus (MCK).

Sungai Batanghari memiliki hasil perikanan yang sangat melimpah, di sana terdapat juga berbagai macam sumber daya alam yang dapat diolah seperti pasir, emas, dan lainnya yang menyebabkan pihak-pihak tertentu ingin berinvestasi dan tertarik untuk mengeksploitasinya. Sungai Batanghari di tercatat memiliki 132 spesies ikan bahkan ada 76 jenis ikan yang dapat di konsumsi dan 56 jenis ikan hias.

Besarnya potensi perikanan di daerah ini membuat warga yang tinggal di pinggiran sungai menjadikan tempat ini sebagai sumber mata pencaharian masyarakat yaitu sebagai nelayan. Komoditas perikanan yang ditangkap oleh nelayan di Sungai Batanghari yaitu ikan-ikan sungai seperti Juaro, Lampam, Patin, Sengarat, Lais, Seluang, Udang Kecil, Kalui/Gurame, Lambak, Belida, Betulu, Tapah, Tilan, Bajubang, Baung, Pari dan lain sebagainya

Di sisi lain, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan tentu akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu kegiatan penambangan yang mengeksploitasi bahan galian adalah berupa emas. Kegiatan ini bersifat illegal karena tidak dilandasi aturan atau tanpa memperoleh perizinan dari pemerintah pusat ataupun daerah. Saat membersihkan emas yang diambil dari sungai, penambang memisahkan butir-butir emas dan kotorannya di badan Sungai Batanghari dengan menggunakan zat kimia berupa air raksa. Penggunaan air raksa secara berlebihan serta pembuangannya langsung ke sungai dapat menimbulkan pencemaran. Air sungai yang tercemar dapat menimbulkan dampak yang serius terhadap penurunan kualitas dan kuantitas sumber daya ikan karena zat kimia dapat mengkontaminasi ikan-ikan di sungai melalui rantai makanan.

Dengan kondisi sungai yang sudah tercemar akan menimbulkan berbagai permasalahan dan merugikan berbagai pihak. Beberapa jenis ikan seperti ikan belida, betulu, patin, tapah, dan ikan lampam sudah sangat langka atau susah ditemukan di sungai Batanghari, hal ini dikarenakan ikan-ikan tersebut sudah tidak dapat bertahan hidup di sungai yang sudah tercemar limbah air raksa hasil kegiatan eksploitasi emas (PETI) di sungai ini.

Pencemaran zat kimia dari kegiatan tersebut dapat menyebabkan potensi ikan-ikan di perairan Sungai Batanghari semakin terancam serta merugikan kondisi ekonomi para nelayan serta kondisi sosial warga sekitar. Keberadaan ikan-ikan di sungai Batanghari telah memberikan kontribusi yang baik bagi penghasilan nelayan tetapi dengan pencemaran air sungai yang ditimbulkan oleh pihak penambang membuat para nelayan dapat kehilangan mata pencaharian mereka. Tidak hanya nelayan tetapi juga warga yang tinggal di pinggiran Sungai Batanghari juga tidak dapat menggunakan air sungai tesebut sebagai kebutuhan sehari-hari dan seringnya anak-anak yang  bermain di sungai batanghari dapat terinfeksi zat kimia yang dapat menyebabkan penyakit tifus, kolera, hepatitis, dan lainnya. Maka, orangtua mereka harus menghimbau agar anak-anak mereka tidak bermain di air sungai yang masih tercemar oleh zat kimia.

Dengan begitu, untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menjaga kualitas air Sungai Batanghari dari pencemaran zat kimia, Pemerintah Daerah (Pemda) harus mensosialisasikan standar yang tegas untuk batasan pencemaran air sungai, memberi hukuman yang pantas bagi pihak yang masih membuang limbah perusahaan atau membuang zat kimia, serta membuat alat atau teknologi yang dapat mencegah dan mengatasi pencemaran air di sungai.

Pemerintah daerah juga dapat memberikan himbauan kepada masyarakat bahayanya atau akibat menambang emas ilegal yang bisa membahayakan dan merusak lingkungan yang dapat menimbulkan kerugian terhadap orang banyak. Lebih dari itu, seharusnya pemerintah juga bisa lebih memperhatikan warganya dengan menyediakan lapangan pekerjaan, agar warga tidak menjadikan tambang emas illegal sebagai mata pencarian.

Akhirnya, untuk menjaga kelestarian Sungai Batanghari ini, semua orang harus mengambil perannya. Warga juga dapat membantu pemerintah untuk mencegah pencemaran air sungai dengan mengelola sumber daya alam yang ada karena peran warga akan mempengaruhi kelangsungan sumber daya tersebut, dengan demikian pencemaran air sungai dapat dicegah. Bersama kita menjaga lingkungan untuk kelestarian alam semesta.

Fachrori Umar Support Budidaya Mangrove di Tanjung Jabung Barat

KUALA TUNGKAL (SR28) – Gubernur Jambi Dr.Drs.H.Fachrori Umar.M.Hum menegaskan bahwa hutan mangrove harus dilestarikan karena manfaatnya sangat penting, baik untuk menjaga ekosistem air dan fauna dalam ekosisten tersebut maupun manfaat terhadap udara, karena memiliki kemampuan menyimpan karbon 5 kali lebih baik dari hutan daratan, serta dapat mereduksi besarnya gelombang tsunami. Fachrori mengajak masyarakat dan semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama melestarikan hutan mangrove. Hal tersebut disampaikan Fachrori dalam Peringatan Hari Mangrove se Dunia Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2020, bertempat di Pelabuhan Roro Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (03/08/2020).Fachrori mengatakan, kegiatan penanaman mangrove dalam rangka Hari Mangrove se Dunia kali ini dilaksanakan di 10 provinsi di Pulau Sumatera yaitu Provinsi Jambi, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepualauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung. ”Penaman mangrove dipusatkan di Provinsi Bangka Belitung, yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo dengan penanaman mangrove sebanyak 2.020 batang di setiap provinsi, yang melibatkan jajaran  pemerintah daerah dan kelompok tani,” kata Fachrori.Pada kesempatan ini Fachrori mengajak seluruh kelompok tani dan nelayan untuk ikut menggelorakan semangat menanam mangrove, untuk memberikan kontribusi dalam rehabilitasi dan pelestarian hutan mangrove di Provinsi Jambi.“Ekosistem mangrove merupakan sumber daya lahan basah wilayah pesisir dan sistem penyangga kehidupan dan kekayaan alam yang nilainya sangat tinggi. Untuk itu, perlu upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan secara lestari untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Fachrori.Fachrori mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sangat menaruh perhatian akan kelestarian ekosistem mangrove, karena mangrove banyak memiliki fungsi dan manfaat, diantaranya pelindung erosi dan abrasi air laut, penyangga dan pencegah intrusi air laut, tempat berlindung dan berkembang biaknya berbagai jenis fauna dan biota laut, sumber pendapatan masyarakat, penyimpan karbon serta sebagai mitigasi bencana. ”Provinsi Jambi memiliki sebaran ekosistem mangrove seluas 9.347,61 hektar terdapat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat seluas 4.165,65 hektar dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur seluas 5.181,99 hektar,” tutur Fachrori.Fachrori menjelaskan, dari hasil penelitian bahwa hutan mangrove memiliki kemampuan menyimpan karbon 5 kali lebih baik dari hutan daratan serta dapat mereduksi besarnya gelombang tsunami, maka ekosistem mangrove perlu tetap terus dipertahankan sebagai bagian dari upaya untuk menangani masalah lingkungan. ”Perlu kita sadari bahwa kebiasaan dalam keseharian kita yang turut menyebabkan kerusakan ekosistem mangrove diantaranya konservasi lahan menjadi area pengunaan lain, perambahan, pencemaran, perluasan tambak, serta praktek budidaya yang tidak berkelanjutan. Perubahan bentang lahan terutama menjadi tambak menyebabkan terlepasnya emisi karbon yang dapat berkontribusi dalam peningkatan suhu bumi,” jelas Fachrori.“Bagi daerah pesisir pantai yang panjang seperti Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mangrove (bakau) sangat penting, selain untuk kelestarian ekosistem, juga berperan menjaga daratan jika gelombang besar, terutama tsunami yang ditakuti, melanda,” pungkas FachroriMenteri Lingkungan Hidup RI yang diwakili Staf Khusus Menteri LHK Bidang Koordinasi Jaringan LSM dan Analis Dampak Lingkungan Ir.Hanna Adiati,M,Si mengatakan, setiap tanggal 26 Juli diperingati sebagai Hari Mangrove se Duniia, dan Indonesia sebagai negara maritim dengan dua pertiga luas wilayahnya adalah lautan serta Indonesia memiliki luas hutan mangrove terbesar di dunia. “Luas bakau Indonesia menurut data pada tahun 2019 mencapai 3,31 juta hektar, dimana seluas 2,67 juta hektar atau 81 persen merupakan mangrove dalam kondisi baik. Sudah sewajarnya kita mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat yang terkandung dalam mangrove yang dikelola selama ini. Kerusakan mangrove disebabkan alih fungsi menjadi pemukiman, perkebunan, pertambangan ilegal, perkembangan infrastruktur percemaran limbah,” terang Hanna Adiati.Hanna Adiati menjelaskan, hutan mangrove sangat mendukung upaya penurunan emisi gas (gas rumah kaca) rumah tangga penyebab perubahan iklim, untuk itu perlu langkah-langkah untuk pencegahan kerusakan mangrove yang lebih luas supaya dapat dipulihkan secara efisien dengan rutin penanamannya. “Kita menyelenggrakan penanaman ini bertujuan agar masyarakat khususnya di Tanjung Jabung Barat menjadi sadar akan pentingnya menjaga  hutan mangrove yang merupakan benteng pertahanan terhadap potensi bencana, dan sekaligus menjaga ekosistem darat dan laut,” pungkasnya.Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr.Ir.H.Safrial,MS menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama-sama Forkopimda setiap tahunnya selalu mengadakan penanaman mangrove (tanaman bakau) sebagai pelindung bagi hewani. Ada tiga manfaat hutan mangrove di Tanjung Jabung Barat: pertama, tempat pelindungan udang ketak, kedua tempat berkembang biaknya kerang, dan ketiga tempat berkembang biaknya kepiting“Selama ini, hutan mangrove ini ditebang, dijadikan arang untuk dijual sebagai penambah ekonomi masyarakat, tapi sekarang sudah dilarang selama 3 tahun ini. Kita harus melestarikan hutan mangrove ini karena banyak manfaatnya” ujar bupati. Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI M.Zulkifli turut hadir dalam acara tersebut.

Humas Pemprov Jambi

Lifestyle Magazine

Besok Divaksin, Begini Kondisi Kesehatan Jokowi

JAKARTA - Sekretariat Presiden memastikan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (13/1) besok di Istana Kepresidenan Jakarta. Proses vaksinasi untuk presiden juga akan disiarkan langsung melalui kanal media sosial Sekretariat Presiden. 

“Nangkul”, Tekhnik Menangkap Ikan Warisan Leluhur

Kayu nan kokoh bertahun-tahun itu tampak terpancang disepanjang bibir Danau Sipin. Dia ditopang dengan kekayuan yang lebih kecil ukurannya bersusun seperti huruf X. Tampilannya makin eksotik dengan 2 bambu sebagai jangkar dari jaring-jaring perangkap ikan. Sesekali jaring-jaring direndam ke air.

Beberapa saat kemudian jaring tadi diangkat ke permukaan. Tampak ikan-ikan bergelantungan di jaring. Itulah kira-kira visualisasi alat tangkap ikan yang sedari dulu hingga kini digunakan oleh masyarakat sekitaran Danau Sipin dan Sungai Batanghari dengan istilah Tangkul. Berbagai kalangan menilai Tangkul adalah salah satu alat tangkap ikan yang ramah lingkungan. Tak perlu umpan, apalagi racun dan setrum.

Semua dilakukan secara manual dan berundi nasib keberuntungan dari setiap bagian danau/sungai. Kalau ikan tengah berenang ke area jaring yang ditebar maka besar kemungkianan akan mendapat banyak ikan. Sebaliknya, tak jarang saat ikan enggan berenang di area jaring, pencari ikan pun tak mendapat apapun.

Update Data Corona di Provinsi Jambi Per 3 Agustus 2020

JAMBI - Juru Bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Johansyah menyampaikan update data Corona Provinsi Jambi per 3 Agustus 2020.

Sumber: JAMBI28 TV

Fenomena Dinasti Politik Dan Kotak Kosong, Kegiatan yang Legal Tapi Kurang Disetujui

Pemilu-KADA serentak tahun 2020 ini, yang direncanakan pemilihan pada tanggal 9 Desember 2020, diduga pelaksanaannya masih berlangsungnya Covid 19, menjadi sangat menarik, karena munculnya Dinasti Politik secara terstruktur, systimatis massive (TSM), fenomena ini yang mengarah kotak kosong, atau pasangan tunggal, umumnya berasal dari Dinasti Politik, dan bukan hanya menjadi isu lokal di daerah, melainkan telah menjadi isu nasional.

Pilkada menjadi menarik dan unik, karena para kontestannya, terdiri dari dan merupakan anak dan menantu presiden, anak wakil presiden, anak dan adik para menteri, Bupati atau walikota dan dari keluarga pejabat lainnya.

Memang disadari bahwa Dinasti Politik ini semakin hangat Ketika proses rekruitmen oleh DPP Parpol yang ada di pusat, Dinasti Politik ini bukan muncul sekonyong-konyong, melainkan telah dipersiapkan berbulan bulan yang lalu, bahkan beberapa tahun yang lalu, tentunya Ketika orang tua atau saudaranya dan keluarganya sedang berkuasa. Persiapan-persiapan tersebut tentunya bukan hanya sekedar financial, termasuk Infrastruktur Politik, pemanfatan segala potensi dan infrastruktur yang ada di wilayah, baik SDM, Proyek, SDA, sponsor dll.

Dengan persiapan-persiapan tersebut, sehingga dalam proses rekruitmen di DPP yang diawali dengan proses di tingkat tapak, fakta sampai hari ini, ada indikasi mengarah pemborongan partai pengusung oleh Baca-KADA dari Dinasti Politik atau partai yang minta diborong oleh Baca-KADA dari Dinasti Politik, sehingga mempersulit Baca-KADA yang non Dinasti Politik untuk mendapatkan partai pengusung baik sendiri maupun koalisi.

Indikasi borong partai memang sangat kental, karena Baca-KADA dari dinasti Politik telah melakukan pendekatan melalui Infrastruktur Politik dari daerah sampai ke pusat, dalam hal ini Dewan Pimpinan Pusat (DPP), dan bahkan beberapa Partai Politik yang masih memberikan signal akan memberikan rekomendasi ke Baca-KADA Dinasti Politik.

Kondisi ini tentunya tidak saja tidak merusak demokrasi, melainkan akan menghancurkan demokarsi itu sendiri, karena menghambat para Baca-KADA lainnya untuk ikut berkompetisi, karena kecenderungan Rekruitmen bukan berbasiskan Integritas, visoner, track record dll, namun berindikasi lebih menonjolkan “ISI TAS”. Kondisi ini sudah memunculkan dagang sapi dan demokrasi yang bersifat liberal murni, yang memberi kesan bahwa Dinasti Politik dan Kotak Kosong merupakan pemilu-KADA adalah sistem kerjaaan berbungkus Demokrasi.

Dinasti Politik muncul, sebagai bagian dari keinginan dan keserakahan para pejabat, yang memaksakan diri dan ingin keluarganya berkuasa. Keangkuhan para elite, dalam menempatkan sanak familynya, menjadi penerus kekuasaannya. Akhirnya, orang lain tak boleh berkuasa. Orang lain tak boleh menjabat apa-apa. Seolah-olah hanya keluarga pejabat tersebut, yang berhak untuk berkuasa dan memiliki jabatan. Seolah-olah rakyat yang berprestasi, tak boleh menjadi kepala daerah.

Dinasti Politik yang muncul akhir-akhir ini, lebih diwarnai oleh politik aji mumpung. Mumpung ayahnya presiden, mumpung ayahnya wakil presiden, mumpung kakaknya menteri, mumpung ayah atau ibunya anggota DPR, dan mumpung keluarganya sedang jadi pejabat, mumpung Bapaknya Bupati atau Wali Kota,maka mereka memperluas kekuasaannya, dengan cara mendorong keluarganya jadi kepala daerah.

Akibat dari dinasti politik yang menginkan kekuasaan dengan mudah, berusaha untuk memborong partai sebagai sebuah scenario yang dimainkan dan akan menciptakan pasangan tunggal atau kotak kosong, sehingga fenomena Pemilu-KADA kotak kosong muncul dan bahkan kian Terstruktur, Systimatis dan Masive (TSM) pada 2020.

Tentunya kondisi Pemilu-KADA Tahun 2018 termasuk tahun 2020 dan Pemilu sebelumnya ini hendaknya menjadi catatan bagi Pengamat dan Pembuat UU atau DPR serta penyelengara Pemilu-KADA, bahwa penyebab munculnya kotak Kosong dalam Pemilu-KADA, perlunya penyempurnaan regulasi, baik bagi parpol dan gabungan parpol, maupun bagi kandidat perseorangan.

Sesungguhnya Fenomena Dinasti Politik dan Kotak Kosong, sebagaimana terjadi di Makasar tahun 2018, kotak kosong menjadi pemenang dan Pemilu-Kada akan berlangsung atau dilanjutkan Pemilu-KADA selanjutnya. Sebaiknya fenomena tersebut perlu dipikirkan kembali sehingga sistem pemilu di Indonesia ke depan lebih baik lagi. Karena kemenangan kotak kosong ini tidak memberikan manfaat bagi negara sebab dengan menangnya kotak kosong, pemilihan ulang terpaksa dilakukan dan berdampak pada keuangan negara. Begitu juga kemenangan oleh Pasangan Tunggal yang memberi arti bahwa demokrasi tidak demokrasi.

Dinasti Politik dengan pola dan startegi untuk mendapatkan kekuasaan yang mudah, dengan kekuatan financial yang besar, cenderung ingin menang by atau pasangan tunggal atau kotak kosong, yang berarti Demokrasi sudah rusak dan hampir mati, disamping dapat merugikan negara, karena membebani keuangan kepada negara. Ke depan perlu dipikirkan bagaimana masalah kotak kosong ini. Ini juga merupakan pemikiran bersama sehingga memberikan kefaedahan bagi negara dan bangsa ini. Kita harus memikirkan sistem apa yang harus tepat dilaksanakan barangkali dengan hal-hal lain, tetapi tetap memenuhi asas demokrasi.

Terkesan Dinasti Politik dan kotak kosong karena Parpol terutama kadernya tidak atau kurang bekerja dalam pengertian yang sesungguhnya sehingga para elite parpol akhirnya hanya ”memperjualbelikan” yang memiliki otoritas untuk pemberi rekomendasi bagi setiap Baca-KADA yang hendak berkompetisi dalam pilkada. Ini tentu sebuah ironi di tengah begitu tingginya ekspektasi publik atas peningkatan kualitas demokrasi kita.

Saat ini ada kecenderungan masyarakat pemilih pada wilayah yang kecenderungan adanya dinasti politik yang cenderung memborong Partai Politik dan menciptakan kotak kosong, mulai ditolak oleh masyarakat, dan adanya gerakan social anti dinasti politik. Walaupun sesungguhnya Dinati Politik bukan sebuah perbuatan melanggar hukum konstitusi, namun dari beberapa catatan cenderung merusak demokarsi dan membungkus Demokarsi dengan kerajaan

Dengan memperhatikan factor-faktor tersebut, Dinasti Politik tidak dapat dihentikan, dan merupakan kegiatan legal dan syah, namun Gerakan moral yang bergerak bukan berdasarkan hukum positif, untuk menghentikan dan mencegah harus menjadi Gerakan nasional, dan tidak mungkin adanya kebijakan Undang-undang, maka yang harus dilakukan dari luar kebijakan. Antara lain beberapa cara untuk mengatasinya (1) dengan meningkatkan literasi politik masyarakat agar memilih calon sesuai kompetensinya dan bukan hanya karena populer (modal awal para calon dinasti politik); (2) menghilangkan politik uang dalam pemilihan, agar lebih banyak orang bisa berpartisipasi dalam ajang pilkada/pemilu; (3) Edukasi sosialisasi politik kesemua pemilih baik pemula atau pemilih secara continyu dan konsisten terkait dengan muncul subur Dinasti Politik secara TSM; (4) Pelibatan masyarakat untuk melakukan pengawasan yang peduli dengan Pemilu Langsung, umum bebas dan rahasia, dan pola one man, one vote (OMOV) bekerja sama dengan Lembaga penyelengara dan pengawas, serta Lembaga penegak hukum lainnya, termasuk KPK dan GNPK.

Karena kita semua harus memahami bahwa pemilu sebagai proses demokrasi itu adalah persaingan dalam pemilihan seperti persaingan dalam pemilihan Kepala Daerah, bukan persaingan dengan kotak kosong, sehingga pasangan tunggal itu identic dengan merusak demokrasi dan tidak memenuhi azas pemilu-KADA sebagai sebuah kompetisi. Kompetisi yang sesungguhnya adalah persaingan dalam pemilihan dan pencoblosan di Bilik suara secara Jujur dan Adil, langsun umum bebas dan rahasia (Jurdil, luber) beserta One man, one vote (OMOT).

Memang disadari Dinati Politik bukan kegiatan yang dilarang, maka perlunya Gerakan social yang besifat edukasi politik kepada semua pemilih serta pemantauan dan upaya pencegah serta upaya penegakan hukum secara khusus melalui BANWASLU dan Instansi Hukum terkait, terutama pada Indikasi wilayah yang memiliki indikasi dan munculnya Politik Dinasti, merupakan keharusan, termasuk KPK, GNPK dan masyarakat yang peduli dengan demokrasi dan Pemilu-KADA bersih, melalui pembentukan POSKO Bersama di masing-masing Kecamatan dalam wilayah tersebut sedari dini.

Masyarakat pemilih sangat mengharapkan himbaun kami terkait dengan edukasi politik dan upaya pencegahan dan Tindakan hukum, mohon dapat ditindak lanjuti sedini mungkin, harapan kami dimulai dari pra persiapan, persiapan dan Pelaksanaan sampai pasca pelaksanaan, terutama pada tahapan (1) Proses receuitmen oleh Partai di tingkat tapak, sampai di tingkat Pusat (DPP), (2) Saat sosialisasi pra tahapan; (3) saat kampanye, (4) Saat menjelang pemilihan/Pencoblosan, dan pasca Pencobosan dalam artian perhitungan suara saat di TPS, PPK sampai tingat Kabupatan/kota, merupakan wilayah rawan invisible hand.

Penulis: Syamsul Bahri

25 Perkara Netralitas ASN Sudah Diproses Bawaslu, Sudah Dapat Rekomendasi Sanksi

JAMBI - Dari 25 perkara netralitas ASN yang diproses Bawalsu, sebagian besar malah sudah mendapatkan rekomendasi sanksi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dan dari keseluruhan, hanya ada dua perkara terkait netralitas ASN yang akhirnya tidak mendapatkan rekomendasi sanksi atau mendapatkan rehabilitasi dari KASN.

Video News

- Advertisement -

Pemkot Jambi Kewalahan, Jelang Pencoblosan 176 Petugas KPPS Dinyatakan Reaktif Rapid Test

KOTA JAMBI - Pemkot Jambi seakan tak beraya untuk menangani ratusan warga Kota Jambi yang telah dinyatakan Reaktif itu untuk selanjutnya menjalankan pemeriksaan swab Covid-19.

Guna menanggulangi hal tersbeut. Pemkot Jambi malah meminta bantuan pemerintah Provinsi Jambi untuk memberikan bantuan pemeriksaan swab bagi 176 KPPS reaktif ini.

Bola Panas Pilkada Makin Memanas B1KWK PBB Terbaru Ternyata Dukung ke Cici-Jalil

KUALA TUNGKAL (SR28)- Polemik Dukungan Partai Politik Kepada Bakal Calon Kepala Daerah di Kabupaten Tanjung jabung Barat Semakin menjadi Bola Panas,Hal ini dikarenakan Beredarnya B1-KWK Partai Politik Partai Bulan Bintang (PBB) Yang Menunjukkan Dukungan Kepada Lebih dari 1 Pasang Bakal Calon Bupati/wakil bupati di Kabupaten Tanjung jabung Barat. Setelah PPP yang membatalkan dukungannya ke Paslon Cici - Jalil, Kini Partai Bulan Bintang (PBB) yang di Gawangi Prof Yusril Ihza Mahendra ini mendadak membatalkan Dukungan Dan B1-KWK yang awalnya di Berikan Kepada Pasangan Muklis-Supardi.

B1-KWK yang beredar luas di Media Sosial Menunjukkan Arah Dukungan dan B1-KWK kepada Pasangan Bakal Calon Bupati Hj.Cici Halimah, SE dan Drs.H.Abdul Jalil, MM dimana Pada Frasa SK tersebut DPP PBB Membatalkan Dukungan Kepada Muklis - Supardi dengan alasan Tidak Sesuai dengan Kesepakatan Partai PBB, sehingga Dukungan dan B1-KWK Di Putuskan Di Berikan Kepada Paslon Hj.Cici Halimah, SE dan Drs.H.Abdul Jalil, MM .

Informasi Terkait Pembatalan Surat dukungan dan B1-KWK partai Bulan Bintang ini Di Benarkan Media Center Cici - Jalil yang masih enggan menyebutkan nama nya juga,'dia juga memaparkan Bahwa Tim Koalisi Cici - Jalil telah menerima Putusan Dukungan DPP PBB Yang ditujukan Kepada Pasangan Hj.Cici Halimah, SE dan.Drs.H.Abdul Jalil, tertanggal 1 September 2020  Terkait Hal ini Tim kita Media Center cici - jalil akan mendesak KPUD Tanjung jabung Barat Agar Menganulir Syarat Dukungan Partai Bulan Bintang Kita akan Pertanyakan kepada KPUD Tanjung jabung Barat apalagi pihak KPUD sudah menerima putusan DPP PBB terkait perubahan dan pembatalan Dukungan Partai dan B1-KWK PBB" ujar Media Center Cici - Jalil,"tegasnya. (Sabri)

Minggu Depan Pemprov Jambi Gratiskan Uji Swab

JAMBI (SR28) - Ditargetkan minggu depan, Pemprov Jambi akan menggratiskan Uji Swab di RSUD Raden Mattaher Jambi. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kapasitas pengujian spesimen yang masih rendah.

Terjawab Sudah, Pasangan Alharis-Sani Menangi Pilgub Jambi

JAMBI (SR2)- Setelah saling salip dalam Quick Count hingga diangka 0,2% selama 2 hari terakhir, sore ini (Senin 15 Desember 2020) tim Media Centre Alharis-Sani menyatakan sikap resmi terkait perolehan suara.

Dari hasil resmi pleno 141 Kecamatan yang ada di Provinsi Jambi, teka-teki siapa yang memenangkan Pilgub Jambi 2020 terjawab sudah. Drama seru perebutan suara antara pasangan CE-Ratu dan Haris-Sani yang mendebarkan bagi pendukung, kini boleh dibilang berakhir. Al Haris sang birokrat dan Abdullah Sani sang kiyai, menang!

Direktur Center Haris-Sani, Hasan Mabruri, merilis data, kemenangan Haris-Sani dibuktikan dari Form (Formulir) pengesahan D-Hasil Kecamatan-KWK seluruh kecamatan. Rangkuman semua itu menunjukkan, pasangan dengan jargon Jambi Mantap berhasil menjadi juara dengan meraup 596.589 Suara (38,1 Persen).

Sementara, di posisi kedua ditempati pasangan CE-Ratu dengan jargon Jambi Cerah yang mendapatkan 587.172 suara (37,5 Persen), sedangkan pasangan Fachrori-Syafril dengan jargon Jambi Berkah berhasil mengumpulkan 383.639 suara (24,5 persen).

Bila dilihat dari jumlah total kemenangan Kabupaten, pasangan CE-Ratu berhasil unggul di 5 Kabupaten. Yakni; Sarolangun, Tebo, Batanghari, Tanjabbar dan Tanjabtim. Berikutnya, pasangan Fachrori-Syafril unggul di 3 Kabupaten/Kota, yakni; Bungo, Kerinci dan Sungai Penuh. Sementara pasangan Haris-Sani juga unggul di 3 Kabupaten Kota, yakni; Merangin, Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Meski hanya unggul di 3 Kabupaten Kota, strategi pasangan Haris-Sani boleh dibilang jitu. Sebab, keunggulan tersebut diraih pada kabupaten/kota yang memiliki suara “gemuk”, alias memiliki pemilih paling banyak berdasarkan DPT (Daftar Pemilih Tetap). Seperti Kota Jambi dengan pemlilih terbanyak pertama, Muaro Jambi pemlih terbanyak kedua dan Merangin pemilih terbanyak ketiga.

Di Kota Jambi, pasangan Haris-Sani berhasil meraup 126.334 suara (52,8 persen), jauh unggul dari pasangan CE-Ratu yang meraih 74.407 (31,1 persen), sementara Fachrori-Syafril meraih 38.421 suara (16,1 persen). Kemenangan terbesar Haris-Sani terjadi di Kabupaten Merangin, di mana pasangan nomor urut 3 ini berhasil meraih 116.070 suara atau 69,7 persen, disusul pasangan CE-Ratu 34.443 suara (20,6 persen) dan pasangan nomor urut 3 dengan perolehan 16.122 suara.

Direktur Centre Haris-Sani, Hasan Mabruri S.Sos mengucapkan rasa syukur atas kemenangan ini. Menurutnya, kemenangan ini bukanlah kemenangan Haris-Sani saja, tapi kemenangan seluruh elemen pencinta demokrasi dan rakyat Jambi.

”Bapak Al Haris dan Bapak Abdullah Sani mengucapkan rasa syukur terkait hasil ini. Ini adalah kemenangan demokrasi di Jambi, ini adalah kemenangan seluruh masyarakat, kemenangan ini adalah awal kebangkitan kita untuk membangun Jambi dimasa akan dating,” tutur pria yang akrab disapa Bohok ini.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pendukung dan pemilih Haris-Sani untuk tetap menjaga suasana kondusif sampai proses penetapan nanti.

”Tentu kita semua merasa gembira dengan kemenangan ini, dan sangat wajar bila masyarakat merasa senang. Meski begitu, satu hal yang lebih penting adalah, kita harus kembali merajut kebersamaan, kembali merangkai semangat, kembali menyulam rasa saling memliki, karna sikap ini adalah kekuatan bagi Haris-Sani nantinya dalam menyukseskan pembangunan Jambi untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Terkait merebaknya isu akan ada gugatan dari pasangan lain ke Mahkamah Konstitusi (MK), ia mengaku tidak ingin berspekulasi.

”Saya kira semua kandidat diberi ruang yang sama untuk berekspresi, saya tidak ingin berspekulasi terkait isu tersebut. Namun satu keyakinan saya, semua kandidat adalah orang-orang besar dan tokoh kunci panutan masyarakat Jambi, para panutan kita tersebut saya yakini tidak ingin ada kegaduhan lebih lanjut, karena semua mencintai Propinsi Jambi dan semua pasti ingin Jambi segera membangun dan melaju untuk mengejar ketertinggalan. Sekarang mari kita semua berpikir positif untuk kemaslahatan,” tandasnya.

*rilis

Pemprov Jambi Tolak Pinjamkan Tugu Juang Untuk Deklarasi KAMI

JAMBI (SR28) - Rencana Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) batal melakukan deklarasi pada, Jumat (9/10/2020). Pasalnya, Pemerintah Provinsi Jambi menolak meminjamkan area Tugu Juang untuk digunakan sebagai tempat deklarasi.

"Kami sudah menerima surat dari Pemerintah Provinsi Jambi. Isinya, permohonan izin peminjaman Tugu Juang untuk deklarasi ditolak," jelas Presidium KAMI Provinsi Jambi Amrizal Ali Munir, Senin (5/10/2020).

"Suratnya berbunyi permohonan izin yang KAMI sampaikan tidak dapat dipertimbangkan," tambah Amrizal Ali Munir.

Amrizal memperlihatkan surat yang ditandatangani Sekda Provinsi Jambi. Surat  tersebut tertanggal 29 September 2020 dan diterima KAMI dua hari kemudian.

"Salah satu alasan penolakan adalah alasan keamanan. Menurut kami, alasan tersebut tidak beralasan. Gangguan keamanan apa sih yang diakibatkan dari pelaksanaan deklarasi tersebut? Kalau ada aksi penolakan, ya biarin aja, itu kan bukan gangguan keamanan," jelasnya.

Sementara itu, Komite Eksekutif KAMI Provinsi Jambi Muhamad Usman menyebutkan pihaknya akan mencari lokasi alternatif dan menjadwalkan ulang rencana deklarasi.

"Panitia deklarasi telah merespons surat Pemprov Jambi dan langsung menggelar rapat. Hasilnya, panitia akan menjadwalkan kembali rencana deklarasi. Kami juga akan mencari tempat alternatif untuk deklarasi," ungkap Muhamad Usman.

Muhamad Usman berjanji pelaksanaan deklarasi akan menerapkan protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, menjaga jarak, dan tidak membuat kerumunan.

"KAMI juga akan melakukan deklarasi jika kondisi pandemi sudah membaik. Jika situasinya masih pandemi, kami belum akan melakukan deklarasi," ungkapnya.

Ketua Panitia Deklarasi KAMI Jambi Ika Sonizar menyatakan pihaknya telah menggelar rapat membahas surat Pemprov Jambi.

"Kami bergerak cepat dan langsung menggelar rapat Sabtu (3/10/2020) kemarin. Kami tidak mempermasalahkan jika Pemprov Jambi menolak meminjamkan Tugu Juang untuk dijadikan lokasi deklarasi. Kami sudah  mempertimbangkan sejumlah lokasi lainnya sebagai alternatif lokasi deklarasi," kata Ika Sonizar.

Ika Sonizar mengaku tidak mempersoalkan jika deklarasi harus ditunda.

"Gak apa-apa ditunda, apalagi sekarang situasinya pandemi Covid19 sedang memburuk. Kan ada surat instruksi dari Walikota Jambi, kami akan patuhi. Kami juga tak ingin anggota KAMI ada yang terpapar Covid19," pungkasnya. (Muhammad Sidik)

4 Bandar Narkoba Jaringan Internasioanl Dibekuk Polres Bungo, Sabu Senilai 3 Miliar Diamankan

BUNGO (SR28) - Satuan Narkoba Polres Bungo, Jambi berhasil mengamankan 4 orang bandar dan kurir narkotika jaringan internasional. 4 Orang tersangka tersebut ditangkap dari 2 tempat yang berbeda tanpa perlawanan. Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mengamanakan 2,02 Kg Sabu serta 3.007 butir pol ekstasi senilai 3 Miliar Rupiah.

- Advertisement -

Music

Bawaslu Terima Penetapan DPT Provinsi Jambi Dengan Beberapa Perbaikan

JAMBI (SR28) - Kendati demikian, diterimanya Daftar Pemilih Tetap tingkat provinsi Jambi ini tentunya dengan berbagai sarana perbaikan yang telah disodorkan pihak Bawaslu ke KPU.

Gedung DPRD DKI Langsung Disemprot Disinfektan Usai Seorang Dewan Positif Corona

JAKARTA - Suku Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) DKI Jakarta langsung melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area Gedung DPRD DKI yang terletak di Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, setelah adanya anggota dewan yang terpapar virus Corona (Covid-19).

Dilansir dari Okezone.com, sejumlah petugas Damkar berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap menyisir setiap ruangan yang ada di gedung parlemen Kebon Sirih.

Mereka menyemprotkan cairan disinfektan ke setiap sudut ruangan Gedung DPRD DKI. Saat melakukan penyemprotan, petugas Damkar dikawal oleh petugas keamanan gedung.

"Kita akan semprot di seluruh ruangan," ujar salah seorang petugas Damkar yang tengah menyemprotkan disinfektan, di lokasi, Rabu (29/7/2020).

Diberitakan sebelumnya, seorang anggota DPRD DKI Jakarta dan staf, serta PJLP Setwan terpapar virus corona. Akhirnya, Gedung DPRD DKI ditutup sementara atau lockdown selama lima hari terhitung tanggal 29 Juli hingga 2 Agustus 2020.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi mengatakan penutupan kantor ditujukan untuk sterilisasi dan penyemprotan disinfektan. Sementara itu aktivitas dewan akan dimulai kembali pada Senin 3 Agustus 2020. (Okezone)

Kota Sungai Penuh Duduki Posisi Pertama Se Indonesia Indeks Kerawanan Pemilu

JAMBI28TV - Badan pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI telah merilis Indeks Kerawanan Pemilu Pilkada Serentak Tahun 2020. Dimana, Kota Sungai Penuh menduduki posisi pertama daerah kabupaten kota terawan se Indonesia.

Ardy Daud: Pertanian dan Wisata Harus Tingkatkan Kemajuan Kerinci

JAMBI (SR28) - Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir.Restuardy (Ardy) Daud,M.Sc mengemukakan bahwa potensi pertanian dan pariwisata harus bisa meningkatkan kemajuan dan daya saing daerah Kabupaten Kerinci. Hal tersebut dikemukakan Ardy Daud pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Kabupaten Kerinci Tahun 2020, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Kerinci, Senin (9/11/2020).

Untuk itu, Ardy Daud meminta Pemerintah Kabupaten Kerinci harus terus memanfaatkan potensi pertanian dan pariwisata yang lebih produktif dan inovatif sesuai dengan karakteristik daerah Kerinci demi kesejahteraan masyarakat.

"Kabupaten Kerinci yang terletak di dataran tinggi memiliki keunggulan dan potensi pertanian dan perkebunan, terutama untuk komoditi teh, kopi, dan kayu manis yang memiliki kualitas ekspor. Kita mengetahui kopi produksi Kerinci telah dikenal oleh para pecinta kopi internasional dan telah memiliki brand kopi Sumatera Koerintji," ujar Ardy Daud.

"Berbekal keunggulan dan karakteristik wilayah Kerinci, kita harus terus mendorong daya saing daerah yang berbasis pertanian dengan didorong sektor industri dan pariwisata untuk lebih menggiatkan perekonomian daerah, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia di tahun 2045," tambah Ardy Daud.

Ardy Daud mengungkapkan, Pemerintah Pusat telah menetapkan Kabupaten Kerinci dalam RPJMN 2019-2024 sebagai kawasan strategis pariwisata nasional dan Taman Nasional Kerinci Seblat sebagai cluster destinasi wisata alam prioritas. Pemerintah Provinsi Jambi juga telah menetapkan kawasan nasional Kerinci Seblat dan sekitarnya dalam rencana induk pembangunan kepariwisataan 2016-2021 sebagai kawasan strategis Provinsi Jambi.

"Hal ini didukung dengan keberadaan Bandara Depati Parbo sebagai salah satu simpul jaringan transportasi yang merupakan pintu gerbang perekonomian masyarakat. Semua itu merupakan suatu modal dalam membangun daerah, yang dapat mendorong percepatan pembangunan Kabupaten Kerinci menjadi lebih maju," ungkap Ardy Daud.

Selanjutnya, Ardy Daud menuturkan, aktivitas masyarakat sepanjang tahun 2020 ini sangatlah terbatas akibat pandemi covid-19 yang tengah melanda, serta mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci untuk sama-sama konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ardy Daud juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci untuk meyukeskan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 secara aman, demokratis dan sehat, karena pilkada merupakan sebuah proses untuk mendapatkan pemimpin terbaik, serta memiliki legimitasi di masyarakat.

Bupati Kerinci, Dr.H.Adirozal,M.Si menyampaikan berbagai perkembangan dan kemajuan yang telah diraih oleh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kerinci sejak November 2019 sampai Oktober 2020., terlihat dari berbagai indikator pembangunan, salah satunya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kerinci 5,01 persen pada tahun 2020.Adirozal menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kerinci terus melakukan berbagai terobosan dan inovasi untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, diantaranya peningkatan infrastruktur jalan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat Kerinci, peningkatan kualitas jaringan irigasi, dan pembangunan infrastruktur pasar.

"Untuk sektor perkebunan, terutama komoditi kopi, Pemerintah Kabupaten Kerinci telah melakukan kerja sama dengan Belgia yang didampingi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat internasional Rikolto. Kita telah melakukan ekspor kopi ke Belgia sebanyak 15,9 ton dalam bentuk green bean dan ekspor ke Jepang sebanyak 2,1 ton yang dilakukan oleh Koperasi Koerintji Barokah Bersama," jelas Adirozal.

"Sementara itu, Koperasi Kopi Alam Korintji (Alko) juga telah menjalin kerjasama dengan Starbucks dan diviralkan oleh Menteri BUMN, Menteri  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Najwa Shihab. Hal ini telah membuktikan bahwa perkembangan Kopi Kerinci sangat signifikan," lanjut Adirozal. (Sidik)

Sport News

Merdeka Belajar: Apakah Benar Sudah Merdeka?

SR28JAMBINEWS - Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun ini tidak sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada lomba balap karung, tidak ada lomba makan kerupuk, tidak ada lomba panjat pinang, dan tidak ada lomba-lomba tradisional lainnya. Kalaupun ada persentasinya pasti sangat sedikit. Upacara kemerdekaanpun tidak akan meriah seperti biasa. Pasukan pengibar bendera banyak dikurangi kuantitasnya. Gegap gembita karnaval yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat dan pelajarpun tak akan digelar.

Covid-19 telah memaksa hampir seluruh aktifitas perayaan kemerdekaan lumpuh total. Lalu, jika gegap gempita perayaan kemerdekaan sepi, bagaimana dengan tututan pendidikan di sekolah? Karena seperti halnya Indonesia yang tengah merayakan hari kemerdekaan, pendidikan di tanah air juga telah mencanangkan program Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar sendiri dilahirkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada akhir tahun 2019. Program Merdeka Belajar episode satu ditandai dengan hilangnya ujian akhir nasional, pembaharuan konsep ujian sekolah, penyederhanaan rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan program zonasi.  Lalu, apakah konsep merdeka belajar ini dapat membantu siswa di masa pandemic? Apakah pelajar Indonesia telah benar-benar merdeka?

Siswa dan Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Beberapa minggu yang lalu saya menyebar survey pada siswa tentang kendala dalam belajar online. Mayoritas siswa berharap untuk kembali belajar tatap muka di sekolah. 90% dari total responden (150 responden) memberikan kendala teknis dan kendala non-teknis. Kendala teknis seperti listrik yang sering mati, harga kuota internet yang mahal, dan sinyal internet yang hilang timbul. Kendala non-teknis misalnya guru yang sekedar memberi tugas, tanpa memberi materi yang interaktif, serta tidak adanya fleksibilitas pelaksanaan pembelajaran dan penugasan. Lalu timbul pertanyaan, apakah mereka sudah merdeka di tengah jargon merdeka belajar?

A.      Kondisi listrik yang seperti minum obat

Ada banyak siswa tinggal di pinggiran yang tidak begitu memperoleh akses listrik yang memadai. Seringnya gangguan bahkan dalam satu hari bisa mencapai tiga kali (mirip seperti minum obat), tentu menjadi penghambat pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berikut adalah salah satu quote dari siswa saya, Toni (nama samaran) “Saya tinggal di desa kecil dan terkadang mati lampu seharian, otomatis di sini tidak ada jaringan seharian.” Bukan hanya itu, data KEMENDES (2010) menunjukkan bahwa masih terdapat 2.275 desa yang belum teraliri listrik. Jika di negara kita masih ada dua ribuan desa yang belum teraliri listrik; atau ada aliran listrik namun sering terjadi gangguan, maka kemerdekanan dalam merdeka belajar sulit untuk diwujudkan.

B.      Harga kuota internet mahal dan terbatasnya akses internet

“…kendala jaringan internet, karna tidak semua anak tinggal di tempat yang ada jaringan internet yang bagus. Ketiga, tidak semua anak memiliki hp dan kuota.” (Doni, nama samaran). Tidak sedikit siswa kami yang mengembalikan survey mengeluhkan banyaknya biaya yang harus mereka keluarkan untuk sekedar mengikuti kelas online. Bukan hanya itu, sudah harganya mahal, sinyal internet sering pula hilang timbul.  Setiap hari, Senin s.d Jumat mereka harus “On” dari pukul 7.30 s.d pukul 12.00, tentu menggunakan aplikasi yang bervariasi mulai dari WhastApp, Youtube, Google Classroom, Google Meet, Quiziz, Ruang Guru, Zoom, dsb. Tentu, pulsa yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Belum lagi di sore dan malam hari, siswa dituntut untuk aktif mencari sumber referensi yang juga menggunakan pulsa internet. Kebijakan pusat baru sekedar memberikan kebebasan dalam menggunakan dana BOS untuk PJJ. Namun, dari berbagai informasi yang saya peroleh dari media masa dan sosial media, dana BOS sudah terkuras untuk biaya operasional sekolah dan gaji guru. Andaipun uang itu harus dibagi pada siswa dan guru, pasti tidak akan mencukupi dan malah akan memunculkan polemik dikemudian hari. Sebelum pemerintah mampu menggandeng BUMN telekomunikasi untuk memberikan diskon khusus untuk guru dan siswa selama PJJ, maka kemerdekaan dalam merdeka belajar akan sulit diwujudkan.

C.      Tugas menumpuk, kadang tidak dikoreksi

Jasmine (nama samara) menuliskan bahwa 90% pembelajaran online adalah berbentuk tugas, sementara hanya 10% saja guru yang mengajar dengan membuat materi yang interaktif. Parahnya lagi, banyak siswa yang mengungkapkan bahwa guru hanya sekedar memberikan tugas tanpa mengembalikan feedback kepada siswa. Bayangkan jika di suatu sekolah, setiap siswa mempunyai 14 mata pelajaran, dan setiap mata pelajaran memberikan tugas kepada siswa; maka dapat kita bayangkan betapa tertekannya siswa-siswa kita. Bahkan saya sering mendengar keluhan dari siswa bahwa ada beberapa oknum guru, baru pertemuan pertama, langsung memberikan tugas/PR. Padahal mereka belum berdiskusi tentang silabus dan topik pelajaran. Tentu hasil survey dari siswa yang mayoritas mengeluhkan pembelajaran daring tidak efektif dikarenakan guru hanya memberikan tugas, dapat menjadi cambuk tersendiri bagi kami para guru. Tentu, juga koreksi dan masukan untuk program merdeka belajar.

D.      Pembelajaran yang Non-Student Centered

“Kendala dari belajar online menurut saya yaitu kurangnya pembelajaran tatap muka jarak jauh, yang sebenarnya sangat membantu untuk dapat mempelajari lebih dalam lagi tentang materi tersebut” (Sari, nama samara). Pembelajaran satu arah dengan menggunakan WA atau google classroom dengan guru memberikan ringkasan materi, kemudian memberikan tugas terkesan kembali pada pengajaran konvensional yang berpusat pada guru. Padahal generasi milenial/generasi Z yang hidup di abad 21 membutuhkan kecakapan hidup yang kritis, inovatif, dan kolaboratif. Survey yang kami dapatkan, memberikan masukan berharga bagi kami agar guru dapat lebih memberikan porsi diskusi melalui google classroom stream. Atau jika memungkinkan dapat belajar dengan zoom atau google meet yang memantik diskusi kelompok secara live. Tentu pembelajran yang mengedepankan diskusi dan kolaborasi lebih efektif ketimbang selalu memberikan tugas kepada siswa terus menerus.

E.       Tidak Fleksibel

“..kami merasa kebingungan dengan tugas yang belum selesai sudah ditambah dengan tugas lain dan waktu tenggat yang kadang sangat singkat.” Begitulah petikan suara pelajar dari Bunga (nama samaran). Memang betul tugas yang bertubi-tubi muncul, dalam waktu yang berdekatan tidak malah membuat siswa tertantang untuk mengerjakan, namun malah sebaliknya menjadi kesal dan akhirnya ter-demotivasi untuk sekedar membaca tugasnya. Hasilnya tentu dapat diprediksi, nilai siswa akan semakin merosot di tengah pandemi ini.

Oleh karenanya, saya selalu mengingatkan diri saya sendiri untuk memebrikan fleksibilitas dalam tiga hal. Yang pertama, waktu: saya selalu memberi penjelasan yang detail tentang tugas yang dikerjakan anak didik saya. Saya hanya memberi tugas satu saja dalam empat kali pertemuan, dan saya memberi waktu minimal 14 hari dalam menyelesaikan satu tugas tersebut. Yang kedua, tugas yang saya beri, memberikan banyak pilihan untuk siswa; contohnya saya memberi tugas tentang topic “asking, giving, and responding to suggestion” maka saya memberi kebebasan jenis project yang siswa dapat kerjakan: bisa berupa video Tik Tok, bisa berupa postingan youtube, bisa berupa video pembelajaran, bisa berupa poster, bisa berupa komik, dan bisa juga berupa postingan di blog internet. Terakhir, saya juga memberi fleksibilitas untuk siswa memilih dalam mengerjakannya: boleh dalam kelompok (minimal lima anggota) dan bisa juga dikerjakan sendirian. Alhamdulillah, dari feedback yang saya terima anak didik saya sangat berterimakasih atas tiga kelonggaran yang saya berikan.

Suara Pelajar yang saya dapat dari survey meninggalkan pekerjaan rumah bagi kita guru, orangtua, masyarakat dan tentunya pemerintah. Tentu kita harus cepat belajar dan beradaptasi agar dapat terus mendampingi putra-putri kita dalam mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang efektif di masa pandemi. Tidak berlebihan rasanya jika saya mengulas kembali rekomendasi dari siswa-siswi Amerika dan Indonesia yang pada tanggal 29 Juli 2020 mengadakan pertukaran pemuda secara virtual. Diskusi siswa Indonesia-Amerika tersebut menyepakati beberapa poin tentang pembelajaran online. Berikut adalah rekomendasinya:

1.Untuk guru agar tidak memberikan banyak tugas dan PR selama Pandemi. Karena siswa sudah merasa berat dengan pembelajaran online, maka guru harus secara ikhlas mengurangi intensitas pemberian PR dan tugas.

2.Jika memang terpaksa harus memberikan tugas, maka guru harus memberikan fleksibilitas yang tinggi.

3.Agar guru dapat memberikan materi secara menarik dan mudah dipahami, bukan hanya sekedar memberikan tugas.

4.Untuk siswa/i agar dapat terus mematuhi aturan pemerintah termasuk untuk tetap menjaga physical distancing dan disiplin dalam menggunakan masker ketika harus ke luar rumah.

5.Untuk siswa/i agar dapat memanfaatkan waktu belajar dari rumah untuk memaksimalkan penelitian dan penemuan jati diri, contohnya dengan secara mandiri mempelajari bahasa asing, atau mempelajari budaya dari negara lain yang tentunya tidak diajarkan di sekolah.

Akhirnya, momen kemerdekaan Republik Indonesia harus dapat kita jadikan momentum untuk  berbenah dalam mewujudkan cita-cita luhur “merdeka belajar.” Tentu kebijakan merdeka belajar ini tidak dapat menjadi seperti “silver bullet”, namun perlu waktu dan usaha ikhlas dan pantang menyerah dari semua pihak: siswa, guru, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Semoga kita semua dapat berkomitmen dalam menyongsong kemajuan pendidikan tanah air. Dirgahayu Republik Indonesia ke 75.

Penulis: Dion Ginanto, Guru/Dosen, dan Pengamat Pendidikan

Breaking News! SDN 175 Kota Jambi Terbakar, Puluhan Guru dan Warga Teriak Histeris

KOTA JAMBI (SR28)- Jumat pagi (18/12/2020) sekira pukul 10.30 WIB  kebakaran hebat terjadi di Jalan Raja Yamin, RT 01, Lorong Bungo Tanjung, Kelurahan Telanai Pura Kota Jambi.  Sijago merah yang seketika membesar itu membuat para guru dan warga panik dan berteriak histeris. Kejadian tersebut terjadi tepat di gedung kelas SDN 175 Kota Jambi. Dengan posisi gedung sekolah yang berdampingan dengan rumah warga, sijago merah pun dengan cepat nyaris menyambar rumah-rumah warga yang ada disekitarnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran tersebut diduga  karena ada aktivitas pembakaran sampah dan api membesar seketika hingga tidak terkendali.

"karena ada bakar sampah disitu" ungkap salah satu warga yang berada disekitar lokasi kebakaran.

Sementara informasi lain menyebut jika kebakaran berkemungkinan disebabkan karena arus pendek listrik.

Hingga saat ini penyebab kebakaran tengah dikaji oleh Polsek Telanai Pura yang juga telah turun ke lokasi.

Kebakaran tersebut dalam waktu singkat telah berhasil diselesaikan oleh 6 unit mobil pemadam kebakaran yang segera datang ke lokasi.

Pantauan tim dilapangan juga tampak hadir Ketua Komisi 4 DPRD Kota Jambi, Jasrul S.Ag. Dia juga turut meninjau langsung dilokasi kekabaran yang melalap habis 9 ruang yang terdiri dari ruang kelas, TU dan ruang guru.

"Semua habis, tidak ada lagi yang bisa dipakai" ungkap Jasrul.

Ratusan Rumah Warga di Kota Jambi Terendam Banjir

KOTA JAMBI (SR28) - Lebatnya guyuran hujan membuat saluran drainase yang berada di lokasi dataran rendah itu tak mampu menampung banyaknya ebit air. Al hasil ratusan rumah warga terendam banjir setinggi 60 Cm atau setinggi lutut orang dewasa.

- Advertisement -

Restuardy Daud Tinjau Kesiapan Asrama BPSDM Dijadikan Rumah Isolasi Pasien Covid-19

JAMBI (SR28) - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Jambi, Ir Restuardy Daud M.Sc meninjau asrama BPSDM Provinsi Jambi, di Kota Baru, Kota Jambi, yang dijadikan rumah isolasi bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 di Provinsi Jambi.

Pemerintah dan Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi menyiapkan 70 tambahan tempat tidur bagi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) Covid-19. Ini merupakan upaya Satgas Covid-19 Provinsi Jambi meningkatkan pelayanan penanganan Covid-19.

Pjs Gubernur didampingi Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Danrem 042/Gapu Brigjen M Zulkifli, Asisten I Setda Provinsi Jambi Apani Saharudin, Kepala BPBD Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi Reflizar, Wakil Wali Kota Jambi Maulana, Kepala Biro Humas dan Protokol Johansyah serta anggota lainnya.

Restuardy menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi terus berupaya dalam penanganan Covid-19. Salah satunya menyiapkan Asrama BPSDM Provinsi Jambi sebagai tambahan rumah isolasi untuk pengendalian dan percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Jambi.

“Pada hari ini kami bersama tim Satuan Tugas Covid-19 Provinsi Jambi langsung turun melihat persiapan tambahan tempat isolasi. Kami harapkan bisa menampung pasien terkonfirmasi Covid-19 yang akhir-akhir ini jumlahnya meningkat signifikan,” katanya.

Pemprov Jambi dan Satgas Covid-19 terus mengamati pergerakan angka yang terus bergerak naik. Saat ini jumlah pasien positif Covid-19 terus mengalami peningkatan, sedangkan daya tampung rumah sakit terbatas.

Restuardy mengatakan, Asrama BPSDM Provinsi Jambi dapat menampung pasien Covid-19 tanpa gejala sebanyak 70 orang, sedangkan dokter dan para medis disiagakan.

Restuardy mengajak masyarakat Provinsi Jambi bersama-sama dan displin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, dengan cara selalu memakai masker saat di luar rumah, cuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

“Dengan cara itulah kita bisa menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Provinsi Jambi secara efektif,” tegasnya.

Sebelumnya, Rabu, 30 September 2020, Restuardy Daud meninjau salah satu gedung di Rumah Sakit Raden Mattaher, yakni gedung enam lantai untuk segera dilanjutkan pembangunannya sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.

Sapi Presiden Jokowi “Puang Tedong” Mengamuk, Warga Ketakutan

SULAWESI BARAT- Di Polewali Mandar, Sulawesi Barat warga kuwalahan menghentian sapi kurban milik Presiden Jokowi yang mengamuk saat hendak dipindahkan. Sapi yang diberi nama Puang Tedong ini terus menyeruduk benda disekitarnya hingga membuat warga sekitar ketakutan.

Puang Tedong yang memiliki berat 1,2 ton tersebut mendadak mengamuk saat dikeluarkan dari kandang dan ingin dipindahkan ketempat pemotongan kurban di di Pasangkayu, Sulawesi Barat, Senin (27/7/2020).

Puang Tedong seakan tidak kehabisan tenaga, selama 2 jam ia terus mengamuk dan membuat warga sekitar berhamburan lari menyelamatkan diri. Namun reaksi yang berbeda ditunjukan Rahman, si pengasuh puang tedong dari kecil. Menurut Rahman Puang Tedong hanya kaget dan tahu akan dipindahkan, Puang akan tenang dengan sendirinya.

"Puang Tedong hanya ketakutan, tak apa-apa" Ujar Rahman

Rahman yang telah mengasuh Puang lebih dari 4 tahun ini juga turut sedih karena Puang yang kini beratnya telah mencapai 89 kg harus dipotong saat Idul Adha nanti. Namun ia juga berbangga hati dan bahagia karena Presiden Jokowi memilih sapinya untuk menjadi hewan kurban.

"Saya sedih karena sapi kesayangan saya tak akan pernah lagi bertemu untuk selamanya. Tapi saya juga bangga karena jerih payah saya mebesarkannya selama empat tahun lebih bisa dilirik orang nomor satu di Indonesia ,” Ujar Rahman

Akhirnya setelah 2 jam Puang Tedong berhenti mengamuk dan diantarkan langsung oleh Rahman ke tempat pemotongan hewan.

Pejuang Covid-19 Merangin Diberi Penghargaan

MERANGIN - Bupati Merangin H Al Haris didampingi Wabup H Mashuri, memberi penghargaan dan bingkisan kepada para pejuang Covid-19 dan masyarakat yang berdisiplin dalam menegakan protokol kesehatan Covid-19.

Piagam Penghargaan untuk pejuang Covid-19 yang telah bekerja setulus hati melakukan pencegahan dan penanggulangan Corona di Kabupaten Merangin tersebut, diberikan bupati usai Upacara Kedisipinan di halaman Kantor Bupati, Senin (06/7).

‘’Mereka ini telah banyak membantu dalam pencegahan, penanganan dan penanggulangan Covid-19, sehingga sangat layak diberikan penghargaan. Terimakasih kepada teman-teman yang telah bekerja tulus dan iklas,’’ujar Bupati.

Para pejuang Covid-19 yang menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Merangin tersebut, utusan dari pedagang atas nama Dasria R Putra dan Al Madani, Tomi utusan dari Ojek, dr.Derallah Ansusa dan Ns.Joko Prayoso dari Tenaga Medis.

Selain itu, AIPDA Toip, SERTU Marzuwin Alpandi dan Noprianto dari petugas Posko Covid-19. Bupati juga memberikan Piagam Penghargaan kepada pihak ketiga  yang sangat peduli dalam penanganan Covid-19.

‘’Saya juga berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Merangin yang telah bekerja ekstra keras. Begitu juga pejuang Covid-19 yang bertugas di RSD Kol Abundjani Bangko dan Puskesmas-puskesmas,’’terang Bupati.

Berkat kerja keras semua pihak itu lanjut bupati, sebanyak 21 orang pasien Covid-19 di Kabupaten Merangin sekarang sudah sembuh semua, sehingga untuk saat ini Merangin nol pasien Covid-19.

Gubernur Apresiasi Perjanjian Kerjasama IDI dan Polda Jambi Di Bidang Pelayanan Kesehatan

JAMBI (SR28) - Gubernur Jambi Dr.Drs.H. Fachrori Umar, M.Hum mengapresiasi perjanjian kerjasama antara Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dibidang pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran. Pernyataan ini disampaikannya usai menyaksikan penandatanganan kerjasama antara IDI wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi, Selasa (21/7) bertempat di hotel Shang Ratu.

Gubernur mengharapkan kerjasama ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakkan hukum dalam praktik kedokteran di Provinsi Jambi. Hadir pada kesempatan tersebut Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi, Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi, sedangkan Ketua Umum PB IDI Dr. Daeng M.Faqih hadir secara virtual dari Jakarta.

“Saya sangat mengapresiasi penandatanganan perjanjian kerjasama Ikatan Dokter Indonesia dan kepolisian daerah, semoga agenda ini mampu berkontribusi bagi pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dalam praktik kedokteran di provinsi Jambi sebagaimana kita ketahui bersama bahwa saat ini dokter di Indonesia termasuk provinsi Jambi menghadapi berbagai isu kesehatan baik dari masalah gizi, penyakit menular, hingga BPJS Kesehatan. Berrbagai masalah tersebut menjadi tantangan dokter untuk meningkatkan profesionalisme. Peningkatan profesionalisme ini tentu membutuhkan regulasi serta komitmen antara para pemangku kepentingan dalam menjalankan praktik kedokteran dan mendapat kepercayaan dari semua pihak. Beberapa kendala yang dihadapi juga dimana terdapat beberapa pelanggaran yaitu pelanggaran kode etik, pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum sehingga dibutuhkan proses hukum dan mekanisme kedisiplinan dalam praktek kedokteran, “ ujar Gubernur.

Dilanjutkan Gubernur melalui kerjasama Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dengan kepolisian daerah Jambi ini dapat memberikan solusi terkait masalah pelayanan kesehatan dan penegakan hukum dan praktik kedokteran di provinsi Jambi. “ Saya berharap berbagai bentuk kerjasama yang dilakukan dapat memberikan rekomendasi dalam proses penegakan hukum di provinsi Jambi, tentunya kesepakatan ini juga merupakan salah satu bentuk inovasi dari Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian Daerah Jambi dalam membangun sinergi untuk mewujudkan dan menumbuhkan peran dalam masyarakat sebagai pelayan dan pengayom masyarakat. Semoga dengan dilaksanakannya kerjasama ini Ikatan Dokter Indonesia wilayah Jambi dan Kepolisian daerah Jambi dapat saling bertukar data dan informasi dalam rangka pelayanan kesehatan dan praktik kedokteran dengan tetap memperhatikan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pada akhirnya saya berharap hasil kesepakatan ini dapat membantu pemerintah dalam berbagai bidang seperti pelayanan kesehatan, praktik kedokteran, bantuan pengamanan, penelitian dan pengembangan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia” katanya.

Sementara itu Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi menyatakan bahwa bentuk kerjasama yang dilakukan dalam bidang, tukar menukar data dan/ atau informasi, Bidang Pembinaan (litbang, penyuluhan, rekrutmen atau seleksi), bidang operasional (pelayanan, kesehatan, praktek kedokteran, bantuan pengamanan dan penegakan hukum) serta meningkatan kapasitas sumberdaya manusia. “ Dengan penandatanganan diharapkan adanya koordinasi antara penegak hukum dan dokter termasuk di dalamnya petugas kesehatan. Oleh karena itu sering sekali saya sampaikan kepada semua yang saya bahwa jika ada yang telah kesepakan yang ditandatangani maka kita tidak lagi bicara tentang kaami tetapi kita, temui ditandatangani kita tidak lagi berbicara kami bicaranya kita. Kalau kita bicara kita, maka kita bersama-sama untuk membangun Indonesia. Hukum kesehatan akan terus berkembang dengan dinamika masyarakat, hukum kesehatan mengatur hubungan hukum dalam pelayanan kesehatan, dalam pelayanan kesehatan dokter, rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan lain dengan pasien Ikatan Dokter Indonesia merupakan organisasi profesi yang mempunyai kode etik dan disiplin dalam pelayanan kedokteran sebagai sebagai aset bangsa yang perlu dibina dan dilindungi. Dan Polri dalam menjalankan profesinya mengalami berbagai tantangan sehingga memerlukan kerjasama dalam aspek pelayanan kesehatan, bantuan pengamanan dan penegakan hukum dalam praktik antara dua belah pihak untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan praktek kedokteran di provinsi Jambi” ujar Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda Jambi bahwa Polda Jambi dan IDI selama ini sudah menjalin kerjasama dengan baik diantaranya pemeriksaan kesehatan, rekrutmen calon anggota Polri dan TNI/Polri. maupun bantuan tenaga dokter, tenaga kesehatan telah menjadi mitra untuk memberikan pelayanan dan fasilitas kesehatan tingkat pertama ini juga membantu kami. Oleh karena itu pada Jambi akan selalu memberikan perlindungan kepada para dokter dalam menjalankan tugas selaku penyelenggara kesehatan, kepada masyarakat selaku penerima layanan kesehatan. Polda Jambi juga berkomitmen untuk menjunjung tinggi yang berpedoman pada norma hukum dan kelembagaan Polri dalam penegakan hukum yang berkeadilan bagi dokter dalam menjalankan profesinya sesuai dengan peraturan dan prosedur operasional serta aturan etika profesi kedokteran” katanya.

Ketua IDI Wilayah Jambi Dr. dr. H. Deri Mulyadi dalam sambutannya menyatakan bahwa dengan kerjasama ini memberikan keyakinan bahwa pelayanan kesehatan di daerah tersebut akan semakin baik yang tentunya nanti akan berdampak kepada masyarakat secara baik dari segi pelayanan kesehatan. “ Tujuan dari kerjasama ini adalah bahwa yang pertama pasti bahwa pelayanan kesehatan harus diberikan perlindungan yang pasti memberikan perlindungan kepada masyarakat atau pasien, dan juga kepada yang memberikan memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga secara substansi masalah regulasi juga akan memberikan perlindungan kepada antara lain dokte, petugas kesehatan yang lain, dan disitulah kita dalam kerjasama ini kedua-duanya ingin kita capai perlindungan kepada masyarakat maupun perlindungan kepada dokter atau tenaga kesehatan” ujar Deri.(Sidik)

TV

Anak Dan Menantu Jokowi Menang Pilkada

SOLO - Gibran bersama pasangannya Teguh Prakosa berhasil menempatkan diri sebagai pemenang Pilwalkot Solo versi hitung cepat alias quick count, Rabu (9/12).

Jika Gibran sudah ditetapkan pemenang oleh KPU di Pilwalkot Solo, maka ia dan sang ayah Presiden Jokowi akan mencetak sejarah baru. Jokowi akan mencetak sejarah sebagai Presiden pertama yang memiliki anak sebagai wali kota. Pun Gibran akan mencetak sejarah sebagai wali kota pertama di Indonesia yang memiliki ayah seorang presiden.

Tak hanya Jokowi dan Gibran yang mencatatkan rekor. Menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution juga mencatatkan rekor sebagai menantu pertama Presiden yang sejauh ini berhasil menjadi wali kota versi quick count.

Berdasarkan hasil quick count Pilwalkot Medan lembaga Charta Politika pada Rabu (9/12), data masuk 99 persen, perolehan suara Bobby-Aulia mencapai 54,30 persen. Sementara itu, perolehan suara Akhyar-Salman 45,70 persen.

Tabrakan Mobil VS Motor di Muntialo, Penumpang Roda 2 Meregang Nyawa

KUALA TUNGKAL (SR28) - Kecelakaan adu kambing mobil merek Ford bernopol B 8906 D dengan motor Mateck Honda Beat terjadi di jalan lintas Kuala Tungkal-Jambi Desa Muntialo Rt 01, Kecamatan Betara,Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis(27/08/20) Pengendara Kendaraan R2 Spm Honda Beat No. Pol tidak terpasang pengemudi UNTUNG mengalami luka robek pada bagian dagu, luka patah pada kaki sebelah kiri. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Tanjab Barat, AKBP. Guntur Saputro, melalui kasad lantas Iptu Eko Sutoyo.

"Penumpang Kendaraan R2 Sepeda Motor Honda Beat POINAH mengalami luka robek pada bagian kepala belakang serta mulut, hidung dan telinga mengeluarkan darah kini meninggal dunia di Rumah Sakit, sebelumnya pengemudi dan penumpang kendaraan roda dua sempat di evakuasi oleh warga sekitar sebelum di bawa kerumah sakit," jelas Iptu Eko.

Hingga kini pengemudi mobil atas nama Ford Everest No. Pol : B 8906 D atas nama Arif Setiawan (59) masih dilakukan pemeriksaan. Arif Setiawan diketahui merupapan warga Kompleks KPKN No. 10 A RT/RW : 6/6 Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. (Sabri)

Akankah Nasdem Putar Arah Dukungan Pada Pilgub Jambi?

KOTA JAMBI (SR28)- Kabar mengejutkan muncul dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Jambi. Teka teki terkait "heningnya" mesin politik Partai Nasdem pasca menyatakan dukungan pada pemilihan Gubernur Jambi ke pasangan CE-RATU pada 4 September 2020 kemarin mulai terkuak ke permukaan.

Hal tersebut secara terang-terangan dinyatakan oleh Ketua DPW Nasdem, Agus Roni kepada awak media pada Jumat pagi (13/11).

Roni mengaku kecewa dengan sikap Cek Endra yang justru tidak kooperatif pada last minutes setelah mendapat rekomendasi dari DPP Nasdem.

Selain itu, i'tikad baik dari Cek Endra pasca kejadian di KPU kala itu hingga detik ini juga disebut Roni tidak ada sama sekali langkah untuk melakukan rekonsiliasi. Bahkan Cek Endra disebut Roni benar-benar menghilang pasca  mendapat dukungan dari DPP Nasdem awal September 2020."Kita kan dari DPP sudah menyatakan dukungan Partai pada Pilgub 2020, yaitu ke CE-RATU. Nah yang kami sayangkan adalah dari yang bersangkutan (Cek Endra) yang justru tidak mau menunggu lagi perbaikan surat dari partai kami. Dia bilang sudah tidak ada waktu lagi. Sehingga kejadiannya Nasdem menjadi tidak bisa mengusung di KPU. Selain itu hingga sampai sekarang Cek Endra maupun tim koalisi tidak ada sama sekali menghubungi kami. sama sekali tidak ada" ungkap Agus Roni kepada awak media (Jumat 13 November 2020).

Berangkat dari hal tersebut, Roni menegaskan jika Partai besutan Surya Paloh tersebut akan menggelar rapat evaluasi pada hari Minggu (15/11) yang akan langsung dihadiri oleh Ketua Bappilu Nasdem, Prananda Paloh.

"Kita akan gelar rapat evaluasi pada hari minggu di Hotel BW Luxury. Disana kita akan undang semua kandidat dan melalui silahturahim dengan semua kandidat tersebut Nasdem akan menentukan sikap politiknya. Karena hingga saat ini kader Nasdem dibebaskan untuk memilih siapa saja. Nah tentu kita sayang dengan suara kita ini. Nasdem kan dari hasil pemilihan ada semua kursi di DPRD Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat. Itu yang kita sayangkan" Tambah Roni

Kendati dengan sikap Nasdem yang pada hari ini telah menyentak semua kandidat, Roni juga menyebut jika Nasdem akan mencari betul siapa kandidat yang terbaik.

"kita mau yang memimpin Jambi ini yang terbaik" tutup Roni

PM Lebanon Bersumpah Untuk Menghukum Mereka yang Bertanggung Jawab Atas Ledakan Besar

Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab bersumpah akan mencari siapa orang yang membuat ledakan ini. Dia akan meminta pertanggungjawaban atas ledakan besar yang menewaskan puluhan orang dan ribuan orang luka-luka.

Sumber: JAMBI28 TV