Rabu, 22 Januari 2014 15:43 WIB

Sengketa Lahan, 3 Warga SAD Muara Kilis Tebo Diduga Sengaja Ditabrak Mobil PT TI

 Sengketa Lahan, 3 Warga SAD Muara Kilis Tebo Diduga Sengaja Ditabrak Mobil PT TI
Amin Tunjukkan Luka Yang Dideritanya

MUARATEBO(SR28) - Diduga, 3 orang warga Suku Anak Dalam (SAD) Desa Muara Kilis sengaja ditabrak pihak PT Tebo Indah (TI). Tabrakan terhadap warga SAD tersebut, kuat kaitannya dengan tuntutan warga SAD atas lahan milik mereka yang berada di dalam izin PT TI.
 
Amin, salah satu warga SAD yang ditabrak pihak perusahaan mengungkapkan, selain dirinya ada dua orang rekannya yaitu Buyung dan Yudi yang sama-sama warga SAD Muara Kilis, ditabrak mobil perusahaan.  “Dua saudara saya saat ini masih di rumah sakit,” ujar Amin sewaktu dikonfirmasi SR28 di kediaman  Arfan warga Dusun Bungkal Kecamatan Tebo Tengah, Rabu (22/01).
 
Dijelaskan Amin, Selasa sore (21/01) kemarin, dirinya bersama warga SAD lainnya mendatangi Kantor PT TI untuk menanyakan status lahan yang selama ini sudah digarap oleh perusahaan. Diakuinya, saat mendatanggi kantor PT. TI sempat terjadi keributan dan penahanan satu unit mobil. “Memang kami menahan satu unit mobil, tapi tidak ada keributan fisik apalagi sampai merusak fasilitas perusahaan dan menganiaya orang perusahaan. Namun kami dilaporkan ke polisi kalau sudah melakukan perusakan dan penganiayaan. Namun masalahnya sudah reda pagi tadi setelah ditangani oleh polisi,” tuturnya.
 
Lanjut Amin, karena kondisinya sudah reda, ia bersama warga SAD lainnya berencana ingin pulang ke Rimbo (Muara Kilis,red), namun tiba-tiba sepeda motor yang dikendarainya dan motor saudaranya ditabrak mobil berwarna hitam yang diduga milik perusahaan,”Jenis mobilnya saya tidak tahu, yang jelas sebelum ditabrak, kami diteriaki maling dan dilempari batu,” tuturnya.
 
“Kami tidak terima dengan perlakuan ini. Kami akan menuntut balas,” ujar Amin lagi sambil menghubungi saudaranya yang sesama warga SAD.

Bbe/Sat

Sengketa | Lahan, | 3 | Warga |

Copyright @2015