Kamis, 06 Pebruari 2014 08:16 WIB

Kisruh Lahan Di Lubuk Kambing Tanjab Barat Dihentikan Karena Merupakan HTR

 Kisruh Lahan di Lubuk Kambing Tanjab Barat Dihentikan Karena Merupakan HTR

KUALATUNGKAL(SR28) - Lahan yang berada di daerah Lubuk Kambing yang dipermasalahkan oleh sejumlah anggota DPRD Tanjab Barat sempat menjadi sorotan perhatian publik, namun  permasalahan lahan itu terhenti seketika.

" Sebenarnya lahan yang ada di Desa Lubuk Kambing Kecamatan Renah Menalo itu sudah jadi HTR (Hutan Tanaman Rakyat). Tempo hari kita belum mengetahui tanah tersebut milik siapa, namun setelah kita selidiki, ternyata itu adalah HTR seluas 120 hektar. Karena status HTR, hutan itu kita serahkan ke rakyat," Kata anggota Polhut (Polisi Kehutanan) Poltak Napitupulu saat dijumpai SR28 di tempat kerjanya Rabu (05/02).

“ Kasus ini tidak dilanjutkan penyelidikannya, karena tidak termasuk lahan Hutan Produksi (HP). Kita juga heran karena lahan itu sebelumnya merupakan HP, tetapi karena dikelola oleh masyarakat berubah menjadi HTR. Perubahan status lahan itu merupakan Keputusan Kementerian Kehutanan di tahun 2009 lalu,"ujarnya lagi.

“ HTR tidak bisa dijual belikan, apalagi sampai berpindah tangan. Untuk itu, kita juga sudah sering memberikan peringatan melalui iklan di media untuk tidak merambah atau memperluas HTR. Bila diperjual belikan, akan dikenakan sanksi pidana umum," tegasnya.

“ Saat ini sudah ada Undang-Undang baru, UU No 18 Tahun 2003 pengganti UU No 41 Tahun 1999 lalu Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan," tandasnya.

Sab/Sat

Kisruh | Lahan | di | Lubuk |

Copyright @2015