Senin, 09 September 2013 18:34 WIB

Proyek Pembuatan Drainase Dikerjakan Oleh Siluman Alias Tidak Jelas

 Proyek Pembuatan Drainase Dikerjakan Oleh Siluman alias Tidak Jelas
Proyek Drainase Dekat Kantor Bupati

KUALA TUNGKAL(SR28) -  Beberapa proyek saat ini tengah dalam pengerjaannya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dari sejumlah proyek tersebut merupakan proyek  yang sumber pendanaannya berasal dari dana APBN dan APBD Provinsi, namun sangat disayangkan dari beberapa pekerjaan yang sedang dilaksanakan saat ini oleh rekanan, sama sekali tidak mencantumkan plang merek spesifikasi proyek tersebut. Bahkan salah satunya proyek pengerjaan drainase (jalur sungai ) di Jalan Jendral Sudirman di depan Kantor Bupati Tanjab Barat, hingga kini tidak ada plang merek yang terpasang, jadi sebut saja pengerjaannya oleh “kontraktor siluman.”
 
Bupati Tanjab Barat Drs.H.Usman Ermulan MM saat dikonfirmasikan SR28 terkait proyek pengerjaan drainase yang ada di depan Kantor Bupati usai pelantikan sejumlah kepala desa Kamis (05/09) tempo hari mengatakan,” Saya tidak tahu siapa pemilik proyek tersebut, karena kemungkinan proyek tersebut merupakan proyek dari Pemprov Jambi, kan untuk proyek Pemprov siapa saja boleh menawar dan tidak terbatas.”
 
Ketika ditanyakan apakah ada koordinasi pekerjaan tersebut dengan pemerintah daerah, beliau mengutarakan,” Kalau proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi sudah pasti ada koordinasinya,  karena di sinikan( Tanjab Barat) ada Dinas PU Kabupaten, sehingga kita dapat mengetahui kontrak kerja segala dan segala macamnya.” Terkait tidak dipasangnya plang merek oleh rekanan proyek proyek tersebut, ” Oh, masalah itu, beritahu saja ke Dinas PUuntuk memasang plang mereknya,” timpal Usman.
 
Di tempat terpisah, seorang tokoh masyarakat yang enggan menyebutkan jati dirinya pada SR28 Senin (09/09), menyampaikan,” Kalau saja pekerjaan yang dikerjakan oleh rekanan tersebut tidak mencantumkan plang merek, hal itu merupakan salah satu kesalahan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut, karena biasanya dalam penawaran kontrak selalu ada juga penawaran plang merek. Plang merek tersebut wajib dipasang oleh rekanan,karena hal itu telah diatur dalam Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 54. Jadi kalau saat ini tidak ada, berarti ada sesuatu yang disembunyikan dari pekerjaan tersebut.  Begitu juga dengan dana anggaran yang digunakannya, kan saat ini sudah ada UU Keterbukaan Informasi. Bila rekanan tidak mencantumkan plang mereknya, sebut saja  “ Siluman Bermain Proyek,” pungkasnya.

Sab/Sat

Proyek | Pembuatan | Drainase | Dikerjakan |

Copyright @2015