Kamis, 25 Juni 2015 22:40 WIB

Diduga PT LSP Sengaja Telantarkan Lahan Milik Warga

 Diduga PT LSP Sengaja Telantarkan Lahan Milik Warga

SAROLANGUN(SR28) - Warga Desa Rantau Gedang Kecamatan Bathin VIII kecewa dengan perjanjian yang dilakukan mereka dengan pihak PT Lambang Sawit Perkasa (LPS). Perusahaan ini sendiri bergerak di bidang perkebunan sawit. 

Kekecewaan ini akibat sudah kurang lebih dua tahun lahan milik warga yang dikontrak kerja samakan dengan pihak PT LSP, tidak diolah alias ditelantarkan oleh perusahaan tersebut. Kondisi ini memicu kekecewaan di tengah masyarakat desa tersebut.

Marbawi, salah seorang warga Desa Rantau Gedang, menuturkan,” Sejak tahun 2013, kami serahkan lahan kami ke pihak PT LSP, namun sampai hari ini tidak ditanami sama sekali oleh pihak perusahaan itu. Hal ini sangat merugikan kami selaku pemilik lahan.“ 

Ia juga menyampaikan tidak hanya lahan miliknya, namun diprediksi puluhan hektar lahan milik warga lainnya yang juga ikut menjadi korban penelantaran oleh pihak PT LSP.

“ Dalam perjanjian dengan perusahaan itu, kita plasmakan lahan dengan kontrak selama kurang lebih 30 tahun. Hal itu telah kita sepakati, tapi kenyataannya lahan kami sudah dibuldozer dengan alat berat, tapi sampai hari ini lahan itu sudah jadi semak belukar kembali,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Ir Joko Susilo saat dikonfirmasi SR28, mengutarakan,” Kami masih memberi kesempatan berbenah kepada PT LSP selama satu tahun lagi, sebab izin lokasi ‘kan selama tiga tahun. Jika lebih dari waktu, lahan itu harus dikembalikan lagi kepada warga. Kita berharap agar pihak perusahaan segera mencari solusi permasalah itu.”

Sementara saat pihak perusahaan didatangi di kantornya, tidak satupun pihak manajemen PT LPS yang mau menemui.

 

Yan/Wit

Diduga | PT | LSP | Sengaja |

Copyright @2015