Sabtu, 18 Juni 2016 13:03 WIB

Resensi Album Terbaru Maher Zain : One

 Resensi Album Terbaru Maher Zain : One

Tidak terasa sudah 7 tahun berlalu saat Maher Zain merilis album debutnya yang cukup fenomenal, terutama di Indonesia, “Thank You Allah” (2009). Ia menyusulnya dengan album album kedua, “Forgive Me” di tahun 2012. Dan kini, setelah jeda yang cukup panjang, 4 tahun, ia menghadirkan album ketiganya, “One“.

Dalam Islam dipercaya jika Tuhan itu hanya satu atau “One”, yaitu Allah SWT. Jadi besar kemungkinan demikian alasan mengapa Maher Zain mengambil kata itu sebagai judul albumnya. Tidak ada salahnya, karena Maher Zain masih setia dengan pilihan pop religi yang selama ini diusungnya.

Menariknya seorang Maher Zain adalah ia mengerti bagaimana mengemas sebuah lagu-lagu pop yang sedap didengar. Catchy dan easy listening. Lepaskan lirik religi atau puji-pujian kepada Tuhannya, maka sebagian besar lagu-lagu dalam album “One” ini cocok menjadi sebuah bagian dari album milik artis pengusung musik sekuler.

“One” punya banyak untuk itu. Misalnya balada akustik bergaya pop-folk dalam ‘Let It Go’ yang dilantunkan dengan penuh perasaan atau ‘Peace Be Upon You’ yang juga mengusung balada akustik namun kali ini pianolah yang menemani Maher Zain dalam bernyanyi.

Meski Maher Zain sangat kuat dalam track balada, bukan berarti ia lemah dalam track-track bertempo relatif lebih cepat. Misalnya ‘True Love’ sebuah electro-pop ceria dan penuh warna atau ‘Good Day’ yang menghadirkan pop RnB enerjetik dengan Issam Kamal menjadi kolaborator dalam lagunya.

Maher Zain memang selalu bisa diharapkan dalam membawakan lagu-lagu berbalut pop kontemporer seperti tersebut di atas. Namun jangan dilupakan pula jika ia pun tak kalah piawai dalam mengkomposisikan lagu-lagu yang cenderung lebih tradisional atau berbau etnik.

Inovasinya dalam hal tersebut bisa didengar dalam track pembuka album, ‘The Power’, sebuah anthem balada pop berbalut world music yang megah. Nuansa etnik Afrika terdengar begitu tebal berkat hadirnya grup musik asal Afrika, Amakhono We Sintu, yang membantu Maher Zain.

Beberapa track berbau etnik lain bisa disimak dalam ‘Medina’ atau ‘Rabbee Yebarik’ yang sangat kental dengan nuansa gambus namun dikemas sedemikian rupa sehingga terdengar seperti dance kekinian. Dan Jika rindu mendengarkan nyanyian Maher Zain dalan nasyid moderen, maka jangan kuatir, karena “One” masih menyediakannya. Simak saja ‘Jannah’ atau ‘Ummati’ yang siap untuk menyejukkan pendengaran dengan lantunan Maher Zain.

Sebenarnya secara musikalitas “One” masih belum bergerak terlalu jauh dari warna yang diusung dua album sebelumnya. Hanya saja mengingat Maher Zain rupanya memilih untuk tidak terlalu sering menghadirkan dirinya dalam blantika musik, sehingga hadirnya “One” ini jelas memuaskan kerinduan.

Apalagi setiap lagu dikemas dengan menarik, dengan masing-masing dapat berdiri sendiri dengan kekuatannya. Dikarenakan setiap lagu memiliki materi yang kuat, maka tidak mengherankan jika “One” sama sekali sehingga tidak terasa membosankan. Dan sekali lagi seorang Maher Zain membuktikan jika lagu religi tidak harus terjebak dalam koridor konvensional yang terkadang malah terdengar monoton.

Dipastikan monoton tidak akan ditemukan dalam album “One”.

TRACKLIST

1. The Power (feat. Amakhono We Sintu) 4:03

2. Medina 3:58

3. Peace Be Upon You 4:31

4. Good Day (feat. Issam Kamal) 3:23

5. By My Side 3:02

6. Jannah (English Version) 4:22

7. I’m Alive (with Atif Aslam) 4:18

8. Allah Ya Moulana 4:17

9. Rabbee Yebarik (English Version) 3:41

10. True Love 3:20

11. Let It Go 3:39

12. The Way of Love (with Mustafa Ceceli) 4:01

13. Close to You 3:42

14. One Day 4:10

15. Ummati (English Version) 3:49

creativedisc.com

Sat

Resensi | Album | Terbaru | Maher |

Copyright @2015