Kamis, 01 Januari 1970 00:00 WIB

Pertamina: Awas Penipuan SMS Lowongan Kerja

 Pertamina: Awas Penipuan SMS Lowongan Kerja
ilustrasi (via google)

Pada Sabtu (09/3/13), Humas Pertamina EP Jambi membantah isi pesan singkat (SMS) yang beredar di masyarakat, dan yang berisi peryatakan Pertamina menerima lowongan kerja, bukanlah datang dari pihaknya.

Dengan begitu, Pertamina EP Jambi menegaskan, informasi SMS tersebut tidaklah benar.
Saat dihubungi SR28, Humas Pertamina EP Jambi, Agus Amprianto berpesan, "Saya nyatakan, bahwa informasi itu tidaklah benar. Dipublikasikannya saja beralamat web mail-nya melalui ymail.com, sudah pasti itu sms penipuan."

Memang, beberapa hari belakangan beredar SMS dari nomor dengan operator Telkomsel (085325480824) di masyarakat, yang menyatakan PT Pertamina sedang membuka lowongan pekerjaan.

Dalam pesan singkat itu disebutkan, Pertamina sedang butuh karyawan laki-laki dan perempuan lulusan S1, S2 dan D3. Pesan singkat itu juga meminta, agar para pelamar membuat daftar riwayat hidup, dan melampirkan pas photo ukuran 4x6, serta mencantumkan nomer HP pelamar. Seluruh berkas diminta itu harus dikirim melalui surat elektronik ke alamat surel [email protected]

Firdaus, warga Jambi dan salah seorang penerima SMS itu, mengaku merasa terganggu dan resah dengan pesan-pesan seperti itu. Menurutnya, pesan singkat dengan modus lamaran pekerjaan di salah satu BUMN ternama itu dapat menjerat dan memperdaya warga, yang sedang benar-benar membutuhkan pekerjaan.

"Apalagi pesan itu mengatasnamakan PT Pertamina. Siapa di negeri ini yang tidak ingin bekerja di perusahaan bonafid itu? Tapi salah-salah, justru terpedaya," kata Firdaus menambahkan.

Meski begitu, Firdaus belum mengetahui persis, bagaimana cara yang akan dilakukan oleh para penipu lewat pesan singkat itu terhadap calon korbannya. Tetapi dia memperkirakan, lewat lampiran dan nomor HP yang diminta kirim ke email itulah, para penipu akan melancarkan aksinya.

"Mungkin prosesnya masih panjang, tapi warga harus sudah berhati-hati. Dan sebaiknya, Pertamina segera membantah peredaran isu ini melalui media massa, agar jangan ada yang tertipu. Dan polisi diharapkan segera bertindak," pungkas Firdaus penuh perhatian.

serangan cyber anonymous

Cha/Win

Pertamina: | Awas | Penipuan | SMS |

Copyright @2015