Kamis, 24 November 2016 21:05 WIB

Curi Pupuk Bantuan Pemerintah, Idris Cs Dibekuk Polisi

 Curi Pupuk Bantuan Pemerintah, Idris Cs Dibekuk Polisi
3 Pencuri Pupuk Gudang KUD Ditangkap Polisi

KOTAJAMBI(SR28) - Tim oprasional Polres Merangin, bersama anggota Polsek Tabir, membekuk tiga pencuri pupuk bantuan pemerintah dari gudang Koperasi Unit Desa (KUD) Lubuk Bumbun.

Dari 270 karung atau 7 ton pupuk hasil curian, pihak kepolisan hanya berhasil mengamankan 80 karung pupuk sebagai barang bukti yang belum dijual oleh tersangka.

Kasus pencurian pupuk yang kerap terjadi di Koperasi Unit Desa Lubuk Bumbun, kecamatan Margo Tabir, Merangin, akhirnya berhasil diungkap.

Tiga pelaku pencurian yakni Idris (39 tahun), warga rantau Limau Manis, Abdul Muin (35 tahun) warga desa Lubuk Bumbun, dan Jais (35 tahun) warga Tanjung Rejo, ditangkap polisi karena terbukti mencurinya.

Terungkapnya kasus ini berkat adanya laporan dari masyarakat, bahwa tersangka Abdul Muin, menjual pupuk KCL mahkota dengan warga.

Merasa curiga bahwa pupuk yang dijual merupakan pupuk curian dari gudang Koperasi Unit Desa (KUD) Lubuk Bumbun, warga kemudian melaporkannya ke pihak kepolisian.

Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya Idris, Abdul Muin, dan Jais, dibekuk aparat kepolsiian.

Dari 270 karung atau 7 ton pupuk hasil curian, pihak kepolisan hanya berhasil mengamankan 80 karung pupuk sebagai barang bukti yang belum dijual oleh tersangka.

"Kita kemarin mengamankan pelaku pencurian pupuk, dilaporkan ke Polsek Tabir, kemudian kita kembangkan ada beberapa pelaku, ada 3 pelaku dia mencuri dari KUD Lubuk Bumbun" ujar Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatnnya, ketiga tersangka pencurian pupuk ini akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman 7 tahun penjara.

Ank/Ags

Curi | Pupuk | Bantuan | Pemerintah, |

Copyright @2015