Selasa, 25 April 2017 21:46 WIB

Bahas Soal Proyek Pembangunan, Kejari Akan Ajak Sekda, Pj Bupati, Dan Kapolres Duduk Bersama

 Bahas Soal Proyek Pembangunan, Kejari Akan Ajak Sekda, Pj Bupati, Dan Kapolres Duduk Bersama
Pj Bupati Sarolangun, Arief Munandar

SAROLANGUN(SR28) - Beberapa proyek pembangunan di Kabupaten Sarolangun kini baru tengah persiapan Tender oleh Pemerintah Daerah.

Tender proyek puluhan miliar di Dinas PU Sarolangun, yakni pengadaan Sanitarian Kit dengan dana Rp 312 juta dan paket proyek peningkatan jalan Sp lintas-pasar Singkut-Bukit Murai, Kecamatan Singkut dengan dana Rp 10,31 miliar diduga menyalahi aturan. Pasalnya, proyek infrastruktur yang ditangani pihak Bidang Bina Marga Dinas PU Kabupaten Sarolangun tersebut, seperti tanpa adanya rencana kerja yang semestinya ditandatangani oleh Kepala Dinas PU.

Akan tetapi DPA proyek tersebut sudah terlebih dahulu ditandatangani oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sarolangun, maka dari itu diduga, tindakan ini dilakukan bertujuan agar proyek tersebut seolah-olah sudah dilakukan tender, padahal kenyataan masih dalam persiapan tender. 

Menanggapi persoalan ini, Penjabat Bupati Sarolangun Arief Munandar mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui persoalan tersebut. 

“Kalau masalah itu, saya tidak tahu ada ditandatangani atau tidak. Informasi resmi yang mengatakan belum ditandatangani juga tidak ada," kata Arief saat disambangi dirumah Dinas Bupati Sarolangun yang beralamat di Tepian Ancol.

Tidak hanya itu saja, seperti rumor yang beredar, biasanya tender akan dilakukan pada bulan Agustus, akan tetapi kenapa tender tersebut sudah dilakukan tidak seperti biasanya. Mengenai persoalan ini, Arief mengatakan bahwa menyangkut dengan tender, keinginan dirinya tender dilakukan pada awal tahun sudah ada yang tender, tidak semestinya tender dilakukan pada Agustus. 

"Ini yang harus diketahui, jika tender dilakukan pada pertengahan tahun kapan lagi pekerjaan akan dilakukan, dan jika dikerjakan juga hasilnya tidak akan maksimal, karena pada bulan September itu sudah memasuki musim penghujan, iya alangkah baiknya tender ini dilakukan pada awal tahun biar APBD bisa berjalan maksimal dan ekonomi rakyat bisa berjalan, mulai dari tukang pasir dan sebagainya," ungkapnya.

Terkait dengan penanda tanganan DPA yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah Sarolangun, Kejari angkat bicara, dan Kejari akan mengajak Sekretaris Daerah, Penjabat Bupati duduk bersama untuk membahas persoalan ini.

"Kalau persoalan itu, kita wacanakan akan mengajak Sekretaris Daerah dan Penjabat Bupati Sarolangun untuk duduk bersama," jelas Kejari Sarolangun, Ikhwa Nul Hakim selaku ketua Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah.

Dar/Ags

Bahas | Soal | Proyek | Pembangunan, |

Copyright @2015