Rabu, 20 Desember 2017 12:18 WIB

Dituding Minta Jatah 10 Persen Dari Proyek Ruang Kelas Baru, Taufik Enggan Berkomentar

 Dituding Minta Jatah 10 Persen dari Proyek Ruang Kelas Baru, Taufik Enggan Berkomentar

MERANGIN (SR28) --  Program yang di luncurkan Kementrian Pendidikan RI untuk menunjang Serana dan prasaran belajar mengajar di sekolah, Ruang Kelas Baru ( RKB) di manfaatkan oleh Kasi Safras Dinas Kabupaten Merangin bernama Taufik. 

Pasalnya Setiap Sekolah Dasar (SD) yang mendapat Ruang Kelas Baru (RKB) diminta setor 10 parsen untuk memuluskan lobi, supaya sekolah tetsebut mendapat jatah RKB. 

Hal ini di ungkapkan oleh salah satu Kepala Sekolah Dasar (SD) di Merangin yang tidak mau di sebutkan namanya kepada SR28 Rabu (20/12). Ia mengatakan bahwa untuk mendapatkan Ruang Kelas Baru (RKB) harus menyetujui setor 10 Parsen dari jumlah proyek. 

"Kami harus setor 10 parsen dari jumlah proyek setelah pencairan 100 parsen kalau tidak menyetor maka RKB akan di alihkan ke sekolah lain " ungkap kepala sekolah. 

Hingga berita ini di turunkan Kasi Safras Dinas Pendidikan Taufik enggan memberi komentar terkait hal tersebut. 

"Dakdo dak  kami minta stor, ketemulah kito dulu biar aku jelaskan" singkat Taufik.

Reporter: M.Fajri| Redaktur: Agus Sholihin Abar

Dituding | Minta | Jatah | 10 |

Copyright @2015