Kamis, 22 Pebruari 2018 13:40 WIB

Refleksi 2 Tahun Zumi Zola-Fachrori Umar Memimpin Jambi

 Refleksi 2 Tahun Zumi Zola-Fachrori Umar Memimpin Jambi
2 Tahun Zumi Zola-Fachrori Umar Memimpin Jambi

JAMBI (SR28) -- Gubernur Jambi, H.Zumi Zola Zulkifli mengharapkan refleksi 2 tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum dapat menjadi masukan dan evaluasi bagi perbaikan kinerja Pemerintah Provinsi Jambi untuk membantu mewujudkan program-program yang telah dirancang dalam mewujudkan visi Jambi TUNTAS 2021. Hal tersebut dikemukakan Gubernur Zola saat menyelenggarakan Refleksi 2 Tahun Kepemimpinan Zumi Zola Zulkifli – Fachrori Umar, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (21/02/2018) siang.

Dalam refleksi 2 tahun kepemimpinan Zumi Zola Zulkifli – Fachrori Umar tersebut, dihadirkan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi, Endang Nuryanin dan Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Jambi Prof.Dr.H.Syamsurizal Tan,SE,MA sebagai narasumber.

Zola mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kontribusi masyarakat Provinsi Jambi dan seluruh aktor pembangunan atas dukungan terhadap pembangunan Provinsi Jambi. Selain itu, dalam refleksi tersebut ditegaskan bahwa sinergitas pembangunan kian dibutuhkan.

Dalam paparannya, Gubernur Zola mengatakan, setelah mencermati catatan perjalanan pembangunan Provinsi Jambi sepanjang tahun 2016 dan tahun 2017, kondisi perekonomian Provinsi Jambi masih dipengaruhi oleh perlambatan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi pada tahun tahun 2017 mencapai 4,64%, meningkat dari tahun 2016 4,37%. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan masih bersumber dari pertumbuhan dari sektor utama Provinsi Jambi yaitu sektor pertambangan dan penggalian, sektor pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta sektor industri pengolahan.

“Kita bisa lihat, tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jambi pada Agustus 2017 mencapai angka 3,85%, lebih baik dibanding kondisi Agustus tahun 2016 yaitu 4,34%. Tingkat angka kemiskinan pun mulai membaik, ini bisa dilihat dari persentase penduduk miskin pada Maret 2016 sebesar 8,41% turun menjadi menjadi 8,19% pada Maret 2017, dan angka kemiskinan Provinsi Jambi juga lebih rendah jika dibandingkan dengan angka kemiskinan nasional tercatat 10,64%,” tutur Zola.

“Pemerintah Provinsi Jambi juga terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan buruh-buruh di Provinsi Jambi melalui dewan pengupahan Provinsi Jambi dengan menaikkan upah minimum Provinsi tahun 2018 menjadi 2,243 juta  rupiah atau naik 8,7% dari tahun 2017 yaitu sebesar 2,063 juta rupiah,” sambung Zola. 

Gubernur Zola mengemukakan, Tahun 2017 merupakan tahun kedua pelaksanaan Perda Nomor 7 tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi tahun 2016-2021 dengan visi mewujudkan Provinsi Jambi yang Tertib Unggul Nyaman Tangguh Adil dan Sejahtera atau Jambi TUNTAS 2021 yang diturunkan dalam pada 6 misi pembangunan.

“Alhamdulillah, dua tahun Pemerintahan saya bersama Bapak Fachrori Umar secara umum berdasarkan data-data yang ada mengalami kemajuan, baik itu pertumbuhan ekonomi yang meningkat, angka kemiskinan menurun, angka pengangguran menurun, rasio gini yang mendekati angka nol, IPM meningkat, angka gizi buruk juga membaik, angka kematian ibu dan anak menurun,” terang Zola.

Gubernur Zola menjelaskan, dengan kondisi kemajuan seperti saat ini, Pemerintah Provinsi Jambi akan terus lebih meningkatkan kinerjanya melalui program program prioritas, diantaraya pembangunan infrastruktur akan terus dibangun untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kemajuan yang telah dicapai sampai saat ini, karena kemajuan ini didapat bukan berkat saya bersama Bapak Fachrori, tetapi berkat dukungan dari semua lapisan masyarakat Provinsi Jambi dan semua pihak yang ikut membantu dalam melaksanakan pembangunan di Provinsi Jambi,” pungkas Zola.

Laporan: Maria, Raihan, Richi

NEWS © SR28 GROUP 2018

Refleksi | 2 | Tahun | Zumi |

Copyright @2015