Kamis, 15 Maret 2018 11:29 WIB

Tim Gabungan Satreskrim & Polsek Betara Bekuk 4 Pelaku Penipuan

 Tim Gabungan Satreskrim & Polsek Betara Bekuk 4 Pelaku Penipuan
4 pelaku diamankan bserta barang bukti

KUALA TUNGKAL (SR28 -- Tim Gabungan Satreskrim,Tepiter dan Polsek Betara Mapolres Tanjab Barat berhasil bekuk 4 orang Pelaku Tindak Pidana Penipuan di sebuah toko yang terletak di jalan lintas Kuala Tungkal-Jambi tepatnya didesa Pematang Lumut, Tanjabbar.

Kapolres Tanjab Barat.AKBP Alfonso Doly Gelbret Sinaga,S.I.K, membenarkan penangkapan Keempat orang Pelaku Tindak Pidana penipuan diwilayahnya.

"Dari laporan korban, kemuidan  kita bersama Tim Gabungan Satrskrim, Tepiter Mapolres Tanjab Barat dan Polsek Betara melakukan Penyelidikan Ketempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil membekuk Pelaku tersebut" ungkap Kapolres Tanjab Barat melalui Kapolsek Betara IPTU Irwan,SH kepada SR28.

Keempat pelaku yakni Aang (Lk), Udin (Lk), Zahrah (Pr) dan Salsa (Pr) yang merupakan warga Sumatera Selatan.

Dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti satu Buah Bingkisan Kotak yang berisikan Gelas,Satu Buah Panci Goreng merek Vigenza,Satu  Unit Speaker Home Teater Merek Pawor UP,Satu Unit  Panci Pressure Merek Trisonic,Satu Buah Mineral Water Merek Purifier,Enam Unit HP, Uang Tunai Sebanyak Rp.11.900.000, dan 49 lembar Kwitansi.

Korban Penipuan tersebut M.Hasan warga Desa Pematang Lumut,Sementara saksi lain  Inisial JA laki-laki warga Desa Pematang Lumut, DM lali-laki Warga Desa Pematang Lumut, MSN Warrga Desa Pematang Lumut dan PN laki-laki Wagra Desa Pematang Lumut.

Diceritakan Kapolsek IPTU Irwan,itu berawal Dari Laporan Polisi,Salah satu warga kita yang melaporkan bahwa mereka ada melakukan Belanja disalah satu toko MJ yang terletak dijalan lintas Kuala Tungkal-Jambi,Desa Pematang Lumut,Kecamatan Betara,Kab.Tanjab Barat,dimana mereka Korban belanja itu,dan  merasa dirugikan atau merasa tertipu dengan barang yang mereka dibeli.

Setelah mendapatkan informasi tersebut kita melakukan pengecekan toko yang diduga adalah tempat pelaku menjula produk yang mereka Tawarkan Kepada Pembelinya.

"Sesuai yang dilaporkan oleh warga,setelah kita mendatangi mereka Para pelaku kita melakukan intrograsi terhadap mereka,setelah di intrograsi ternyata ada lagi tiga orang rekanan pelaku yang juga kita intrograsi,begitu juga terhadap barang-barang yang dijual oleh pelaku dan hadiah-hadiah yang dijanjikan oleh pelaku juga kita lakukan pengecekan,karna dimana sebelum nya mereka ada mengubungi korban yaitu (Red-Konsumen) dengan cara menelpon dan meberitahukan korbanya bahwa mereka mendapatkan Voucher hadiah atau pun bonus hadiah,setelah mendatangi toko yang mereka suruh,korban disuruh membeli produk dengan cara mendpatkan Voucer potongan belanja yang berkisar Rp.1.500.000,”dan Rp.1000.000,sampai Rp.100.000,setelah mendapatkan Voucher itu meraka diwajib kan untuk membeli barang yang ada ditoko tersebut dengan harga Rp.5000.000 ,”(Lima Juta Rupiah),dimana diketahui Bahwa Produk yang dijual itu seperti saringan Air minum itu ada harganya sebesar Rp.350.000 (tiga Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) setelah dilakukan pengecekan dan Penyelidikan  awal,maka saya menghubungi  pimpinan Bapak Kapolres kita,sehubungan dengan laporan tersebut,maka kapolres memerintahkan  Satuan Kasatreskrim dan saya Kapolsek Betara,supaya terusmelakukan penyelidikan perkara tersebut,samapi akhir nya kita membekuk dan membawa pelaku kepolsek Betara,untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” papar irwan.

Dalam permeriksaan tersebut memang benar dan ternyata terhadap para korban itu dijanjikan tanggal 20 April 2018 akan mendapat kan hadiah dari belanja mereka (Korban) sebesr Rp.5000.000 (Lima juta Rupiah),Rp.4000.000 (Empat Juta Rupiah) dan sampai Rp. 3.500.000 (Tiga Juta Lima Ratus Rupiah) yang berkisar bervariasi harga,dimana korban dijanjikan akan mendapat Laptop Lenovo,HP Advan,dan Televisi 42 inici.

"Dimana setelah kita melakukan pemeriksaan bersama Satreskrim Mapolres Tanjab Barat itu semua yang dijanjikan oleh pelaku adalah fiktif, juga pusat yang akan memberikan kepada konsumen hadiah itu juga fiktif" papar Iptu Irwan.

Atas perbuatan mereka para pelaku akan dikenakan dengan pasal 378 KUHP jonto pasal 55 KUHP dan atau pasal 56 KUHP dengan ancaman kurungan paling lama 4 tahun penjara.

Iptu irwan menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati lagi dalam membeli produk yang diiming –imingi dengan hadiah.

"Apa lagi hadiah yang mereka janjikan itu tidak sesuai dengan apa yang kita belanjakan ,baik itu melalu voecher dan jenis lainnya" pungkas Irwan.

Reporter: Sabri | Redaktur: Agus Sholihin Abar

NEWS © SR28 GROUP 2018

Tim | Gabungan | Satreskrim | & |

Copyright @2015