Kamis, 15 Maret 2018 18:51 WIB

DP3A Sarolangun Siap Terima Pengaduan Kasus KDRT 24 Jam

 DP3A Sarolangun Siap Terima Pengaduan Kasus KDRT 24 Jam
Foto (Ilustrasi)

SAROLANGUN (SR28) -- Dinas Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A)  Kabupaten Sarolangun saat ini membuka wadah berupa sekretariat Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), yang siap menerima laporan masyarakat terkait kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) maupun kekerasan terhadap anak. 

Layanan pengaduan masyarkat itu,  dibuka selama 24 jam setiap hari, yang berada di Kantor DP3A Komplek perkantoran Bupati Gunung Kembang,  Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun. 

Kabid Perlindungan Perempuan  dr Hj Parida,  S. Ag, M. Pd,  kemarin mengatakan bahwa pihaknya akan siap menerima laporan tersebut, jika terjadi kekerasan baik terhadap perempuan maupun terhadap anak. 

"P2TP2A ini adalah tempat untuk melapor kekerasan dalam rumah tangga,  baik itu fisik maupun non fisik, yang dialami oleh anak,  istri,  suami,  mertua,  atau pembantu dalam lingkup keluarga, "katanya. 

Artinya  ia menegaskan, saat ini Pemkab Sarolangun memiliki wadah untuk melayani masyarakat menangani persoalan kekerasan perempuan dan anak, maka diharapkan masyarakat untuk mendatangi kantor tersebut jika memang butuh perlindungan dan pendampingan. 

"Kita sosialisasikan bahwa pemda itu punya wadah untuk melapor,  kita siap menerima laporan,  malah sampai 24 jam.  kalau perlu dimediasi kita mediasi,  kalau jalan akhirnya ke kepolisian kita bawa ke kepolisian" jelasnya. 

Namun ia meminta agar kepada masyarakat menjaga keutuhan rumah tangga dengan baik,  sehingga tidak terjadi kekerasan dalam rumah tangga. salah satunya menjalin komunikasi dengan baik sesama anggota keluarga,  dan meningkatkan pengawasan terhadap anak. 

"Masyarakat sadar akan hukum, kalau ada merasa ada kekerasan,  atau dirugikan. silahkan lapor kesini, dan kita minta agar jalin hubungan baik dalam keluarga, dekatkan diri ke agama" jelasnya. 

Sementara itu, Peltu DP3A Al Aliah,  menyebutkan bahwa selain menerima laporan dan menangani kasus kekerasan itu,  pihaknya juga akan memberdayakan perempuan selaku korban kekerasan dengan bekerja sama dengan dinas Sosial.

"Kita juga akan berdayakan perempuan kalau memang dibutuhkan,  kita beri latihan kewirausahaan perempuan" tambahnya. 

Sekali lagi  Ia juga tak lupa untuk mensosialisasikan dan menghimbau kepada masyarakat agar dapat segera melaporkan apabila terjadi kekerasan dalam rumah tangga,  kepada sekretariat P2TP2A Sarolangun.

Pengaduan bagi masyarakat di Sarolangun dapat menghubungi contak person 08127386398 atau 081366361774. 

"Melayani, si pelapor terkait kejadian ada beberapa layanan,  seperti layanan medis,  layanan psikis, layanan advokasi atau pendampingan dan layanan mediasi bagi pelapor. Kita tegas saja, stop KDRT, dan kekerasan anak" tukasnya.

Untuk diketahui,  pada tahun 2017 lalu, pihaknya menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, sebanyak 50 kasus yang terdiri dari 12 kasus PKDRT dan 38 kasus kekerasan terhadap anak. 

Reporter: Daryanto | Redaktur: Agus Sholihin Abar 

NEWS © SR28 GROUP 2018

 

DP3A | Sarolangun | Siap | Terima |

Copyright @2015