Senin, 28 Mei 2018 07:23 WIB

Kepala BKSDA Jambi Bantah Kabar 7 Harimau Berkeliaran Di Perkampungan

 Kepala BKSDA Jambi Bantah Kabar 7 Harimau Berkeliaran di Perkampungan
Foto (Ilustrasi)

JAMBI (SR28) -- Pasca penyerangan Harimau terhadap warga Kerinci beberapa waktu lalu. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jambi membantah kabar yang beredar jika terdapat 7 ekor harimau yang berkeliaran di perkampungan warga.

Menurut Kepala BKSDA Provinsi Jambi Rahmad Saleh, dari hasil pengecekan di lapangan harimau yang berkeliaran di lingkungan warga hanya berjumlah 1 ekor. Harimau tersebut diperkirakan berumur 2 tahun.

Rahmad menambahkan bahwa konflik manusia dengan hewan disebabkan beberapa faktor diantaranya maraknya pemburuan harimau, perambahan hutan dan illegal loging yang membuat sumber makanan harimau di habitatnya berkurang sehingga harimau keluar dan menuju ke permukiman warga.

"Harimau yang menyerang kemarin masih remaja, ini sebagai tanda kepada kita bahwasanya konflik manusia dengan hewan ini bahwa alam memberikan sinyal kepada kita bahwa ada yang salah pada alam sehingga harus ada yang diperbaiki" ujar Rahmad.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang petani di Kerinci bernama Rusmawati (58) diserang Harimau Sumatera saat sedang berladang. Akibatnya korban kini harus mendapatkan perawatan secara intensif di Rumah Sakit DKT Sungai Penuh karena mengalami luka cakaran pada bagian punggung belakang dan lengannya.

Tonton video lengkapnya disini: http://jambi28.tv/seorang-petani-di-kerinci-bersimbah-darah-diterkam-harimau-sumatera/

📹 ANK 📝 Agus Solihin

📧 [email protected]

COPYRIGHT © SR28 GROUP 2018

 

Kepala | BKSDA | Jambi | Bantah |

Copyright @2015